Jakarta (Newtechlcub.com) – Ratusan pengguna setia operator seluler Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) membanjiri dunia maya dengan keluhan pada Selasa (2/9) siang. Mereka meluapkan kekecewaan akibat gangguan jaringan massive yang membuat sinyal hilang dan internet tidak dapat diakses sama sekali
Pantauan langsung di media sosial X dan forum pemantau layanan downdetector.id menunjukkan bahwa keluhan paling banyak justru datang dari wilayah-wilayah padat penduduk. Secara spesifik, wilayah-wilayah terdampak meliputi Semarang, Yogyakarta, Sleman, Jakarta, Surakarta, Surabaya, Ancol, Magelang, dan Klaten.

Para pelanggan pun mengungkapkan kesulitan mereka dalam berkomunikasi. Banyak dari mereka yang menyatakan bahwa ponsel mereka tidak menampilkan sinyal sama sekali, sehingga aktivitas digital mereka terhenti total .
Berdasarkan laporan yang terkumpul dari pengguna, sekitar 70% mengalami hilangnya sinyal secara total. Selanjutnya, 25% lainnya mengaku tidak bisa mengakses layanan internet seluler. Sementara itu, 6% sisanya menyebut mengalami total blackout atau mati total jaringan yang benar-benar memutus semua koneksi.
Sebagai contoh, seorang pengguna dengan akun bernama @rdmrlnaaa di platform X dengan frustasi menulis, “@indosatim3 min sinyal indosat gimana ya ini dari siang bermasalah terus, sudah di restart sama saja” .
Gangguan ini pertama kali terpantau sekitar pukul 13.40 WIB dengan 24 laporan. Kemudian, jumlah laporan melonjak drastis menjadi 268 laporan pada pukul 14.55 WIB. Menjelang sore, tepatnya pukul 16.25 WIB, laporan mulai turun menjadi 29, meski belum jelas apakah ini indikasi perbaikan atau pengguna yang sudah menyerah melaporkan .
Hingga berita ini pertama kali diturunkan, pihak Indosat Ooredoo Hutchison memang belum memberikan keterangan resmi apa pun. Mereka belum menjelaskan penyebab pasti gangguan maupun memberikan estimasi waktu perbaikan layanan, yang tentunya menambah kecemasan pengguna.
kunjungi laman berita terkini dan terheboh di Exposenews.id
Namun, setelah melalui proses perbaikan teknis, pihak perusahaan akhirnya angkat bicara. Director & Chief Technology Officer IOH, Desmond Cheung, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan, khususnya di wilayah Solo dan sekitarnya.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami sebagian pelanggan Indosat Ooredoo Hutchison di wilayah Solo dan sekitarnya akibat adanya gangguan layanan,” ujar Desmond dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa.
Ia menegaskan dengan tegas bahwa pengalaman pelanggan merupakan prioritas utama perusahaan. “Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan konektivitas yang andal bagi seluruh pengguna,” lanjutnya dengan penuh keyakinan.
Menurut Desmond, pada akhirnya seluruh layanan telah kembali normal. Akan tetapi, bagi pelanggan yang masih menghadapi kendala, IOH dengan sigap membuka akses bantuan. Pelanggan dapat menghubungi IM3 Contact Center di nomor 185 dan Tri Contact Center di nomor 123 agar bisa mendapatkan dukungan langsung dari tim Customer Service yang berpengalaman.
Meski sempat menimbulkan keresahan di dunia maya, IOH menegaskan telah melakukan perbaikan teknis secara maksimal hingga layanan kembali berjalan dengan stabil. “Terima kasih atas kesetiaan dan kepercayaan Anda kepada Indosat Ooredoo Hutchison,” tutup Desmond sebagai bentuk apresiasi.
Berdasarkan laporan pengguna di forum online downdetector.id, sebanyak 70% pengguna melaporkan tidak ada sinyal sama sekali. Kemudian, 25% tidak bisa mengakses layanan internet, dan 6% mengalami total blackout jaringan yang sangat parah.
Laporan-laporan ini tidak hanya sekedar angka, tetapi merepresentasikan ratusan bahkan ribuan pengguna yang aktivitas hariannya sangat bergantung pada koneksi digital IOH. Gangguan ini tentunya mengganggu produktivitas, komunikasi, dan akses informasi mereka.
Sebagai informasi, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) merupakan perusahaan telekomunikasi hasil merger dari Indosat Ooredoo dan Hutchison 3 Indonesia pada awal tahun 2022. Dengan successfully mengintegrasikan jaringan mereka, perusahaan ini kini telah menjadi operator telekomunikasi terbesar kedua di Indonesia yang melayani puluhan juta pelanggan.
Perusahaan ini terus berinovasi dan berinvestasi besar-besaran, termasuk mengalokasikan sekitar $829 juta pada tahun lalu untuk pengembangan bisnis seluler dan perluasan jangkauan jaringan ke daerah pedesaan dan terpencil. Visi mereka adalah menjembatani digital divide di Indonesia dan membawa lebih banyak masyarakat Indonesia terhubung ke dunia digital.
Gangguan jaringan yang terjadi pada Selasa siang, 2 September 2025, ini memang sempat membuat geger para netizen. Namun, respons cepat dan transparansi dari pihak Indosat Ooredoo Hutchison dalam memperbaiki layanan dan menyampaikan permohonan maaf patut diapresiasi.
Kejadian ini mengingatkan kita semua betapa vitalnya konektivitas digital dalam kehidupan sehari-hari. Bagi perusahaan sebesar IOH, menjaga keandalan jaringan adalah hal yang mutlak. Para pengguna pun berharap ke depannya gangguan seperti ini dapat diminimalisir dan ditangani dengan lebih cepat dan komunikatif lagi.






