Jakarta, newtechclub – Baru beberapa hari lalu, Grok memukau penggemarnya dengan kehadiran Ani, teman kecerdasan buatan (AI) bergaya anime gothic. Kini, Elon Musk kembali mencuri perhatian dengan memperkenalkan sosok teman AI pria yang terinspirasi dari Edward Cullen, vampir tampan dari saga “Twilight”.
Pemilik xAI itu langsung membagikan kabar ini melalui akun X-nya @elonmusk. Dengan santai, ia meminta saran nama untuk karakter baru tersebut. “Apa nama yang cocok untuk teman pria kita di @Grok?” tulisnya, disertai gambar sosok pria anime berambut hitam dengan jas elegan.
Musk ternyata nggak cuma terinspirasi dari Edward Cullen lho! Dia blak-blakan ngaku juga nyomot gaya Christian Grey, karakter super sensual dari novel “50 Shades of Grey” yang bikin para tante-tante klepek-klepek.
Uniknya, banyak yang belum menyadari bahwa Christian Grey sebenarnya terinspirasi dari Edward Cullen. Pasalnya, “50 Shades of Grey” awalnya adalah fanfiction dari “Twilight”. Saat ini, fitur teman AI pria Grok masih dalam pengembangan, dan kemungkinan besar xAI akan menambahkan lebih banyak kejutan.
“What should we name our male @Grok companion?”
— Elon Musk (@elonmusk) July 16, 2025
Sebelumnya, pada Senin (14/7), Grok sudah membuat heboh dengan meluncurkan fitur teman AI eksklusif untuk pelanggan “Super Grok” yang berlangganan sekitar $30 per bulan. TechCrunch melaporkan, setidaknya ada dua karakter yang dirilis: Ani, gadis anime bergaun hitam berkorset, dan Bad Rudy, rubah kecil bergaya animasi.
Fitur Baru yang Bikin Penasaran
Musk sepertinya serius menjadikan Grok sebagai platform AI yang tidak hanya cerdas, tetapi juga menghibur. Dengan menghadirkan karakter-karakter unik, ia berhasil menarik minat pengguna untuk berinteraksi lebih dalam dengan teknologi AI.
Namun, yang masih jadi pertanyaan adalah: apakah fitur ini hanya sekadar hiburan, atau akan memiliki fungsi lebih serius di masa depan? Beberapa pengamat menduga, xAI mungkin sedang menguji cara baru dalam interaksi manusia-mesin, terutama untuk segmen penggemar anime dan pop culture.
Reaksi Netizen: Antara Antusias dan Skeptis
Sejak diumumkan, respons netizen terbelah. Ada yang antusias memberikan saran nama untuk karakter pria tersebut, seperti “Edo” (kependekan dari Edward) atau “Grey”. Namun, tidak sedikit yang mempertanyakan kegunaan fitur ini.
baca juga: Apple Berencana Akuisisi Perplexity AI, Simak Detailnya
“Lucu sih, tapi apa benar ini yang dibutuhkan pengguna AI?” tanya salah satu pengguna X.
Di sisi lain, para penggemar “Twilight” dan “50 Shades” justru menyambut positif langkah Musk ini. Bagi mereka, kehadiran karakter AI yang relatable bisa membuat pengalaman menggunakan Grok lebih personal.
Jika tren ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin kita akan melihat lebih banyak variasi teman AI dengan beragam kepribadian.
Sementara itu, tim xAI masih menutup rapat-rapat informasi tentang fitur tambahan yang akan mereka luncurkan. Tapi kalau kita lihat rekam jejak Musk yang selalu suka zolim dengan kejutan-kejutannya, pasti Grok bakal terus nongkrong di timeline kita sebagai bahan obrolan seru!
Elon Musk kembali membuktikan bahwa inovasinya tidak pernah setengah-setengah. Dari Ani yang imut hingga teman AI bergaya Cullen-Grey, Grok perlahan membangun identitasnya sebagai platform AI yang fun dan engaging. Nah, kalau kamu, lebih suka nama apa untuk teman AI pria terbaru ini?
Tetap ikuti update terbaru seputar Grok dan AI hanya di newtechclub!







