• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

Ahli Kembangkan AI sebagai Asisten Baru Paleontolog untuk Identifikasi Jejak Dinosaurus

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
Januari 30, 2026
Home AI
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – Sebuah terobosan fenomenal akhirnya terjadi! Bayangkan, sejumlah peneliti internasional, yang sebagian besar berasal dari University of Edinburgh, Skotlandia, secara mengejutkan berhasil mengembangkan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama DinoTracker. Aplikasi canggih ini, yang cara kerjanya mereka jelaskan dan publikasikan dalam jurnal bergengsi Proceedings of National Academy of Sciences (PNAS), secara berani diklaim mampu mengidentifikasi jejak kaki dinosaurus yang tercipta puluhan bahkan ratusan juta tahun lalu!

Namun, Anda jangan langsung membayangkan aplikasi mobile biasa. Nyatanya, DinoTracker bukan aplikasi yang bisa Anda pasang di smartphone melalui Google Play Store atau Apple App Store. Sistem revolusioner ini justru tersedia sebagai aplikasi berbasis web dan kode sumber open-source yang bisa Anda akses gratis melalui platform GitHub. Artinya, Anda bisa menjalankannya langsung melalui komputer untuk keperluan riset dan edukasi dengan mudah!

Nah, yang paling menghebohkan, salah satu peneliti kunci di balik DinoTracker, Steve Brusatte, mengungkapkan bahwa timnya sengaja memanfaatkan teknologi AI mutakhir untuk membantu paleontolog. Tujuannya jelas: menganalisis jejak dinosaurus secara lebih objektif dan menghilangkan bias manusia! Hasil pengujian internal pun sungguh mencengangkan: sistem AI DinoTracker konon mampu menghasilkan klasifikasi jejak kaki yang selaras dengan analisis pakar manusia, dengan tingkat akurasi fantastis hingga sekitar 90 persen!

Mempermudah Paleontolog Secara Drastis

Menurut Brusatte, kehadiran DinoTracker diharapkan dapat mempermudah sekaligus membantu menjawab tantangan besar yang selama ini menghantui para paleontolog dalam mempelajari sejarah kehidupan Bumi. Beberapa tantangan itu antara lain kemiripan bentuk jejak kaki antar-spesies dinosaurus, serta pengaruh rumit dari jenis dan kontur permukaan tanah purba. “Saat menemukan jejak dinosaurus, kami sebagai paleontolog seringkali seperti mencoba mencocokkan sepatu ‘Cinderella’ dengan pemiliknya,” papar Brusatte dalam pernyataannya yang viral kepada TheGuardian. “Sebab, bentuk jejak kaki juga akan dipengaruhi oleh jenis pasir atau lumpur, serta bagaimana dinosaurus itu melangkah,” imbuhnya.

Selain itu, para ilmuwan hampir tidak pernah menemukan fosil dinosaurus tepat di samping jejak kakinya. Akibatnya, proses identifikasi selama ini kerap bergantung pada interpretasi tidak langsung yang sangat rentan terhadap kesalahan subjektif. Di sinilah DinoTracker hadir sebagai “penerang” baru!

Cara Kerja DinoTracker yang Anti-Bias

Selama ini, sistem AI dalam paleontologi umumnya dilatih dengan memberi label setiap jejak kaki berdasarkan spesiesnya. Namun, pendekatan itu dinilai sangat berisiko karena kesalahan pada label awal bisa terus diwariskan ke sistem AI. Nah, untuk menghindari bias tersebut, tim peneliti DinoTracker melakukan pendekatan brilian. Mereka melatih AI menggunakan sekitar 2.000 siluet jejak dinosaurus tanpa label sama sekali! Sistem kemudian menganalisis sendiri tingkat kemiripan dan perbedaan antar-jejak secara mandiri.

Yang menakjubkan, dari proses pembelajaran mandiri itu, AI berhasil mengidentifikasi delapan fitur utama pembeda secara otomatis, seperti sebaran jari kaki, luas kontak dengan permukaan tanah, serta posisi tumit. Aneka variabel ini dianggap paling relevan oleh mesin dalam membedakan satu jejak dinosaurus dengan jejak lainnya.

Lantas, bagaimana cara pakainya? Pertama, pengguna dapat mengakses DinoTracker melalui repositori GitHub dan menjalankan sistem di komputer. Kemudian, mereka cukup mengunggah siluet jejak kaki dinosaurus yang akan dianalisis. Dalam sekejap, sistem akan menampilkan tujuh jejak kaki dinosaurus lain yang paling mirip. Uniknya, pengguna juga bisa memodifikasi bentuk jejak kaki yang diunggah untuk memahami pengaruh perubahan pada delapan fitur utama terhadap hasil klasifikasi.

Namun, tim peneliti dengan tegas menegaskan bahwa hasil analisis akhir DinoTracker tetap perlu diverifikasi secara manual oleh pakar. Verifikasi ini mencakup pertimbangan usia fosil dan jenis material batuan tempat jejak ditemukan, untuk memastikan akurasi yang lebih sempurna.

Masih Ada Keterbatasan yang Perlu Diwaspadai

Peneliti lain yang tidak terlibat, Jens Lallensack dari Humboldt University of Berlin, menyambut DinoTracker sebagai terobosan penting. Namun, ia juga mengingatkan bahwa hasil analisis AI belum tentu sepenuhnya mencerminkan bentuk kaki dinosaurus sebenarnya. Pasalnya, jejak kaki bisa sangat dipengaruhi oleh cara kaki tersebut tenggelam di tanah lunak purba. “Jejak yang terlihat mirip burung belum tentu bisa dijadikan bukti kemunculan burung lebih awal,” kata Lallensack sebagai catatan kritis.

Kendati masih memiliki keterbatasan, pemanfaatan AI melalui DinoTracker secara gamblang membuka era baru untuk memahami jejak kehidupan purba. Tool ini sekaligus memperkaya metode riset dalam ilmu paleontologi modern dengan sentuhan teknologi digital yang akurat.

Saat ini, para peneliti DinoTracker menyebut fokus pengembangan masih pada validasi ilmiah yang ketat. Belum ada kepastian apakah sistem ini nantinya akan dikembangkan menjadi aplikasi mobile untuk publik luas. Namun, satu hal yang pasti: dunia paleontologi telah mendapat sekutu digital yang powerful. Kita tunggu saja kejutan berikutnya!

Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id

Tags: Aiteknologi
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
Fitur Baru WhatsApp: Kunci Privasi dengan “Strict Account Settings”

Fitur Baru WhatsApp: Kunci Privasi dengan "Strict Account Settings"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Itel A100C Resmi Meluncur, Tampil dengan Desain Mirip OnePlus 15

Itel A100C Resmi Meluncur, Tampil dengan Desain Mirip OnePlus 15

Oktober 8, 2025
Cara Perbaiki Touchpad Laptop Error Tanpa Pusing! Ini Caranya

Cara Perbaiki Touchpad Laptop Error Tanpa Pusing! Ini Caranya

Juni 17, 2025

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Juli 20, 2026
Sennheiser Spectera Resmi Meluncur di Indonesia, Satu Base Station Kendalikan 64 Link Audio

Sennheiser Spectera Resmi Meluncur di Indonesia, Satu Base Station Kendalikan 64 Link Audio

September 19, 2026
Motorola Edge 70 Plus Resmi Meluncur di IFA 2026, Bawa Kamera 200 MP dan Layar 144 Hz

TCL Perkenalkan Dua Tablet NxtPaper dan Smartwatch Anak dengan Fitur Robot Meja di IFA 2026

September 6, 2026
Keychron G4 dan G5: Dua Mouse Gaming Nirkabel Ringan dengan Sensor Andalan PixArt 3950

Hadir di Tiongkok, Lenovo Legion GamePad G9 (2026) Bawa Joystick ala Xbox Series X/S

April 20, 2026

Follow Us

slot777 Mengupas Rahasia RTP dan Volatilitas di Game PG Soft Dari Mahjong Ways sampai Wild Bandito Evolusi Mekanik Slot PG Soft Kenapa PG Soft sering Pakai Tema Asia Analisis Desain DAN Budaya Anatomi Slot PG Soft Simbol Payline dan Cara Membaca Paytable Fitur Buy FREE Spins Untung Risiko dan Matematika Di Baliknya PG Soft vs Pengembang Lain Kelebihan dan Kekurangan dari Sisi UIUX Mitos vs Fakta Pola Gacor Jam Hoki dan RNG di Game PG Soft Desain Audio Visual PG Soft Kenapa Game Mereka Terasa Lebih Hidup Tren Slot 2025 Pelajaran dari Rilis Terbaru PG Soft Dampak PG Soft bagi Industri Kreatif Digital dan Ekosistem Game Membaca Bahasa Visual PG Soft Warna Tipografi dan Ikon yang Jadi Identitas Psikologi Tombol Spin Rahasia UX PG Soft dalam Menjaga Rasa Penasaran Lebih dari Sekadar Slot Worldbuilding dan Narasi Karakter di Game PG Soft Strategi sekuel Dan Spin Off mengapa PG Soft rajin Merilis VERSI Baru Slot di Layar Kecil Optimasi Mobile dan Performa Teknis PG Soft Di Balik Layar Produksi Riset Prototyping dan Quality Control Game PG Soft Branding PG Soft Membangun Identitas di Tengah Persaingan Developer Slot Regulasi vs Kreativitas Bagaimana Aturan Tiap Negara Membentuk Desain PG Soft Ekosistem Fitur Scatter Multiplier dan Mekanik Bertingkat ala PG Soft Masa Depan PG Soft AI Personalisasi dan Inovasi Slot Generasi Berikutnya Mengenal PG Soft Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Apa yang Bikin Populer 10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran Mahjong Ways vs Wild Bandito Duel Slot PG Soft Paling Ikonik Di Balik layar PG Soft Rahasia Animasi HALUS Dan Fitur Bonusnya Daftar Game pg SOFT Bertema Asia Yang WAJIB Diketahui Penggemar Slot Fortune Tiger Lucky Neko Caishen Wins Deretan Slot PG Soft Bernuansa Keberuntungan Kenapa PG Soft Banyak Diminati 5 Alasan Dari GRAFIS Fitur Sampai Mekanisme Treasures of Aztec hingga Ganesha Fortune Jelajah Tema Budaya di Game PG Soft Panduan Santai Memahami Fitur Free Spin dan Multiplier di Game PG Soft PG Soft Paling Legendaris 7 Judul yang Punya tempat Di HATI Pemain PG Soft dan Seni Bikin Slot Nagih Rahasia di Balik Spin yang Susah Dihentikan Dari Layar HP ke Dunia Fantasi Kenapa Slot PG Soft Terasa Seperti Main Game Premium Membedah Pola Visual PG Soft Warna Simbol dan Efek yang Bikin Mata Betah Slot PG Soft untuk Pemula 8 Judul Ramah Dimainkan dengan Tampilan Friendly Ketika Tradisi Bertemu Teknologi Cara PG Soft Mengangkat Cerita Rakyat ke Slot Modern PG Soft vs Slot Klasik Apa yang Membuat Generasi Baru Lebih Pilih Slot 3D 7 Slot PG Soft dengan Sound Effect Paling Epik Bikin Suasana Makin Tegang Bukan Cuma Jackpot Daya Tarik Cerita dan Karakter di Game PG Soft PG Soft dan Tren Slot Mobile Judul Judul Ringan yang Cocok Dimainkan Santai Jejak Inovasi PG Soft Dari Mekanisme Sederhana ke Fitur Bonus Super Kompleks Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Mengintip Peluang Jackpot di Fortune Tiger Simbol Keberuntungan Mahjong Ways 2 jalan Ninja Menuju Jackpot 25000 Treasures of Aztec Berburu Jackpot di Reruntuhan Suku Maya Lucky Neko Jackpot Menggemaskan dari Kucing Keberuntungan Jepang Wild Bandito Jackpot 10000 dalam Balutan Aksi Koboi Meksiko Midas Fortune Sentuhan Emas yang Membuka Jackpot Progresif Ways of the Qilin Jackpot dari Mitologi Tiongkok Kuno Wild bounty showdown Jackpot 25000 di Dunia Barat Liar Ganesha Fortune Jackpot Berkah dari Dewa Ganesha Heist Stakes Merampok Jackpot di Balik Brankas Vegas Dragon Tiger Luck Tarung Duel Naga vs Macan Demi Jackpot 5000 Candy Village Ledakan Manis Jackpot di Negeri Permen Pinata Wins Pesta Pukul Pinata berhadiah Jackpot Melimpah Fortune Ox Keberuntungan Sapi Emas di Ladang Jackpot Phoenix Rises Bangkit dari Abu dan Raih Jackpot 20000 The Great Icescape petualangan Beku menuju Jackpot Di ANTARTIKA Diner Delights Santapan Lezat Jackpot di Restoran Retro Mystic Potion Ramuan Sihir Yang membuka Gerbang Jackpot Legend Of Perseus Misi Heroik memburu Jackpot Medusa Rise of Apollo Terbang ke Olympus dan Raih Jackpot 15000 PG soft Vs Pragmatic play Siapa raja Slot Online SEBENARNYA 7 Game PG Soft Paling Populer yang Wajib Dicoba di 2024 Duel Sengit 5 Slot PG Soft vs 5 Slot Pragmatic dengan RTP Tertinggi Rahasia di Balik Grafis Memukau Slot Pragmatic Play Dari Mahjong Ways hingga Gates of Olympus Fenomena Slot yang Mengguncang Dunia Panduan Lengkap Memilih Game PG Soft Pragmatic Sesuai Gaya Bermainmu Mengapa Slot Pragmatic Play Selalu Jadi Favorit Ini Alasannya 5 Game PG Soft Dengan Fitur Bonus Paling Menguntungkan Pragmatic Play vs PG Soft Perbandingan Volatilitas RTP dan Potensi Maxwin Top 10 Slot PG Soft Pragmatic Paling Dicari Sepanjang Masa

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version