Newtechclub.com – Hai, para pencinta teknologi! Dunia augmented reality (AR) baru saja kedatangan pesaing berat yang bikin persaingan makin seru. Setelah sekian lama dinanti, perusahaan di balik aplikasi Snapchat, yaitu Snap Inc., akhirnya secara resmi memperkenalkan kacamata AR terbarunya yang diberi nama “Specs” kepada publik pada Selasa (16/6/2026) waktu Amerika Serikat. Peluncuran ini langsung menyedot perhatian para pengamat teknologi, karena mereka mengklaim perangkat ini bukanlah sekadar aksesori modis, melainkan sebuah komputer canggih yang dapat dikenakan dan terintegrasi secara mulus ke dalam kacamata AR transparan.
Gebrakan Baru: Mandiri, Tanpa Kabel, dan Siap Saingi Apple!
Tentu saja, Snap tidak main-main dalam merancang perangkat ini. Mereka dengan percaya diri menyebut Specs sebagai perangkat yang sepenuhnya mandiri. Dengan kata lain, kamu tidak perlu repot-repot membawa kabel tambahan atau modul eksternal yang biasanya disebut puck. Bagi yang belum tahu, puck adalah modul keras kecil dan pipih yang sering dipakai untuk menyimpan komponen komputasi atau baterai ekstra pada perangkat utama. Serangan halus ini seolah menjadi sindiran langsung kepada Apple Vision Pro yang masih bergantung pada baterai terpisah. Wah, semakin panas saja persaingan di ranah AR!
Dari segi desain, banyak yang berpendapat bahwa Specs memiliki kemiripan yang cukup signifikan dengan Meta Ray-Ban Display. Wajar saja, keduanya sama-sama menggunakan bingkai yang cukup tebal untuk menyembunyikan berbagai komponen penting di dalamnya. Namun, jangan salah sangka dulu! Meskipun sekilas terlihat serupa, Snap Specs datang dengan kemampuan yang jauh lebih mumpuni. Perbedaan paling mencolok ada pada bidang pandang (field of view) yang luas, sehingga pengguna bisa menikmati pengalaman AR yang lebih imersif dan memadai. Hal ini sekaligus mengingatkan kita pada kacamata Meta Orion, yang sayangnya masih sebatas versi prototipe dan belum bisa dirasakan oleh khalayak umum.
Bagi perusahaan Snap, peluncuran Specs menandai tonggak sejarah yang sangat penting. Ini adalah kali pertama mereka merilis kacamata pintar yang benar-benar bisa dibeli oleh publik. Memang, jika ditelusuri lebih dalam, Snap sudah berkecimpung dalam pengembangan kacamata pintar hampir satu dekade lamanya, tepatnya sejak tahun 2016 melalui produk bernama Spectacles. Namun, produk sebelumnya itu hanya sebatas prototipe yang diedarkan di kalangan pengembang. Kini, mereka akhirnya berani melangkah lebih jauh dengan menghadirkan Specs sebagai produk konsumen yang siap dipakai sehari-hari.
Spesifikasi Juara: Dua Chip, Layar Mewah, dan Bidikan 51 Derajat!
Berbicara soal spesifikasi, Snap Specs hadir dalam dua pilihan ukuran yang bisa disesuaikan dengan bentuk wajah pengguna. Kamu bisa memilih model dengan lebar 47 milimeter dan bobot 132 gram, atau model yang lebih besar yaitu 52 milimeter dengan bobot 136 gram. Menariknya, setiap model dirancang untuk dapat mendukung berbagai jenis lensa sesuai dengan resep medis mata masing-masing. Jadi, bagi kamu yang memiliki gangguan penglihatan, tidak perlu khawatir karena tetap bisa menggunakan kacamata ini dengan nyaman.
Untuk urusan fotografi dan videografi, perangkat ini dibekali dengan dua jenis kamera, yaitu kamera cahaya tampak dan kamera inframerah. Sistem keamanan dan privasi juga menjadi perhatian utama, karena ketika pengguna mulai merekam video, sebuah lampu LED di bagian tengah bingkai akan menyala secara otomatis sebagai indikator. Hal ini memastikan bahwa orang di sekitar tahu kapan perangkat sedang digunakan untuk merekam.
Lalu, apa yang paling menarik dari kacamata ini? Jawabannya ada pada sistem tampilannya! Kedua lensa Specs dapat menampilkan konten digital secara langsung ke bidang pandang pengguna. Teknologi yang digunakan adalah liquid crystal on silicon (LCoS) bikinan sendiri dari Snap. Hasilnya, perangkat ini menawarkan sudut pandang (FOV) yang lebar mencapai 51 derajat. Lebih mengesankan lagi, Snap mengklaim bahwa layar kacamata ini mampu menampilkan hingga 16 juta warna yang memukau. Bahkan, lensanya punya kemampuan unik untuk berubah dari transparan menjadi lebih gelap hanya dalam waktu sekitar 10 detik, sehingga bisa menyesuaikan diri secara otomatis dengan kondisi pencahayaan di sekitar pengguna.
Penasaran dengan dapur pacunya? Snap Specs ditenagai oleh dua prosesor Qualcomm Snapdragon sekaligus. Meskipun Snap tidak membeberkan secara detail tipe chip yang digunakan, mereka menjelaskan bahwa kedua chip ini memiliki tugas yang terbagi secara spesifik. Satu chip difokuskan untuk mengolah computer vision, sementara chip lainnya bertanggung jawab penuh untuk menjalankan berbagai pengalaman AR dan fitur Lens. Kombinasi cerdas ini memungkinkan pelacakan gerakan tangan yang super cepat, latensi yang sangat rendah, serta interaksi yang terasa lebih responsif. Akibatnya, objek digital yang muncul terasa menyatu dengan sempurna dengan dunia nyata di hadapan mata.
Baterai Tahan Lama, Harga Fantastis, dan Pemesanan Sudah Dibuka!
Tidak berhenti di situ, Specs juga dilengkapi dengan berbagai fitur modern lainnya, seperti pemutaran audio dan video, notifikasi melalui Bluetooth, hingga asisten digital berbasis kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu aktivitasmu. Semua fitur ini dikemas dalam perangkat yang diklaim mampu bertahan hingga empat jam dalam sekali pengisian daya. Jika kamu sedang dalam perjalanan jauh, jangan khawatir, karena Specs disertai dengan casing pengisi daya yang dapat menampung energi untuk empat kali pengisian ekstra. Dengan begitu, total daya tahan perangkat bisa mencapai sekitar 20 jam penggunaan yang luar biasa.
Proses pengisian daya pun dirancang semudah mungkin, yaitu melalui konektor magnetik yang menempel di sisi kacamata. Tidak hanya berfungsi untuk mengisi baterai, kabel tersebut juga dapat dihubungkan ke perangkat lain seperti smartphone, komputer, maupun konsol game. Ini memungkinkan kamu untuk menampilkan konten dari perangkat tersebut secara langsung ke layar Specs. Keren, bukan?
Dengan segala kecanggihan yang ditawarkan, tentu saja harga yang dipatok tidak main-main. Snap Specs dibanderol sebesar 2.195 dollar AS, atau jika dirupiahkan sekitar Rp 38,9 juta. Angka yang fantastis, namun sebanding dengan teknologi mutakhir yang dihadirkan. Saat ini, pemesanan sudah dibuka untuk konsumen di Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis. Jika kamu tertarik, bersiaplah untuk menunggu karena kacamata AR ini baru akan mulai dikirimkan pada musim gugur nanti, sekitar bulan September hingga November 2026, seperti yang dihimpun dari laporan The Verge.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.







