Newtechclub.com – Pameran Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas, AS kembali memukau dunia dengan kehadiran perangkat unik yang bikin pangling. Kali ini, vendor legendaris Hewlett-Packard (HP) sukses bikin semua orang terkagum-kagum dengan meluncurkan EliteBoard G1a. Bayangkan, mereka berhasil menyulap sebuah PC mini Windows 11 yang canggih menjadi sebuah papan ketik biasa! Benar-benar penyamaran tingkat tinggi.
Sekilas, EliteBoard G1a ini terlihat seperti keyboard hitam standar yang lengkap dengan number pad dan tampak biasa saja. Akan tetapi, jangan tertipu oleh tampang luarnya! Di balik bodinya yang sederhana, perangkat ini sebenarnya menyimpan “otak” komputer All-in-One (AIO) yang sangat powerful. HP melengkapinya dengan prosesor AMD Ryzen AI 300 Pro yang terbaru. Selain itu, perangkat ini langsung melesat masuk kategori elite Copilot Plus PC berkat chip AI atau NPU yang sanggup menghasilkan hingga 50 TOPS. Pokoknya, jangan remehkan bentuk keyboard ini!
Lalu, apa sih yang membuat HP menciptakan konsep gila ini? Ternyata, inspirasi utamanya datang langsung dari kebiasaan kita, para pekerja hybrid! Sering kan, kita menggunakan laptop dalam kondisi layar tertutup dan hanya menyambungkannya ke monitor eksternal? Nah, HP jeli melihat tren ini. Alhasil, mereka pun memutuskan untuk memindahkan seluruh “otak PC” itu ke dalam keyboard. Dengan demikian, kamu bisa meninggalkan laptop yang berat dan cukup membawa satu perangkat ringkas ini saja. Tinggal colokkan EliteBoard G1a ke monitor mana pun, dan langsung jadi deh workstation instan!
Sebenarnya, pendekatan ini mengingatkan kita pada perangkat serupa seperti Raspberry Pi 500. Akan tetapi, HP dengan jelas membawa kemampuan keyboard mereka ke level yang jauh lebih tinggi. EliteBoard G1a sanggup menjalankan sistem operasi Windows 11 dengan mulus, sekaligus menawarkan dukungan penuh untuk AI generatif dari Microsoft Copilot. Jadi, ini bukan mainan, melainkan komputer serius yang berwujud keyboard.
Nah, buat kamu yang penasaran dengan kekuatan di dalamnya, yuk kita kupas spesifikasi HP EliteBoard G1a! Pertama, HP menawarkan beberapa pilihan prosesor, mulai dari Ryzen AI 5 330 Pro, Ryzen AI 5 340 Pro, hingga yang paling top, Ryzen AI 7 350 Pro. Untuk urusan grafis, kamu tidak perlu khawatir karena perangkat ini mengandalkan GPU terintegrasi AMD Radeon 860M yang sangat tangguh. Hebatnya lagi, HP paham betul keinginan pengguna untuk mengutak-atik. Oleh karena itu, mereka mendukung upgrade komponen standar laptop. Kamu bisa meningkatkan RAM hingga 64 GB DDR5-5600 SODIMM, serta mengganti media penyimpanan dengan SSD NVMe M.2 PCIe 4.0 yang kapasitasnya mencapai 2 TB!
Tidak berhenti di situ, perangkat ini juga dilengkapi dengan konektivitas modern terbaru. EliteBoard G1a sudah support Wi-Fi 6E atau bahkan Wi-Fi 7, plus Bluetooth hingga versi 6.0. Yang paling keren, port USB4-nya memungkinkan kamu menggerakkan hingga empat monitor 4K 60 Hz sekaligus! Bayangkan produktivitasmu dengan setup seperti itu. Selain itu, HP juga memikirkan mobilitas singkat. Mereka membekali baterai internal 32 Wh yang diklaim bisa bertahan sekitar 3,5 jam. Artinya, kamu tetap bisa menggunakan perangkat ini secara portabel tanpa harus selalu mencari colokan listrik.
Namun, keunggulan EliteBoard G1a tidak berhenti pada spesifikasi mentahnya saja. Nilai jual lain yang bikin salut adalah desainnya yang mudah diservis dan diperbaiki. HP dengan sengaja merancang bagian atas keyboard agar bisa dilepas dengan mudah. Sementara itu, panel bawah memberikan akses cepat ke kipas pendingin dan komponen utama lainnya. HP bahkan dengan percaya diri mengklaim bahwa penggantian modul keyboard berbobot 1,5 kg ini hanya memerlukan waktu sekitar 10 menit saja! Klaim ini dihimpun langsung dari sumber terpercaya seperti Windows Central.
Terakhir, HP menghadirkan EliteBoard G1a dalam dua varian pilihan. Pertama, model dengan kabel USB-C permanen, dan kedua, model dengan kabel yang bisa dilepas. Memang, perbedaan ini sedikit mempengaruhi jumlah port yang tersedia, tetapi secara fungsi, keduanya hampir identik. Sayangnya, HP masih menyimpan satu rahasia terakhir: harga dan tanggal ketersediaan pastinya. Namun yang pasti, perangkat peraih CES Innovation Award 2026 ini telah membuktikan satu hal: PC tidak harus selalu terlihat seperti laptop atau desktop yang kaku. Desainnya bisa “disamarkan” dengan sangat cerdik menjadi perangkat sehari-hari seperti keyboard, tanpa mengorbankan sedikitpun kekuatan dan fungsionalitasnya. Siapkah kamu meninggalkan laptop?
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id

