Newtechclub.com – Kabar gembira mengguncang para pecinta kebugaran! Strava, aplikasi pemantau aktivitas olahraga yang sangat populer, kini secara resmi menambah lima jenis olahraga baru ke dalam daftarnya. Pengguna aplikasi di ponsel kini bisa dengan mudah merekam sesi olahraga mereka tanpa perlu pusing memakai kategori yang salah.
Jadi, olahraga apa saja yang masuk? Kelima pendatang baru tersebut adalah padel, basket, voli, kriket, dan dance. Strava merilis pembaruan ini secara global, sehingga semua pengguna di seluruh dunia, termasuk Indonesia, bisa langsung menikmatinya.
Dengan tambahan ini, jangan kaget kalau sekarang Strava punya lebih dari 50 jenis aktivitas olahraga. Bayangkan, sebelumnya mereka hanya menyediakan sekitar 45 pilihan. Artinya, Strava terus bergerak cepat untuk memenuhi kebutuhan penggunanya yang sangat beragam.
Dalam pengumuman resminya, Strava mengungkapkan bahwa kelima olahraga ini bukan pilihan sembarangan. Mereka mengaku bahwa inilah aktivitas yang paling sering diminta oleh para pengguna setianya. Artinya, suara pengguna benar-benar didengar!
Padel Langsung Masuk, Nggak Cuma Jadi “Workout” Biasa
Salah satu yang paling menonjol dari pembaruan kali ini adalah masuknya olahraga padel. Bagi yang belum tahu, padel merupakan salah satu cabang olahraga dengan pertumbuhan tercepat di dunia saat ini. Melihat fenomena tersebut, Strava pun sadar bahwa kebutuhan akan pencatatan aktivitas yang spesifik dan akurat sudah meningkat drastis.
Kini, para pegiat padel tak perlu lagi bingung. Mereka bisa merekam setiap sesi permainan dengan kategori yang sangat relevan. Sebelumnya, mereka harus memilih opsi “Workout” yang kurang menggambarkan intensitas dan karakteristik olahraga raket ini. Perubahan kecil ini tentu berdampak besar pada pengalaman pengguna.
Coba kita lihat ke belakang. Sebelum pembaruan ini hadir, situasinya cukup merepotkan. Para penggemar padel, basket, voli, kriket, dan dance terpaksa mencatat semua aktivitas mereka dalam kategori umum bernama “Workout”. Mereka tidak punya pilihan lain.
Namun, Strava segera menyadari bahwa pendekatan ini terasa kurang ideal. Pengguna mengeluh karena metrik data yang dihasilkan aplikasi tidak secara akurat mencerminkan jenis olahraga yang sebenarnya mereka lakukan. Lari jelas berbeda dengan voli, begitu pula padel yang tidak sama dengan sekadar workout biasa.
Karena desakan dan masukan tersebut, Strava akhirnya mengambil keputusan tegas. Mereka menghadirkan kategori pelacakan yang jauh lebih spesifik. Sekarang, sebelum memulai sesi, pengguna tinggal membuka menu pemilihan olahraga dan memilih jenis yang paling sesuai dengan aktivitas mereka.
Strava pun menegaskan dalam pernyataan resminya, “Alih-alih harus merekam olahraga ini sebagai ‘Workout’, para penggemar dari lima aktivitas yang baru ditambahkan kini bisa langsung memilih olahraga favorit mereka melalui menu pemilihan olahraga sebelum mulai merekam di Strava.” Artinya, proses perekaman jadi lebih personal dan menyenangkan.
Menariknya, meskipun kelima olahraga ini tergolong baru di ekosistem Strava, sebenarnya beberapa di antaranya sudah lebih dulu populer di aplikasi lain. Contohnya, aplikasi Workout bawaan Apple Watch sudah lama menyediakan pelacakan untuk basket, voli, kriket, dan dance. Namun, kehadiran fitur ini di Strava jelas menjadi nilai tambah karena komunitasnya yang besar dan fitur sosialnya yang kuat.
Bukan Cuma Olahraga Baru, Fitur Lain Juga Ikut Diperbaharui
Tentu saja, Strava tidak hanya berhenti pada penambahan jenis olahraga. Mereka juga menyuntikkan beberapa fitur segar ke dalam aplikasi seluler mereka. Semua ini dilakukan agar pengalaman pengguna semakin maksimal.
Salah satu fitur yang mendapat pembaruan adalah Instant Workouts. Layanan yang hanya bisa dinikmati oleh pelanggan berbayar ini kini semakin pintar. Fitur ini mampu memberikan rekomendasi latihan yang dipersonalisasi berdasarkan riwayat aktivitas kita. Yang lebih keren, rekomendasi ini mencakup lebih dari 40 jenis olahraga. Jadi, kalau kamu bingung mau latihan apa hari ini, Strava siap membantu.
Selain itu, Strava juga meluncurkan fitur navigasi rute khusus untuk pengguna Apple Watch. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk melihat peta dan mengikuti rute yang sudah direncanakan langsung dari layar jam tangan pintar mereka. Praktis banget, kan? Kita tidak perlu lagi mengeluarkan ponsel hanya untuk mengecek arah saat sedang asyik berlari atau bersepeda.
Sebagaimana dihimpun dari Tech Radar, Strava juga berkomitmen untuk terus mengembangkan platformnya. Mereka menyatakan bahwa sepanjang tahun 2026 ini, kita masih akan melihat lebih banyak lagi jenis aktivitas olahraga yang ditambahkan. Jadi, buat kamu yang olahraga favoritnya belum ada di daftar, bersabarlah sedikit. Mungkin saja giliranmu berikutnya!
Secara keseluruhan, langkah Strava menambahkan lima olahraga baru ini adalah bukti nyata bahwa mereka mendengarkan komunitasnya. Dengan pengalaman pencatatan yang lebih akurat dan beragam fitur pendukung, Strava semakin memantapkan posisinya sebagai aplikasi pendamping olahraga nomor satu. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo perbarui aplikasi Strava-mu sekarang dan mulai catat setiap gerakanmu!
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id







