• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

OMODA O4 Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Teknologi 10 AI Agent di Dalam Kokpit

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
Juli 31, 2026
Home Technology
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – Jakarta benar-benar jadi pusat perhatian dunia otomotif pada 27 Juli 2026. Saat itu, OMODA & JAECOO dengan percaya diri memperkenalkan OMODA O4 ke publik, dan Indonesia terpilih sebagai pasar pertama di dunia untuk peluncuran global mobil listrik revolusioner ini. Menariknya, yang paling menyita perhatian bukanlah desain bodinya yang futuristik, melainkan apa yang tersembunyi di dalam kokpitnya. OMODA O4 mengusung Super AI Cockpit, dan sistem ini diklaim sebagai implementasi pertama arsitektur Agentic AI di dunia pada mobil produksi massal. Bayangkan, di dalamnya terdapat sepuluh AI Agent yang masing-masing memiliki tugas spesifik, dan semuanya dikoordinasikan oleh satu sistem pengenalan maksud berbasis large language model (LLM). OMODA & JAECOO bahkan dengan berani menyebut kendaraan ini sebagai “First AI Car For Everyone”. Buat kamu yang selama ini menganggap asisten suara di mobil cuma fitur tempelan yang kaku, klaim OMODA & JAECOO tentang OMODA O4 terdengar sangat ambisius dan layak untuk diuji. Berikut kita bongkar tuntas teknologi canggihnya, lengkap dengan spesifikasi dasar yang menjadi fondasi kekuatannya.

SpesifikasiOMODA O4
TipeMobil listrik murni (BEV)
BateraiLFP 65,05 kWh
Jarak tempuhHingga 553 km (NEDC)
Pengisian cepatDC hingga 119 kW, 20 sampai 80% dalam 22 menit
Tenaga maksimum160 kW
Torsi puncak275 Nm
Akselerasi0-100 km/jam dalam 7,1 detik
KokpitSuper AI Cockpit (10 AI Agent, arsitektur Agentic AI)

Kokpit AI yang Beda: Bukan Sekadar Asisten Suara Biasa!

Lalu, apa sebenarnya yang membuat Super AI Cockpit ini begitu istimewa dan berbeda dari asisten suara konvensional? Perbedaan utamanya terletak pada pendekatan pengolahan kecerdasan buatan yang digunakan. Sistem canggih ini membagi kecerdasannya ke dalam sepuluh agen yang bekerja secara paralel dan terkoordinasi, bukan hanya mengandalkan satu asisten suara tunggal yang kerap tersendat. Menurut penjelasan dari OMODA & JAECOO, sistem infotainment pada umumnya masih memproses perintah melalui satu jalur Natural Language Processing (NLP) yang bekerja dengan pola sederhana: perintah masuk, lalu respons keluar. Pendekatan ini seringkali membuat frustasi pengguna karena kurang luwes. Di sisi lain, OMODA O4 menerapkan arsitektur yang jauh lebih dinamis, di mana perintah pengguna dipecah dan langsung diarahkan ke agen yang paling sesuai dengan fungsinya.

Keunggulannya terasa sangat nyata, terutama saat perintahmu tidak disampaikan dengan sempurna atau terstruktur dengan rapi. Contohnya, kamu bisa dengan santai berkata, “Cari SPKLU terdekat yang buka,” tanpa perlu menyebutkan nama lokasi atau alamat lengkap, dan sistem tetap paham maksudmu dengan akurat. OMODA mengklaim kokpit ini mampu bergerak dari sekadar menjalankan perintah menjadi benar-benar memahami maksud, mempelajari kebiasaan pengguna dari waktu ke waktu, hingga pada akhirnya mampu mengenali preferensi pribadi secara mandiri. Ini bukan lagi soal menebak-nebak kata kunci yang harus diucapkan dengan persis, melainkan sebuah interaksi alami layaknya berbicara dengan teman.

Mengenal Lebih Dekat Sepuluh Agen AI di Balik Kokpit OMODA O4

Sistem Super AI Cockpit ini membagi kesepuluh agennya ke dalam dua kelompok besar dengan fungsi yang sangat terdefinisi. Kelompok pertama berfokus pada pemahaman perintah secara cerdas, sementara kelompok kedua bertugas mengurus sisi personal dan menjadi pendamping perjalanan yang sesungguhnya. Berikut rincian lengkapnya:

Kelompok 1: Smarter Command Understanding (Pemahaman Perintah Lebih Cerdas)

  1. Central Agent: Agen ini berperan sebagai otak utama yang memahami perintah kompleks dan bertindak sebagai koordinator. Tugasnya adalah memutuskan agen mana yang paling tepat untuk mengeksekusi setiap perintah yang masuk.
  2. Vehicle Control Agent: Agen ini mampu menjalankan beberapa perintah kendaraan sekaligus dalam satu instruksi. Jadi, perintah seperti “tutup jendela, nyalakan AC 22 derajat, dan putar playlist favoritku” bisa diproses secara bersamaan, bukan satu per satu.
  3. Navigation Agent: Agen ini dirancang untuk memahami tujuan navigasi meskipun informasi yang diberikan tidak lengkap, misalnya saat kamu hanya menyebut nama tempat secara umum tanpa alamat detail.
  4. Vehicle Assistant: Agen ini secara real-time mengenali kondisi kendaraan dan memberi informasi status terkini tanpa perlu kamu mencarinya sendiri di menu yang rumit.

Kelompok 2: Personalized Companionship (Pendampingan yang Dipersonalisasi)

  1. Creative Agent: Agen ini dapat membuat wallpaper kokpit secara otomatis sesuai dengan preferensimu, sehingga tampilan layar tidak seragam dan terasa lebih personal untuk setiap pengguna.
  2. Customized Addressing Agent: Agen ini mempelajari cara kamu ingin disapa oleh sistem, menciptakan interaksi yang lebih akrab.
  3. Rekomendasi Musik: Agen ini menganalisis kebiasaan mendengarmu untuk menyarankan lagu-lagu yang paling sesuai dengan selera.
  4. Pembaruan Berita Real Time: Agen ini memberikan update berita terkini selama perjalanan, memastikan kamu tetap terinformasi.
  5. Informasi Olahraga: Agen ini menyampaikan skor atau kabar olahraga yang sedang kamu ikuti dengan cepat dan akurat.
  6. Percakapan Perjalanan: Agen ini bertindak sebagai teman ngobrol di jalan, terutama saat kamu berkendara sendirian, untuk mengisi perjalanan dengan percakapan ringan.

Keempat agen di kelompok pertama dan keenam fungsi di kelompok kedua itulah yang menggenapkan angka sepuluh. Semuanya berjalan di atas basis LLM yang sama, sehingga perpindahan antar tugas terasa menyatu dan lancar, berbeda dengan pengalaman membuka aplikasi terpisah yang terputus-putus.

AI 2.0: Kemampuan Masa Depan yang Akan Menyusul Setelah AI Brain 1.0

Rangkaian sepuluh agen yang mengesankan ini berada di bawah naungan AI Brain 1.0. Namun, OMODA & JAECOO tidak berhenti di situ dan sudah menyiapkan pengembangan lanjutan melalui AI 2.0 dengan empat kemampuan baru yang semakin mendekatkan interaksi manusia dan mesin. Kemampuan-kemampuan tersebut meliputi perencanaan perjalanan yang memahami tujuan pengguna secara holistik, bukan hanya sekadar titik navigasi. Mobil juga akan mampu mempelajari kebiasaan berkendara pengguna dan menyesuaikan diri dari waktu ke waktu. Fitur pendamping berbasis emosi melalui teknologi voice cloning (kloning suara) dan avatar hewan peliharaan menjadi salah satu yang paling dinantikan. Terakhir, hiburan yang mengikuti tren, termasuk ekosistem gim OMODA O4 dan sistem audio yang dioptimalkan AI, akan membuat perjalanan semakin menyenangkan.

Performa Tangguh di Balik Kecanggihan AI

Sebagai mobil listrik murni, OMODA O4 mengandalkan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 65,05 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 553 km. Namun, penting untuk diingat bahwa angka 553 km ini menggunakan standar NEDC yang biasanya lebih optimistis daripada kondisi nyata, sehingga jarak harian di jalanan Jakarta yang macet dan menggunakan AC mungkin akan lebih rendah.

Untuk pengisian daya, OMODA O4 mendukung DC fast charging hingga 119 kW, yang memungkinkan pengisian baterai dari 20 hingga 80 persen hanya dalam waktu 22 menit. Waktu ini cukup untuk sekali rehat kopi di rest area sebelum melanjutkan perjalanan jauh. Motor listriknya menghasilkan tenaga 160 kW dan torsi 275 Nm, dengan akselerasi 0-100 km/jam dalam 7,1 detik. Torsi instan khas mobil listrik ini membuat respons saat menyalip terasa sangat cepat dan lincah, sambil tetap mempertahankan kenyamanan untuk pemakaian harian.

Dari sisi desain, OMODA O4 mengusung tema Cyber Mecha yang futuristik dengan lampu utama Cyber Lightning dan siluet aerodinamis. Di dalam kabin, terdapat tombol flip-start yang unik, layar sentuh besar yang menjadi pusat kendali, serta sistem hiburan dengan gim bawaan dan dukungan gamepad nirkabel untuk pengalaman bermain yang imersif.

Kapan dan Di Mana Bisa Melihat Langsung OMODA O4 di Indonesia?

Bagi kamu yang penasaran dan ingin menyaksikan sendiri kecanggihan OMODA O4, kabar baiknya, mobil ini akan tampil di hadapan publik pada gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) di Hall 9C, ICE BSD. Sampai artikel ini ditulis, harga resmi untuk pasar Indonesia masih menjadi rahasia, jadi ada baiknya kita menunggu pengumuman detail dari OMODA & JAECOO Indonesia menjelang atau saat pameran berlangsung.

Peluncuran di Indonesia ini menjadi titik awal ekspansi global Super AI Cockpit. OMODA & JAECOO mengonfirmasi bahwa teknologi revolusioner ini akan memasuki pasar Asia Tenggara dan Timur Tengah pada kuartal keempat 2026, dan kemudian meluas ke berbagai model lainnya mulai tahun 2027. Dengan langkah ini, AI secara resmi diposisikan sebagai kapabilitas utama di seluruh lini produk mereka, bukan lagi sekadar fitur eksklusif untuk satu model tertentu. Sebagai konteks, OMODA & JAECOO kini telah hadir di 77 negara dan mencatatkan penjualan kumulatif satu juta unit dalam tiga tahun terakhir. Di lini elektrifikasi, Super Hybrid System (SHS) mereka bahkan disebut sebagai merek PHEV dengan penjualan tertinggi di Inggris dan Polandia pada Juni 2026. Ini membuktikan bahwa OMODA & JAECOO serius memainkan peran besar di masa depan mobilitas global.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: teknologi
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
Lyria 3.5 Hadir dari Google, Bawa Peningkatan di Vokal, Lirik, dan Kontrol Kreatif

Semarak Spider-Man: ASUS ROG Bawa Strix G16 dan Zephyrus G16 untuk Gamer Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Cara Nonaktifkan WA Sementara & Permanen Di Android & iOS!

Cara Nonaktifkan WA Sementara & Permanen Di Android & iOS!

Juni 16, 2025
Razer Hadirkan Controller Game Portabel Bernama Prio, Bobot Ringan dan Kompatibel dengan Android-iOS

Razer Hadirkan Controller Game Portabel Bernama Prio, Bobot Ringan dan Kompatibel dengan Android-iOS

September 5, 2026

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Sennheiser Spectera Resmi Meluncur di Indonesia, Satu Base Station Kendalikan 64 Link Audio

Sennheiser Spectera Resmi Meluncur di Indonesia, Satu Base Station Kendalikan 64 Link Audio

September 19, 2026
Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Juli 20, 2026
Keychron G4 dan G5: Dua Mouse Gaming Nirkabel Ringan dengan Sensor Andalan PixArt 3950

Hadir di Tiongkok, Lenovo Legion GamePad G9 (2026) Bawa Joystick ala Xbox Series X/S

April 20, 2026
Motorola Edge 70 Plus Resmi Meluncur di IFA 2026, Bawa Kamera 200 MP dan Layar 144 Hz

TCL Perkenalkan Dua Tablet NxtPaper dan Smartwatch Anak dengan Fitur Robot Meja di IFA 2026

September 6, 2026

Follow Us

slot777 Mengupas Rahasia RTP dan Volatilitas di Game PG Soft Dari Mahjong Ways sampai Wild Bandito Evolusi Mekanik Slot PG Soft Kenapa PG Soft sering Pakai Tema Asia Analisis Desain DAN Budaya Anatomi Slot PG Soft Simbol Payline dan Cara Membaca Paytable Fitur Buy FREE Spins Untung Risiko dan Matematika Di Baliknya PG Soft vs Pengembang Lain Kelebihan dan Kekurangan dari Sisi UIUX Mitos vs Fakta Pola Gacor Jam Hoki dan RNG di Game PG Soft Desain Audio Visual PG Soft Kenapa Game Mereka Terasa Lebih Hidup Tren Slot 2025 Pelajaran dari Rilis Terbaru PG Soft Dampak PG Soft bagi Industri Kreatif Digital dan Ekosistem Game Membaca Bahasa Visual PG Soft Warna Tipografi dan Ikon yang Jadi Identitas Psikologi Tombol Spin Rahasia UX PG Soft dalam Menjaga Rasa Penasaran Lebih dari Sekadar Slot Worldbuilding dan Narasi Karakter di Game PG Soft Strategi sekuel Dan Spin Off mengapa PG Soft rajin Merilis VERSI Baru Slot di Layar Kecil Optimasi Mobile dan Performa Teknis PG Soft Di Balik Layar Produksi Riset Prototyping dan Quality Control Game PG Soft Branding PG Soft Membangun Identitas di Tengah Persaingan Developer Slot Regulasi vs Kreativitas Bagaimana Aturan Tiap Negara Membentuk Desain PG Soft Ekosistem Fitur Scatter Multiplier dan Mekanik Bertingkat ala PG Soft Masa Depan PG Soft AI Personalisasi dan Inovasi Slot Generasi Berikutnya Mengenal PG Soft Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Apa yang Bikin Populer 10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran Mahjong Ways vs Wild Bandito Duel Slot PG Soft Paling Ikonik Di Balik layar PG Soft Rahasia Animasi HALUS Dan Fitur Bonusnya Daftar Game pg SOFT Bertema Asia Yang WAJIB Diketahui Penggemar Slot Fortune Tiger Lucky Neko Caishen Wins Deretan Slot PG Soft Bernuansa Keberuntungan Kenapa PG Soft Banyak Diminati 5 Alasan Dari GRAFIS Fitur Sampai Mekanisme Treasures of Aztec hingga Ganesha Fortune Jelajah Tema Budaya di Game PG Soft Panduan Santai Memahami Fitur Free Spin dan Multiplier di Game PG Soft PG Soft Paling Legendaris 7 Judul yang Punya tempat Di HATI Pemain PG Soft dan Seni Bikin Slot Nagih Rahasia di Balik Spin yang Susah Dihentikan Dari Layar HP ke Dunia Fantasi Kenapa Slot PG Soft Terasa Seperti Main Game Premium Membedah Pola Visual PG Soft Warna Simbol dan Efek yang Bikin Mata Betah Slot PG Soft untuk Pemula 8 Judul Ramah Dimainkan dengan Tampilan Friendly Ketika Tradisi Bertemu Teknologi Cara PG Soft Mengangkat Cerita Rakyat ke Slot Modern PG Soft vs Slot Klasik Apa yang Membuat Generasi Baru Lebih Pilih Slot 3D 7 Slot PG Soft dengan Sound Effect Paling Epik Bikin Suasana Makin Tegang Bukan Cuma Jackpot Daya Tarik Cerita dan Karakter di Game PG Soft PG Soft dan Tren Slot Mobile Judul Judul Ringan yang Cocok Dimainkan Santai Jejak Inovasi PG Soft Dari Mekanisme Sederhana ke Fitur Bonus Super Kompleks Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Mengintip Peluang Jackpot di Fortune Tiger Simbol Keberuntungan Mahjong Ways 2 jalan Ninja Menuju Jackpot 25000 Treasures of Aztec Berburu Jackpot di Reruntuhan Suku Maya Lucky Neko Jackpot Menggemaskan dari Kucing Keberuntungan Jepang Wild Bandito Jackpot 10000 dalam Balutan Aksi Koboi Meksiko Midas Fortune Sentuhan Emas yang Membuka Jackpot Progresif Ways of the Qilin Jackpot dari Mitologi Tiongkok Kuno Wild bounty showdown Jackpot 25000 di Dunia Barat Liar Ganesha Fortune Jackpot Berkah dari Dewa Ganesha Heist Stakes Merampok Jackpot di Balik Brankas Vegas Dragon Tiger Luck Tarung Duel Naga vs Macan Demi Jackpot 5000 Candy Village Ledakan Manis Jackpot di Negeri Permen Pinata Wins Pesta Pukul Pinata berhadiah Jackpot Melimpah Fortune Ox Keberuntungan Sapi Emas di Ladang Jackpot Phoenix Rises Bangkit dari Abu dan Raih Jackpot 20000 The Great Icescape petualangan Beku menuju Jackpot Di ANTARTIKA Diner Delights Santapan Lezat Jackpot di Restoran Retro Mystic Potion Ramuan Sihir Yang membuka Gerbang Jackpot Legend Of Perseus Misi Heroik memburu Jackpot Medusa Rise of Apollo Terbang ke Olympus dan Raih Jackpot 15000 PG soft Vs Pragmatic play Siapa raja Slot Online SEBENARNYA 7 Game PG Soft Paling Populer yang Wajib Dicoba di 2024 Duel Sengit 5 Slot PG Soft vs 5 Slot Pragmatic dengan RTP Tertinggi Rahasia di Balik Grafis Memukau Slot Pragmatic Play Dari Mahjong Ways hingga Gates of Olympus Fenomena Slot yang Mengguncang Dunia Panduan Lengkap Memilih Game PG Soft Pragmatic Sesuai Gaya Bermainmu Mengapa Slot Pragmatic Play Selalu Jadi Favorit Ini Alasannya 5 Game PG Soft Dengan Fitur Bonus Paling Menguntungkan Pragmatic Play vs PG Soft Perbandingan Volatilitas RTP dan Potensi Maxwin Top 10 Slot PG Soft Pragmatic Paling Dicari Sepanjang Masa

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version