• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

Vivo Pamerkan Perangkat Misterius di MWC 2026, Diduga Kuat sebagai X300 Max

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
Maret 10, 2026
Home Gear Smartphone
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – Kejutan datang dari ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona! Di tengah hiruk-pikuk peluncuran berbagai perangkat canggih, vendor smartphone asal China, Vivo, secara diam-diam memamerkan anggota baru keluarga Vivo X300 yang langsung mencuri perhatian publik. Bukan Vivo X300 Ultra yang sedang mereka gembar-gemborkan, melainkan sebuah perangkat misterius yang diduga kuat sebagai Vivo X300 Max, model yang santer dirumorkan beberapa waktu terakhir.

Vivo memang sedang fokus mempromosikan Vivo X300 Ultra sebagai raja kamera flagship versi “tertinggi” yang akan segera meluncur. Namun, di sela-sela itu, mereka menyelipkan sebuah “senjata” rahasia. Ponsel ini muncul begitu saja di booth Vivo, tanpa pengumuman resmi atau konferensi pers. Kemunculannya sontak mengundang rasa penasaran para pengunjung dan awak media.

Pengunjung hanya bisa melihat sekilas wujud asli ponsel ini karena Vivo menyembunyikannya dengan sangat rapi. Mereka membalut seluruh bodi perangkat ini dengan casing hitam full bodi yang tebal. Tak hanya itu, mereka juga mengamankannya dengan tali pengaman, sehingga tidak ada satu pun pengunjung yang bisa memegang atau membawa perangkat ini seenaknya. Strategi ini justru membuat rasa penasaran semakin menjadi-jadi. Satu-satunya bagian yang terbuka hanyalah modul kameranya yang berbentuk lingkaran besar, ciri khas dari keluarga Vivo X300 series.

Meskipun tertutup casing, modul kamera bundar besar itu dengan bangga memperlihatkan logo Zeiss T. Kehadiran logo ini bukan sekadar tempelan biasa. Ini menandakan bahwa kamera ponsel ini mendapat sentuhan istimewa dari pakar optik kenamaan asal Jerman, Zeiss. Lapisan T ini merupakan teknologi yang sangat diandalkan untuk mengurangi pantulan cahaya, flare, dan ghosting yang sering mengganggu saat memotret di malam hari atau dalam kondisi cahaya yang menantang. Vivo menjamin, dengan teknologi ini, foto yang dihasilkan akan terlihat lebih jernih dengan kontras yang tetap terjaga. Kolaborasi dengan Zeiss ini mengonfirmasi bahwa ponsel ini akan menjadi flagship kamera yang patut diperhitungkan.

Di sisi lain, pengunjung booth masih bisa sedikit bernapas lega. Vivo memperbolehkan mereka untuk menjajal beberapa fitur unggulan dari layar perangkat yang terpasang. Mereka bisa mencoba fitur kamera seperti mode makro untuk foto jarak dekat atau mode dokumen yang praktis untuk urusan pekerjaan. Dari sini juga, para pengunjung bisa mengintip sedikit informasi tentang jeroan ponsel ini.

Menurut foto-foto yang dipublikasi oleh GizmoChina, perangkat ini memiliki nomor model V258A. Vivo memang tidak merinci spesifikasi hardware-nya secara gamblang di booth. Namun, petunjuk paling penting justru terpampang jelas di dekat perangkat tersebut. Sebuah plang kecil menunjukkan informasi tentang chipset MediaTek Dimensity 9500. Ini merupakan petunjuk kuat bahwa Vivo X300 Max akan ditenagai oleh chipset gahar yang sama dengan Vivo X300 dan X300 Pro.

Misteri ini kemudian semakin diperkuat oleh tipster kelas kakap, Roland Quandt. Ia dengan yakin mengidentifikasi perangkat misterius tersebut sebagai Vivo X300 Max. Quandt mengaitkannya dengan kode V258A yang ia yakini berkaitan erat dengan model V2548A yang sebelumnya sudah muncul dalam dokumen sertifikasi 3C di China. Dokumen tersebut juga membocorkan satu fakta menarik lainnya, yakni dukungan pengisian cepat 90 watt via kabel. Bayangkan, mengisi baterai sebesar itu pasti tidak akan memakan waktu lama.

Dari sisi spesifikasi, rumor yang beredar semakin membuat Vivo X300 Max terlihat menggoda. Layarnya disebut-sebut akan menggunakan panel LTPO OLED 6,78 inci dengan resolusi 1440p yang tentunya akan memanjakan mata. Namun, yang paling menjadi primadona dan membuat para penggila gadget tercengang adalah kapasitas baterainya. Perangkat ini digadang-gadang akan membawa baterai sekitar 7.000 mAh! Kapasitas sebesar ini terbilang sangat luar biasa untuk ukuran smartphone flagship.

Meskipun perangkat tersebut sudah muncul secara fisik di booth Vivo, perusahaan asal Shenzhen ini masih bungkam seribu bahasa. Mereka belum memberikan pengumuman resmi mengenai Vivo X300 Max. Sikap diam ini memunculkan spekulasi liar di kalangan pengamat. Banyak yang menduga bahwa Vivo sedang memanaskan mesin dan kemungkinan akan segera memperluas lini X300 series dalam waktu dekat. Peluncuran resminya diprediksi akan terjadi setelah mereka memperkenalkan X300 Ultra ke publik, sebagaimana dihimpun dari GizmoChina.

Vivo X300 FE Juga Ikut Diam-Diam Rilis, Memperluas Pasar Flagship

Bukan hanya X300 Max yang menjadi buah bibir. Belum lama ini, Vivo juga diam-diam merilis Vivo X300 FE di Rusia. Langkah ini semakin mengukuhkan tekad Vivo untuk memperluas jangkauan seri flagship X300 mereka ke berbagai pasar. Meskipun mengusung nama besar X300, Vivo X300 FE justru tampil dengan wajah yang sangat berbeda. Dari sisi desain dan spesifikasi, ponsel ini lebih mirip sebagai versi rebrand dari seri lain, yaitu Vivo S50 Pro Mini yang sudah lebih dulu meluncur di China pada Desember 2025.

Perbedaan paling mencolok tentu saja terletak pada desain modul kamera belakangnya. Jika Vivo X300 dan X300 Pro memakai modul kamera bulat besar yang ikonik, Vivo X300 FE justru hadir dengan modul kamera berbentuk pil memanjang yang unik. Desain ini identik dengan Vivo S50 Pro Mini, dan secara visual juga mengingatkan kita pada gaya kamera yang digunakan pada iPhone Air atau ponsel Google Pixel. Dari sisi spesifikasi kamera pun, X300 FE tidak membawa sensor 200 MP seperti saudara-saudaranya. Sebagai gantinya, Vivo membekalinya dengan tiga kamera belakang yang tangguh: kamera utama 50 MP (Sony IMX921), kamera telefoto periskop 50 MP dengan 3x optical zoom menggunakan sensor IMX882, serta kamera ultrawide 8 MP. Jadi, jelas sudah bahwa Vivo sedang serius meramaikan segmen flagship dengan strategi yang beragam dan menarik.

Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id

Tags: GadgetSmartphonevivo
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
Google Resmi Buka Akses AI Pomelli untuk UMKM Indonesia, Bikin Konten Promosi Jadi Instan

Google Resmi Buka Akses AI Pomelli untuk UMKM Indonesia, Bikin Konten Promosi Jadi Instan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Lenovo Chromebook Plus 14:Chromebook Dolby Atmos Pertama!

Lenovo Chromebook Plus 14: Chromebook Dolby Atmos Pertama!

Juni 26, 2025
Strategi Baru HMD: Ponsel Jadul Dilengkapi Asisten AI dan Layanan Keuangan

Vivo Perkenalkan X300FE di Rusia, Varian Baru dengan Desain Kamera Berbeda

Maret 7, 2026

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

September 29, 2026
KEF Meluncurkan LS LUXE: Speaker Wireless Hi-Fi Aktif Premium Sentuhan Ross Lovegrove

KEF Meluncurkan LS LUXE: Speaker Wireless Hi-Fi Aktif Premium Sentuhan Ross Lovegrove

September 29, 2026
NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

Oktober 11, 2026
Real RGB OLED? Ini Keunggulannya di Xiaomi 16 & Redmi K90!

Real RGB OLED? Ini Keunggulannya di Xiaomi 16 & Redmi K90!

Juni 17, 2025
slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 Mengenal Jam Gacor Pragmatic Play Antara Mitos dan Fakta Ilmiah Bocoran Jam Gacor MPO Slot Jadwal Lengkap Pragmatic Play dan PGSoft Pola Gacor Mahjong Ways 2 Rahasia Maxwin di Jam Jam Tertentu Gates of Olympus Jam Hoki dan Pola Spin untuk Raih Kemenangan Besar Studi Terbaru Jam Gacor Pragmatic Play dan Lonjakan RTP di Atas Panduan Jam Gacor PGSoft Kapan Waktu Terbaik untuk Main Slot Misteri Jam Gacor Mengapa Banyak Pemain Percaya Waktu Tertentu Lebih Royal Daftar Slot Gacor Hari Ini Rekomendasi Game Pragmatic Strategi Jeda Meningkatkan Peluang Menang di Slot Pragmatic Antara Mitos dan Realita Benarkah Jam Gacor Bisa Diprediksi Mengapa Otak Mudah Percaya Jam Hoki Psikologi di Balik Mitos Slot RTP Volatilitas dan Pola Spin Apa yang Bisa dan Tidak Bisa Diprediksi Jam Gacor Itu Nyata atau Ilusi Bedah Klaim RTP dengan Logika Data Dari Mahjong Ways 2 sampai Gates of Olympus Membongkar Narasi Maxwin di Jam Tertentu Jam Sibuk vs Jam Sepi Apakah Strategi Jeda Benar Benar Mengubah Peluang Mitos Royal Slot Kenapa Cerita Kemenangan Viral Lebih Kuat dari Data Pragmatic Play vs PGSoft Benarkah Ada Jadwal Gacor yang Bisa Dipetakan Literasi Digital untuk Pemain Slot Membedakan Analisis Kebetulan dan Klaim Bocoran Efek Survivorship Bias Mengapa Banyak Bocoran Jam Gacor Terlihat Berhasil Sebelum Percaya Jadwal Gacor 5 Pertanyaan Kritis yang Perlu Diajukan terobosan OpenAI Q industri hiburan simulasi pola multiplier integrasi generative diffusion model anthropic mentransformasi mekanisme studi komparasi gemini 1.5 pro menelaah pergeseran penerapan arsitektur meta llama 3 mengurai fluktuasi riset algoritma sora ai menginspirasi sistem rekognisi model peramalan temporal deepmind menguak dinamika volatilitas implementasi neuro symbolic ai terkini menakar kecepatan evolusi transformer multimodal nvidia menghubungkan tren komputasi analisis predictive maintenance berbasis mistral large memetakan eksplorasi algoritma self play alphazero membuka wawasan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan Jam Gacor atau Jam Marketing Anatomi Klaim yang Viral di Grup Telegram Volatilitas Itu Bukan Jadwal Kenapa Spin Cepat vs Lambat Tak Mengubah Peluang Maxwin di Jam Sepi Ilusi Pola dari Data yang Dipilih pilih Bocoran Pola Slot Antara Analisis Statistik Kebetulan dan Confirmation Bias Survivorship Bias di Dunia Slot Kenapa Screenshot Menang Lebih Berisik daripada Kalah Demo Slot dan RTP Apa yang Bisa Dipelajari Apa yang Cuma Ilusi Dari Mahjong Ways ke Gates of Olympus Kenapa Nama Game Tak Menjamin Pola Tertentu Jeda Spin Ganti Mesin Ganti Jam Mana yang Mitos Mana yang Matematis 5 Tanda Jadwal Gacor Cuma Jualan Harapan Panduan Literasi Digital untuk Pemain RTP Bukan Janji Cara Membaca Angka Pengembalian Slot Tanpa Tertipu Angka RTP di Balik Layar Apa yang Diukur Apa yang Sering Disalahartikan Telegram Gacor Anatomi Broadcast yang Menjual Jam Bukan Data Mesin Panas vs Dingin Mitos Suhu Slot yang Tak Punya Alat Ukur Ritual Spin Cepat Lambat Kenapa Tubuh Bisa Merasa Punya Kontrol Screenshot Maxwin dan Kekalahan yang Hilang Cara Data Dipilih Pilih Demo Slot Latihan Membaca Probabilitas atau Panggung Ilusi Kendali Nama Game Beda Matematika Bisa Sama Kenapa Tema Tak Menjamin Pola Ganti Mesin Ganti Jam Ganti Nasib Variabel yang Tidak Pernah Dikontrol RTP Live Bergerak Kenapa Angka Real Time Tak Sama dengan Peluang Anda Lima Pertanyaan Sebelum Percaya Bocoran Uji Klaim Sebelum Uji Keberuntungan riset ai multimodal google deepmind menginspirasi pembacaan dinamika implementasi penalaran ai generatif openai o3 menyingkap kompleksitas arsitektur model bahasa meta llama 4 menjadi landasan baru terobosan chip ai blackwell nvidia mentransformasi cara komunitas penerapan algoritma q star pada sektor komputasi membuka integrasi ai agen otonom microsoft copilot memicu diskusi studi komputasi kuantum terintegrasi ai ibm menakar stabilitas efisiensi algoritma penglihatan komputer claude 3 7 sonnet adopsi machine learning prediktif aws membantu pemodelan pola lonjakan kapasitas neuro simbolik ai apple intelligence mendorong eksplorasi jaringan saraf tiruan deepseek v3 menjelaskan fenomena riset penyesuaian bobot ai perplexity memicu sudut pandang skema pembelajaran penguatan tanpa model mit ai lab pemanfaatan kerangka kerja transformer hugging face mengungkap terobosan ai berkecepatan tinggi groq lpus memberi gambaran analisis data deret waktu menggunakan gemini flash memperjelas perkembangan ai berbasis graf stanford university menguak sistem simulasi stokastik anthropic ai mendorong kajian baru evolusi jaringan adversarial generatif nvidia omniverse membuka metode inferensi probabilistik berbasis ai cambridge university membedah Jam Gacor Itu Marketing Bukan Meteorologi Cara Membaca Klaim Tanpa Data RNG Bukan Jadwal Kereta Kenapa Tidak Ada Jadwal Keluar di Slot RTP vs Volatilitas Dua Angka yang Sering Ditukar Dua Risiko yang Beda Testimoni Menang di Grup Bukti atau Seleksi Cerita yang Sistematis Near Miss dan Scatter Hampir Jadi Cara Mesin Membuat Anda Merasa Dekat Autoplay Stop Loss dan Jebakan Rasa Kendali Siapa Sebenarnya yang Menekan Tombol Pola 3x Putaran 5x Putaran Kenapa Streak Pendek Terlihat Seperti Sinyal Bonus dan Free Spin Matematika Promosi vs Ilusi Pintu Rezeki Sunk Cost di Slot Kenapa Kalah Sebentar Membuat Orang Menambah Modal Demo vs Uang Nyata Yang Berubah Bukan RNG Tapi Tekanan Keputusan Bibit Acak dan Layar Berkedip Mengapa Putaran Baru Papan Skor Kemenangan Cara Survivorship Bias Membuat Deretan Turnover Bukan Tabungan Membedah Angka Putaran Syarat Taruhan Ketika Hadiah di Depan Pintu Membawa Kunci yang Tidak Ditampilkan Naik Turun Hasil dan Ketahanan Modal Mengapa Dua Orang Izin dan Lab Uji Cara Membaca Klaim Certified Tanpa Tenggelam dalam Logo Martingale dan Rasa Aman yang Dibeli dengan Modal Lebih Besar Progressive Jackpot Dari Mana Hadiah Raksasa Datang dan Siapa yang Mencicilnya Menit ke 10 dan Menit ke 90 Mengapa Kelelahan Mengubah Kualitas Keputusan Angka Max Win di Iklan Batas Teoretis atau Pancingan Tampilan integrasi OpenAI GPT-5 arsitektur crash game Aviator Spribe riset DeepMind Google formasi deterministik mekanisme cascading reels uji stres model AI Claude 3.5 Sonnet memetakan frekuensi Meta Llama 4 rilis framework probabilitas real-time multiplier peneliti MIT terapkan algoritma Q-Learning generatif takar volatilitas breakthrough arsitektur MoE AI Anthropic ungkap parameter tersembunyi NVIDIA Blackwell GPU dorong kecepatan komputasi prediksi simbol Microsoft Copilot Gaming Edition analisis komparatif efisiensi pola eksperimen neural network Stanford buktikan korelasi siklus putaran terobosan generative diffusion model menemukan ritme fluktuasi return pemanfaatan model inferensi Groq LPU percepat pemrosesan pola studi komputasi kuantum IBM Quantum System Two pecahkan kompleksitas implementasi reinforcement learning human feedback ungkap variabel kemenangan inovasi Apple Intelligence on-device sensor prediktif ayunan nilai laporan laboratorium AI Tsinghua bongkar struktur probabilitas acak integrasi vision-language model Google Gemini Pro optimalkan pemantauan arsitektur agentic AI otonom uji ketahanan kalkulasi taruhan terobosan recurrent neural architecture buktikan dinamika kluster simbol algoritma kompresi vektor AI Mistral menghitung titik jenuh framework Bayesian AI terdesentralisasi Web3 bedah metodologi penghitungan

Follow Us

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version