Site icon New Tech Club

Galaxy Glasses, Kacamata Pintar Samsung yang Siap Saingi Ray-Ban Meta

Newtechclub.com – Samsung benar-benar sedang dalam mode “perang AI”! Belakangan ini, raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut terus menghadirkan inovasi baru yang mencengangkan. Mereka baru saja merilis jajaran AI Phone melalui seri Galaxy S26, memperkenalkan headset canggih Galaxy XR, hingga meluncurkan perangkat wearable unik bernama Galaxy Ring. Namun, mereka tidak berhenti di situ. Kini, secara mengejutkan, Samsung mulai membocorkan sedikit informasi mengenai proyek rahasia terbaru mereka, yakni kacamata pintar atau smart glasses yang ditenagai kecerdasan buatan (AI). Kabar ini langsung menyedot perhatian para penggemar teknologi di seluruh dunia!

Informasi mengejutkan ini pertama kali terungkap di sela-sela gelaran akbar Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Spanyol. Dalam acara yang menjadi ajang pamer inovasi teknologi global tersebut, Samsung memberikan kode kuat bahwa mereka serius menggarap perangkat yang banyak disebut sebagai “Galaxy Glasses” ini.

Vice President bisnis Mobile Samsung, Jay Kim, dengan gamblang mengungkapkan ambisi perusahaannya. Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan CNBC, ia menjelaskan bahwa Samsung saat ini tengah gencar mengeksplorasi berbagai bentuk perangkat AI generasi berikutnya. Dari sekian banyak konsep, kacamata pintar jelas menjadi salah satu kandidat utama yang paling menjanjikan.

“Semua orang pasti membicarakan perangkat AI apa yang akan datang selanjutnya, dan kami juga melihat banyak sekali jenis perangkat berbeda di luar sana. Namun, kacamata jelas menjadi salah satu yang paling menarik perhatian kami,” ujar Kim dengan penuh percaya diri.

Lantas, apa yang membuat kacamata ini begitu istimewa? Menurut Kim, inti dari kacamata pintar berbasis AI ini terletak pada kemampuannya yang luar biasa dalam memahami apa yang sedang dilihat oleh pengguna. Dengan kata lain, perangkat ini bisa membaca konteks visual secara real-time!

Caranya pun cerdas. Samsung akan membenamkan kamera canggih di sekitar area mata. Kamera inilah yang akan bertugas menangkap semua objek atau pemandangan yang sedang pengguna lihat. Setelah itu, data visual tersebut langsung dikirimkan secara nirkabel ke ponsel pintar untuk diproses lebih lanjut. Di dalam ponsel, AI canggih akan menganalisis konteks visual tersebut, lalu memberikan informasi yang relevan dan instan kembali kepada pengguna. Menariknya, penyampaian informasi ini kemungkinan besar akan dilakukan melalui audio via speaker kecil yang tertanam di kacamata.

Yang lebih menarik, Samsung memberi sinyal kuat bahwa Galaxy Glasses kemungkinan besar tidak akan dilengkapi dengan layar di lensanya. Saat ditanya secara spesifik oleh awak media mengenai keberadaan layar, Jay Kim tidak menjawab dengan tegas. Namun, ia memberikan petunjuk penting bahwa pengguna nantinya bisa melihat informasi lebih detail melalui perangkat lain yang sudah terintegrasi, seperti smartphone atau smartwatch.

Pernyataan ini jelas mengindikasikan arah desain yang diambil Samsung. Mereka tampaknya lebih memilih pend pendekatan minimalis dan fungsional. Kacamata pintar ini kemungkinan besar akan mengandalkan audio dan konektivitas tanpa batas dengan ponsel, alih-alih memaksakan diri menampilkan informasi rumit langsung di lensa. Pendekatan ini sebenarnya mirip dengan apa yang sudah diterapkan oleh Meta pada Ray-Ban Smart Glasses mereka. Produk tersebut juga tidak memiliki layar, namun tetap sangat powerful berkat kombinasi kamera, mikrofon, dan speaker yang mumpuni.

Bocoran sebelumnya juga semakin memperkuat gambaran ini. Sejumlah laporan menyebut bahwa kacamata pintar Samsung akan mengusung desain yang mirip dengan kacamata Ray-Ban Meta, sehingga tetap terlihat modis dan tidak aneh saat dipakai sehari-hari. Perangkat ini diperkirakan akan dibekali kamera berkualitas tinggi, konektivitas WiFi dan Bluetooth, serta tentunya integrasi super mulus dengan HP Galaxy.

Dengan bekal teknologi tersebut, pengguna diprediksi bisa melakukan berbagai hal keren. Mulai dari mengambil foto dan video langsung dari kacamata, melakukan panggilan suara tanpa menyentuh ponsel, mengirim pesan cepat, hingga berinteraksi secara natural dengan asisten AI Bixby. Samsung juga diyakini akan mengoptimalkan integrasi dengan ekosistem Galaxy secara menyeluruh. Tujuannya jelas, agar perangkat ini bisa terhubung dengan smartphone secara lebih mulus dan memberikan pengalaman pengguna yang truly connected.

Rumor yang beredar bahkan semakin menarik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa Galaxy Glasses ini akan menggunakan lensa photochromic yang canggih. Lensa ini dapat secara otomatis berubah menjadi gelap saat terkena sinar matahari langsung dan kembali transparan saat berada di dalam ruangan. Fitur ini tentu akan menambah nilai jual dan kenyamanan pengguna.

Lalu, kapan kita bisa melihat langsung dan membeli Galaxy Glasses ini?

Meskipun Samsung masih tutup mulut soal spesifikasi detail, desain final, apalagi tanggal peluncuran resmi, Jay Kim memberikan secercah harapan besar. Ia secara gamblang mengatakan bahwa perangkat revolusioner ini berpotensi besar untuk meluncur tahun ini juga!

Jika benar-benar dirilis dalam waktu dekat, kehadiran Samsung Galaxy Glasses akan memanaskan persaingan di pasar kacamata pintar yang saat ini bisa dibilang masih didominasi oleh Ray-Ban Meta Smart Glasses. Produk Meta sendiri pertama kali rilis pada 2021 dan terus berkembang hingga kini.

Tidak hanya Samsung, raksasa teknologi lainnya seperti Apple juga dikabarkan sedang menyiapkan produk serupa. Namun, informasi mengenai produk Apple tersebut masih sangat minim dan simpang siur, sebagaimana dihimpun dari GSMArena. Artinya, Samsung berpeluang besar menjadi pemain utama kedua setelah Meta, sekaligus menunjukkan keseriusannya dalam meracuni pasar dengan inovasi-inovasi AI yang segar dan fungsional. Siap-siap, era kacamata pintar AI benar-benar akan segera tiba!

Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id

Exit mobile version