• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

Spesifikasi Gahar! BlackBerry Classic ‘Reinkarnasi’ Kini Pakai Android dan Bisa Upgrade

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
Oktober 3, 2025
Home Technology
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – Bayangkan, ponsel legendaris yang dulu bikin kita ketagihan ngetik ini tiba-tiba bangkit dari kubur! Ya, BlackBerry Classic (Q20) secara resmi dihidupkan kembali oleh Zinwa Technologies, sebuah perusahaan dari China, dengan nama baru Zinwa Q25 Pro. Namun, jangan salah sangka dulu, karena secara mengejutkan, perangkat ini sejatinya bukanlah produk asli BlackBerry. Meskipun demikian, Zinwa dengan sangat piawai menghadirkan kembali desain ikonik tersebut lengkap dengan keyboard fisik QWERTY dan trackpad yang legendaris itu. Yang paling bombastis, mereka tidak hanya sekadar meniru desain, tetapi secara radikal mengganti semua jeroannya dengan komponen kekinian yang bakal bikin kamu melongo!

Lalu, apa saja sih kejutan yang dibawa oleh Zinwa Q25 Pro ini? Pertama-tama, mari kita bahas jantung utamanya: chipset MediaTek Helio G99 yang gahar! Ditambah lagi dengan RAM super besar 12 GB dan penyimpanan internal 256 GB yang lapang, spesifikasi ini jelas melompat jauh dibandingkan nenek moyangnya, BlackBerry Classic, yang hanya memiliki RAM 2 GB dan storage 16 GB yang sering bikin kita pusing dulu. Selain itu, perangkat ini juga sudah menjalankan Android 13 yang paling anyar, sehingga kamu bisa menikmati semua aplikasi modern tanpa kendala. Kemudian, untuk masalah daya, baterai 3.000 mAh-nya dijanjikan lebih tahan lama. Yang bikin makin penasaran, Zinwa menawarkan dua opsi pembelian yang sangat fleksibel: sebuah unit fullset dengan harga 400 dollar AS (sekitar Rp 6,6 juta) atau sebuah conversion kit yang dijual seharga 300 dollar AS (sekitar Rp 4,9 juta) khusus bagi para pemilik BlackBerry Classic lama yang ingin memodifikasi perangkat kesayangan mereka sendiri!

Selanjutnya, kita kupas sedikit filosofi di balik namanya yang unik. Menurut laporan TechRadar, nama “Q25” sengaja dipilih sebagai bentuk penghormatan mendalam terhadap seri Q20 yang rilis 11 tahun silam. Sementara itu, angka “25” dengan bangga menandai tahun produksinya, yaitu 2025, yang menunjukkan bahwa ini adalah produk masa kini. Walaupun mengusung desain klasik yang sangat kita cintai, lengkap dengan keyboard QWERTY fisik, trackpad nostalgia, dan lampu notifikasi LED yang iconic, harus ditekankan bahwa semua spesifikasi internalnya adalah barang baru sama sekali. Dengan kata lain, kamu mendapatkan rasa nostalgia tanpa harus mengorbankan performa mutakhir.

Sebagai perbandingan, Zinwa Q25 Pro tidak hanya unggul dalam hal prosesor dan memori. Chipset MediaTek Helio G99 yang menjadi otaknya didukung oleh RAM 12 GB tipe LPDDR4x dan penyimpanan 256 GB berteknologi UFS 2.x. Kombinasi maut ini jelas jauh lebih unggul dibandingkan BlackBerry Classic asli yang spesifikasinya terlihat jadul di era sekarang. Kemudian, sistem operasi Android 13 yang diusungnya juga dilengkapi dengan janji pembaruan rutin langsung dari Zinwa, sehingga keamanan dan fitur terbaru dapat terus kamu nikmati. Tidak ketinggalan, dari sisi ketahanan daya, perangkat ini dibekali baterai berkapasitas 3.000 mAh, yang secara signifikan lebih besar dibandingkan baterai BlackBerry Classic original yang hanya 2.515 mAh.

Tunggu, masih ada lagi! Bagian kamera juga mendapat peningkatan yang sangat signifikan. Kamera utamanya sekarang mengusung lensa beresolusi 50 MP yang tajam, sementara kamera depannya 8 MP untuk selfie dan video call yang lebih jelas. Bandingkan saja dengan konfigurasi kamera lama BlackBerry Classic yang hanya 8 MP di belakang dan 2 MP di depan, peningkatannya benar-benar seperti langit dan bumi. Selain itu, jangan khawatir soal konektivitas, karena perangkat ini telah dilengkapi dengan segudang fitur modern. Port pengisian daya USB-C yang reversible, teknologi NFC untuk pembayaran nontunai, jack audio 3,5 mm yang masih setia dipertahankan, slot microSD untuk ekspansi storage, hingga modem baru yang sudah kompatibel dengan jaringan 4G LTE global semuanya tersedia di sini.

Lantas, kapan kita bisa memboyong pulang ponsel keren ini? Zinwa Technologies dengan antusias mengumumkan rencana mereka untuk mengirimkan 100 unit perdana Zinwa Q25 Pro kepada 100 pembeli pertama yang beruntung pada akhir Agustus 2025 mendatang. Setelah fase ini selesai, tahap produksi massal kemudian akan segera dimulai dan dijadwalkan berlangsung mulai pertengahan September 2025. Yang paling membuat para penggemar BlackBerry bersorak, perusahaan ini juga secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka sedang mengerjakan proyek serupa untuk dua model legendaris lainnya. Kabarnya, BlackBerry KEYone dan Passport akan segera dihidupkan kembali dengan nama baru yang tak kalah keren, yaitu K25 dan P26.

Akhirnya, dapat kita simpulkan bahwa kehadiran Zinwa Q25 Pro ini bukan sekadar nostalgia biasa, melainkan sebuah revolusi bagi para pecinta bentuk fisik keyboard. Dengan spesifikasi dewa, sistem operasi modern, dan opsi modifikasi yang ditawarkan, Zinwa berhasil menyuntikkan jiwa baru ke dalam tubuh sebuah legenda. Oleh karena itu, tidak berlebihan jika kita katakan bahwa Zinwa Q25 Pro berhasil membangkitkan kenangan manis masa lalu tanpa mengorbankan tuntutan teknologi masa kini. Jadi, siapkah kamu untuk menyambut kembali “si kotak” yang kini jadi jagoan ini?

Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Exposenews.id

Tags: blackberry
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
Resmi Dirilis, OPPO A5i Pro 5G Hadir di Indonesia dengan Harga Terjangkau

Resmi Dirilis, OPPO A5i Pro 5G Hadir di Indonesia dengan Harga Terjangkau

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Adobe Premiere Resmi Hadir di Android, Bawa Fitur Editing 4K Gratis Tanpa Watermark

Adobe Premiere Resmi Hadir di Android, Bawa Fitur Editing 4K Gratis Tanpa Watermark

September 24, 2026
Strategi Baru HMD: Ponsel Jadul Dilengkapi Asisten AI dan Layanan Keuangan

Strategi Baru HMD: Ponsel Jadul Dilengkapi Asisten AI dan Layanan Keuangan

Maret 7, 2026

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

September 29, 2026
KEF Meluncurkan LS LUXE: Speaker Wireless Hi-Fi Aktif Premium Sentuhan Ross Lovegrove

KEF Meluncurkan LS LUXE: Speaker Wireless Hi-Fi Aktif Premium Sentuhan Ross Lovegrove

September 29, 2026
NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

Oktober 11, 2026
Real RGB OLED? Ini Keunggulannya di Xiaomi 16 & Redmi K90!

Real RGB OLED? Ini Keunggulannya di Xiaomi 16 & Redmi K90!

Juni 17, 2025
slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 Mengenal Jam Gacor Pragmatic Play Antara Mitos dan Fakta Ilmiah Bocoran Jam Gacor MPO Slot Jadwal Lengkap Pragmatic Play dan PGSoft Pola Gacor Mahjong Ways 2 Rahasia Maxwin di Jam Jam Tertentu Gates of Olympus Jam Hoki dan Pola Spin untuk Raih Kemenangan Besar Studi Terbaru Jam Gacor Pragmatic Play dan Lonjakan RTP di Atas Panduan Jam Gacor PGSoft Kapan Waktu Terbaik untuk Main Slot Misteri Jam Gacor Mengapa Banyak Pemain Percaya Waktu Tertentu Lebih Royal Daftar Slot Gacor Hari Ini Rekomendasi Game Pragmatic Strategi Jeda Meningkatkan Peluang Menang di Slot Pragmatic Antara Mitos dan Realita Benarkah Jam Gacor Bisa Diprediksi Mengapa Otak Mudah Percaya Jam Hoki Psikologi di Balik Mitos Slot RTP Volatilitas dan Pola Spin Apa yang Bisa dan Tidak Bisa Diprediksi Jam Gacor Itu Nyata atau Ilusi Bedah Klaim RTP dengan Logika Data Dari Mahjong Ways 2 sampai Gates of Olympus Membongkar Narasi Maxwin di Jam Tertentu Jam Sibuk vs Jam Sepi Apakah Strategi Jeda Benar Benar Mengubah Peluang Mitos Royal Slot Kenapa Cerita Kemenangan Viral Lebih Kuat dari Data Pragmatic Play vs PGSoft Benarkah Ada Jadwal Gacor yang Bisa Dipetakan Literasi Digital untuk Pemain Slot Membedakan Analisis Kebetulan dan Klaim Bocoran Efek Survivorship Bias Mengapa Banyak Bocoran Jam Gacor Terlihat Berhasil Sebelum Percaya Jadwal Gacor 5 Pertanyaan Kritis yang Perlu Diajukan terobosan OpenAI Q industri hiburan simulasi pola multiplier integrasi generative diffusion model anthropic mentransformasi mekanisme studi komparasi gemini 1.5 pro menelaah pergeseran penerapan arsitektur meta llama 3 mengurai fluktuasi riset algoritma sora ai menginspirasi sistem rekognisi model peramalan temporal deepmind menguak dinamika volatilitas implementasi neuro symbolic ai terkini menakar kecepatan evolusi transformer multimodal nvidia menghubungkan tren komputasi analisis predictive maintenance berbasis mistral large memetakan eksplorasi algoritma self play alphazero membuka wawasan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan Jam Gacor atau Jam Marketing Anatomi Klaim yang Viral di Grup Telegram Volatilitas Itu Bukan Jadwal Kenapa Spin Cepat vs Lambat Tak Mengubah Peluang Maxwin di Jam Sepi Ilusi Pola dari Data yang Dipilih pilih Bocoran Pola Slot Antara Analisis Statistik Kebetulan dan Confirmation Bias Survivorship Bias di Dunia Slot Kenapa Screenshot Menang Lebih Berisik daripada Kalah Demo Slot dan RTP Apa yang Bisa Dipelajari Apa yang Cuma Ilusi Dari Mahjong Ways ke Gates of Olympus Kenapa Nama Game Tak Menjamin Pola Tertentu Jeda Spin Ganti Mesin Ganti Jam Mana yang Mitos Mana yang Matematis 5 Tanda Jadwal Gacor Cuma Jualan Harapan Panduan Literasi Digital untuk Pemain RTP Bukan Janji Cara Membaca Angka Pengembalian Slot Tanpa Tertipu Angka RTP di Balik Layar Apa yang Diukur Apa yang Sering Disalahartikan Telegram Gacor Anatomi Broadcast yang Menjual Jam Bukan Data Mesin Panas vs Dingin Mitos Suhu Slot yang Tak Punya Alat Ukur Ritual Spin Cepat Lambat Kenapa Tubuh Bisa Merasa Punya Kontrol Screenshot Maxwin dan Kekalahan yang Hilang Cara Data Dipilih Pilih Demo Slot Latihan Membaca Probabilitas atau Panggung Ilusi Kendali Nama Game Beda Matematika Bisa Sama Kenapa Tema Tak Menjamin Pola Ganti Mesin Ganti Jam Ganti Nasib Variabel yang Tidak Pernah Dikontrol RTP Live Bergerak Kenapa Angka Real Time Tak Sama dengan Peluang Anda Lima Pertanyaan Sebelum Percaya Bocoran Uji Klaim Sebelum Uji Keberuntungan riset ai multimodal google deepmind menginspirasi pembacaan dinamika implementasi penalaran ai generatif openai o3 menyingkap kompleksitas arsitektur model bahasa meta llama 4 menjadi landasan baru terobosan chip ai blackwell nvidia mentransformasi cara komunitas penerapan algoritma q star pada sektor komputasi membuka integrasi ai agen otonom microsoft copilot memicu diskusi studi komputasi kuantum terintegrasi ai ibm menakar stabilitas efisiensi algoritma penglihatan komputer claude 3 7 sonnet adopsi machine learning prediktif aws membantu pemodelan pola lonjakan kapasitas neuro simbolik ai apple intelligence mendorong eksplorasi jaringan saraf tiruan deepseek v3 menjelaskan fenomena riset penyesuaian bobot ai perplexity memicu sudut pandang skema pembelajaran penguatan tanpa model mit ai lab pemanfaatan kerangka kerja transformer hugging face mengungkap terobosan ai berkecepatan tinggi groq lpus memberi gambaran analisis data deret waktu menggunakan gemini flash memperjelas perkembangan ai berbasis graf stanford university menguak sistem simulasi stokastik anthropic ai mendorong kajian baru evolusi jaringan adversarial generatif nvidia omniverse membuka metode inferensi probabilistik berbasis ai cambridge university membedah

Follow Us

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version