Newtechclub.com – Kioxia secara resmi meluncurkan teknologi penyimpanan mutakhir bernama UFS 5.0. Standar anyar ini membawa peningkatan performa yang sungguh mencengangkan! Bayangkan, bandwidth yang ditawarkan mencapai 10,8 GB per detik. Angka ini berarti lebih dari dua kali lipat lipat dibanding pendahulunya, UFS 4.0. Jadi, ini jelas akan menjadi fondasi utama bagi dunia penyimpanan perangkat mobile yang semakin super ngebut di masa mendatang. Siap-siap meninggalkan era loading yang lama!
Pengumuman penting ini bukan sekadar pemanasan atau wacana belaka. Kioxia, sang raksasa penyimpanan, sudah mulai mengirimkan sampel evaluasi UFS 5.0 kepada para mitra. Saat ini, varian yang tersedia untuk pengujian hadir dalam dua pilihan kapasitas, yakni 512 GB dan 1 TB. Meskipun produk ini masih berada dalam tahap uji coba, kehadiran fisik sampel di lapangan membuktikan bahwa teknologi ini sudah cukup matang dan siap diimplementasikan.
Salah satu peningkatan utama yang menjadi andalan UFS 5.0 terletak pada mode baru yang diberi nama HS-GEAR6. Dengan mode ini, proses transfer data antara storage dan prosesor berlangsung jauh lebih cepat dan responsif. Akibatnya, hambatan bandwidth yang sering menjadi momok dan mengganggu kelancaran di perangkat modern modern bisa ditekan secara signifikan. Kini, tidak ada lagi kata “tersendat” saat mengakses data besar-besaran.
Kebutuhan akan kecepatan tinggi ini semakin terasa seiring dengan pesatnya perkembangan fitur kecerdasan buatan atau AI di perangkat seperti smartphone. Smartphone kelas atas saat ini dituntut untuk mampu menangani pemrosesan data dalam jumlah besar langsung di perangkat, atau yang dikenal dengan istilah on-device. UFS 5.0 hadir dengan desain khusus untuk menjawab tuntutan berat tersebut. Mereka merancangnya sebagai solusi utama agar pengalaman AI terasa mulus dan instan.
Jika kita bicara secara teknis, UFS 5.0 menggunakan konfigurasi dual-lane canggih bernama MIPI M-PHY 6.0. Hebatnya, setiap jalur atau lane-nya mampu membawa data hingga kecepatan 46,6 Gbps. Ketika kedua jalur ini digabungkan, total kecepatan baca-tulisnya pun langsung menembus angka 10,8 GB/s yang fantastis itu. Namun, yang lebih menarik, meski performanya setinggi langit, ukuran fisik chip ini tetap ringkas dan tidak memakan banyak tempat. Dimensinya hanya sekitar 7,5 x 13 mm, sehingga mudah disematkan ke dalam perangkat tipis sekalipun.
Kioxia menegaskan bahwa sampel yang mereka kirimkan saat ini memang diperuntukkan bagi evaluasi fungsi saja. Spesifikasi teknis pada versi komersial nantinya bisa saja mengalami perubahan. Namun, langkah berani ini menunjukkan dengan jelas bahwa UFS 5.0 sudah siap untuk menjadi standar baru penyimpanan super cepat di masa depan. Pasar teknologi patut bergembira!
Proses standarisasi resmi UFS 5.0 sendiri saat ini tengah digodok secara serius oleh JEDEC, badan penetap standar teknologi semikonduktor. Kabar yang beredar cukup ramai menyebutkan bahwa chipset flagship selanjutnya, yaitu Snapdragon 8 Elite Gen 6, yang biasanya diumumkan di penghujung tahun, bakal memiliki dukungan penuh terhadap storage canggih ini. Dengan begitu, besar kemungkinan smartphone flagship yang meluncur pada tahun 2027 sudah mulai menggunakan UFS 5.0 sebagai penyimpanan internalnya.
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id







