• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

Android Lawas Tak Diupdate? Ini Risiko yang Mengintai

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
Desember 31, 2025
Home Gear Smartphone
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – Lebih dari satu miliar pengguna Android di seluruh dunia kini menghadapi ancaman peretasan yang sangat serius. Kenapa? Ternyata, masih banyak ponsel aktif yang justru sudah tidak lagi menerima pembaruan sistem dan keamanan terbaru. Sayangnya, mayoritas pengguna sering kali tidak menyadari bahaya ini karena mereka sudah terlalu nyaman dengan ponsel lawas kesayangannya.

Yang lebih mengejutkan, data terkini dari GlobalStats (StatCounter) pada November 2025 menunjukkan fakta mencengangkan: hampir 35 persen pengguna global masih mengandalkan Android 13 atau versi yang lebih tua. Mari kita urai: sekitar 14,99 persen perangkat bertahan dengan Android 13, lalu 10,88 persen belum upgrade dari Android 12, dan 8,98 persen masih setia pada Android 11. Kalau kita total, angkanya mencapai 34,85 persen perangkat aktif yang masih mengoperasikan sistem operasi jadul!

Sebagai pengingat, Android 13 sendiri pertama kali rilis pada 2022, sementara Android 12 meluncur di 2021, dan Android 11 hadir sejak 2020. Sebagai perbandingan, ponsel terbaru saat ini sudah menikmati kemutakhiran Android 16 atau Android 15. Lalu, apa konsekuensinya? Dengan total estimasi pengguna global yang mencapai 3,9 miliar, maka kita berbicara tentang sekitar 1,35 miliar perangkat yang berpotensi tidak lagi mendapatkan tambalan keamanan dari Google.

Angka fantastis ini sangat masuk akal, lho! Pasalnya, sebagian besar ponsel pada umumnya hanya mendapatkan dukungan upgrade sistem operasi selama 2-3 generasi saja. Akibatnya, kondisi ini secara langsung membuat perangkat tersebut menjadi sangat rentan terhadap berbagai celah keamanan yang mengintai. Bahkan, perusahaan keamanan siber ternama, Zimperium, mencatat bahwa lebih dari 50 persen perangkat mobile setiap tahunnya masih menjalankan sistem operasi lawas, dan sebagian di antaranya sudah terinfeksi malware.

Nah, masalahnya akan semakin serius karena biasanya, satu pembaruan keamanan mampu menambal puluhan hingga ratusan celah sekaligus. Mari kita ambil contoh nyata: pembaruan keamanan pada Desember lalu berhasil menutup 107 kerentanan sekaligus! Jadi, bayangkan betapa berbahayanya jika ponselmu sudah tidak lagi menerima update otomatis; semua celah itu tetap terbuka lebar dan siap dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk mencuri data pribadi, kata sandi, hingga informasi finansialmu.

Sebagai perbandingan yang cukup menohok, StatCounter juga mencatat bahwa sekitar 90 persen iPhone aktif di dunia masih menerima dukungan software penuh dari Apple. Artinya, hanya sekitar 10 persen perangkat iPhone yang sudah tidak lagi mendapat pembaruan—angkanya jauh lebih kecil dan lebih terkendali dibandingkan dengan ekosistem Android. Lalu, mengapa bisa berbeda sangat jauh? Ternyata, perbedaan fundamental ini terjadi karena iPhone dikembangkan dan didistribusikan secara ketat oleh satu perusahaan, sehingga Apple bisa memberikan pembaruan sistem secara serentak dan lebih lama.

Sebaliknya, ekosistem Android justru melibatkan ratusan produsen ponsel dengan kebijakan pembaruan yang berbeda-beda. Alhasil, banyak perangkat berhenti mendapatkan update hanya dalam hitungan beberapa tahun saja setelah peluncurannya. Oleh karena itu, bagi kamu pengguna Android, para pakar keamanan sangat menyarankan untuk segera mengambil tiga langkah penting: pertama, pastikan perangkatmu masih menerima pembaruan rutin; kedua, hindari instalasi aplikasi dari sumber tidak resmi; dan ketiga, pertimbangkan untuk membeli ponsel baru jika dukungan software untuk perangkatmu telah berakhir secara resmi (sebagaimana dihimpun dari PhoneArena).

Nah, untuk memastikan apakah HP Android-mu termasuk dalam kategori berisiko atau tidak, kamu bisa langsung mengecek versi sistem operasi yang sedang berjalan dengan cara mudah berikut ini:

• Pertama, buka menu “Settings” atau “Pengaturan” di ponselmu.
• Kedua, tekan menu “About Phone” atau “Tentang Ponsel”.
• Ketiga, pada opsi “Android version” atau “Versi Android”, kamu bisa langsung melihat versi Android yang tengah berjalan di HP-mu.

INI PENTING: Apabila sistem operasi yang kamu gunakan ternyata masih Android 13 atau lebih lama, segera lakukan update jika perangkatmu masih kompatibel. Namun, apabila ponselmu sudah tidak mendukung upgrade, maka kamu sangat disarankan untuk segera mengganti perangkat dengan model yang lebih baru dan lebih aman. Ingat, mencegah serangan siber selalu lebih baik daripada mengobati kerugian yang ditimbulkannya!

Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id

Tags: Smartphonetips trik
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
Dukung Ekosistem AI, Tencent Cloud Luncurkan EdgeOne Pages ke Tahap Produksi

Dukung Ekosistem AI, Tencent Cloud Luncurkan EdgeOne Pages ke Tahap Produksi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Apple Perkenalkan Mac Mini dan Mac Studio Generasi Terbaru dengan Chip M6 dan M5 Ultra

Realme P4x vs C100x: HP Baterai Jumbo 8.000 mAh, Mana yang Lebih Worth It di Kelas Rp 3 Jutaan?

Agustus 26, 2026
Gak Cuma Cetak Foto Langsung, FujiFilm InstaX Mini Liplay Plus Kini Bisa Bikin Selfie Makin Gampang dan Keren!

Gak Cuma Cetak Foto Langsung, FujiFilm InstaX Mini Liplay Plus Kini Bisa Bikin Selfie Makin Gampang dan Keren!

Oktober 21, 2025

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
KEF Meluncurkan LS LUXE: Speaker Wireless Hi-Fi Aktif Premium Sentuhan Ross Lovegrove

KEF Meluncurkan LS LUXE: Speaker Wireless Hi-Fi Aktif Premium Sentuhan Ross Lovegrove

September 29, 2026
NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

Oktober 11, 2026
Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

September 29, 2026
Bose Rilis Earbuds Kabel USB-C Berteknologi ANC dan Dukungan Audio Lossless

Bose Rilis Earbuds Kabel USB-C Berteknologi ANC dan Dukungan Audio Lossless

Oktober 4, 2026
slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 Mengenal Jam Gacor Pragmatic Play Antara Mitos dan Fakta Ilmiah Bocoran Jam Gacor MPO Slot Jadwal Lengkap Pragmatic Play dan PGSoft Pola Gacor Mahjong Ways 2 Rahasia Maxwin di Jam Jam Tertentu Gates of Olympus Jam Hoki dan Pola Spin untuk Raih Kemenangan Besar Studi Terbaru Jam Gacor Pragmatic Play dan Lonjakan RTP di Atas Panduan Jam Gacor PGSoft Kapan Waktu Terbaik untuk Main Slot Misteri Jam Gacor Mengapa Banyak Pemain Percaya Waktu Tertentu Lebih Royal Daftar Slot Gacor Hari Ini Rekomendasi Game Pragmatic Strategi Jeda Meningkatkan Peluang Menang di Slot Pragmatic Antara Mitos dan Realita Benarkah Jam Gacor Bisa Diprediksi Mengapa Otak Mudah Percaya Jam Hoki Psikologi di Balik Mitos Slot RTP Volatilitas dan Pola Spin Apa yang Bisa dan Tidak Bisa Diprediksi Jam Gacor Itu Nyata atau Ilusi Bedah Klaim RTP dengan Logika Data Dari Mahjong Ways 2 sampai Gates of Olympus Membongkar Narasi Maxwin di Jam Tertentu Jam Sibuk vs Jam Sepi Apakah Strategi Jeda Benar Benar Mengubah Peluang Mitos Royal Slot Kenapa Cerita Kemenangan Viral Lebih Kuat dari Data Pragmatic Play vs PGSoft Benarkah Ada Jadwal Gacor yang Bisa Dipetakan Literasi Digital untuk Pemain Slot Membedakan Analisis Kebetulan dan Klaim Bocoran Efek Survivorship Bias Mengapa Banyak Bocoran Jam Gacor Terlihat Berhasil Sebelum Percaya Jadwal Gacor 5 Pertanyaan Kritis yang Perlu Diajukan terobosan OpenAI Q industri hiburan simulasi pola multiplier integrasi generative diffusion model anthropic mentransformasi mekanisme studi komparasi gemini 1.5 pro menelaah pergeseran penerapan arsitektur meta llama 3 mengurai fluktuasi riset algoritma sora ai menginspirasi sistem rekognisi model peramalan temporal deepmind menguak dinamika volatilitas implementasi neuro symbolic ai terkini menakar kecepatan evolusi transformer multimodal nvidia menghubungkan tren komputasi analisis predictive maintenance berbasis mistral large memetakan eksplorasi algoritma self play alphazero membuka wawasan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan

Follow Us

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version