Newtechclub.com – Intel secara tidak terduga merilis prosesor laptop terbaru dari keluarga Arrow Lake-HX, yaitu Core Ultra 7 251HX. Peluncuran dilakukan oleh perusahaan produsen chip tersebut secara diam-diam tanpa pengumuman resmi yang besar. Dengan demikian, prosesor ini hadir sebagai varian yang lebih ringan dari Core Ultra 7 255HX yang telah lebih dahulu tersedia di pasar sejak tahun lalu. Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa prosesor anyar ini mengalami sejumlah pemangkasan spesifikasi jika dibandingkan dengan kakaknya.
Berdasarkan laman spesifikasi resmi yang dirilis Intel, Core Ultra 7 251HX membawa konfigurasi inti (core) sebanyak 18 core dan 18 thread. Jumlah ini terbilang lebih sedikit apabila dibandingkan dengan Core Ultra 7 255HX yang menawarkan 20 core dan 20 thread. Meskipun mengalami pengurangan jumlah core, hal tersebut tidak secara otomatis menurunkan performa keseluruhan dari prosesor ini. Intel merancang komposisi inti tersebut dengan pendekatan yang berbeda dari pendahulunya.
Lebih lanjut, komposisi inti CPU pada Core Ultra 7 251HX terdiri atas 6 Performance-core (P-core) yang dirancang untuk mengoptimalkan performa tinggi, serta 12 Efficient-core (E-core) yang berfungsi untuk menghemat konsumsi daya laptop. Dengan konfigurasi seperti ini, pengguna dapat memperoleh keseimbangan antara kecepatan pemrosesan dan efisiensi baterai. Selain itu, Intel juga memastikan bahwa pembagian tugas antara P-core dan E-core dapat berjalan dengan lancar berkat penerapan teknologi penjadwalan (scheduling) terbaru.
Dalam hal kecepatan clock, Core Ultra 7 251HX mampu mencapai boost clock hingga 5,1 GHz. Angka ini tercatat lebih rendah sekitar 100 MHz apabila dibandingkan dengan Core Ultra 7 255HX. Akan tetapi, terdapat peningkatan yang menarik pada sisi clock dasar (base clock). Core Ultra 7 251HX menawarkan base clock untuk E-core hingga 2,5 GHz, yang berarti mengalami kenaikan sekitar 700 MHz dari 255HX. Di sisi lain, base clock untuk P-core juga mengalami peningkatan sekitar 500 MHz. Oleh karena itu, meskipun boost clock-nya sedikit lebih rendah, performa harian dari prosesor ini dapat menjadi lebih responsif.
Selanjutnya, dari sisi grafis, prosesor ini dilengkapi dengan pengolah grafis (GPU) terintegrasi Intel Graphics yang mengusung arsitektur Xe3 terbaru. GPU tersebut memiliki jumlah inti grafis sebanyak 3 unit. Berdasarkan data teknis yang dirilis, GPU ini menghadirkan kecepatan maksimum dinamis (max dynamic frequency) hingga 1,8 GHz, dengan frekuensi dasar (base frequency) di angka 300 MHz. Dengan konfigurasi seperti ini, pengguna dapat menikmati tampilan visual yang cukup mulus untuk keperluan aktivitas sehari-hari maupun untuk gaming ringan.
Kemudian, dalam hal pemrosesan kecerdasan buatan (AI), prosesor ini mengandalkan chip AI (NPU) yang diberi nama Intel AI Boost. Chip tersebut mampu memberikan performa hingga 13 triliun operasi per detik (TOPS). Dengan kata lain, berbagai tugas berbasis AI seperti pengenalan suara, filter kamera, hingga asisten cerdas dapat berjalan lebih lancar tanpa membebani kinerja CPU utama. Hal ini tentu menjadi nilai tambah yang signifikan di era laptop pintar saat ini.
Di samping semua kelebihan tersebut, fitur pendukung lainnya yang disematkan pada CPU terbaru Intel ini juga patut mendapatkan perhatian. Pertama, memori sementara atau cache mencapai 30 MB yang merupakan gabungan dari cache L2 dan L3. Kedua, prosesor ini mendukung RAM DDR5 hingga kapasitas maksimal 256 GB. Ketiga, tingkat konsumsi daya (TDP) diberikan pada kisaran 45 hingga 160 watt. Dengan fleksibilitas TDP seperti ini, para pabrikan laptop dapat menyesuaikan performa dan sistem pendinginan sesuai dengan desain perangkat masing-masing.
Sayangnya, hingga saat ini belum tersedia informasi resmi mengenai merek atau model laptop apa saja yang akan mengadopsi Intel Core Ultra 7 251HX. Meskipun demikian, banyak pihak yang menduga bahwa CPU ini akan segera hadir di laptop-laptop gaming dan workstation kelas atas dari berbagai merek kenamaan dalam waktu dekat. Berdasarkan rangkuman dari WCCFTech, peluncuran produk-produk tersebut diperkirakan akan terjadi dalam waktu yang tidak terlalu lama. Oleh karena itu, bagi para konsumen yang sedang mencari laptop dengan performa tinggi dan efisiensi daya yang baik, disarankan untuk terus memantau perkembangan berita terkait prosesor ini ke depannya.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.







