Site icon New Tech Club

Baterai 9.050 mAh dan Layar 165 Hz Jadi Andalan iQoo Z11, Harga Bersaing di Kelas Menengah

Newtechclub.com – iQoo secara resmi telah meluncurkan ponsel terbaru mereka, sang iQoo Z11, di pasar China pada Kamis (26/3/2026) kemarin. Lewat peluncuran ini, pabrikan tersebut secara gamblang mengunggulkan dua senjata pamungkasnya, yakni kapasitas baterai raksasa dan spesifikasi layar yang sangat mumpuni. Para penggemar teknologi pasti sudah tidak sabar untuk mengulik lebih dalam tentang perangkat ini.

iQoo Z11 ini langsung menyambar perhatian karena mereka membekalinya dengan baterai silikon-karbon (Si-C) berkapasitas 9.050 mAh. Angka ini sungguh tergolong jumbo di kelasnya, bahkan jika dibandingkan dengan ponsel pada umumnya yang kapasitas baterainya masih berkutat di kisaran 5.000 mAh. Pabrikan tersebut dengan percaya diri mengeklaim bahwa kapasitas sebesar itu mampu digunakan untuk memutar video nonstop hingga 28 jam lamanya. Lebih kerennya lagi, ponsel ini bahkan bisa kita fungsikan sebagai powerbank darurat untuk mengisi daya perangkat lain hanya dengan menggunakan kabel, berkat dukungan fitur pengisian daya terbalik yang mereka sematkan.

Untuk urusan pengisian dayanya sendiri, iQoo tidak main-main karena perangkat ini mendukung teknologi pengisian daya cepat (fast charging) 90 watt. Artinya, baterai segede itu pun tidak akan memakan waktu lama untuk terisi penuh. Selain memanjakan pengguna di sektor baterai, iQoo Z11 juga membawa spesifikasi layar yang cukup menonjol. Mari kita bedah satu per satu rincian menarik lainnya yang ditawarkan oleh ponsel anyar ini.

Mari kita lihat lebih dekat spesifikasi layarnya. iQoo Z11 mengusung layar AMOLED datar (flat) berukuran 6,83 inci dengan resolusi Full HD Plus (2.800 x 1.260 piksel) serta refresh rate yang sangat tinggi, mencapai 165 Hz. Pabrikan tersebut menyebut refresh rate setinggi ini menjadi yang pertama kali mereka hadirkan pada lini ponsel iQoo. Layar ini juga memiliki tingkat kecerahan puncak hingga 2.000 nits dan sudah dilengkapi dengan sensor sidik jari yang tertanam di dalamnya.

Selanjutnya, kita geser fokus ke sektor kamera. Di bagian tengah atas layar, iQoo Z11 menampilkan lubang punch hole yang menjadi rumah bagi kamera depan (selfie) 16 MP (F/2.45). Kamera ini siap kita gunakan untuk mengambil swafoto atau melakukan panggilan video dengan hasil yang jernih. Sementara itu, di bagian belakang, pabrikan membekali iQoo Z11 dengan kamera utama 50 MP (F/1.79) yang didukung oleh teknologi penstabil gambar (OIS) serta sensor depth 2 MP. Mereka menempatkan kamera ini dalam sebuah modul persegi di ujung kiri atas punggung perangkat.

Beralih ke aspek performa, iQoo Z11 mengandalkan tenaga dari chipset MediaTek Dimensity 8500. Chip ini mereka padukan dengan tiga pilihan RAM yang variatif, yakni 8 GB, 12 GB, dan 16GB, serta penyimpanan (storage) internal hingga 512 GB. Ponsel ini langsung menjalankan sistem operasi (OS) OriginOS 6 yang berbasis Android 16. Untuk urusan gaya, iQoo menawarkan pilihan warna dalam tiga opsi, yaitu biru, putih, dan hitam. Fitur-fitur pendukung seperti WiFi, Bluetooth 5.4, jaringan 5G, USB Type-C, serta NFC pun turut mereka hadirkan di iQoo Z11.

Ternyata, iQoo tidak hanya meluncurkan satu ponsel. Mereka juga memperkenalkan model lain dari lini yang sama, yaitu iQoo Z11x. Menariknya, ponsel ini sebelumnya lebih dulu meluncur di India. Untuk pasar China, iQoo Z11x hadir dengan spesifikasi inti yang serupa, tetapi mereka membawa opsi RAM dan penyimpanan yang lebih beragam, serta menurunkan kamera depannya menjadi 8 MP.

Dari sisi layar, pabrikan tersebut membekali iQoo Z11x dengan panel LCD berukuran 6,76 inci yang memiliki resolusi Full HD Plus (2.344 x 1.080 piksel) serta refresh rate 120 Hz. Pada aspek fotografi, iQoo Z11x membawa kamera utama 50 MP (F/1.8) dan kamera selfie 8 MP (F/2.05). Mereka menempatkan kamera belakangnya dalam modul berbentuk persegi di pojok kiri atas punggung perangkat.

Soal dapur pacu, iQoo Z11x ditenagai oleh chipset Dimensity 7400, dengan dukungan RAM hingga 12 GB dan penyimpanan internal (storage) hingga 512 GB. Untuk urusan daya tahan, mereka menopangnya dengan baterai berkapasitas 7.200 mAh yang mendukung teknologi pengisian daya cepat (fast charging) 44 watt. Sama seperti saudaranya, ponsel ini juga menjalankan sistem operasi (OS) OriginOS 6 berbasis Android 16. Pilihan warnanya pun tersedia dalam tiga opsi, yaitu hitam, hijau, dan putih.

Tentu yang paling dinanti adalah banderol harganya. Di pasar China, iQoo menjual Z11 dan Z11x dengan harga yang berbeda-beda, tergantung konfigurasi RAM dan storage yang dipilih. Berikut rincian harga iQoo Z11 yang berhasil dihimpun dari GSMArena. Untuk varian 8/256 GB, mereka membanderolnya dengan harga 1.999 yuan atau sekitar Rp 4,9 juta. Sementara varian 12/256 GB dijual seharga 2.299 yuan (sekitar Rp 5,6 juta). Selanjutnya, varian 16/256 GB dipatok dengan harga 2.599 yuan (sekitar Rp 6,3 juta). Bagi yang menginginkan storage lebih besar, varian 12/512 GB tersedia dengan harga 2.799 yuan (sekitar Rp 6,8 juta), dan varian tertinggi 16/512 GB dibanderol 3.199 yuan (sekitar Rp 7,8 juta).

Sementara itu, untuk iQoo Z11x, iQoo memasang harga yang sedikit lebih ramah di kantong. Varian 8/256 GB mereka jual dengan harga 1.499 yuan (sekitar Rp 3,6 juta). Kemudian, varian 12/256 GB dibanderol 1.799 yuan (sekitar Rp 4,4 juta). Ada juga varian 8/512 GB yang dipatok dengan harga 1.899 yuan (sekitar Rp 4,6 juta). Terakhir, varian tertinggi dengan konfigurasi 12/512 GB tersedia dengan harga 2.199 yuan (sekitar Rp 5,3 juta). Dengan spesifikasi gila dan harga yang kompetitif, siapa yang tidak tergoda untuk segera meminang ponsel canggih ini?

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Exit mobile version