Newtechclub.com – Vendor smartphone asal China, Vivo, diam-diam meluncurkan anggota baru keluarga flagship X-series, yakni Vivo X300FE, di pasar Rusia pada Rabu (4/3/2026). Langkah ini sontak mengagetkan publik, karena perilisannya berlangsung tanpa gebrakan besar atau acara peluncuran meriah yang biasa mereka lakukan. Yang lebih menarik, ponsel ini justru hadir dengan desain yang sama sekali berbeda dari saudara-saudaranya.
Perangkat terbaru ini resmi melengkapi lini Vivo X300 series, setelah sebelumnya Vivo X300 dan Vivo X300 Pro lebih dulu menghiasi pasar global dengan berbagai keunggulannya. Namun, Vivo X300FE tidak sekadar menjadi varian “irit” dengan spesifikasi downgrade biasa. Ponsel ini justru menyimpan kejutan tersendiri dari segi desain dan identitas.
Meskipun mengusung nama keluarga X300, Vivo X300FE ternyata memiliki kemiripan yang sangat mencolok dengan seri lain, yaitu Vivo S50 Pro Mini yang sudah lebih dulu meluncur di China pada Desember 2025. Banyak pengamat gadget langsung menduga bahwa ponsel ini merupakan versi rebrand dari seri S tersebut. Strategi ini sebenarnya cukup umum dilakukan vendor untuk memperluas pasar tanpa harus mengembangkan perangkat baru dari nol.
Perbedaan paling mencolok langsung terlihat dari desain modul kameranya. Kalau seri Vivo X300 dan X300 Pro menggunakan modul kamera bulat besar di bagian punggung yang sudah menjadi ciri khas mereka, Vivo X300FE justru tampil beda dengan modul kamera berbentuk pil memanjang.
Desain vertikal memanjang ini benar-benar identik dengan Vivo S50 Pro Mini. Sekilas, bentuk ini juga langsung mengingatkan kita pada gaya kamera yang digunakan iPhone Air atau ponsel Google Pixel. Pilihan desain ini jelas memberikan identitas visual yang fresh dan berbeda di tengah dominasi modul kamera bulat yang belakangan menjamur.
Dari sisi spesifikasi kamera, Vivo X300FE juga tidak membawa sensor 200 MP seperti X300 reguler atau X300 Pro flagship lain. Sebagai gantinya, ponsel ini mengusung tiga kamera belakang dengan konfigurasi yang tetap menarik.
Vivo membekali ponsel ini dengan kamera utama 50 MP (Sony IMX921) yang sudah terkenal kemampuannya. Yang lebih menarik, mereka menyematkan kamera telefoto periskop 50 MP dengan 3x optical zoom menggunakan sensor IMX882. Ini fitur yang jarang ditemui di ponsel kelas menengah! Untuk melengkapi kebutuhan fotografi, tersedia juga kamera ultrawide 8 MP. Di bagian depan, Vivo menyematkan kamera selfie 50 MP yang siap menemani foto selfie atau video call seharian.
Layar Vivo X300FE berukuran 6,31 inci AMOLED dengan resolusi 2640 x 1216 piksel, refresh rate adaptif 1 Hz hingga 120 Hz, serta tingkat kecerahan puncak mencapai 5.000 nits.
Dengan spesifikasi layar segitu, pengguna bisa menikmati konten multimedia dengan sangat nyaman, bahkan di bawah sinar matahari sekalipun. Teknologi adaptif refresh rate juga membantu menghemat baterai karena layar bisa menyesuaikan dengan konten yang ditampilkan.
Untuk dapur pacu, ponsel “versi bontot” dari X300 series ini mengandalkan Snapdragon 8 Gen 5 (non-Elite) dengan fabrikasi 3 nm. Vivo memadukan chipset ini dengan RAM LPDDR5X Ultra hingga 12 GB serta penyimpanan UFS 4.1 hingga 512 GB.
Dengan konfigurasi tersebut, Vivo X300FE jelas bukan ponsel kaleng-kaleng. Snapdragon 8 Gen 5 menjanjikan performa gahar untuk gaming dan multitasking berat. Fabrikasi 3 nm juga membuatnya lebih efisien dalam konsumsi daya. Penggunaan UFS 4.1 memastikan proses baca tulis data berlangsung super cepat.
Dari sisi daya, Vivo membenamkan baterai jumbo 6.500 mAh yang mendukung pengisian cepat 90 watt via kabel dan 40 watt via nirkabel.
Kombinasi baterai besar dan pengisian cepat ini jelas menjadi nilai jual utama. Pengguna tidak perlu khawatir kehabisan baterai saat bepergian. Cukup charge sebentar, daya langsung terisi banyak.
HP Vivo X300FE ini menjalankan antarmuka OriginOS 6 berbasis Android 16. Vivo menjanjikan dukungan 5 tahun pembaruan Android dan 7 tahun pembaruan keamanan untuk perangkat ini.
Komitmen pembaruan software selama itu menunjukkan keseriusan Vivo memberikan pengalaman pengguna yang tahan lama. Pengguna bisa merasa tenang karena perangkat mereka akan aman dan mendapatkan fitur terbaru dalam waktu yang panjang.
Vivo X300FE juga dilengkapi berbagai fitur konektivitas modern seperti Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, NFC, IR blaster, serta sensor sidik jari ultrasonik di dalam layar.
Sensor sidik jari ultrasonik jelas lebih unggul dibanding sensor optik biasa karena bisa bekerja lebih cepat dan akurat, bahkan saat jari dalam kondisi basah. Fitur IR blaster juga masih dipertahankan, memungkinkan ponsel berfungsi sebagai remote kontrol berbagai perangkat elektronik.
Ponsel ini juga sudah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69. Artinya, perangkat ini tahan debu dan tahan air bertekanan tinggi. Vivo juga menjamin ponsel ini mampu bertahan saat terendam air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit.
Sertifikasi IP69 bahkan lebih tinggi dari standar biasa karena menjamin ketahanan terhadap air bertekanan tinggi. Ini kabar baik bagi pengguna yang aktif di luar ruangan atau sering berhadapan dengan kondisi ekstrem.
Di Rusia, Vivo X300FE hadir dengan pilihan warna Moonlight White, Cool Purple, dan Graphite Black. Ketiga warna ini memberikan kesan elegan dan modern, sesuai dengan target pasarnya.
Warna Moonlight White tampil bersih dan premium. Cool Purple memberikan sentuhan kalem namun tetap stylish. Sementara Graphite Black menjadi pilihan aman bagi yang menyukai warna gelap klasik.
Menurut laporan GSMArena, ponsel ini tidak dipajang di toko online resmi Vivo di Rusia. Namun, di platform pengecer pihak ketiga, Vivo X300FE sudah bisa didapatkan dengan harga mulai 60.124 rubel, atau sekitar Rp 13 juta, untuk varian dasar 12 GB/256 GB.
Harga Rp 13 juta untuk spesifikasi segila ini terbilang sangat kompetitif. Dengan kamera telefoto periskop, chipset flagship, baterai 6.500 mAh, dan sertifikasi IP69, Vivo X300FE jelas menawarkan value for money yang sulit ditandingi kompetitor di kelasnya.
Belum diketahui apakah ponsel ini akan rilis di Indonesia atau tidak. Namun, melihat antusiasme pasar Tanah Air terhadap produk Vivo, bukan tidak mungkin ponsel ini akan segera mendarat di sini.
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id







