• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

Infinix Note 60 Ultra Edisi Pininfarina Resmi Dirilis di Indonesia, Ini Bocoran Harganya

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
April 16, 2026
Home Gear Smartphone
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Newtechclub.com – Wah, pecinta gadget Tanah Air, bersiaplah! Vendor smartphone Infinix akhirnya secara resmi meluncurkan ponsel flagship terbarunya di Indonesia, yaitu Infinix Note 60 Ultra, pada hari Rabu (15/4/2026) kemarin. Nah, ponsel ini langsung diposisikan oleh Infinix sebagai model tertinggi yang paling bergengsi di lini Note 60 Series. Fokus utamanya jelas sekali, yaitu menghadirkan desain premium yang selama ini jarang disentuh kompetitor di kelasnya.

Desainnya Kolaborasi dengan Pembuat Ferrari, Keren Abis!

Salah satu daya tarik utama yang langsung bikin mata terbelalak dari Infinix Note 60 Ultra ini ternyata terletak pada desainnya. Ya, Infinix mengembangkan tampilan ponsel ini bersama rumah desain legendaris asal Italia yang terkenal dengan supercar mewah, Pininfarina. Kalian pasti tahu dong, perusahaan itu kerap merancang mobil-mobil keren seperti Ferrari dan Maserati? Nah, kali ini mereka melompat ke dunia gadget!

Pininfarina secara langsung mendesain ponsel ini dengan modul kamera yang super unik. Mereka mendominasi bodi belakang dengan warna hitam pekat yang elegan. Desain kameranya memanjang secara horizontal dari ujung kanan ke ujung kiri, seolah menyatu sempurna dengan punggung ponsel. Hasilnya? Tampilannya jadi garang, mewah, dan beda dari yang lain.

Kamera Rata Tanpa Tonjolan, Pertama di Dunia!

Selain desain yang bikin melongo, Infinix Note 60 Ultra Pininfarina juga menonjolkan spek lain yang nggak kalah gila. Kita bicara soal kamera utama 200 MP yang siap bersaing dengan DSLR, plus baterai jumbo 7.000 mAh yang bisa tahan seharian penuh. Penasaran sama detail lainnya? Yuk, kita bedah satu per satu!

Dalam unggahan resmi di akun Instagram @infinixid, Infinix dengan bangga menyebut desain modul kamera ini dengan nama “Uni Chassis Camera Module”. Mereka bahkan mengklaimnya sebagai yang pertama di dunia, lho! Desain Uni Chassis ini berhasil membuat punggung perangkat menjadi rata sempurna. Kalian nggak akan menemukan tonjolan kamera yang mengganggu seperti di kebanyakan HP flagship lainnya. Keren banget, kan?

Desain baru tersebut menggunakan modul yang sudah dilapisi dengan Corning Gorilla Glass Victus yang super kuat. Lapisan kaca ini langsung terintegrasi secara rata dan mulus ke seluruh bodi smartphone. Modul kameranya juga tampil beda berkat sentuhan lekukan halus di sisi kanan dan kiri. Kemudian, di bagian tengah bawah, Infinix menambahkan sedikit aksen garis merah menyala yang disertai tulisan eksklusif “Pininfarina”. Aksen ini langsung mengingatkan kita pada garis-garis sporty mobil balap Italia.

Lampu Strip Keren Mirip Glyph, Bisa Buat Notifikasi!

Modul kamera Note 60 Ultra juga dibekali fitur keren bernama “Active Matrix Display”. Apa itu? Jadi, ini adalah lampu strip yang bisa menyala secara otomatis saat smartphone dihidupkan. Fitur ini dapat menampilkan berbagai notifikasi dan animasi bergaya Glyph. Kalian tahu kan, gaya tipografi ala font komputer yang sering muncul di layar film fiksi ilmiah? Nah, kini ada di HP Infinix!

Spesifikasi Nggak Main-Main, Siap Jadi Raja Mid-Range?

Beranjak dari urusan desain, sektor kamera menjadi salah satu fitur yang paling diunggulkan Infinix Note 60 Ultra di pasar Indonesia. Ponsel ini dibekali kamera utama 200 MP yang menggunakan sensor canggih Samsung ISOCELL HPE. Kamera utamanya ditemani oleh lensa telefoto 50 MP yang mampu melakukan zoom optik 2x. Bahkan, untuk kebutuhan jarak super jauh, zoom digitalnya mencapai 100x! Luar biasa, kan? Lalu, kamera ketiganya adalah lensa ultrawide 8 MP dengan sudut pandang mencapai 112 derajat.

Sistem kameranya juga didukung dengan fitur perekaman XDR Ultra HDR. Ini adalah debut pertama untuk fitur tersebut di smartphone Infinix. Sementara untuk berfoto selfie atau video call, kamera depannya sudah mengusung resolusi 32 MP (f/2.2). Pokoknya, siap jadi konten kreator banget!

Ditenagai Chipset Kencang dan Pendingin Dingin

Untuk dapur pacunya, Infinix Note 60 Ultra ditenagai chipset MediaTek Dimensity 8400 Ultimate. Chip ini sudah mendukung jaringan 5G super cepat, jadi streaming dan main game online makin lancar jaya. Infinix memadukan chip ini dengan sistem pendingin 3D IceCore VC Chamber Cooling. Fungsinya jelas, yaitu menjaga suhu perangkat tetap stabil meskipun kalian gunakan untuk bermain game berat berjam-jam. Nggak perlu khawatir ponsel jadi panas kayak setrika!

Sistem operasi yang dijalankan sudah menggunakan XOS 16 yang berbasis Android 16. Ini salah satu yang terbaru, lho! Infinix dengan percaya diri menjanjikan bahwa pengguna bakal mendapat tiga tahun pembaruan sistem operasi dan lima tahun pembaruan sistem keamanan. Artinya, HP ini akan tetap update dan aman dipakai dalam jangka panjang.

Layar 144 Hz Ngebut, Baterai 7.000 mAh Awet Mampus

Pada aspek layar, ponsel ini mengusung panel AMOLED 6,78 inci yang jernih. Resolusinya mencapai 1,5K (1.208 x 2.644 piksel) dengan dukungan Ultra HDR dan refresh rate 144 Hz. Buat kalian yang hobi main game kompetitif, refresh rate setinggi ini bakal memberikan pengalaman visual yang super mulus.

Soal daya, Infinix Note 60 Ultra benar-benar ditopang oleh baterai berkapasitas raksasa, yaitu 7.000 mAh. Baterai ini mendukung pengisian cepat via kabel (wired) 100 watt serta pengisian nirkabel (wireless) 50 watt dengan fitur MagCharge. Jadi, jika baterai habis, kalian bisa mengisi ulang dengan sangat cepat, baik pakai kabel maupun nirkabel.

Di sektor audio, perangkat ini juga dilengkapi speaker stereo hasil kolaborasi langsung dengan JBL. Suaranya pasti jernih dan bass-nya mantap. Konektivitasnya juga komplit, mulai dari WiFi terbaru, Bluetooth, hingga sistem pemindai sidik jari (fingerprint) yang responsif. Masih banyak lagi fitur keren lainnya yang sayang jika dilewatkan.

Harga dan Cara Dapatkan Infinix Note 60 Ultra

Lalu, berapa harga yang harus disiapkan untuk membawa pulang Infinix Note 60 Ultra Pininfarina di Indonesia? Infinix memasang banderol resmi sebesar Rp 11.999.000. Namun, kabar baiknya, pada periode penjualan perdana yang dimulai tanggal 29 April 2026, perangkat ini dapat dibeli dengan harga promo yang lebih miring, yaitu hanya Rp 10.999.000. Penawaran ini hanya berlaku melalui Infinix Official Online Store, jadi jangan sampai kelewatan!

Sementara itu, bagi kalian yang lebih suka melihat barang secara langsung, penjualan offline dijadwalkan akan berlangsung pada 22 April 2026. Kalian bisa mampir ke toko resmi Infinix dan berbagai mitra resmi di seluruh Indonesia. Segera incar dan jadilah yang pertama memiliki HP flagship dengan desain ala supercar Italia ini!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: infinixSmartphone
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
Huawei Rilis Ponsel Lipat Model Buku Bernama Pura X Max, Meluncur 20 April

MyRepublic Rilis "MyRepublic Air": Internet 100 Mbps Tanpa Kabel Cuma Rp100 Ribu Sebulan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Rincian Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi Note 17 Pro 5G & Pro Max 5G di Indonesia

Xiaomi Boyong Redmi Note 17 4G dan 5G ke Indonesia, Dijual Mulai Rp3 Jutaan

September 17, 2026
Nubia Umumkan Kehadiran RedMagic 11 Pro di Indonesia, Lengkap dengan Harga Resminya

Nubia Umumkan Kehadiran RedMagic 11 Pro di Indonesia, Lengkap dengan Harga Resminya

Januari 13, 2026

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

September 29, 2026
KEF Meluncurkan LS LUXE: Speaker Wireless Hi-Fi Aktif Premium Sentuhan Ross Lovegrove

KEF Meluncurkan LS LUXE: Speaker Wireless Hi-Fi Aktif Premium Sentuhan Ross Lovegrove

September 29, 2026
NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

Oktober 11, 2026
Real RGB OLED? Ini Keunggulannya di Xiaomi 16 & Redmi K90!

Real RGB OLED? Ini Keunggulannya di Xiaomi 16 & Redmi K90!

Juni 17, 2025
slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 Mengenal Jam Gacor Pragmatic Play Antara Mitos dan Fakta Ilmiah Bocoran Jam Gacor MPO Slot Jadwal Lengkap Pragmatic Play dan PGSoft Pola Gacor Mahjong Ways 2 Rahasia Maxwin di Jam Jam Tertentu Gates of Olympus Jam Hoki dan Pola Spin untuk Raih Kemenangan Besar Studi Terbaru Jam Gacor Pragmatic Play dan Lonjakan RTP di Atas Panduan Jam Gacor PGSoft Kapan Waktu Terbaik untuk Main Slot Misteri Jam Gacor Mengapa Banyak Pemain Percaya Waktu Tertentu Lebih Royal Daftar Slot Gacor Hari Ini Rekomendasi Game Pragmatic Strategi Jeda Meningkatkan Peluang Menang di Slot Pragmatic Antara Mitos dan Realita Benarkah Jam Gacor Bisa Diprediksi Mengapa Otak Mudah Percaya Jam Hoki Psikologi di Balik Mitos Slot RTP Volatilitas dan Pola Spin Apa yang Bisa dan Tidak Bisa Diprediksi Jam Gacor Itu Nyata atau Ilusi Bedah Klaim RTP dengan Logika Data Dari Mahjong Ways 2 sampai Gates of Olympus Membongkar Narasi Maxwin di Jam Tertentu Jam Sibuk vs Jam Sepi Apakah Strategi Jeda Benar Benar Mengubah Peluang Mitos Royal Slot Kenapa Cerita Kemenangan Viral Lebih Kuat dari Data Pragmatic Play vs PGSoft Benarkah Ada Jadwal Gacor yang Bisa Dipetakan Literasi Digital untuk Pemain Slot Membedakan Analisis Kebetulan dan Klaim Bocoran Efek Survivorship Bias Mengapa Banyak Bocoran Jam Gacor Terlihat Berhasil Sebelum Percaya Jadwal Gacor 5 Pertanyaan Kritis yang Perlu Diajukan terobosan OpenAI Q industri hiburan simulasi pola multiplier integrasi generative diffusion model anthropic mentransformasi mekanisme studi komparasi gemini 1.5 pro menelaah pergeseran penerapan arsitektur meta llama 3 mengurai fluktuasi riset algoritma sora ai menginspirasi sistem rekognisi model peramalan temporal deepmind menguak dinamika volatilitas implementasi neuro symbolic ai terkini menakar kecepatan evolusi transformer multimodal nvidia menghubungkan tren komputasi analisis predictive maintenance berbasis mistral large memetakan eksplorasi algoritma self play alphazero membuka wawasan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan Jam Gacor atau Jam Marketing Anatomi Klaim yang Viral di Grup Telegram Volatilitas Itu Bukan Jadwal Kenapa Spin Cepat vs Lambat Tak Mengubah Peluang Maxwin di Jam Sepi Ilusi Pola dari Data yang Dipilih pilih Bocoran Pola Slot Antara Analisis Statistik Kebetulan dan Confirmation Bias Survivorship Bias di Dunia Slot Kenapa Screenshot Menang Lebih Berisik daripada Kalah Demo Slot dan RTP Apa yang Bisa Dipelajari Apa yang Cuma Ilusi Dari Mahjong Ways ke Gates of Olympus Kenapa Nama Game Tak Menjamin Pola Tertentu Jeda Spin Ganti Mesin Ganti Jam Mana yang Mitos Mana yang Matematis 5 Tanda Jadwal Gacor Cuma Jualan Harapan Panduan Literasi Digital untuk Pemain RTP Bukan Janji Cara Membaca Angka Pengembalian Slot Tanpa Tertipu Angka RTP di Balik Layar Apa yang Diukur Apa yang Sering Disalahartikan Telegram Gacor Anatomi Broadcast yang Menjual Jam Bukan Data Mesin Panas vs Dingin Mitos Suhu Slot yang Tak Punya Alat Ukur Ritual Spin Cepat Lambat Kenapa Tubuh Bisa Merasa Punya Kontrol Screenshot Maxwin dan Kekalahan yang Hilang Cara Data Dipilih Pilih Demo Slot Latihan Membaca Probabilitas atau Panggung Ilusi Kendali Nama Game Beda Matematika Bisa Sama Kenapa Tema Tak Menjamin Pola Ganti Mesin Ganti Jam Ganti Nasib Variabel yang Tidak Pernah Dikontrol RTP Live Bergerak Kenapa Angka Real Time Tak Sama dengan Peluang Anda Lima Pertanyaan Sebelum Percaya Bocoran Uji Klaim Sebelum Uji Keberuntungan riset ai multimodal google deepmind menginspirasi pembacaan dinamika implementasi penalaran ai generatif openai o3 menyingkap kompleksitas arsitektur model bahasa meta llama 4 menjadi landasan baru terobosan chip ai blackwell nvidia mentransformasi cara komunitas penerapan algoritma q star pada sektor komputasi membuka integrasi ai agen otonom microsoft copilot memicu diskusi studi komputasi kuantum terintegrasi ai ibm menakar stabilitas efisiensi algoritma penglihatan komputer claude 3 7 sonnet adopsi machine learning prediktif aws membantu pemodelan pola lonjakan kapasitas neuro simbolik ai apple intelligence mendorong eksplorasi jaringan saraf tiruan deepseek v3 menjelaskan fenomena riset penyesuaian bobot ai perplexity memicu sudut pandang skema pembelajaran penguatan tanpa model mit ai lab pemanfaatan kerangka kerja transformer hugging face mengungkap terobosan ai berkecepatan tinggi groq lpus memberi gambaran analisis data deret waktu menggunakan gemini flash memperjelas perkembangan ai berbasis graf stanford university menguak sistem simulasi stokastik anthropic ai mendorong kajian baru evolusi jaringan adversarial generatif nvidia omniverse membuka metode inferensi probabilistik berbasis ai cambridge university membedah Jam Gacor Itu Marketing Bukan Meteorologi Cara Membaca Klaim Tanpa Data RNG Bukan Jadwal Kereta Kenapa Tidak Ada Jadwal Keluar di Slot RTP vs Volatilitas Dua Angka yang Sering Ditukar Dua Risiko yang Beda Testimoni Menang di Grup Bukti atau Seleksi Cerita yang Sistematis Near Miss dan Scatter Hampir Jadi Cara Mesin Membuat Anda Merasa Dekat Autoplay Stop Loss dan Jebakan Rasa Kendali Siapa Sebenarnya yang Menekan Tombol Pola 3x Putaran 5x Putaran Kenapa Streak Pendek Terlihat Seperti Sinyal Bonus dan Free Spin Matematika Promosi vs Ilusi Pintu Rezeki Sunk Cost di Slot Kenapa Kalah Sebentar Membuat Orang Menambah Modal Demo vs Uang Nyata Yang Berubah Bukan RNG Tapi Tekanan Keputusan Bibit Acak dan Layar Berkedip Mengapa Putaran Baru Papan Skor Kemenangan Cara Survivorship Bias Membuat Deretan Turnover Bukan Tabungan Membedah Angka Putaran Syarat Taruhan Ketika Hadiah di Depan Pintu Membawa Kunci yang Tidak Ditampilkan Naik Turun Hasil dan Ketahanan Modal Mengapa Dua Orang Izin dan Lab Uji Cara Membaca Klaim Certified Tanpa Tenggelam dalam Logo Martingale dan Rasa Aman yang Dibeli dengan Modal Lebih Besar Progressive Jackpot Dari Mana Hadiah Raksasa Datang dan Siapa yang Mencicilnya Menit ke 10 dan Menit ke 90 Mengapa Kelelahan Mengubah Kualitas Keputusan Angka Max Win di Iklan Batas Teoretis atau Pancingan Tampilan integrasi OpenAI GPT-5 arsitektur crash game Aviator Spribe riset DeepMind Google formasi deterministik mekanisme cascading reels uji stres model AI Claude 3.5 Sonnet memetakan frekuensi Meta Llama 4 rilis framework probabilitas real-time multiplier peneliti MIT terapkan algoritma Q-Learning generatif takar volatilitas breakthrough arsitektur MoE AI Anthropic ungkap parameter tersembunyi NVIDIA Blackwell GPU dorong kecepatan komputasi prediksi simbol Microsoft Copilot Gaming Edition analisis komparatif efisiensi pola eksperimen neural network Stanford buktikan korelasi siklus putaran terobosan generative diffusion model menemukan ritme fluktuasi return pemanfaatan model inferensi Groq LPU percepat pemrosesan pola studi komputasi kuantum IBM Quantum System Two pecahkan kompleksitas implementasi reinforcement learning human feedback ungkap variabel kemenangan inovasi Apple Intelligence on-device sensor prediktif ayunan nilai laporan laboratorium AI Tsinghua bongkar struktur probabilitas acak integrasi vision-language model Google Gemini Pro optimalkan pemantauan arsitektur agentic AI otonom uji ketahanan kalkulasi taruhan terobosan recurrent neural architecture buktikan dinamika kluster simbol algoritma kompresi vektor AI Mistral menghitung titik jenuh framework Bayesian AI terdesentralisasi Web3 bedah metodologi penghitungan

Follow Us

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version