• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

DeepSeek V4 Pro Resmi Diluncurkan, Siap Bersaing Ketat dengan Kimi K3 di Pasar AI Chin

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
Agustus 16, 2026
Home Technology
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – Dunia kecerdasan buatan kembali diguncang oleh kabar besar dari Tiongkok. DeepSeek, perusahaan AI asal Negeri Tirai Bambu, baru saja secara resmi meluncurkan senjata terbarunya, DeepSeek V4 Pro, yang langsung diposisikan sebagai penantang serius bagi Kimi K3, model AI unggulan dari Moonshot yang belakangan ini sedang naik daun.

Lompatan teknologi ini bukan sekadar pembaruan biasa. DeepSeek V4 Pro hadir dengan misi yang sangat spesifik: menaklukkan tugas-tugas kompleks yang selama ini menjadi momok bagi banyak model AI, terutama dalam ranah agen AI (AI agent). Agen AI sendiri merupakan kecerdasan buatan yang mampu menjalankan serangkaian tugas secara lebih mandiri, tanpa perlu intervensi manusia secara terus-menerus. Bayangkan asisten digital yang benar-benar bisa berpikir dan bertindak sendiri—itulah ambisi yang diusung DeepSeek melalui V4 Pro.

Klaim peningkatan performa yang mereka sampaikan bukan sekadar gimmick. Perusahaan tersebut menegaskan bahwa V4 Pro memiliki peningkatan performa yang signifikan dibandingkan pendahulunya. Bahkan, mereka juga memperkenalkan varian lain yang diberi nama V4 Flash, yang semakin memperkaya pilihan bagi para pengembang dan pengguna.

Fitur paling menarik yang disematkan DeepSeek pada jajaran terbarunya ini adalah fleksibilitas dalam pengaturan reasoning effort atau tingkat penalaran. Kini, pengguna memiliki kendali penuh untuk memilih seberapa dalam proses berpikir yang ingin mereka gunakan. Pilihannya beragam, mulai dari mode low, high, hingga max, yang bisa disesuaikan dengan kompleksitas pekerjaan.

Mode low, misalnya, secara khusus dirancang untuk tugas-tugas sederhana yang tidak membutuhkan proses penalaran panjang. Ini sangat cocok untuk pertanyaan-pertanyaan dasar atau interaksi singkat yang tidak memerlukan analisis mendalam. Di sisi lain, mode high hadir sebagai andalan untuk pekerjaan agen AI sehari-hari, seperti mengelola jadwal, merespons email, atau mengotomatisasi tugas-tugas rutin lainnya. Sementara itu, mode max dengan tegas ditujukan untuk pekerjaan-pekerjaan paling kompleks yang membutuhkan daya pikir maksimal, seperti analisis data besar atau pemecahan masalah teknis yang rumit.

Tak berhenti di situ, DeepSeek juga melangkah maju dengan menghadirkan dukungan native untuk sistem penghubung aplikasi (API) OpenAI Responses. Langkah strategis ini tentu saja disambut baik oleh komunitas pengembang. Dukungan tersebut dioptimalkan untuk penggunaan bersama Codex, dan yang lebih memudahkan, mereka menyediakan opsi pengaturan satu klik untuk memperlancar proses integrasi. Artinya, para pengembang kini bisa menghubungkan DeepSeek V4 Pro dengan berbagai aplikasi dan layanan hanya dengan sekali klik, menghemat waktu dan tenaga yang luar biasa.

Unggul di Berbagai Benchmark

Nah, soal performa, jangan ragu lagi. DeepSeek dengan percaya diri memamerkan data benchmarking yang menunjukkan lompatan kualitas yang sangat signifikan dari V4 Pro Preview ke V4 Pro final. Dan hasilnya? Sungguh mencengangkan!

Mari kita bedah satu per satu. Pada pengujian tugas di lingkungan terminal dan sistem alias Terminal-Bench 2.1, DeepSeek V4 Pro mencatat skor fantastis 87,9 poin. Angka ini merupakan peningkatan drastis dari skor 72,1 poin yang diraih oleh versi Preview. Ini berarti kemampuan V4 Pro dalam berinteraksi dengan lingkungan teknis dan sistem operasi meningkat pesat.

Selanjutnya, di benchmark pengerjaan rekayasa perangkat lunak (DeepSWE), lompatan performanya bahkan lebih dramatis. Skor V4 Pro melonjak dari 12,8 poin menjadi 62,7 poin. Peningkatan lima kali lipat ini jelas menunjukkan bahwa DeepSeek V4 Pro kini jauh lebih mumpuni dalam menangani tugas-tugas pemrograman dan rekayasa perangkat lunak.

Beralih ke pengujian keamanan (CyberGym), DeepSeek V4 Pro menunjukkan ketangguhannya dengan meraih skor benchmark 83,3 poin, naik signifikan dari 52,7 poin di versi sebelumnya. Ini membuktikan bahwa model AI ini tidak hanya cerdas, tetapi juga aman dan andal dalam menghadapi berbagai skenario keamanan siber.

Terakhir, untuk pengujian kompleks (Toolathlon-Verified), DeepSeek V4 Pro kembali menorehkan prestasi dengan skor 74,1 poin, naik dari 55,9 poin di V4 Pro Preview. Semua data ini menunjukkan bahwa DeepSeek V4 Pro bukanlah model AI biasa; ia adalah sebuah mesin pemikir yang terus berkembang dan siap menghadapi tantangan paling rumit sekalipun.

Perbandingan Sengit dengan Kimi K3

Jika dibandingkan dengan Kimi K3, DeepSeek V4 Pro menunjukkan performa yang sangat kompetitif dan bahkan unggul di beberapa area. Dalam tabel benchmark yang sama, kita bisa melihat dengan jelas keunggulan DeepSeek V4 Pro.

Pada pengujian agen AI dalam skala besar atau AutomationBench (Public), DeepSeek V4 Pro berhasil mencatat skor 31,8 poin. Angka ini sedikit lebih tinggi dari Kimi K3 yang meraih 30,8 poin. Meskipun selisihnya tidak terlalu besar, ini menunjukkan bahwa DeepSeek V4 Pro mampu bersaing dan bahkan melampaui pesaingnya dalam hal kemampuan agen AI pada skala besar.

Keunggulan DeepSeek V4 Pro semakin jelas terlihat pada pengujian tugas full-stack kompleks DSBench-Hard. DeepSeek V4 Pro berhasil mencatat skor 67,2 poin, mengalahkan Kimi K3 yang hanya meraih 63,0 poin. Selisih 4,2 poin ini cukup signifikan dan menunjukkan bahwa DeepSeek V4 Pro memiliki kemampuan superior dalam menangani tugas-tugas full-stack yang kompleks.

Harga dan Ketersediaan yang Menggoda

Kabar baik lainnya adalah DeepSeek V4 Pro kini sudah tersedia secara luas. Anda bisa langsung mencobanya melalui aplikasi dan situs web DeepSeek dengan mengakses opsi “Expert Mode”. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk merasakan sendiri kemampuan maksimal dari model AI terbaru ini.

Selain itu, DeepSeek V4 Pro juga sudah tersedia melalui API dengan nama model yang tetap sama. Ini adalah keuntungan besar bagi para pengembang yang sudah memiliki integrasi sebelumnya, karena mereka tidak perlu repot-repot mengganti nama model dalam integrasi yang sudah dibuat.

Untuk urusan harga, DeepSeek menerapkan kebijakan tarif yang menarik. Mulai 16 Agustus 2026 pukul 23.00 WIB, mereka akan menerapkan tarif berbeda berdasarkan waktu penggunaan, yaitu peak dan off-peak. Periode peak berlangsung pada pukul 08.00-11.00 WIB dan 13.00-17.00 WIB, sementara di luar jam tersebut, pengguna akan dikenakan tarif off-peak yang 50 persen lebih murah.

Untuk DeepSeek V4 Flash, tarif peak masing-masing adalah 0,014 dollar AS untuk input cache hit, 0,44 dollar AS untuk input cache miss, dan 1,32 dollar AS untuk output. Sementara itu, DeepSeek V4 Pro memiliki tarif peak 0,044 dollar AS untuk input cache hit dan 1,32 dollar AS untuk input cache miss. Adapun harga output-nya dibanderol 3,96 dollar AS per 1 juta token.

Dengan semua keunggulan dan strategi harga yang kompetitif ini, DeepSeek V4 Pro jelas menjadi pesaing berat yang patut diperhitungkan. Persaingan AI China semakin memanas, dan DeepSeek V4 Pro siap menjadi raja baru di arena ini.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: teknologi
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
TKDN dan e-Sertifikasi Resmi, POCO F9 Pro serta Ultra Segera Menyapa Pasar Indonesia

TKDN dan e-Sertifikasi Resmi, POCO F9 Pro serta Ultra Segera Menyapa Pasar Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Oppo Tambah Lini Baru, Reno 16t Hadir dengan Kamera 200 MP dan Baterai Jumbo

Oppo Tambah Lini Baru, Reno 16t Hadir dengan Kamera 200 MP dan Baterai Jumbo

Oktober 2, 2026
Tecno Camon Slim 5G Hadir di Hongkong: Bodi 6,39 mm, Baterai 6.000 mAh, dan Layar 144 Hz

Tecno Camon Slim 5G Hadir di Hongkong: Bodi 6,39 mm, Baterai 6.000 mAh, dan Layar 144 Hz

September 9, 2026

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Juli 20, 2026
Acer Resmi Perkenalkan Predator Atlas 7, Handheld Gaming 7 Inci Bertenaga Intel Arc G3 Extreme

Watch 6 Series hingga FreeBuds Neo, Huawei Lengkapi Portofolio Wearable Global

September 4, 2026
Hadir di Tanah Air, Nubia A57 Tawarkan Gaya Mirip iPhone 17 Pro dengan Harga Terjangkau

POCO F9 Pro dan F9 Ultra Resmi Global: Bawa Chip Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Kamera 200 MP”

September 3, 2026
Sennheiser Spectera Resmi Meluncur di Indonesia, Satu Base Station Kendalikan 64 Link Audio

Sennheiser Spectera Resmi Meluncur di Indonesia, Satu Base Station Kendalikan 64 Link Audio

September 19, 2026

Follow Us

slot777 Mengupas Rahasia RTP dan Volatilitas di Game PG Soft Dari Mahjong Ways sampai Wild Bandito Evolusi Mekanik Slot PG Soft Kenapa PG Soft sering Pakai Tema Asia Analisis Desain DAN Budaya Anatomi Slot PG Soft Simbol Payline dan Cara Membaca Paytable Fitur Buy FREE Spins Untung Risiko dan Matematika Di Baliknya PG Soft vs Pengembang Lain Kelebihan dan Kekurangan dari Sisi UIUX Mitos vs Fakta Pola Gacor Jam Hoki dan RNG di Game PG Soft Desain Audio Visual PG Soft Kenapa Game Mereka Terasa Lebih Hidup Tren Slot 2025 Pelajaran dari Rilis Terbaru PG Soft Dampak PG Soft bagi Industri Kreatif Digital dan Ekosistem Game Membaca Bahasa Visual PG Soft Warna Tipografi dan Ikon yang Jadi Identitas Psikologi Tombol Spin Rahasia UX PG Soft dalam Menjaga Rasa Penasaran Lebih dari Sekadar Slot Worldbuilding dan Narasi Karakter di Game PG Soft Strategi sekuel Dan Spin Off mengapa PG Soft rajin Merilis VERSI Baru Slot di Layar Kecil Optimasi Mobile dan Performa Teknis PG Soft Di Balik Layar Produksi Riset Prototyping dan Quality Control Game PG Soft Branding PG Soft Membangun Identitas di Tengah Persaingan Developer Slot Regulasi vs Kreativitas Bagaimana Aturan Tiap Negara Membentuk Desain PG Soft Ekosistem Fitur Scatter Multiplier dan Mekanik Bertingkat ala PG Soft Masa Depan PG Soft AI Personalisasi dan Inovasi Slot Generasi Berikutnya Mengenal PG Soft Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Apa yang Bikin Populer 10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran Mahjong Ways vs Wild Bandito Duel Slot PG Soft Paling Ikonik Di Balik layar PG Soft Rahasia Animasi HALUS Dan Fitur Bonusnya Daftar Game pg SOFT Bertema Asia Yang WAJIB Diketahui Penggemar Slot Fortune Tiger Lucky Neko Caishen Wins Deretan Slot PG Soft Bernuansa Keberuntungan Kenapa PG Soft Banyak Diminati 5 Alasan Dari GRAFIS Fitur Sampai Mekanisme Treasures of Aztec hingga Ganesha Fortune Jelajah Tema Budaya di Game PG Soft Panduan Santai Memahami Fitur Free Spin dan Multiplier di Game PG Soft PG Soft Paling Legendaris 7 Judul yang Punya tempat Di HATI Pemain PG Soft dan Seni Bikin Slot Nagih Rahasia di Balik Spin yang Susah Dihentikan Dari Layar HP ke Dunia Fantasi Kenapa Slot PG Soft Terasa Seperti Main Game Premium Membedah Pola Visual PG Soft Warna Simbol dan Efek yang Bikin Mata Betah Slot PG Soft untuk Pemula 8 Judul Ramah Dimainkan dengan Tampilan Friendly Ketika Tradisi Bertemu Teknologi Cara PG Soft Mengangkat Cerita Rakyat ke Slot Modern PG Soft vs Slot Klasik Apa yang Membuat Generasi Baru Lebih Pilih Slot 3D 7 Slot PG Soft dengan Sound Effect Paling Epik Bikin Suasana Makin Tegang Bukan Cuma Jackpot Daya Tarik Cerita dan Karakter di Game PG Soft PG Soft dan Tren Slot Mobile Judul Judul Ringan yang Cocok Dimainkan Santai Jejak Inovasi PG Soft Dari Mekanisme Sederhana ke Fitur Bonus Super Kompleks

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version