Site icon New Tech Club

Ini 4 HP Xiaomi yang Resmi Masuk Masa End of Life (EOL) pada 2026

Newtechclub.com — Xiaomi secara resmi mengumumkan deretan smartphone yang memasuki masa pensiun alias EOL (End of Life). Artinya, perangkat-perangkat ini tidak akan lagi merasakan hangatnya pembaruan piranti lunak dari pabrikan.

Saat sebuah ponsel menyandang status End of Life, maka secara otomatis perangkat tersebut tidak akan kebagian pembaruan sistem operasi Android, antarmuka HyperOS, hingga tambalan keamanan terbaru. Bisa dibilang, dukungan resmi dari Xiaomi untuk ponsel-ponsel ini benar-benar berakhir.

Berdasarkan pengumuman resmi yang dirilis Xiaomi, jajaran smartphone yang paling mencolok dalam daftar ini adalah keluarga Xiaomi 12 series. Ketiganya kini resmi memasuki masa akhir dukungan.

Mari kita telusuri lebih dalam. Xiaomi 12 dan Xiaomi 12 Pro menjadi duo andalan yang dirilis berbarengan pada 7 April 2022. Keduanya sempat menjadi primadona kala itu. Sementara itu, Xiaomi 12 Lite hadir menyusul beberapa bulan kemudian, tepatnya pada 16 Juli 2022. Kini, ketiganya harus rela kehilangan status sebagai perangkat yang mendapat prioritas pembaruan.

Saat pertama kali meluncur, Xiaomi sendiri menjanjikan jangka waktu pembaruan selama empat tahun untuk keluarga Xiaomi 12 series. Dengan hitungan tersebut, tahun 2026 menjadi garis akhir bagi ketiga smartphone ini untuk menikmati pembaruan rutin dari Xiaomi.

Menariknya, meski sudah masuk daftar EOL, Xiaomi 12 dan Xiaomi 12 Pro masih sempat kebagian menjalankan HyperOS 3.0 yang berbasis Android 15 sebelum benar-benar pensiun. Sementara itu, Xiaomi 12 Lite juga masih mendapat kesempatan terakhir untuk menikmati antarmuka HyperOS 1.0 berbasis Android 14. Setelah itu, tak akan ada lagi pembaruan yang hadir.

Namun, bukan hanya keluarga Xiaomi 12 saja yang masuk daftar hitam ini. Redmi Note 12 5G juga ikut disematkan dalam daftar EOL. Padahal, ponsel ini pertama kali mengusung Android 12 saat debutnya dua tahun lalu. Kini, perangkat tersebut sudah menjalankan Android 14 dengan balutan HyperOS 2.0 sebagai pembaruan terakhirnya. Setelah ini, Redmi Note 12 5G juga tak akan kebagian update lagi.

Secara lengkap, berikut ini empat HP Xiaomi yang sudah tak akan lagi mendapat pembaruan software, sebagaimana dirangkum dari laporan Gizmo China:

Daftar HP Xiaomi yang Tak Lagi Kebagian Update Software:

• Xiaomi 12 — Sang flagship yang dulu digadang-gadang kini harus mengakhiri masa dukungannya.

• Xiaomi 12 Pro — Duet andalan dengan spesifikasi tinggi ikut pensiun di tahun yang sama.

• Xiaomi 12 Lite — Varian yang lebih terjangkau dari keluarga 12 series juga harus merasakan nasib serupa.

• Redmi Note 12 5G — Ponsel mid-range populer ini ikut masuk daftar hitam EOL.

Sebenarnya, penghentian pembaruan untuk keempat ponsel di atas masih terbilang wajar dan masuk akal. Mengapa demikian? Pasalnya, usia keempat perangkat tersebut sudah hampir menginjak empat tahun jika dihitung sejak peluncuran awalnya di tahun 2022.

Pada masa peluncurannya dulu, Xiaomi hanya memberikan jaminan pembaruan OS hingga tiga tahun saja, sementara untuk pembaruan keamanan, Xiaomi menjanjikannya hingga empat tahun. Kini, komitmen tersebut telah terpenuhi dan masa dukungan pun resmi berakhir.

Kondisi ini jelas berbeda dengan sederet model HP Xiaomi terbaru saat ini. Beberapa di antaranya bahkan sudah mendapat jaminan pembaruan hingga lima tahun ke depan. Para pengguna perangkat anyar tentu bisa bernapas lebih lega karena dukungan software yang lebih panjang.

Apa Dampaknya Jika HP Sudah Tak Lagi Kebagian Update?

Perlu dipahami, ponsel yang menyandang status EOL sebenarnya tidak langsung mati total atau berhenti berfungsi. Pengguna masih bisa melakukan panggilan telepon, mengirim pesan singkat, mengakses media sosial, hingga bermain game dengan lancar seperti biasanya. Jadi, secara fungsional, ponsel-ponsel ini masih bisa dipakai sehari-hari.

Namun, di balik kenyamanan tersebut, ada risiko besar yang mengintai, terutama dari sisi keamanan. Tanpa adanya tambalan keamanan terbaru, perangkat menjadi lebih rentan terhadap celah keamanan alias bug dan serangan siber. Para peretas tentu akan lebih mudah mencari celah pada perangkat yang sudah tak mendapat pembaruan.

Yang lebih mengkhawatirkan lagi, dalam jangka panjang, sejumlah aplikasi sensitif seperti mobile banking atau dompet digital biasanya akan mulai menandai perangkat sebagai “tidak aman”. Akibatnya, aplikasi-aplikasi tersebut bisa membatasi akses atau bahkan menolak berfungsi di ponsel yang sudah masuk daftar EOL. Tentu ini akan sangat merepotkan bagi pengguna yang mengandalkan ponsel untuk transaksi keuangan.

Melihat kondisi tersebut, para pengguna HP Xiaomi yang namanya masuk daftar EOL pada tahun 2026 sangat disarankan untuk mulai mempertimbangkan upgrade perangkat ke model yang lebih baru. Atau setidaknya, tingkatkan kewaspadaan dalam menggunakan aplikasi yang menyimpan data-data penting. Jangan sampai kenyamanan menggunakan ponsel lawas mengorbankan keamanan data pribadi.

Dengan kata lain, meskipun ponsel-ponsel ini secara fisik masih bisa menyala dan berfungsi dengan baik, masa pakai perangkat dari sisi dukungan software sederhananya sudah habis. Ponsel-ponsel tersebut bisa dibilang sudah tidak aman lagi untuk dipakai sebagai perangkat utama dalam aktivitas sehari-hari, terutama jika menyangkut data sensitif dan transaksi digital.

Jadi, buat kamu yang masih setia memakai Xiaomi 12 series atau Redmi Note 12 5G, yuk mulai waspada dan pertimbangkan untuk segera beralih ke perangkat yang lebih baru sebelum keamanan datamu terancam!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Exit mobile version