Site icon New Tech Club

Cara Mengisi Daya HP yang Benar Agar Baterai Tidak Cepat Rusak

Newtechclub.com – Dalam urusan mengisi daya atau cas handphone (HP), kita sering mendengar banyak sekali nasihat yang simpang siur. Salah satu saran yang paling viral menyatakan bahwa kita sebaiknya menghentikan pengisian daya di angka 80% dan jangan sampai penuh 100%.

Ternyata, saran ini bukanlah mitos belaka! Tujuannya sangat jelas: agar baterai HP kita awet dan tahan lama dalam jangka panjang. Dengan begitu, kita pun terhindar dari kewajiban mengganti baterai hanya dalam hitungan bulan atau satu dua tahun. Perlu kita pahami bersama, masa pakai baterai HP biasanya kita ukur melalui tingkat battery health.

Lalu, apa sebenarnya battery health itu? Secara sederhana, battery health merupakan kemampuan baterai dalam menyimpan daya. Jika battery health HP Anda masih prima, maka baterai tersebut dapat menyimpan daya secara optimal.

Akibatnya, HP akan menemani aktivitas Anda dengan durasi pakai yang ideal, sebelum akhirnya Anda harus mencolokkan charger kembali. Nah, untuk menjaga battery health dan memperpanjang masa pakai baterai inilah, kemudian muncul saran populer untuk hanya mengecas HP sampai 80% saja.

Akan tetapi, saran ini seringkali justru membuat para pengguna bingung. Di satu sisi, pabrikan sudah mendesain HP agar bisa diisi penuh hingga 100%. Lalu, mengapa ada saran yang justru melarangnya?

Pertanyaannya, sebenarnya berapa persen sih yang paling bagus untuk mengecas HP? Atau, Cas HP sebaiknya sampai berapa persen? Jika Anda sedang dilanda kebimbangan yang sama, yuk simak penjelasan lengkap mengenai cara cas HP yang benar berikut ini!

Cara Cas HP yang Benar: Terungkap!

Sebenarnya, cara cas HP yang benar tidak memiliki aturan baku mengenai angka persentase pengisian. Lalu, dari mana asal muasal saran cas HP sampai 80% itu? Jawabannya terletak pada masalah tegangan listrik selama proses pengisian daya berlangsung.

Secara umum, proses mengisi daya baterai terbagi menjadi dua fase. Fase pertama adalah pengisian cepat dari 0-80%, lalu dilanjutkan dengan fase kedua yang lebih pelan dari 80-100%. Menurut Android Authority, pada fase 80-100% inilah, tegangan listrik di dalam baterai melonjak tinggi.

Tegangan listrik pada baterai akan terus naik secara bertahap hingga mencapai daya penuh 100%. Tegangan tinggi inilah yang akhirnya membebani sel-sel baterai. Sebaliknya, tegangan rendah justru mampu mengurangi beban baterai dan secara ajaib berkontribusi memperpanjang umur pakai baterai.

Lalu, di rentang berapa tegangan listrik yang ideal itu? Tegangan listrik yang ramah untuk baterai dan bisa memperpanjang usianya berada pada rentang 30-80%. Oleh karena itu, para ahli sangat menyarankan Anda untuk mulai mengisi daya saat baterai berada di level 30% dan segera mencabutnya begitu mencapai 80%.

Meskipun demikian, seperti yang telah disinggung sebelumnya, saran cas HP sampai 80% bukanlah satu-satunya kebenaran mutlak.

Jika kita menelusuri laman resmi para raksasa produsen HP seperti Apple, Samsung, dan Google (Pixel), ketiganya secara mengejutkan tidak pernah secara eksplisit melarang pengisian daya hingga 100%.

Dengan kata lain, Anda sebenarnya diperbolehkan untuk mengecas HP sampai penuh 100%. Bahkan, cas penuh hingga 100% justru akan sangat berguna ketika Anda akan beraktivitas di luar ruangan dalam waktu lama, jauh dari sumber listrik.

Dengan mengisi daya hingga maksimal, Anda tentu bisa menikmati durasi pemakaian HP yang lebih lama sebelum harus mencari stopkontak lagi, dibandingkan jika Anda hanya mengisi daya sampai 80% saja.

Alih-alih melarang pengisian penuh, ketiga produsen HP ternama tersebut justru secara kompak menyoroti hal atau tindakan lain yang wajib Anda hindari untuk menjaga kesehatan baterai HP.

Di laman resmi Apple, Samsung, dan Google, terdapat satu benang merah saran yang sama untuk mencegah battery health anjlok secara drastis. Saran tersebut adalah: JAUHKAN HP ANDA DARI SUHU PANAS EKSTREM!

Suhu panas pada HP bisa datang dari mana saja. Misalnya, kebiasaan buruk main HP sambil dicharger, mengecas HP dengan kondisi masih terbungkus case tebal, atau membiarkan HP terpapar sinar matahari langsung dalam waktu lama.

Suhu panas pada dasarnya menjadi aktor utama yang mempercepat penurunan kesehatan baterai secara signifikan. Segala tindakan atau sumber yang memicu kenaikan suhu HP sangat disarankan untuk Anda hindari jika ingin baterai lebih awet.

Bahkan, kita bisa menyebut suhu panas sebagai musuh nomor satu bagi battery health HP. Fakta ini dibuktikan dengan langkah beberapa pabrikan yang secara sengaja menyematkan fitur canggih untuk mencegah overheating pada HP.

Beberapa HP, contohnya iPhone, mempunyai fitur pintar yang secara otomatis menghentikan pengisian daya di angka 80% ketika perangkat mendeteksi kenaikan suhu. Sistem ini sengaja didesain untuk melindungi HP dari paparan suhu panas ekstrem yang bisa merusak kesehatan baterai secara permanen.

Jadi, kesimpulannya, jika kita merujuk pada penjelasan dari laman resmi para produsen HP, kunci utama menjaga baterai agar tetap sehat bukanlah terpaku pada angka 80%, melainkan dengan konsisten menjauhkan HP dari suhu panas, termasuk menghindari kebiasaan buruk cas sambil bermain game atau menonton video.

Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Exposenews.id

Exit mobile version