• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

Bocoran Spesifikasi Poco X8 Pro Series: Dua Pilihan Chipset dan Baterai Beda Kelas

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
Februari 25, 2026
Home Gear Smartphone
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – Siapa yang tidak kenal Poco? Merek ponsel yang selalu bikin heboh ini kabarnya segera meluncurkan anggota baru keluarga X Series. Bocoran spesifikasi Poco X8 Series kini mulai membanjiri jagat maya, dan saya harus bilang, persiapkan diri Anda karena dua monster ini datang dengan gebrakan yang tidak main-main! Dunia maya tengah dihebohkan dengan kemunculan dua model andalan yang disiapkan, yaitu Poco X8 Pro dan Poco X8 Pro Max.

Informasi panas ini pertama kali disebarkan oleh seorang pembocor gadget ternama di media sosial X Twitter. Tipster dengan handle @yabhishekhd tersebut dengan berani membongkar daftar spesifikasi kunci dari masing-masing model. Ia mengungkap bahwa Poco X8 Pro Series akan hadir dalam dua varian dengan perbedaan yang sangat signifikan. Perbedaan itu terutama terletak di sektor chipset, ukuran layar, dan yang paling mengejutkan adalah sektor baterai dan teknologi pemindai sidik jari. Jadi, mari kita bedah tuntas bocoran spesifikasi Poco X8 Pro dan Poco X8 Pro Max yang beredar ini!

Bocoran Spesifikasi Poco X8 Pro Max yang Bikin Penasaran

Poco X8 Pro Max disebut-sebut akan mengusung layar OLED TCL M10 berukuran jumbo 6,83 inci. Layar ini tidak hanya besar, tetapi juga memanjakan mata dengan resolusi 1,5K dan refresh rate 120 Hz yang super mulus. Pabrikan mengklaim layar ini memiliki tingkat kecerahan hingga 2.000 nits, ditambah dukungan PWM dimming 3.840 Hz yang pastinya ramah di mata saat digunakan di malam hari.

Dari sisi performa, ponsel ini konon ditenagai chipset MediaTek Dimensity 9500s. Jangan main-main dengan chip ini karena dipadukan dengan GPU Immortal-G925 MC12 yang siap meroket. Chip tersebut kabarnya akan dikombinasikan dengan RAM LPDDR5x Ultra serta penyimpanan internal UFS 4.1. Dengan spesifikasi ini, Anda bisa membuka aplikasi berat dan bermain game grafis tinggi tanpa hambatan!

Pada sektor kamera, Poco X8 Pro Max dirumorkan membawa kamera utama 50 MP Light Hunter 600. Kamera ini didukung optical image stabilization (OIS) yang memastikan hasil foto tetap stabil meski tangan sedikit bergerak. Pabrikan juga melengkapinya dengan kamera ultra-wide 8 MP untuk menangkap pemandangan luas. Di bagian depan, terdapat kamera selfie 20 MP dengan sensor OV20B yang siap mengabadikan momen selfie terbaik Anda.

Nah, ini dia yang menjadi sorotan utama! Soal daya, perangkat ini disebut dibekali baterai berkapasitas 8.500 mAh. Ya, Anda tidak salah baca! Baterai sebesar ini menjanjikan ketahanan yang luar biasa untuk aktivitas seharian penuh. Baterai raksasa tersebut mendukung pengisian cepat via kabel (wired) berdaya 100 watt serta reverse charging 27 watt. Jadi, selain tahan lama, Anda juga bisa mengisi daya perangkat lain dengan ponsel ini.

Beberapa fitur lain yang ikut dibocorkan antara lain speaker stereo ganda, dukungan audio LHDC 5.0, sensor sidik jari ultrasonik 3D di bawah layar yang super cepat, serta sertifikasi ketahanan dengan rating IP68/IP69/IP69K. Sementara dari sisi konektivitas, ponsel ini diklaim mendukung WiFi 7 dan Bluetooth 5.4. Bobotnya disebut sekitar 219 gram dengan ketebalan 8,15 mm.

Bocoran Spesifikasi Poco X8 Pro yang Tak Kalah Gahar

Beralih ke model Poco X8 Pro, pabrikan memposisikan smartphone ini sebagai varian yang lebih ringkas. Poco X8 Pro konon mengusung layar OLED TCL M10 berukuran 6,59 inci. Meski lebih ringkas, layarnya tetap memanjakan dengan resolusi 1,5K, refresh rate 120 Hz, serta tingkat kecerahan hingga 2.000 nits.

Untuk dapur pacu, Poco X8 Pro dirumorkan memakai chipset MediaTek Dimensity 8500 Ultra. Pihak Poco memadukannya dengan GPU Mali-G720 MC8. Konfigurasi RAM dan penyimpanannya disebut serupa dengan varian Pro Max, yakni LPDDR5x Ultra dan UFS 4.1. Jadi, jangan ragukan performanya!

Di sektor kamera, Poco X8 Pro diperkirakan membawa kamera utama 50 MP Sony IMX882 dengan OIS. Pabrikan juga menemani kamera utama ini dengan kamera ultra-wide 8 MP. Kamera depan yang digunakan hadir dengan resolusi 20 MP, sama dengan saudaranya yang lebih besar.

Sebagai model yang lebih ringkas, Poco X8 Pro dibekali baterai dengan kapasitas yang lebih kecil yaitu 6.500 mAh. Namun, jangan salah, kapasitas ini tetap besar dan siap menemani aktivitas Anda! Pengisian dayanya mendukung fast charging 100 watt dan reverse charging 27 watt. Jadi, meski lebih kecil, pengisian dayanya tetap ngebut!

Sementara dari aspek keamanan, model ini digadang-gadang menggunakan sensor sidik jari optik di bawah layar (in-display fingerprint). Ini berbeda dengan varian Pro Max yang memanfaatkan 3D Ultrasonic in-display fingerprint. Namun, perbedaan ini wajar mengingat posisinya sebagai varian yang lebih terjangkau.

Fitur tambahan yang turut dibocorkan terkait Poco X8 Pro yaitu rangka berbahan logam yang kokoh, NFC, infrared blaser, serta sertifikasi ketahanan IP68/IP69/IP69K yang sama dengan kakaknya. Untuk konektivitas, Poco X8 Pro disebut mendukung WiFi 6 dan Bluetooth 5.4.

Baik Poco X8 Pro maupun Poco X8 Pro Max, keduanya diyakini akan menjalankan sistem operasi berbasis Android 16 dengan antarmuka HyperOS 3. Kombinasi ini dijamin memberikan pengalaman pengguna yang segar dan responsif.

Perlu dicatat, seluruh informasi di atas masih bersifat bocoran. Artinya, spesifikasi yang beredar masih berpotensi berbeda dengan yang diperkenalkan secara resmi. Namun, setidaknya gambaran ini sudah cukup membuat kita penasaran, bukan?

Segera Rilis di Indonesia? Tanda-tandanya Semakin Nyata!

Poco X8 Pro Series disebut-sebut akan segera dirilis di Indonesia. Mengapa? Karena kedua perangkat ini telah muncul dalam database Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Untuk Poco X8 Pro Max, perangkat ini muncul dengan nomor model 2602BPC18G dan mengantongi nilai TKDN 38,20 persen. Sementara Poco X8 Pro dengan nomor perangkat 2511FPC34G juga terpantau telah lolos uji sertifikasi Postel Komdigi dengan nomor sertifikasi 117131/DJID/2025. Dengan sertifikasi ini, kehadirannya di Indonesia tinggal menunggu waktu! Jadi, bersiaplah menyambut raja baru baterai dari Poco!

Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id

Tags: GadgetPocoSmartphone
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post

Tecno Camon 50 Resmi Dijual di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Honor Earbuds 5e Resmi Dirilis, TWS Pintar dengan Penerjemah Real-Time dan ANC 52 dB

Coolpad Cool 80 Resmi di China, HP Murah dengan Sentuhan Desain Mirip Flagship Terbaru Apple

Juni 24, 2026
Jawaban Intel untuk Gaming dan AI, Panther Lake Menggabungkan Efisiensi 18A dengan Grafis Kelas Diskret

Jawaban Intel untuk Gaming dan AI, Panther Lake Menggabungkan Efisiensi 18A dengan Grafis Kelas Diskret

Januari 8, 2026

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

September 29, 2026
NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

Oktober 11, 2026
Samsung Luncurkan Galaxy Buds On, TWS Model Clip-On Khusus Penggemar Olahraga

Samsung Luncurkan Galaxy Buds On, TWS Model Clip-On Khusus Penggemar Olahraga

Oktober 4, 2026
Oppo K14 Plus Debut di India: Bawa Baterai Jumbo 8.000 mAh dan Layar AMOLED 144 Hz

Honor MagicPad 4 (12.1) & X10 Pro Max Resmi Meluncur: Beda Segmentasi, Sama-Sama Dibekali Baterai Jumbo

September 30, 2026
slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 Mengenal Jam Gacor Pragmatic Play Antara Mitos dan Fakta Ilmiah Bocoran Jam Gacor MPO Slot Jadwal Lengkap Pragmatic Play dan PGSoft Pola Gacor Mahjong Ways 2 Rahasia Maxwin di Jam Jam Tertentu Gates of Olympus Jam Hoki dan Pola Spin untuk Raih Kemenangan Besar Studi Terbaru Jam Gacor Pragmatic Play dan Lonjakan RTP di Atas Panduan Jam Gacor PGSoft Kapan Waktu Terbaik untuk Main Slot Misteri Jam Gacor Mengapa Banyak Pemain Percaya Waktu Tertentu Lebih Royal Daftar Slot Gacor Hari Ini Rekomendasi Game Pragmatic Strategi Jeda Meningkatkan Peluang Menang di Slot Pragmatic Antara Mitos dan Realita Benarkah Jam Gacor Bisa Diprediksi Mengapa Otak Mudah Percaya Jam Hoki Psikologi di Balik Mitos Slot RTP Volatilitas dan Pola Spin Apa yang Bisa dan Tidak Bisa Diprediksi Jam Gacor Itu Nyata atau Ilusi Bedah Klaim RTP dengan Logika Data Dari Mahjong Ways 2 sampai Gates of Olympus Membongkar Narasi Maxwin di Jam Tertentu Jam Sibuk vs Jam Sepi Apakah Strategi Jeda Benar Benar Mengubah Peluang Mitos Royal Slot Kenapa Cerita Kemenangan Viral Lebih Kuat dari Data Pragmatic Play vs PGSoft Benarkah Ada Jadwal Gacor yang Bisa Dipetakan Literasi Digital untuk Pemain Slot Membedakan Analisis Kebetulan dan Klaim Bocoran Efek Survivorship Bias Mengapa Banyak Bocoran Jam Gacor Terlihat Berhasil Sebelum Percaya Jadwal Gacor 5 Pertanyaan Kritis yang Perlu Diajukan terobosan OpenAI Q industri hiburan simulasi pola multiplier integrasi generative diffusion model anthropic mentransformasi mekanisme studi komparasi gemini 1.5 pro menelaah pergeseran penerapan arsitektur meta llama 3 mengurai fluktuasi riset algoritma sora ai menginspirasi sistem rekognisi model peramalan temporal deepmind menguak dinamika volatilitas implementasi neuro symbolic ai terkini menakar kecepatan evolusi transformer multimodal nvidia menghubungkan tren komputasi analisis predictive maintenance berbasis mistral large memetakan eksplorasi algoritma self play alphazero membuka wawasan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan Jam Gacor atau Jam Marketing Anatomi Klaim yang Viral di Grup Telegram Volatilitas Itu Bukan Jadwal Kenapa Spin Cepat vs Lambat Tak Mengubah Peluang Maxwin di Jam Sepi Ilusi Pola dari Data yang Dipilih pilih Bocoran Pola Slot Antara Analisis Statistik Kebetulan dan Confirmation Bias Survivorship Bias di Dunia Slot Kenapa Screenshot Menang Lebih Berisik daripada Kalah Demo Slot dan RTP Apa yang Bisa Dipelajari Apa yang Cuma Ilusi Dari Mahjong Ways ke Gates of Olympus Kenapa Nama Game Tak Menjamin Pola Tertentu Jeda Spin Ganti Mesin Ganti Jam Mana yang Mitos Mana yang Matematis 5 Tanda Jadwal Gacor Cuma Jualan Harapan Panduan Literasi Digital untuk Pemain RTP Bukan Janji Cara Membaca Angka Pengembalian Slot Tanpa Tertipu Angka RTP di Balik Layar Apa yang Diukur Apa yang Sering Disalahartikan Telegram Gacor Anatomi Broadcast yang Menjual Jam Bukan Data Mesin Panas vs Dingin Mitos Suhu Slot yang Tak Punya Alat Ukur Ritual Spin Cepat Lambat Kenapa Tubuh Bisa Merasa Punya Kontrol Screenshot Maxwin dan Kekalahan yang Hilang Cara Data Dipilih Pilih Demo Slot Latihan Membaca Probabilitas atau Panggung Ilusi Kendali Nama Game Beda Matematika Bisa Sama Kenapa Tema Tak Menjamin Pola Ganti Mesin Ganti Jam Ganti Nasib Variabel yang Tidak Pernah Dikontrol RTP Live Bergerak Kenapa Angka Real Time Tak Sama dengan Peluang Anda Lima Pertanyaan Sebelum Percaya Bocoran Uji Klaim Sebelum Uji Keberuntungan riset ai multimodal google deepmind menginspirasi pembacaan dinamika implementasi penalaran ai generatif openai o3 menyingkap kompleksitas arsitektur model bahasa meta llama 4 menjadi landasan baru terobosan chip ai blackwell nvidia mentransformasi cara komunitas penerapan algoritma q star pada sektor komputasi membuka integrasi ai agen otonom microsoft copilot memicu diskusi studi komputasi kuantum terintegrasi ai ibm menakar stabilitas efisiensi algoritma penglihatan komputer claude 3 7 sonnet adopsi machine learning prediktif aws membantu pemodelan pola lonjakan kapasitas neuro simbolik ai apple intelligence mendorong eksplorasi jaringan saraf tiruan deepseek v3 menjelaskan fenomena riset penyesuaian bobot ai perplexity memicu sudut pandang skema pembelajaran penguatan tanpa model mit ai lab pemanfaatan kerangka kerja transformer hugging face mengungkap terobosan ai berkecepatan tinggi groq lpus memberi gambaran analisis data deret waktu menggunakan gemini flash memperjelas perkembangan ai berbasis graf stanford university menguak sistem simulasi stokastik anthropic ai mendorong kajian baru evolusi jaringan adversarial generatif nvidia omniverse membuka metode inferensi probabilistik berbasis ai cambridge university membedah Jam Gacor Itu Marketing Bukan Meteorologi Cara Membaca Klaim Tanpa Data RNG Bukan Jadwal Kereta Kenapa Tidak Ada Jadwal Keluar di Slot RTP vs Volatilitas Dua Angka yang Sering Ditukar Dua Risiko yang Beda Testimoni Menang di Grup Bukti atau Seleksi Cerita yang Sistematis Near Miss dan Scatter Hampir Jadi Cara Mesin Membuat Anda Merasa Dekat Autoplay Stop Loss dan Jebakan Rasa Kendali Siapa Sebenarnya yang Menekan Tombol Pola 3x Putaran 5x Putaran Kenapa Streak Pendek Terlihat Seperti Sinyal Bonus dan Free Spin Matematika Promosi vs Ilusi Pintu Rezeki Sunk Cost di Slot Kenapa Kalah Sebentar Membuat Orang Menambah Modal Demo vs Uang Nyata Yang Berubah Bukan RNG Tapi Tekanan Keputusan Bibit Acak dan Layar Berkedip Mengapa Putaran Baru Papan Skor Kemenangan Cara Survivorship Bias Membuat Deretan Turnover Bukan Tabungan Membedah Angka Putaran Syarat Taruhan Ketika Hadiah di Depan Pintu Membawa Kunci yang Tidak Ditampilkan Naik Turun Hasil dan Ketahanan Modal Mengapa Dua Orang Izin dan Lab Uji Cara Membaca Klaim Certified Tanpa Tenggelam dalam Logo Martingale dan Rasa Aman yang Dibeli dengan Modal Lebih Besar Progressive Jackpot Dari Mana Hadiah Raksasa Datang dan Siapa yang Mencicilnya Menit ke 10 dan Menit ke 90 Mengapa Kelelahan Mengubah Kualitas Keputusan Angka Max Win di Iklan Batas Teoretis atau Pancingan Tampilan integrasi OpenAI GPT-5 arsitektur crash game Aviator Spribe riset DeepMind Google formasi deterministik mekanisme cascading reels uji stres model AI Claude 3.5 Sonnet memetakan frekuensi Meta Llama 4 rilis framework probabilitas real-time multiplier peneliti MIT terapkan algoritma Q-Learning generatif takar volatilitas breakthrough arsitektur MoE AI Anthropic ungkap parameter tersembunyi NVIDIA Blackwell GPU dorong kecepatan komputasi prediksi simbol Microsoft Copilot Gaming Edition analisis komparatif efisiensi pola eksperimen neural network Stanford buktikan korelasi siklus putaran terobosan generative diffusion model menemukan ritme fluktuasi return pemanfaatan model inferensi Groq LPU percepat pemrosesan pola studi komputasi kuantum IBM Quantum System Two pecahkan kompleksitas implementasi reinforcement learning human feedback ungkap variabel kemenangan inovasi Apple Intelligence on-device sensor prediktif ayunan nilai laporan laboratorium AI Tsinghua bongkar struktur probabilitas acak integrasi vision-language model Google Gemini Pro optimalkan pemantauan arsitektur agentic AI otonom uji ketahanan kalkulasi taruhan terobosan recurrent neural architecture buktikan dinamika kluster simbol algoritma kompresi vektor AI Mistral menghitung titik jenuh framework Bayesian AI terdesentralisasi Web3 bedah metodologi penghitungan Bukan Sekadar Keberuntungan Membaca Golden Pattern di Balik Putaran PG Soft Rahasia Gacor Mengapa Memilih Game dengan RTP Tinggi adalah Strategi Paling Logis Membedah Dynamic Volatility Mitos atau Nyata di Game PG Soft Terbaru Dari Demo ke Uang Asli Cara Mengukur Temperamen Game PG Soft Sebelum Bertaruh Mahjong Ways vs Wild Bandito Adu Mekanik dalam Menentukan Gaya Bermain Anda Seni Mengelola Amunisi Mengapa Batas Kalah dan Target Menang Mengapa Fast Spin Bisa Jadi Pedang Bermata Dua di Game PG Soft Membedah Fitur Bonus Apakah Free Spin dan Multiplier Benar Benar Menguntungkan Trik Psikologis Cara Tetap Tenang Saat Fase Kering Menyerang Permainan PG Soft Anda Menghindari Jebakan Pola Gacor Membangun Strategi Bermain yang Realistis di PG Soft integrasi model reasoning OpenAI Strawberry mengubah pola komputasi game arcade arsitektur generatif Google Gemini Flash mengurai logika multiplier game kaskade penerapan dynamic neural net Anthropic Claude 3.7 membaca tren volatilitas riset self-learning Meta Llama 4 membuka wawasan perilaku probabilitas game implementasi vision AI Qwen Omni menganalisis ritme putaran game Megaways sistem DeepSeek V3 mixture-of-experts memetakan variasi pembayaran game adopsi kerangka agentic Mistral Large mengubah manajemen risiko server pola adaptif DeepMind AlphaProof menjelaskan fluktuasi probabilitas game kartu korelasi arsitektur transformer xAI Grok 3 menilai dinamika payline game pemanfaatan diffusion policy AI Nvidia memetakan lintasan jatuh objek eksplorasi reinforcement learning OpenAI membantu evaluasi matematis struktur cluster studi komputasi AI medis AlphaFold diadaptasi komunitas mengurai kerumitan simbol model AI multimodal Apple Intelligence mengoptimalkan render visual responsif game simulasi AI kausal Cohere Command R+ mengungkap anomali lonjakan nilai penerapan algoritma auto-tuning ByteDance Seed-TTS mengawal stabilitas latensi validasi logika formal zero-shot AI Microsoft Copilot pola dinamis game pengujian arsitektur AI sparse attention menjelaskan variansi pembayaran game pola probabilistik AI Perplexity Sonar memberikan wawasan baru siklus kaskade evolusi model foundation Stability AI mengubah cara kerja rendering frame kerangka neural ODE Runway Gen-4 menemukan keseimbangan fluktuasi matematis

Follow Us

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version