Site icon New Tech Club

Claude Fable 5 dan Mythos 5 Resmi Hadir, Anthropic Tawarkan AI Kelas Mythos dengan Sistem Pengaman Berlapis

Newtechclub.com – Dunia kecerdasan buatan kembali digemparkan oleh langkah berani Anthropic. Pada Selasa (9/6/2026) waktu Amerika Serikat—atau Rabu (10/6/2026) bagi kita di Indonesia—perusahaan AI asal AS itu secara resmi memperkenalkan dua model AI tercanggih mereka: Claude Mythos 5 dan Claude Fable 5. Jujur saja, kehadiran mereka langsung bikin pesaing seperti OpenAI dan Google sedikit berkeringat dingin!

Beda Target, Sama-Sama Gahar

Meskipun kedua model AI ini mengusung kemampuan yang nyaris identik, Anthropic sengaja membedakan target penggunanya. Nah, yang menarik perhatian publik adalah Claude Fable 5. Mengapa? Karena Fable 5 merupakan versi AI kelas Mythos yang bisa langsung dicoba oleh siapa saja. Sementara itu, Mythos 5 adalah mahakarya sesungguhnya—versi terkuat yang hanya boleh diakses oleh pihak-pihak terbatas dan tepercaya. Bayangkan, seperti memiliki mobil super Formula 1, tapi hanya pembalap elite yang boleh menyetirnya!

Kemampuan Gila dari Dua Raksasa AI

Sesuai janji Anthropic, pengguna umum tetap bisa merasakan sensasi kecerdasan setara Mythos melalui Fable 5. Mengapa bisa? Karena Fable 5 sejatinya dibangun di atas fondasi model yang sama dengan Mythos 5. Namun, ada satu perbedaan krusial: Sistem pengaman super ketat yang terpasang pada Fable 5.

Ketika seseorang mencoba menggunakan Fable 5 untuk tugas-tugas sensitif—seperti keamanan siber, eksperimen biologi, rekayasa kimia, atau bahkan upaya menyalin kemampuan AI (distillation)—sistem akan langsung bertindak. Secara otomatis, Anthropic mengaktifkan lapisan pertahanan tambahan yang tidak dimiliki Mythos 5. Mereka menggunakan classifier atau AI khusus yang terus memantau setiap permintaan pengguna.

Lalu, apa yang terjadi jika terdeteksi topik berisiko? Fable 5 tidak akan memberikan respons. Sebagai gantinya, permintaan tersebut dialihkan ke model yang lebih “jinak”, yakni Claude Opus 4.8. Menurut penjelasan Anthropic, pendekatan cerdas ini memungkinkan perusahaan membuka akses teknologi AI kelas dewa ke publik tanpa harus menyerahkan seluruh kemampuan sensitif yang berpotensi disalahgunakan. Cerdik sekali, bukan?

Mythos 5: Hanya untuk Mitra Terpercaya

Sebaliknya, Mythos 5 benar-benar dijaga super ketat. Anthropic hanya akan memberikannya kepada pihak-pihak terpercaya yang telah menjalin kerja sama atau kemitraan resmi. Sebelumnya, pada April lalu, program Project Glasswing sempat memperkenalkan versi preview Mythos—dan saat itu saja, seluruh industri AI langsung gempar.

Mengapa sampai ketar-ketir? Sederhana: model AI ini memiliki kemampuan software coding yang luar biasa. Ia bisa menemukan celah keamanan hingga mengeksploitasi kelemahan dalam sebuah perangkat lunak hanya dalam hitungan menit! Tak heran jika Anthropic langsung membatasi aksesnya. Mereka khawatir kemampuan canggih ini dapat dimanfaatkan untuk melancarkan serangan siber skala besar, atau mendukung penelitian biologi dan kimia yang rawan disalahgunakan.

Bahkan peluncuran Mythos sebelumnya sempat menarik perhatian regulator, lembaga keamanan, hingga sektor perbankan. Pasalnya, potensi dampak bahaya terhadap keamanan digital dan infrastruktur penting sangat nyata. Hingga hari ini, hanya perusahaan atau organisasi dalam Project Glasswing serta segelintir peneliti yang mendapat persetujuan Anthropic yang bisa menyentuh Mythos 5.

Klaim Aman dari Ancaman Jailbreak

Anthropic cukup pede mengklaim bahwa sistem pengamanan Fable 5 sangat efektif. Setelah melakukan pengujian internal dan eksternal selama lebih dari 1.000 jam, mereka mengaku tidak menemukan metode jailbreak universal yang mampu menembus seluruh lapisan perlindungan tersebut. Wah, ini kabar baik bagi keamanan global!

Meski begitu, mereka jujur mengakui bahwa sistem ini terkadang memblokir permintaan yang sebenarnya tidak berbahaya (false positive). Namun, tim Anthropic terus menyempurnakan mekanisme tersebut agar semakin akurat.

Untuk penggunaan sehari-hari—seperti coding, analisis dokumen, riset, pembuatan aplikasi, hingga tugas AI agent—mereka melaporkan bahwa lebih dari 95 persen sesi penggunaan Fable 5 berjalan mulus tanpa perlu dialihkan ke model lain. Artinya, mayoritas pengguna tetap merasakan kemantapan AI kelas Mythos tanpa sadar adanya sistem pengaman yang bekerja di belakang layar. Keren banget, kan?

Unggul Jauh di Bidang Coding

Walaupun sejumlah kemampuan sensitifnya dibatasi, Anthropic tetap bangga menyebut Fable 5 sebagai model AI paling canggih yang pernah mereka rilis untuk publik. Buktinya? Dalam benchmark “SWE-bench Pro”—pengukur kemampuan menyelesaikan tugas rekayasa perangkat lunak—Fable 5 mencetak skor mencengangkan 80,3 persen.

Agar kamu paham seberapa gilanya angka itu, mari bandingkan dengan kompetitor. GPT-5.5 milik OpenAI hanya meraih skor 58,6 persen. Selisih lebih dari 20 persen! Ini jelas pukulan telak bagi pesaing.

Bukan cuma itu, perusahaan pembayaran raksasa Stripe sempat menguji Fable 5 pada basis kode Ruby berukuran 50 juta baris. Hasilnya? Stripe melaporkan bahwa model ini mampu menyelesaikan migrasi kode yang biasanya membutuhkan waktu lebih dari dua bulan pengerjaan tim manusia hanya dalam SATU HARI! Bayangkan efisiensi waktunya.

Lebih dari sekadar coding, Anthropic mengklaim Fable 5 juga unggul dalam analisis dokumen, grafik, tabel, hingga laporan dibanding model Claude sebelumnya. Model ini juga mampu menjalankan tugas jangka panjang secara lebih mandiri. Ia memanfaatkan memori dan konteks super panjang untuk bekerja tanpa perlu disuruh terus-terusan.

Bisa Main Pokemon dan Bantu Desain Obat?

Uniknya, Anthropic juga memamerkan demonstrasi yang cukup menghibur. Fable 5 disebut-sebut mampu menamatkan game populer Pokemon FireRed hanya dengan mengandalkan tangkapan layar permainan—tanpa bantuan peta atau alat navigasi tambahan. Bayangkan, AI yang bisa jadi gamer handal!

Sementara itu, Mythos 5 digunakan untuk hal yang lebih serius: penelitian desain protein dalam pengembangan obat. Menurut Anthropic, model tersebut mampu mempercepat beberapa tahapan proses desain obat hingga sekitar 10 kali lipat. Ini bisa mengubah industri farmasi selamanya!

Lebih mencengangkan lagi, Anthropic mengklaim Mythos 5 dapat menghasilkan hipotesis ilmiah baru yang lebih disukai para ilmuwan dibanding model Claude generasi Opus dalam sekitar 80 persen pengujian buta (blind test). Artinya, tanpa tahu siapa pembuat hipotesis, para ahli lebih memilih hasil karya Mythos 5.

Harga dan Ketersediaan

Kabar baiknya, kamu sudah bisa mencoba Claude Fable 5 sekarang juga! Model ini tersedia melalui situs web, aplikasi, dan sistem penghubung antar-aplikasi (API) Anthropic dengan nama model “claude-fable-5”.

Berapa biayanya? Anthropic mematok harga 10 dolar AS (sekitar Rp 180.000) per satu juta token input, dan 50 dolar AS (sekitar Rp 902.000) per satu juta token output. Cukukp terjangkau untuk kecanggihan segini, kan?

Sedangkan Claude Mythos 5—seperti berulang kali ditegaskan—masih dibatasi untuk mitra Project Glasswing dan peneliti tertentu yang mendapat persetujuan resmi Anthropic.

Langkah Awal Menuju Masa Depan AI

Anthropic menegaskan bahwa peluncuran Fable 5 dan Mythos 5 merupakan langkah awal untuk menghadirkan model AI yang lebih kuat dan otonom ke publik. Sambil terus membatasi kemampuan yang dinilai berisiko tinggi jika disalahgunakan, mereka ingin membuktikan bahwa AI canggih dan keamanan bisa berjalan beriringan.

Satu yang pasti: persaingan AI kian memanas. Dan kita, para pengguna, jadi pihak yang paling diuntungkan!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Exit mobile version