Newtechclub.com – Siapa bilang Acer sudah menyerah di pasar tablet? Perusahaan asal Taiwan ini justru membuktikan sebaliknya. Mereka baru saja meluncurkan perangkat anyar bernama Iconia iM11 5G (atau lengkapnya Iconia iM11-22M5G) di pasar India, tepatnya pada Kamis (7/5/2026). Ya, Anda tidak salah baca, Acer masih eksis dan serius meramaikan lagi lanskap tablet global.
Namun tunggu dulu, ada kejutan yang cukup menggelitik di sektor dapur pacunya. Alih-alih membawa chipset terkini, Acer justeru membandel dengan memakai prosesor yang terbilang “lawas”. Mereka menyematkan MediaTek Dimensity 7050 di dalamnya. Chip ini dipadukan dengan RAM 8 GB dan penyimpanan internal 128 GB. Meskipun teknologi fabrikasinya masih 6nm dan biasanya menghidupi tablet kelas menengah, fakta bahwa chip ini dirilis pada tahun 2023 membuat banyak netizen bertanya-tanya. Apa tidak ada pilihan yang lebih segar, Acer?
Mari kita bedah lebih dalam. System-on-Chip (SoC) lawasan ini memiliki delapan inti CPU—terdiri dari 2x Cortex-A78 yang mampu melesat hingga kecepatan maksimal 2.6 GHz dan 6x Cortex-A55 dengan kecepatan maksimal 2.0 GHz. Tak lupa, GPU Mali-G68 MC4 juga ikut mendampingi. Sesuai dengan namanya yang mengusung “5G”, tablet ini mendukung konektivitas generasi kelima. Jadi, meski chipsetnya terhitung jadul, setidaknya pengguna tetap bisa merasakan kecepatan internet masa kini.
Beralih ke sektor layar, Acer tidak main-main. Tablet ini mengusung panel berukuran 11,45 inci dengan resolusi cukup tajam, yaitu 2220 x 1440 piksel. Bukan hanya itu, tingkat kecerahannya mencapai 450 nit. Artinya, Anda masih bisa menggunakan tablet ini dengan nyaman di ruangan terang atau di bawah sinar matahari pagi.
Lalu bagaimana dengan urusan jepret-memotret? Di bagian belakang, Acer membandel dengan konfigurasi dual kamera: kamera utama 16 MP dan kamera makro 2 MP. Jujur saja, kamera makro 2 MP di tahun 2026 terasa seperti “pemanis” semata. Namun untuk kebutuhan dokumentasi sederhana, mungkin masih cukup. Sementara untuk kamera depan, Acer menyediakan lensa 8 MP. Tentu ini cukup untuk kepentingan video call atau rapat online.
Salah satu poin yang cukup menarik adalah sektor baterai. Tablet ini dibekali baterai berkapasitas 7.400 mAh. Dengan kapasitas sebesar itu, Acer mengklaim pengguna bisa browsing, menonton, atau bekerja seharian tanpa panik mencari colokan listrik. Sayangnya, kejutan kurang sedap datang dari fitur pengisian dayanya. Acer hanya mendukung charger 18W. Di era pengisian super cepat 65W bahkan 100W, kecepatan 18W terasa seperti “tetesan air” untuk mengisi baterai sebesar 7.400 mAh. Anda harus bersabar cukup lama untuk mengisi penuh perangkat ini.
Yang bikin penasaran berikutnya adalah aksesori pendukung. Acer turut menggoda penggemar produktivitas dengan menawarkan pena digital. Pena ini diklaim memiliki 4.096 tingkat sensitivitas tekanan. Wow, angka itu cukup menjanjikan untuk para desainer atau pencatat catatan digital. Bukan cuma itu, Acer juga menyertakan dukungan cover keyboard yang kompatibel. Jadi Anda bisa menyulap tablet ini menjadi laptop mini kapan saja.
Dari sisi dimensi, perangkat ini memiliki ukuran 261.7 x 177.7 x 7.85 mm. Artinya, tablet ini tergolong ramping. Beratnya pun hanya 535 gram, sehingga nyaman digenggam dalam waktu lama tanpa membuat pegel.
Masuk ke sektor software, di sinilah letak “keterlambatan” lainnya. Tablet ini menjalankan sistem operasi Android 15 yang rilis tahun 2024. Perlu Anda ketahui, saat ini banyak tablet flagship yang sudah berlari lebih cepat dengan Android 16. Jadi cukup terbilang jadul untuk ukuran perangkat yang baru diluncurkan di tahun 2026. Ke depannya, kita hanya bisa berharap Acer memberikan update besar-besaran secara berkala.
Fitur lain yang juga disematkan cukup lengkap untuk perangkat sekelasnya. Anda akan mendapatkan koneksi WiFi 6 yang cepat, Bluetooth 5.2, dan tentu saja GPS untuk navigasi. Paling menarik, ada pula sensor pemindai sidik jari yang lokasinya cukup strategis, yaitu menyatu di bawah tombol power. Dengan begini, membuka kunci perangkat jadi lebih praktis dan aman.
Bicara soal gaya, Acer memberikan dua opsi warna yang tergolong aman dan elegan: biru dan silver. Kedua pilihan warna ini tampaknya cocok untuk berbagai kalangan, baik pekerja profesional maupun pelajar.
Pertanyaan terakhir yang pasti membakar rasa penasaran: berapa harga tablet ini? Acer membanderol Iconia iM11 5G dengan harga 23.499 rupee India. Jika dikonversi ke rupiah, angkanya berada di kisaran Rp 4,3 juta. Ya, informasi ini sudah dirangkum langsung dari laporan GSM Arena. Dengan harga segitu, dan membawa chipset lawas plus Android 15, apakah tablet ini layak menjadi pertimbangan Anda?
Kesimpulannya, Acer seperti tengah memainkan strategi “pedagang kaki lima”: menjual perangkat dengan spesifikasi yang tidak terlalu mutakhir namun dengan harga yang sedikit di bawah pesaing. Apakah ini langkah cerdas atau justru langkah mundur? Waktu dan pasar India yang akan menjawabnya. Tapi yang jelas, Acer belum benar-benar menyerah, dan itu adalah kabar baik bagi keberagaman pilihan gadget di dunia.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.







