Newtechclub.com – Setelah membuat penantian para penggemar musik begitu panjang, Spotify akhirnya secara resmi meluncurkan fitur Lossless Audio yang sangat dinanti untuk para penggunanya yang berlangganan Premium di sejumlah negara. Tanpa basa-basi lagi, fitur legendaris yang sudah dinanti-nanti selama lebih dari delapan tahun ini akhirnya memungkinkan setiap pelanggan menikmati musik dengan kualitas audio yang setara persis dengan rekaman di studio. Bahkan, fitur baru ini juga secara ajaib menghadirkan detail suara yang jauh lebih kaya dan jernih jika kita bandingkan dengan kualitas streaming biasa yang selama ini kita dengar.
“Penantian panjang akhirnya kami akhiri, dan dengan perasaan senang yang luar biasa, kami umumkan bahwa kualitas suara lossless kini mulai hadir khusus untuk para pelanggan Premium,” ujar Gustav Gyllenhammar, VP Subscriptions Spotify, seperti yang berhasil dikutip langsung dari laman resmi Spotify Newsroom pada hari Kamis (11/9/2025). Lebih lanjut, Gyllenhammar dengan penuh semangat menambahkan bahwa timnya membangun fitur ini dengan mengutamakan tiga hal utama: kualitas tertinggi, kemudahan penggunaan, dan transparansi penuh, sehingga para pengguna bisa langsung merasakan peningkatan pengalaman mendengarkan musik yang sangat signifikan.
Lalu, sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan lossless audio itu? Secara sederhana, kita dapat memahami lossless audio sebagai format audio tanpa kompresi yang dengan setia menjaga setiap detail asli dari sebuah rekaman musik. Sementara biasanya file musik di berbagai layanan streaming harus dikompresi agar ukurannya lebih kecil dan mudah diputar, format lossless justru mempertahankan semua detail suara secara utuh seperti saat pertama kali direkam di studio.
Spotify Lossless dengan bangga menghadirkan kualitas audio hingga 24-bit/44.1 kHz FLAC. Perlu kamu tahu, istilah FLAC sendiri merupakan singkatan dari Free Lossless Audio Codec, yang merupakan format file audio canggih yang tidak mengurangi kualitas suara asli meskipun ukuran filenya berhasil diperkecil. Dengan teknologi mutakhir ini, secara teori, para pengguna bisa mendengar setiap nuansa musik dengan detail yang sangat menakjubkan. Misalnya, suara instrumen latar yang biasanya terdengar samar-samar sekarang menjadi jelas, atau kejernihan vokal penyanyi yang terasa lebih natural dan hidup.
Meski demikian, di atas kertas, Spotify masih harus mengakui keunggulan beberapa pesaingnya seperti Apple Music, Tidal, atau Amazon Music yang sudah lebih dulu menawarkan resolusi lebih tinggi, bahkan hingga 24-bit/192 kHz. Namun, untuk kebanyakan orang, perbedaan di level yang begitu tinggi itu sebenarnya sangat sulit dibedakan tanpa menggunakan perangkat audio profesional yang harganya selangit.
Yang paling menghebohkan, fitur canggih ini hadir dan dapat diakses di semua perangkat yang kamu miliki! Bagi para pengguna Premium, kehadiran Lossless Audio jelas menjadi kabar gembira karena berarti mereka tidak perlu mengeluarkan tambahan biaya sepeser pun untuk menikmati kualitas suara yang lebih tinggi. Yang lebih menarik lagi, fitur lossless audio Spotify ini bisa dengan mudah diakses di semua perangkat, mulai dari smartphone, tablet, hingga desktop.
Gyllenhammar juga dengan detail merincikan bahwa fitur lossless audio juga telah dihadirkan di banyak perangkat yang mendukung Spotify Connect, termasuk brand-brand ternama seperti Sony, Bose, Samsung, Sennheiser, dan lainnya. Bahkan, dukungan untuk perangkat tambahan, termasuk dari Sonos dan Amazon, dengan yakin dijanjikan akan hadir pada bulan depan. Semua pelanggan Premium bisa langsung mengaktifkan fitur keren ini melalui pengaturan di aplikasi.
Spotify juga dengan cerdas menambahkan indikator khusus di tampilan “Now Playing” untuk memastikan pengguna selalu tahu kapan sebuah musik diputar dalam kualitas lossless. Dengan adanya fitur lossless audio ini, Spotify semakin menunjukkan komitmennya untuk memberikan fleksibilitas maksimal kepada pengguna dalam menentukan bagaimana kualitas audio yang ingin mereka dengarkan.
Sebelum menghadirkan lossless audio, Spotify sebenarnya sudah memungkinkan pengguna memilih antara kualitas Low, Normal, High, dan Very High untuk streaming via WiFi, jaringan seluler, maupun unduhan. Di setiap pilihan tersebut, Spotify juga selalu menampilkan estimasi penggunaan data agar pengguna lebih mudah menentukan pilihan sesuai dengan kebutuhan mereka.
Perlu kamu catat baik-baik, mendengarkan musik dengan kualitas lossless ternyata jauh lebih boros data! Sebagai ilustrasi, jika streaming dalam kualitas Very High (320 kbps), data yang terpakai hanya sekitar 0,14 GB per jam. Sementara itu, di mode Lossless, pemakaian data bisa melonjak drastis hingga 1 GB per jam. Artinya, mendengarkan musik lossless bisa 7 kali lebih boros kuota dibanding kualitas tertinggi sebelumnya.
“Karena pengguna mengaktifkan lossless di perangkat mereka, mungkin perlu beberapa saat hingga trek diputar. Namun, setelah di-cache dan dimuat, Anda siap mendengarkan pengalaman terbaik,” tambah Gyllenhammar dengan optimis.
Lalu, bagaimana sih cara mengaktifkan fitur lossless audio di Spotify? Fitur ini tidak aktif secara otomatis dan perlu diatur secara manual di setiap perangkat. Berikut langkah-langkah mudahnya:
- Pertama, buka aplikasi Spotify di ponsel, tablet, atau desktop kamu.
- Lalu, ketuk ikon profil di bagian kiri atas.
- Kemudian, masuk ke menu Settings & Privacy > Media Quality.
- Setelah itu, pilih kualitas Lossless untuk opsi Wi-Fi, data seluler, maupun unduhan.
- Jika berhasil, akan muncul indikator “Lossless” yang keren di tampilan Now Playing.
Spotify dengan sangat menyarankan penggunaan wired headphone atau speaker dengan kabel untuk bisa mendengar kualitas lossless secara maksimal. Jika kamu menggunakan perangkat nirkabel (Bluetooth), kualitasnya bisa turun karena keterbatasan codec Bluetooth standar. Perlu diketahui, codec adalah sistem pengodean yang mengatur cara file audio dikirimkan. Untuk mendukung lossless, diperlukan codec khusus seperti LDAC atau aptX HD yang mampu mengirimkan data audio dengan kualitas tinggi.
Untuk saat ini, sejumlah pasar besar seperti Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Jepang, Swedia, Denmark, Belanda, Austria, Portugal, Australia, dan Selandia Baru sudah lebih dulu mendapat akses eksklusif. Kemudian, Spotify Lossless bakal mulai digulirkan ke 50 negara lainnya secara bertahap pada Oktober mendatang. Meskipun Spotify belum merinci nama-nama negaranya, pengguna Spotify Premium di Indonesia bisa mengeceknya secara berkala mulai bulan depan dengan penuh harap!
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Indonesiaartnews

