Site icon New Tech Club

Dreame Bikin HP Mewah dengan Harga Rp 200 Jutaan, Ada Jam Analog di Punggungnya

Newtechclub.com – Dreame memamerkan konsep smartphone yang langsung mencuri perhatian karena banderolnya yang bukan main-main. Mereka membanderol ponsel mewah ini di kisaran 10.000 hingga 15.000 dollar AS. Coba kita hitung kasar, angka itu melambung tinggi antara Rp 169 juta sampai Rp 250 juta! Untuk harga segitu, ekspektasi kita pasti langsung terbang tinggi, dan ternyata, Dreame menyuguhkan sesuatu yang benar-benar di luar nalar.

Yang bikin ponsel ini istimewa bukan cuma harganya yang selangit, tapi juga desainnya yang berani nyeleneh. Mereka merancang ponsel ini dengan material premium tulen. Kita berbicara soal emas dan permata asli yang menghiasi bodinya. Mereka tidak asal tempel, lho. Dreame mengolahnya dengan teknik pengerjaan tradisional yang rumit dan detail. Ini bukan sekadar ponsel, ini sudah masuk ranah perhiasan dan koleksi seni.

Namun, fitur paling mencolok yang jadi pusat perhatian ada di bagian punggung perangkat. Dreame menyematkan sebuah jam analog besar di sana! Iya, beneran jam analog dengan jarum jam yang berdetak. Desain mewah seperti ini biasanya hanya kita kagumi pada jam tangan kelas atas dari Swiss. Membayangkannya saja sudah unik, kita bisa melihat waktu dari dua sisi: dari layar digital di depan, dan dari jam analog klasik di belakang. Dreame membagikan beberapa foto konsepnya, dan dari gambar itu, kita langsung bisa melihat ukiran artistik yang menghiasi panel dekoratif di punggung ponsel. Ini bukan HP, ini kanvas bagi para perajin.

Tapi tunggu, Dreame tidak berhenti di situ. Mereka punya kejutan lain yang mungkin lebih revolusioner buat para pecinta fotografi. Mereka juga memamerkan konsep smartphone lain dengan fitur kamera yang benar-benar unik dan gila. Perangkat ini membawa modul kamera yang bisa dilepas dari bodi ponsel. Konsep modular bukan hal baru, tapi pendekatan Dreame terasa berbeda.

Modul kamera ini mengusung sensor raksasa berukuran 1 inci, sensor yang biasanya jadi andalan kamera flagship untuk menghasilkan foto profesional. Yang lebih keren, modul ini dilengkapi dengan koneksi WiFi internal. Karena itu, setelah kita lepas dari ponsel, modul ini tidak menjadi benda mati. Kita bisa mengoperasikannya secara terpisah dan nirkabel.

Ingatkah kita dengan konsep kamera lepas dari Sony beberapa tahun lalu? Dreame mengklaim pendekatan mereka berbeda. Jika Sony masih terikat dengan koneksi tertentu, Dreame membuat modul ini bekerja sepenuhnya secara nirkabel. Ini membuka fleksibilitas yang luar biasa. Bayangkan kita sedang melakukan syuting video. Kita bisa menempelkan modul kamera 1 inci ini di mana saja—di atas kipas angin, di pinggir meja, atau bahkan kita tempel di kulkas—sambil kita tetap memegang ponsel untuk memonitor hasil rekaman. Kita jadi punya kemampuan merekam A-roll (dirinya sendiri) dan B-roll (sudut pandang lain) hanya dengan satu perangkat! Kreator konten pasti langsung ngiler membayangkan kemudahan ini.

Di balik desain gila dan kamera inovatif itu, Dreame juga memamerkan otak dari perangkat tersebut. Mereka memperkenalkan chip buatan sendiri yang diberi nama Chixiao 01. Chip berbasis kecerdasan buatan ini punya klaim performa yang bikin panas para pesaing. Dreame mengklaim chip ini mampu menghadirkan daya komputasi hingga 200 TOPS (Trillions Operations Per Second). Sebagai gambaran, kita tahu prosesor sekelas Snapdragon X2 Elite yang terkenal galak itu “cuma” punya kemampuan komputasi sekitar 80 TOPS. Artinya, chip besutan Dreame ini secara teoritis lebih dari dua kali lipat lebih kuat dalam menangani tugas-tugas AI.

Rencananya, chip Chixiao 01 yang super bertenaga ini akan menjadi jantung bagi kedua konsep ponsel revolusioner Dreame, baik yang seri mewah berjam analog maupun yang seri kamera modular. Ini menunjukkan ambisi Dreame untuk tidak sekadar menjadi pemain biasa, mereka ingin mengontrol pengalaman pengguna dari perangkat keras hingga perangkat lunak.

Jadi, apa kesimpulannya? Dreame tidak main-main. Mereka masuk dengan pintu besar, menawarkan sesuatu yang tidak pernah kita minta tapi sekarang kita merasa sangat menginginkannya. Sebuah ponsel yang bisa berfungsi sebagai perhiasan, sebagai alat rekam profesional yang fleksibel, dan ditenagai oleh chip AI paling ganas. Akankah produk ini benar-benar rilis atau hanya sekadar konsep untuk pamer kecanggihan? Yang jelas, Dreame sudah berhasil membuat kita semua penasaran dan mungkin, mulai menabung dari sekarang!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Exit mobile version