• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

Bangkit! Vine Kembali dengan Wajah Baru “diVine” dan Larangan Keras untuk Konten AI

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
November 16, 2025
Home Applications
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – Jack Dorsey, sang pendiri X/Twitter, secara mengejutkan menghidupkan kembali aplikasi berbagi video pendek legendaris, Vine, yang dahulu ia tutup pada 2017. Kini, Vine bereinkarnasi dengan nama yang lebih chic, “diVine”. Bisa dibilang, diVine hadir sebagai mesin waktu digital karena aplikasi ini dengan ajaib memulihkan ratusan ribu video vintage yang tersimpan sejak era kejayaan Vine, tepat sebelum platform ini tutup sewindu yang lalu.

Tak cuma sekadar memutar memori, diVine juga dengan gagah memberikan panggung bagi para penggunanya untuk mengunggah video-video baru. Namun, diVine langsung menancapkan taringnya dengan membuat aturan utama: TOLAK TAX keras konten Artificial Intelligence (AI) generatif! Sistem diVine secara otomatis akan menandai dan mencegah unggahan video yang terdeteksi sebagai buatan AI agar tidak bisa diposting. Kebijakan berani ini langsung menjadi pembeda yang sangat mencolok jika kita bandingkan dengan platform berbagi video singkat lainnya yang justru kebanjiran konten AI.

Lalu, bagaimana sih cara diVine memastikan bahwa sebuah video benar-benar karya tangan manusia? Di balik layar, diVine memercayakan proses verifikasi ini pada teknologi canggih dari Guardian Project, sebuah lembaran nirlaba yang fokus pada hak asasi manusia. Teknologi mereka akan memeriksa dan memastikan bahwa konten tersebut benar-benar direkam melalui kamera smartphone dan melewati serangkaian pemeriksaan otentikasi lainnya. Proses ini sengaja dirancang untuk menjaga integritas dan keaslian kreasi manusia di platform tersebut.

Peluncuran kembali diVine ini didanai sepenuhnya oleh Jack Dorsey melalui lembaga nirlaba miliknya, “and Other Stuff”, yang secara khusus ia bentuk pada Mei 2025 lalu. Dorsey tidak sendirian dalam petualangan ini; ia dibantu oleh Evan Henshaw-Plath, salah satu karyawan awal X/Twitter yang sangat memahami seluk-beluk Vine. Peran Henshaw-Plath atau yang akrab disapa Rabble ini sangat krusial karena ia bertugas menggali dan membongkar arsip Vine yang sebelumnya diselamatkan oleh sebuah grup bernama Archive Team.

Komunitas Archive Team ini patut diacungi jempol! Perlu dicatat, inisiatif mereka tidak terafiliasi dengan organisasi Archive.org. Mereka adalah sekumpulan relawan yang dengan gigih bekerja sama untuk menyelamatkan situs-situs web internet yang terancam punah atau hilang ditelan zaman. Berkat jerih payah merekalah, harta karun Vine tidak punah selamanya.

Rabble, sang pahlawan di balik layar, menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk menulis skrip big data yang rumit dan memecahkan kode dari berkas-berkas lawas Vine. Kemudian, dengan kesabaran luar biasa, ia merekonstruksi semua data tersebut bersama dengan informasi mengenai para pengguna lama dan interaksi mereka dengan video-video yang ada. “Saya tidak bisa mengembalikan semuanya, tapi saya berhasil mendapatkan cukup banyak data. Pada intinya, saya berhasil merekonstruksi Vine beserta jejaring penggunanya, dan memberikan setiap orang profil baru di dalam jaringan terbuka ini,” ungkap Rabble seperti yang dikutip dari TechCrunch.

Dia memproyeksikan bahwa cukup banyak video populer Vine yang akan kembali hidup. Sayangnya, video-video berdurasi panjang, seperti yang bertema K-pop, tidak terlalu banyak yang bisa diselamatkan. “Kami berhasil mengumpulkan sekitar 150.000 hingga 200.000 video dari kurang lebih 60.000 kreator,” jelasnya. Angka ini terasa sangat spesial mengingat pada masa jayanya, Vine memiliki basis beberapa juta pengguna dan kreator.

Lalu, bagaimana nasib para kreator Vine original? Bagi mereka yang masih memegang hak cipta atas karya-karyanya, diVine memberikan hak untuk mengajukan permintaan penghapusan jika mereka tidak ingin videonya tampil di platform baru ini. Mereka juga dapat memverifikasi diri sebagai pemilik akun asli dengan cara menunjukkan bio mereka yang dulu di Vine. Setelah akun mereka pulih, mereka bebas memilih untuk mengunggah video baru atau bahkan mengunggah konten lama mereka yang mungkin belum sempat tayang.

Yang tak kalah keren, diVine dibangun di atas fondasi Nostr, sebuah protokol terdesentralisasi yang sangat diminati Jack Dorsey. Protokol open-source ini memberikan kebebasan mutlak bagi para pengembang untuk menyiapkan aplikasi, hosting, dan relay server media mereka sendiri. “Alasan saya mendanai ‘and Other Stuff’ adalah untuk memungkinkan para insinyur brilian seperti Rabble menunjukkan segala kemungkinan yang bisa dicapai di dunia baru ini, dengan menggunakan protokol bebas yang tidak bisa dihentikan hanya karena keinginan sepihak seorang pemilik perusahaan,” tegas Dorsey dalam sebuah pernyataan.

Di sisi lain, pemilik X/Twitter saat ini, Elon Musk, sebenarnya juga pernah mengumumkan rencananya untuk menghidupkan kembali Vine sekitar Agustus 2025 lalu. Namun, hingga detik ini, belum ada realisasi proyek Vine dari Musk yang terlihat. Kehadiran diVine dari Dorsey ini dinilai sangat wajar dan tidak menimbulkan konflik karena kontennya murni berasal dari arsip online, dan hak cipta tetap sepenuhnya di tangan pemilik aslinya.

Kabar baiknya, aplikasi diVine sudah bisa diunduh oleh pengguna perangkat iOS dan Android secara global. Kalian bisa mengunjungi situs web DiVine.video untuk mendapatkan aplikasinya. Namun, berdasarkan pantauan pada saat berita ini ditayangkan, aplikasi ini belum muncul di Play Store untuk pengguna yang berada di Indonesia. Jadi, bagi kalian para pecinta Vine di tanah air, bersiaplah untuk sedikit menanti atau mencari cara lain untuk bisa merasakan lagi sensasi nostalgia diVine!

Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Exposenews.id

Tags: vine
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
Cisco Pecahkan Masalah Latensi AI dengan Solusi Unified Edge di Sumber Data

Cisco Pecahkan Masalah Latensi AI dengan Solusi Unified Edge di Sumber Data

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

5 Aplikasi Android yang Wajib Kamu Hapus Sekarang Juga! Bikin HP Ngebut dan Memori Langsung Lega!

5 Aplikasi Android yang Wajib Kamu Hapus Sekarang Juga! Bikin HP Ngebut dan Memori Langsung Lega!

Oktober 22, 2025
Google Resmi Buka Akses AI Pomelli untuk UMKM Indonesia, Bikin Konten Promosi Jadi Instan

Qualcomm Perkenalkan Arduino Ventuno Q, SBC Khusus Pengembangan Robot dan AI Fisik

Maret 11, 2026

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

September 29, 2026
KEF Meluncurkan LS LUXE: Speaker Wireless Hi-Fi Aktif Premium Sentuhan Ross Lovegrove

KEF Meluncurkan LS LUXE: Speaker Wireless Hi-Fi Aktif Premium Sentuhan Ross Lovegrove

September 29, 2026
NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

Oktober 11, 2026
Resmi Dirilis, Huawei Mate 90 Pro Usung Chipset Kirin 9035 dan Layar 12.000 Nits

Resmi Dirilis, Huawei Mate 90 Pro Usung Chipset Kirin 9035 dan Layar 12.000 Nits

Oktober 4, 2026
slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 Mengenal Jam Gacor Pragmatic Play Antara Mitos dan Fakta Ilmiah Bocoran Jam Gacor MPO Slot Jadwal Lengkap Pragmatic Play dan PGSoft Pola Gacor Mahjong Ways 2 Rahasia Maxwin di Jam Jam Tertentu Gates of Olympus Jam Hoki dan Pola Spin untuk Raih Kemenangan Besar Studi Terbaru Jam Gacor Pragmatic Play dan Lonjakan RTP di Atas Panduan Jam Gacor PGSoft Kapan Waktu Terbaik untuk Main Slot Misteri Jam Gacor Mengapa Banyak Pemain Percaya Waktu Tertentu Lebih Royal Daftar Slot Gacor Hari Ini Rekomendasi Game Pragmatic Strategi Jeda Meningkatkan Peluang Menang di Slot Pragmatic Antara Mitos dan Realita Benarkah Jam Gacor Bisa Diprediksi Mengapa Otak Mudah Percaya Jam Hoki Psikologi di Balik Mitos Slot RTP Volatilitas dan Pola Spin Apa yang Bisa dan Tidak Bisa Diprediksi Jam Gacor Itu Nyata atau Ilusi Bedah Klaim RTP dengan Logika Data Dari Mahjong Ways 2 sampai Gates of Olympus Membongkar Narasi Maxwin di Jam Tertentu Jam Sibuk vs Jam Sepi Apakah Strategi Jeda Benar Benar Mengubah Peluang Mitos Royal Slot Kenapa Cerita Kemenangan Viral Lebih Kuat dari Data Pragmatic Play vs PGSoft Benarkah Ada Jadwal Gacor yang Bisa Dipetakan Literasi Digital untuk Pemain Slot Membedakan Analisis Kebetulan dan Klaim Bocoran Efek Survivorship Bias Mengapa Banyak Bocoran Jam Gacor Terlihat Berhasil Sebelum Percaya Jadwal Gacor 5 Pertanyaan Kritis yang Perlu Diajukan terobosan OpenAI Q industri hiburan simulasi pola multiplier integrasi generative diffusion model anthropic mentransformasi mekanisme studi komparasi gemini 1.5 pro menelaah pergeseran penerapan arsitektur meta llama 3 mengurai fluktuasi riset algoritma sora ai menginspirasi sistem rekognisi model peramalan temporal deepmind menguak dinamika volatilitas implementasi neuro symbolic ai terkini menakar kecepatan evolusi transformer multimodal nvidia menghubungkan tren komputasi analisis predictive maintenance berbasis mistral large memetakan eksplorasi algoritma self play alphazero membuka wawasan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan Jam Gacor atau Jam Marketing Anatomi Klaim yang Viral di Grup Telegram Volatilitas Itu Bukan Jadwal Kenapa Spin Cepat vs Lambat Tak Mengubah Peluang Maxwin di Jam Sepi Ilusi Pola dari Data yang Dipilih pilih Bocoran Pola Slot Antara Analisis Statistik Kebetulan dan Confirmation Bias Survivorship Bias di Dunia Slot Kenapa Screenshot Menang Lebih Berisik daripada Kalah Demo Slot dan RTP Apa yang Bisa Dipelajari Apa yang Cuma Ilusi Dari Mahjong Ways ke Gates of Olympus Kenapa Nama Game Tak Menjamin Pola Tertentu Jeda Spin Ganti Mesin Ganti Jam Mana yang Mitos Mana yang Matematis 5 Tanda Jadwal Gacor Cuma Jualan Harapan Panduan Literasi Digital untuk Pemain RTP Bukan Janji Cara Membaca Angka Pengembalian Slot Tanpa Tertipu Angka RTP di Balik Layar Apa yang Diukur Apa yang Sering Disalahartikan Telegram Gacor Anatomi Broadcast yang Menjual Jam Bukan Data Mesin Panas vs Dingin Mitos Suhu Slot yang Tak Punya Alat Ukur Ritual Spin Cepat Lambat Kenapa Tubuh Bisa Merasa Punya Kontrol Screenshot Maxwin dan Kekalahan yang Hilang Cara Data Dipilih Pilih Demo Slot Latihan Membaca Probabilitas atau Panggung Ilusi Kendali Nama Game Beda Matematika Bisa Sama Kenapa Tema Tak Menjamin Pola Ganti Mesin Ganti Jam Ganti Nasib Variabel yang Tidak Pernah Dikontrol RTP Live Bergerak Kenapa Angka Real Time Tak Sama dengan Peluang Anda Lima Pertanyaan Sebelum Percaya Bocoran Uji Klaim Sebelum Uji Keberuntungan

Follow Us

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version