Newtechclub.com – Kalau kita ngomongin inovasi baterai smartphone belakangan ini, kita pasti setuju kalau Samsung tuh kayaknya agak “ketinggalan kereta” loh, dibandingin sama para pesaingnya dari China. Coba aja kita lirik merek-merek kayak Honor, Vivo, atau Xiaomi. Mereka udah lebih dulu pamerin HP tipis yang dibekali baterai “badak” berkat pakai teknologi material baru. Sementara itu, Samsung? Mereka kayaknya masih setia banget sama baterai standar yang kapasitasnya itu-itu aja, gak ada gebrakan berarti.
Tapi, para fans Samsung yang udah nunggu-nunggu inovasi, tampaknya penantian kalian bakal segera berakhir! Raksasa asal Korea Selatan ini akhirnya mulai “gerah” dan dikabarkan sedang nyiapin serangan balik yang sama sekali gak main-main. Menurut kabar burung dari para leaker jempolan di media sosial X, Samsung lagi aktif ngetes baterai dengan kapasitas super jumbo, yaitu 20.000 mAh! Nah, yang bikin heboh, baterai raksasa ini konon pake material Silicon-Carbon (Si/C), kaya yang dihimpun sama Gizmochina.
Sebenarnya, kita harus catat nih, teknologi Silicon-Carbon itu bukan barang baru sama sekali di dunia Android. Contohnya, Honor udah sukses banget memasang baterai besar di bodi tipis seri Magic V dan Magic 6, ya semua berkat material canggih ini. Kemudian, Xiaomi dan Vivo pun juga udah lebih dulu ikutan mengadopsi teknologi anoda silikon ini di lini HP flagship mereka. Jadi, bisa dibilang, Samsung baru nyusul nih.
Nah, biar gak penasaran, bocoran dari akun X @phonefuturist bahkan ngasih detail teknis pengujian baterai Samsung tersebut secara lengkap dan gamblang. Katanya nih, Samsung pake desain Dual-Cell alias dua sel baterai yang ditumpuk (stacked). Begini detailnya: Pertama, Sel Utama punya kapasitas 12.000 mAh dengan ketebalan 6,3 mm. Kedua, Sel Sekunder punya kapasitas 8.000 mAh dengan ketebalan cuma 4 mm. Ukuran kedua sel ini sama, yaitu 10 cm x 6,8 cm. Kalau dijumlahin, ya totalnya tembus 20.000 mAh!
Hasil tesnya? Bikin melongo! Prototipe ini diklaim bisa bikin Screen-on-Time (SOT) atau layar nyala sampe 27 jam dan bertahan kuat hingga 960 siklus pengisian daya dalam satu tahun. Tapi, di balik angka-angka mencengangkan itu, bocoran tersebut juga ngungkapin adanya kegagalan dalam uji ketahanan. Pasalnya, setelah pengujian intensif, sel kedua (yang 8.000 mAh) itu dilaporkan kena “hamil” atau bengkak. Ketebalannya meledak dari yang awalnya cuma 4 mm jadi 7,2 mm!
Lalu, gimana sih cara Samsung kejar ketertinggalan ini? Seperti yang udah kita liat, Samsung emang pemain yang baru mau masuk ke gelanggang persaingan baterai canggih ini. Walaupun telat start, langkah Samsung ini tetep aja menarik perhatian banyak pihak. Soalnya, teknologi Silicon-Carbon itu memungkinkan kepadatan energi yang jauh lebih tinggi dibanding baterai Lithium-ion biasa. Alhasil, produsen bisa memasukkan kapasitas daya lebih besar ke dalam ukuran fisik baterai yang lebih kecil dan tipis.
Nah, di sinilah ambisi Samsung keliatan banget! Kalau merek lain biasanya pake teknologi ini buat bikin HP tipis dengan baterai 5.000-6.000 mAh, Samsung kayaknya punya mimpi yang lebih gila dengan langsung nargetin angka fantastis 20.000 mAh! Strategi ini bisa jadi cara Samsung bayar “keterlambatan” mereka dengan langsung menghadirkan lompatan kapasitas yang ekstrem dan bikin semua orang terkaget-kaget.
Jadi, kita tinggal tunggu aja nih, apakah Samsung beneran bisa menyalip para pesaingnya yang udah curi start duluan ini. Bakal keren banget kan kalo nanti ada smartphone dengan daya tahan sepanjang hari tanpa perlu colok charger? Siap-siap aja, pasar smartphone mungkin akan segera dihebohkan oleh “bom daya” dari Samsung ini!
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id

