Newtechclub.com – OpenAI secara resmi meluncurkan fitur anyar yang dinamai Shopping Research di dalam chatbot AI andalannya, ChatGPT. Bayangkan, fitur ini menghadirkan seorang personal shopper berbasis Kecerdasan Buatan yang siap melayani kamu 24/7. Dengan keahliannya, Shopping Research tidak hanya sekadar menjawab pertanyaan, tetapi secara khusus dirancang untuk memandu pengguna dalam mengambil keputusan belanja yang lebih matang dan tepat sasaran.
Yang bikin makin seru, prosesnya dibuat sangat interaktif! ChatGPT secara aktif akan mengajukan serangkaian pertanyaan kunci kepada kamu. Pertanyaan-pertanyaan ini mencakup budget yang kamu siapkan, preferensi gaya, kebutuhan spesifik, hingga detail-detail kecil seperti ukuran, warna, fitur yang diinginkan, dan kategori penggunaan. Untuk memudahkan kamu, tersedia pula opsi jawaban yang bisa langsung kamu pilih. Dengan demikian, ChatGPT dapat mengolah informasi ini dengan lebih cermat sebelum akhirnya memberikan rekomendasi produk yang super personal.
Setelah sesi tanya jawab yang menyenangkan itu, ChatGPT akan dengan sigap menyusun sebuah buyer’s guide yang sangat informatif. Panduan belanja ini tidak main-main, karena dilengkapi dengan rekomendasi produk relevan, lengkap dengan harga terkini, spesifikasi detail, rangkuman ulasan, gambar produk, dan status ketersediaannya. Semua informasi penting itu disajikan secara rapi untuk memudahkan perbandingan kamu.
Cara kerjanya benar-benar meniru pengalaman konsultasi dengan ahli belanja, lho! Sebagai contoh, ketika kamu menanyakan “blazer kasual untuk acara”, ChatGPT akan memberikan penjelasan umum terlebih dahulu. Namun, perhatikan bagian bawah jawabannya, karena kamu akan menemukan tombol ajaib bertuliskan “do more research”. Tombol inilah gerbang menuju fitur Shopping Research yang lebih mendalam. Atau, kamu bisa langsung memulai petualangan belanja ini dari awal dengan mengetuk ikon “+” dan memilih fitur Shopping Research.
Begitu memasuki mode Shopping Research, ChatGPT akan memandu kamu melalui pertanyaan-pertanyaan tambahan yang lebih mendalam tentang preferensi kamu, seperti jenis bahan, model cutting-an, motif, warna, dan masih banyak lagi. Selain itu, kamu juga diberi kuasa untuk menyaring produk berdasarkan kisaran harga yang kamu tentukan sendiri. Kemudian, sebagai hasil sementara, ChatGPT akan memamerikan preview produk yang mencakup gambar, nama produk, harga, situs belanja, dan review. Tampilan ini memungkinkan kamu untuk melakukan seleksi awal.
Yang lebih interaktif lagi, kamu bisa memberikan umpan balik langsung! Jika kamu menyukai sebuah rekomendasi, pilih “More like this” sehingga ChatGPT akan mencari produk serupa. Sebaliknya, jika produk itu tidak sesuai, pilih “Not interested”. Nah, ketika kamu memilih “Not interested”, ChatGPT tidak akan berhenti sampai di situ; dia akan penasaran dan bertanya lebih lanjut tentang alasan ketidaktertarikan kamu. Umpan balik berharga ini langsung dimasukkan oleh AI untuk menyempurnakan rekomendasi akhir dan menghindari pengulangan produk yang tidak kamu sukai.
Setelah sesi preview yang mendebarkan itu usai, ChatGPT akhirnya menghadirkan list rekomendasi terkurasi yang sudah disesuaikan dengan semua masukan kamu. Setiap produk dalam list ini bisa langsung kamu klik untuk diarahkan ke situs merchant asalnya. Tidak hanya daftar, ChatGPT juga dengan detail menjelaskan alasan mengapa produk-produk tertentu layak untuk kamu pertimbangkan, layaknya seorang sahabat yang jujur. Bahkan, kabar gembiranya, ChatGPT disebut-sebut dapat mengingat preferensi kamu dari percakapan sebelumnya jika fitur memory diaktifkan, sehingga konsultasi berikutnya akan terasa lebih personal dan efisien.
OpenAI dengan bangga mengumumkan bahwa kehebatan fitur Shopping Research ini sudah bisa dinikmati oleh seluruh pengguna ChatGPT, mulai dari tier Free, Go, Plus, hingga Pro, baik melalui aplikasi mobile maupun versi web. Yang lebih spesial, penggunaan fitur ini hampir tanpa batas selama musim liburan! Berdasarkan pantauan pada Selasa (25/11/2025), fitur canggih ini sudah tersedia dan bisa langsung dicoba oleh pengguna di Indonesia. Jadi, tidak ada alasan untuk menunda-nunda!
Lalu, apa rahasia di balik kecerdasan fitur ini? Ternyata, Shopping Research didukung oleh varian GPT-5 mini yang telah melalui proses tuning khusus untuk dunia belanja. Model mutakhir ini diklaim jauh lebih akurat dibandingkan pendahulunya, ChatGPT Search, terutama ketika menghadapi permintaan kompleks dengan banyak syarat, seperti kombinasi harga, ukuran, dan spesifikasi tertentu.
OpenAI pun membeberkan data yang mengagumkan: tingkat akurasi fitur Shopping Research dengan GPT-5 mini ini mencapai 64 persen. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan fitur Shopping di ChatGPT Search yang hanya memiliki tingkat akurasi 37 persen. Namun, OpenAI dengan transparan mengingatkan bahwa model AI tetap memiliki kemungkinan untuk salah dalam memberikan detail seperti harga atau stok. Oleh karena itu, pengguna sangat disarankan untuk melakukan double-check langsung ke situs merchant guna mendapatkan informasi paling akurat dan terbaru.
Di tengah kekhawatiran banyak orang, OpenAI dengan tegas memastikan bahwa privasi percakapan pengguna sangat dilindungi dan tidak dibagikan ke retailer mana pun. Perusahaan yang didirikan oleh Sam Altman ini juga menegaskan bahwa semua hasil rekomendasi yang diberikan adalah organik murni, bukan iklan berbayar yang diselundupkan. Perlu diketahui, OpenAI bukanlah satu-satunya pemain yang mendorong pengalaman belanja langsung lewat AI. Persaingan semakin panas dengan kehadiran fitur belanja berbasis AI di AI Mode milik Google. Sementara itu, agen AI di browser Comet milik Perplexity juga sudah bisa mencarikan dan memilihkan barang untuk pengguna, sebagaimana dihimpun dari The Verge. Jadi, kita tunggu saja inovasi selanjutnya!
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Exposenews.id







