Newtechclub.com – Kabar mengejutkan datang dari raksasa teknologi Apple! Perusahaan asal Cupertino ini dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk mengakuisisi Perplexity, startup berbasis kecerdasan buatan (AI) yang sedang naik daun.
Laporan Eksklusif dari Bloomberg
Menurut laporan eksklusif Bloomberg News, Apple telah memulai diskusi internal tentang rencana akuisisi ini. Namun, pembicaraan masih dalam tahap awal, dan eksekutif Apple belum melakukan pendekatan resmi ke tim manajemen Perplexity.
Bantahan dari Perplexity
Saat dimintai tanggapan oleh Reuters, Perplexity membantah kabar ini. “Kami tidak mengetahui adanya diskusi merger atau akuisisi, baik saat ini maupun dalam waktu dekat,” tegas perusahaan. Apple sendiri memilih untuk tidak berkomentar.
Perang AI Semakin Memanas
Persaingan di dunia AI semakin sengit! Perusahaan teknologi besar seperti Apple, Meta, dan Google terus berinovasi untuk mempertahankan dominasi mereka. Lonjakan permintaan layanan berbasis AI memicu strategi jangka panjang, termasuk akuisisi startup potensial.
Meta Pernah Coba Membeli Perplexity
Ternyata, sebelum Apple, Meta Platforms lebih dulu mencoba mengakuisisi Perplexity di awal tahun ini. Tak hanya itu, Meta juga baru saja menggelontorkan investasi $14,8 miliar (Rp243 triliun) ke Scale AI dan merekrut CEO-nya, Alexandr Wang, untuk memimpin divisi superintelijen baru mereka.
Rapat Rahasia Apple
Di balik layar, Apple konon sedang menggodok rencana akuisisi ini secara intensif. Adrian Perica, sang Kepala Merger & Akuisisi Apple, bersama Eddy Cue yang menjabat sebagai Kepala Layanan, secara aktif memimpin rapat penting bersama para pakar AI internal mereka.
Mengapa Apple Tertarik?
rupanya tertarik mengintegrasikan teknologi pencarian AI Perplexity ke dalam browser Safari. Langkah ini bisa menjadi sinyal bahwa perlahan menjauh dari kerja samanya dengan Google, yang selama ini membayar mahal untuk menjadi mesin pencari default di perangkat .
kunjungi laman berita update terkini di Exposenews.id
Masalah Hukum Google
Departemen Kehakiman AS sebelumnya secara tegas mengusulkan pelarangan praktik Google yang membayar produsen perangkat agar mesin pencariannya menjadi default. Ini adalah bagian dari upaya memecah dominasi Google di pasar pencarian online.
Popularitas Pencarian AI Melonjak
Mesin pencarian berbasis AI seperti Perplexity dan ChatGPT (OpenAI) semakin digemari, terutama oleh generasi muda. Meskipun Google masih mendominasi, tren penggunaan AI yang menyajikan jawaban langsung (tanpa daftar link) terus meningkat.
Valuasi Perplexity Tembus Rp229 Triliun!
Menurut Bloomberg, Perplexity baru saja menyelesaikan pendanaan yang mendongkrak valuasinya menjadi $14 miliar (Rp229 triliun). Jika akuisisi ini terjadi, ini akan menjadi akuisisi terbesar dalam sejarah !
Apa Itu Perplexity?
Perplexity adalah startup AI yang didukung oleh Nvidia. Mereka mengembangkan mesin pencarian cerdas yang memberikan jawaban dalam bentuk ringkasan, mirip seperti ChatGPT atau Gemini (Google).
baca juga: AI Jadi Ujian Profesi Medis: Kolaborasi atau Tergantikan?
Apa Artinya Ini bagi Pengguna Apple?
Jika akuisisi benar terjadi, pengguna bisa menikmati fitur pencarian canggih langsung di Safari. Tanpa perlu membuka Google, pengguna bisa mendapatkan jawaban instan dengan AI.
Masa Depan Pencarian AI
Dengan langkah Apple ini, persaingan di dunia AI semakin panas! Google harus waspada, karena dominasinya di mesin pencarian bisa terusik. Sementara itu, Meta dan perusahaan lain juga terus memperkuat lini AI mereka.
Kita Tunggu Perkembangan Selanjutnya!
Apakah Apple benar-benar akan mengakuisisi Perplexity? Atau ini hanya strategi untuk meningkatkan posisi tawar mereka? Simak terus berita terbaru di Newtechclub.com!

