• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

Snap Specs vs Meta Ray-Ban: Duel Kacamata Pintar di Tengah Persaingan AR yang Makin Panas

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
Juni 19, 2026
Home Technology
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – Hai, para pencinta teknologi! Dunia augmented reality (AR) baru saja kedatangan pesaing berat yang bikin persaingan makin seru. Setelah sekian lama dinanti, perusahaan di balik aplikasi Snapchat, yaitu Snap Inc., akhirnya secara resmi memperkenalkan kacamata AR terbarunya yang diberi nama “Specs” kepada publik pada Selasa (16/6/2026) waktu Amerika Serikat. Peluncuran ini langsung menyedot perhatian para pengamat teknologi, karena mereka mengklaim perangkat ini bukanlah sekadar aksesori modis, melainkan sebuah komputer canggih yang dapat dikenakan dan terintegrasi secara mulus ke dalam kacamata AR transparan.

Gebrakan Baru: Mandiri, Tanpa Kabel, dan Siap Saingi Apple!

Tentu saja, Snap tidak main-main dalam merancang perangkat ini. Mereka dengan percaya diri menyebut Specs sebagai perangkat yang sepenuhnya mandiri. Dengan kata lain, kamu tidak perlu repot-repot membawa kabel tambahan atau modul eksternal yang biasanya disebut puck. Bagi yang belum tahu, puck adalah modul keras kecil dan pipih yang sering dipakai untuk menyimpan komponen komputasi atau baterai ekstra pada perangkat utama. Serangan halus ini seolah menjadi sindiran langsung kepada Apple Vision Pro yang masih bergantung pada baterai terpisah. Wah, semakin panas saja persaingan di ranah AR!

Dari segi desain, banyak yang berpendapat bahwa Specs memiliki kemiripan yang cukup signifikan dengan Meta Ray-Ban Display. Wajar saja, keduanya sama-sama menggunakan bingkai yang cukup tebal untuk menyembunyikan berbagai komponen penting di dalamnya. Namun, jangan salah sangka dulu! Meskipun sekilas terlihat serupa, Snap Specs datang dengan kemampuan yang jauh lebih mumpuni. Perbedaan paling mencolok ada pada bidang pandang (field of view) yang luas, sehingga pengguna bisa menikmati pengalaman AR yang lebih imersif dan memadai. Hal ini sekaligus mengingatkan kita pada kacamata Meta Orion, yang sayangnya masih sebatas versi prototipe dan belum bisa dirasakan oleh khalayak umum.

Bagi perusahaan Snap, peluncuran Specs menandai tonggak sejarah yang sangat penting. Ini adalah kali pertama mereka merilis kacamata pintar yang benar-benar bisa dibeli oleh publik. Memang, jika ditelusuri lebih dalam, Snap sudah berkecimpung dalam pengembangan kacamata pintar hampir satu dekade lamanya, tepatnya sejak tahun 2016 melalui produk bernama Spectacles. Namun, produk sebelumnya itu hanya sebatas prototipe yang diedarkan di kalangan pengembang. Kini, mereka akhirnya berani melangkah lebih jauh dengan menghadirkan Specs sebagai produk konsumen yang siap dipakai sehari-hari.

Spesifikasi Juara: Dua Chip, Layar Mewah, dan Bidikan 51 Derajat!

Berbicara soal spesifikasi, Snap Specs hadir dalam dua pilihan ukuran yang bisa disesuaikan dengan bentuk wajah pengguna. Kamu bisa memilih model dengan lebar 47 milimeter dan bobot 132 gram, atau model yang lebih besar yaitu 52 milimeter dengan bobot 136 gram. Menariknya, setiap model dirancang untuk dapat mendukung berbagai jenis lensa sesuai dengan resep medis mata masing-masing. Jadi, bagi kamu yang memiliki gangguan penglihatan, tidak perlu khawatir karena tetap bisa menggunakan kacamata ini dengan nyaman.

Untuk urusan fotografi dan videografi, perangkat ini dibekali dengan dua jenis kamera, yaitu kamera cahaya tampak dan kamera inframerah. Sistem keamanan dan privasi juga menjadi perhatian utama, karena ketika pengguna mulai merekam video, sebuah lampu LED di bagian tengah bingkai akan menyala secara otomatis sebagai indikator. Hal ini memastikan bahwa orang di sekitar tahu kapan perangkat sedang digunakan untuk merekam.

Lalu, apa yang paling menarik dari kacamata ini? Jawabannya ada pada sistem tampilannya! Kedua lensa Specs dapat menampilkan konten digital secara langsung ke bidang pandang pengguna. Teknologi yang digunakan adalah liquid crystal on silicon (LCoS) bikinan sendiri dari Snap. Hasilnya, perangkat ini menawarkan sudut pandang (FOV) yang lebar mencapai 51 derajat. Lebih mengesankan lagi, Snap mengklaim bahwa layar kacamata ini mampu menampilkan hingga 16 juta warna yang memukau. Bahkan, lensanya punya kemampuan unik untuk berubah dari transparan menjadi lebih gelap hanya dalam waktu sekitar 10 detik, sehingga bisa menyesuaikan diri secara otomatis dengan kondisi pencahayaan di sekitar pengguna.

Penasaran dengan dapur pacunya? Snap Specs ditenagai oleh dua prosesor Qualcomm Snapdragon sekaligus. Meskipun Snap tidak membeberkan secara detail tipe chip yang digunakan, mereka menjelaskan bahwa kedua chip ini memiliki tugas yang terbagi secara spesifik. Satu chip difokuskan untuk mengolah computer vision, sementara chip lainnya bertanggung jawab penuh untuk menjalankan berbagai pengalaman AR dan fitur Lens. Kombinasi cerdas ini memungkinkan pelacakan gerakan tangan yang super cepat, latensi yang sangat rendah, serta interaksi yang terasa lebih responsif. Akibatnya, objek digital yang muncul terasa menyatu dengan sempurna dengan dunia nyata di hadapan mata.

Baterai Tahan Lama, Harga Fantastis, dan Pemesanan Sudah Dibuka!

Tidak berhenti di situ, Specs juga dilengkapi dengan berbagai fitur modern lainnya, seperti pemutaran audio dan video, notifikasi melalui Bluetooth, hingga asisten digital berbasis kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu aktivitasmu. Semua fitur ini dikemas dalam perangkat yang diklaim mampu bertahan hingga empat jam dalam sekali pengisian daya. Jika kamu sedang dalam perjalanan jauh, jangan khawatir, karena Specs disertai dengan casing pengisi daya yang dapat menampung energi untuk empat kali pengisian ekstra. Dengan begitu, total daya tahan perangkat bisa mencapai sekitar 20 jam penggunaan yang luar biasa.

Proses pengisian daya pun dirancang semudah mungkin, yaitu melalui konektor magnetik yang menempel di sisi kacamata. Tidak hanya berfungsi untuk mengisi baterai, kabel tersebut juga dapat dihubungkan ke perangkat lain seperti smartphone, komputer, maupun konsol game. Ini memungkinkan kamu untuk menampilkan konten dari perangkat tersebut secara langsung ke layar Specs. Keren, bukan?

Dengan segala kecanggihan yang ditawarkan, tentu saja harga yang dipatok tidak main-main. Snap Specs dibanderol sebesar 2.195 dollar AS, atau jika dirupiahkan sekitar Rp 38,9 juta. Angka yang fantastis, namun sebanding dengan teknologi mutakhir yang dihadirkan. Saat ini, pemesanan sudah dibuka untuk konsumen di Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis. Jika kamu tertarik, bersiaplah untuk menunggu karena kacamata AR ini baru akan mulai dikirimkan pada musim gugur nanti, sekitar bulan September hingga November 2026, seperti yang dihimpun dari laporan The Verge.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: teknologi
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
Kabar Baik bagi Gamer! Pre-Order GTA 6 Segera Dibuka Mulai 25 Juni 2026

Kabar Baik bagi Gamer! Pre-Order GTA 6 Segera Dibuka Mulai 25 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Poco X8 Pro Yellow Tersedia di RI, Spesifikasi Mumpuni dan Harga Tetap Terjangkau

Poco X8 Pro Yellow Tersedia di RI, Spesifikasi Mumpuni dan Harga Tetap Terjangkau

Juni 23, 2026
ZTE Blade A56 Hadir Dengan Chipset Baru, Ini Fitur Unggulannya!

ZTE Blade A56 Hadir Dengan Chipset Baru, Ini Fitur Unggulannya!

Juni 19, 2025

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Juli 20, 2026
Apple Akan Luncurkan Aplikasi Gaming Eksklusif? Ini Rinciannya!

Apple Akan Luncurkan Aplikasi Gaming Eksklusif? Ini Rinciannya!

Mei 29, 2025
Setelah Dirilis di Indonesia, Tecno Pova 8 Pro Siap Debut Global dengan Segudang Fitur Gaming

Osmo 360 II Resmi Dirilis DJI, Bawa Dynamic Range 14,5 Stop dan Baterai 2.150 mAh

Agustus 16, 2026
Layar 144 Hz dan Chip Grafis Khusus Jadi Andalan Realme P4s, HP Gaming Terbaru dari Realme

Layar 144 Hz dan Chip Grafis Khusus Jadi Andalan Realme P4s, HP Gaming Terbaru dari Realme

Agustus 30, 2026

Follow Us

slot gacor interents-expents Mahjong Ways Hadirkan Nuansa Puzzle Modern Wild West Gold Tawarkan Sensasi Petualangan Bertema Gates of Olympus Bawa Konsep Multiplier ke Permainan Sweet Bonanza x1000 Menggabungkan Visual Cerah dan Starlight Princess Memadukan Tema Fantasi dengan Gameplay Mahjong Wins 3 Mengusung Puzzle Bergaya Modern Fenomena Lucky Neko Tampilkan Karakter Kucing dalam Permainan Sugar Rush 1000 Hadir dengan Konsep Match-Style Sweet Bonanza Xmas Membawa Tema Musiman ke Permainan Baccarat Online Semakin Populer sebagai Permainan Kartu PG Soft Kembangkan Pengalaman Game Interaktif Sistem Pragmatic Play Perkenalkan Ragam Game Multiplier Fenomena Wild Bounty Showdown Mengangkat Tema Perburuan Harta Program Mahjong Ways 2 Tawarkan Perpaduan Puzzle dan Permainan Arcade Digital Semakin Interaktif Konsep Cairnya Video Kasino Berbasis Web Makin Adaptif Promo Permainan Puzzle Mahjong Bertransformasi lewat Teknologi Grafis Game Multiplier Bertema Fantasi Semakin Diminati Penawaran Perkembangan Game Kartu Online Mengubah Pola Interaksi Dari Mahjong hingga Permainan Multiplier Tren Saldo Revolusi Digital Infrastruktur Baru Platform Gaming Masa Depan Lebih Cerdas dan Efisien Ketika Infrastruktur Berubah Dunia Gaming Ikut Bertransformasi Secara Menyeluruh dan Berkelanjutan Dari Server Konvensional ke Cloud Modern Transformasi di Balik Layar Industri Gaming Infrastruktur Digital Baru Menghadirkan Pengalaman Bermain Tanpa Batas bagi Para Gamer Menyongsong Era Gaming Lebih Adaptif Berkat Lompatan Besar Teknologi Infrastruktur Platform Gaming Semakin Gesit Seiring Efek Domino Transformasi Digital yang Masif Fleksibilitas Tanpa Kompromi Mengungkap Rahasia Kinerja Platform Gaming Modern Infrastruktur Semakin Cerdas Menghadirkan Pengalaman Gaming yang Jauh Lebih Responsif Membedah Transformasi Digital yang Perlahan Mengubah Wajah Industri Gaming Secara Global Gaming Tanpa Hambatan Bagaimana Infrastruktur Digital Menjadi Kunci Utama Kelancarannya Evolusi Teknologi Backend Menjadi Fondasi Baru Perkembangan Platform Permainan Modern Ketangkasan Digital Menyulap Platform Gaming Menjadi Jauh Lebih Cepat dan Responsif Infrastruktur Adaptif Menjadi Kunci Kesuksesan Platform Gaming di Era Sekarang Dari Masalah Latensi Menuju Kecepatan Optimal Kisah Transformasi Infrastruktur Gaming Membangun Masa Depan Industri Gaming Melalui Infrastruktur Digital yang Semakin Tangguh Platform Gaming Era Baru Tampil Lebih Cepat Lebih Fleksibel dan Jauh Lebih Pintar Transformasi Tak Terlihat yang Diam-diam Mengubah Cara Kerja Industri Gaming Menuju Pengalaman Gaming Tanpa Lag Berkat Peran Infrastruktur Digital Masa Kini Infrastruktur Digital Menjadi Tulang Punggung Utama bagi Inovasi Platform Gaming Cloud Kecepatan dan Fleksibilitas Tiga Pilar Utama yang Membentuk Gaming Modern PG Soft Pionir Grafis Mobile di Dunia Game Digital Mahjong Ways dan Fenomena Slot Bertema Budaya Tionghoa Bedah Mekanik PG Soft Ways Cluster dan Fitur Modern Lainnya Kenapa PG Soft Sering Pakai Tema Hewan dan Simbol Keberuntungan Analisis RTP dan Volatilitas Membaca Matematika di Balik Game PG Soft Dari Fortune Ox ke Wild Bandito Perbandingan Desain dan Fitur Free Spin vs Buy Feature Mana yang Lebih Efektif Secara Desain Game PG Soft di Era Mobile First Rahasia Game Ringan dengan Visual Berat Mitos Pola dan Jam Gacor Kenapa Tidak Ada Pola Pasti di PG Soft Masa Depan PG Soft AI VR dan Inovasi Game Berikutnya Mahjong Ways sebagai Game Puzzle Digital Wild West Gold Bertema Petualangan Koboi Gates of Olympus Hadir sebagai Game Arcade Multiplier Sweet Bonanza x1000 Mengusung Game Match-Style Penuh Warna Starlight Princess dalam Genre Arcade Fantasi Mahjong Wins 3 Membawa Format Puzzle Modern Lucky Neko Menggabungkan Puzzle dan Tema Karakter Kucing Sugar Rush 1000 Tampilkan Konsep Match-Style dengan Multiplier Sweet Bonanza Xmas Hadirkan Game Match-Style Bernuansa Musiman Wild Bounty Showdown sebagai Game Arcade Bertema Barat Mahjong Ways 2 Mengembangkan Game Puzzle dengan Mekanisme Modern Baccarat Online Termasuk Game Kartu Berbasis Dealer PG Soft Perluas Ragam Game Digital dengan Mahjong Ways Pragmatic Play Hadirkan Sweet Bonanza sebagai Game Match-Style Gates of Olympus dan Mekanisme Multiplier Jadi Sorotan Mahjong Wins 3 sebagai Puzzle Berbasis Kombinasi Simbol Lucky Neko Menghadirkan Game Arcade Bertema Kucing Starlight Princess Menawarkan Game Fantasi dengan Fitur Multiplier Wild West Gold Membawa Genre Arcade Bertema Koboi Sweet Bonanza x1000 sebagai Game Match-Style Multiplier Tinggi RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version