Newtechclub.com – Di ajang Computex 2026 yang super bergengsi itu, Acer nggak cuma meluncurkan jajaran desktop dan workstation canggih berbasis AI. Lebih dari itu, raksasa teknologi asal Taiwan ini dengan percaya diri juga memamerkan jajaran perangkat gaming terbaru mereka. Maka dari itu, laptop gaming Predator Helios 18 AI yang kencang bak mobil balap itu pun langsung dijadikan andalan utama Acer untuk membius para gamer PC di seluruh dunia.
Selain itu, perangkat gaming dengan spesifikasi buas tersebut ternyata bukan satu-satunya yang menarik perhatian. Di sisi lain, Acer juga ikut memamerkan laptop Acer Nitro 16 yang mengandalkan prosesor AMD Ryzen, kemudian si mungil Acer Nitro Blaze Link yang merupakan perangkat gaming handheld berbasis streaming, lalu tak ketinggalan keyboard gaming keren Acer Predator Aethon 750 TKL yang siap memanjakan jari-jari kalian.
Predator Helios 18 AI: Si Raja Buas yang Melebihi Ekspektasi
Bicara soal primadona di ajang ini, sudah pasti Predator Helios 18 AI menjadi pusat perhatian. Perusahaan dari Taiwan tersebut dengan sangat berani melengkapinya dengan prosesor Intel Core Ultra 9 290HX Plus yang ganas. Tidak hanya itu, prosesor tersebut juga langsung dipadukan dengan kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 5090 berarsitektur Blackwell. Hasilnya? Kalian bisa mendapatkan grafis yang benar-benar unggulan ketika memainkan game-game AAA berat sekalipun!
Sesuai dengan namanya, ternyata Predator Helios 18 AI sudah dibekali dengan basis teknologi kecerdasan buatan (AI). Dukungannya pun luar biasa, karena kapasitas memori DDR5 mencapai 256 GB serta ruang penyimpanan yang sangat lega hingga 6 TB melalui tiga slot SSD PCIe NVMe Gen 5 siap dimanfaatkan. Oleh karena itu, kombinasi gahar ini diklaim mampu menghadirkan performa kelas desktop yang super responsif, baik untuk kebutuhan kompetisi esports yang menegangkan maupun untuk kreator konten yang sibuk mengedit video berat.
Beralih ke sektor layar, laptop gaming terbaru dari Acer ini juga dibekali dengan teknologi Mini LED berukuran 18 inci yang mengusung fitur Dual-Mode Display. Apa maksudnya? Jadi, layar dengan kecerahan maksimal 1000 nits ini bisa dengan mudah kalian alihkan dari mode resolusi 4K dengan refresh rate 120 Hz untuk menikmati detail visual gim yang sinematik, kemudian bisa langsung geser ke mode Full HD dengan refresh rate 240 Hz demi mendapatkan gameplay yang sangat mulus saat bermain gim kompetitif berkecepatan tinggi. Keren banget, kan?
Layar berkualitas tersebut juga ditemani oleh audio eksklusif yang oleh Acer diberi nama Predator Vox. Fitur ini menggunakan 6 buah speaker yang menjanjikan suara berkualitas tinggi. Makanya, ini sangat cocok untuk para gamer yang menuntut pengalaman suara imersif. Perlu kalian catat, suara berkualitas tinggi tersebut dapat membantu gamer mendeteksi arah datangnya musuh atau serangan. Jadi, ini sangat menguntungkan meskipun kalian bermain tanpa menggunakan headset.
Tak kalah penting, masalah panas pada laptop gaming sudah menjadi perhatian utama. Untuk mengatasinya, Acer telah menyematkan sepasang kipas logam bernama “6th Gen Predator AeroBlade 3D Fans” yang berkekuatan tinggi, lalu dipadukan dengan vector heat pipes dan liquid metal thermal grease. Hasil pengujian menunjukkan fitur pendingin canggih ini mampu meningkatkan aliran udara hingga 20% dibandingkan kipas plastik konvensional. Dengan begitu, laptop ini dipastikan bekerja optimal dalam menjalankan beban kerja berat tanpa kendala thermal throttling yang menyebalkan.
Kesimpulannya, Predator Helios 18 AI sangat cocok untuk gamer kompetitif, atlet esports, dan gamer enthusiast yang menginginkan perangkat ekstrem layaknya desktop, tetapi tetap menginginkan kepraktisan sebuah laptop.
Acer Nitro 16: Si Kuda Hitam Bertenaga AMD yang Perlu Diwaspadai
Meskipun posisinya bukan di kasta tertinggi di pameran Computex 2026, namun Acer Nitro 16 juga dipastikan memiliki performa tinggi untuk bermain game. Yang menarik, ini adalah laptop gaming Acer pertama yang menggunakan prosesor AMD Ryzen 9 9955HX3D yang legendaris. Untuk urusan grafis, ia diperkuat dengan Nvidia GeForce RTX 5070 Ti yang sudah terbukti tangguh. Dengan kombinasi dua hardware tersebut, Acer dengan cermat melengkapi Nitro 16 dengan fitur Dual-Fan Quad-Intake Quad-Exhaust sebagai sistem pendinginnya agar sesi bermain kalian tetap lancar jaya.
Selanjutnya, Acer dengan teliti melengkapi Nitro 16 dengan layar 16 inci WQXGA (2560 x 1600 piksel) serta aspek rasio 16:10 yang kekinian. Nah, soal refresh rate, angkanya mencapai 240 Hz yang sudah cukup mumpuni untuk sebuah laptop gaming. Agar dapat menghindari gangguan blur, layar dengan color gamut DCI-P3 100% ini memiliki response time 3ms yang sangat gesit.
Perbedaannya dengan Predator Helios 18 AI, Nitro 16 hanya dibekali dengan 2 speaker. Meskipun demikian, dengan kelengkapan teknologi audio DTS: X Ultra, Nitro 16 di atas kertas tetap memberikan kualitas suara yang mumpuni. Jadi, perangkat ini cocok banget untuk bermain game atau sekadar menonton film.
Secara singkat, Nitro 16 sangat cocok untuk gamer dan kreator konten yang menginginkan pengalaman bermain game serta bekerja secara fleksibel dengan performa tinggi, tetapi tetap mengutamakan keseimbangan nilai terbaik di kelasnya.
Nitro Blaze Link: Streaming Handheld Andal Tanpa Takut Panas!
Pindah ke perangkat lain, Nitro Blaze besutan Acer adalah sebuah perangkat gaming handheld berbasis streaming. Bisa dibilang, konsepnya mirip seperti PlayStation Portal yang sedang ngetren. Acer dengan jelas menyatakan bahwa konsep ini mampu menghindari risiko menguras baterai lebih cepat dibandingkan bermain game dengan pemrosesan lokal. Maka dari itu, perangkat dengan bobot ringan 464 gram ini juga terhindar dari risiko panas berlebih yang mengganggu.
Modal utama untuk melakukan streaming pada Nitro Blaze Link adalah konektivitas Wi-Fi 6 yang sudah cukup memberikan sambungan andal. Soal layar, perangkat ini memiliki ukuran 7 inci dengan dukungan sentuh kapasitif yang responsif. Sementara itu, resolusi layarnya adalah WUXGA sehingga tampilannya cukup tajam di ukuran layar 7 inci yang imut.
Intinya, Nitro Blaze Link bertindak sebagai perangkat pendamping yang dapat terhubung secara instan untuk melakukan streaming seluruh library game yang ada di PC atau laptop utama kalian secara real-time. Dengan langkah ini, Acer menawarkan fleksibilitas penuh bagi gamer yang ingin melanjutkan sesi permainan di mana pun, asalkan ada jaringan internet yang memadai.
Maka, Nitro Blaze Link sangat cocok untuk gamer yang menginginkan fleksibilitas lebih dari PC yang penempatannya kaku. Perangkat ini juga cocok untuk pengguna yang ingin memainkan game dengan posisi santai di mana saja.
Keyboard dan Ransel Keren Pelengkap Gaya Gaming Kalian
Agar dapat melengkapi perangkat gaming yang disebutkan di atas, ternyata Acer tidak lupa mengenalkan keyboard gaming Predator Aethon 750 TKL. Keyboard mekanik ini didukung oleh Custom Predator Magnetic Switches yang memungkinkan kontrol aktuasi yang dapat disesuaikan. Yang bikin melongo, polling rate yang dimilikinya mencapai 8.000 Hz sehingga latensi bisa ditekan seminimal mungkin. Hasilnya? Predator Aethon 750 TKL sangat cocok untuk gamer kompetitif yang membutuhkan tingkat presisi kelas turnamen serta keandalan tinggi saat bertanding.
Yang terakhir, ada produk yang satu ini bukan termasuk komponen hardware untuk gaming. Namun tas ransel ini sangat berguna untuk mobilitas gamer saat bepergian. Predator Robust BackPack dirancang dengan kompartemen khusus yang mampu menampung laptop hingga ukuran 18 inci (seperti Acer Predator Helios 18 AI). Ditambah lagi, agar perangkat hardware di dalamnya tetap terlindung dengan aman, Predator Robust BackPack dirancang menggunakan bahan tahan air. Tak ketinggalan pula, fitur charging cable pass-through disematkan agar pengguna dapat mengisi daya perangkat elektronik menggunakan power bank. Oleh karena itu, Predator Robust BackPack sangat cocok untuk gamer, pekerja, atau siapa pun dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan tas ransel andalan untuk aktivitas harian, bekerja, hingga melakukan traveling.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.







