Newtechclub.com – Platform media sosial populer, Instagram (IG), baru saja mengguncang dunia kreator dengan mengumumkan fitur revolusioner. Kali ini, mereka memungkinkan pengguna menyematkan tautan produk berbasis komisi, atau yang kita kenal dengan affiliate link, langsung ke dalam konten Reels. Bayangkan, sambil scrolling video pendek yang menghibur, Anda sekarang bisa sekalian menghasilkan uang!
Kabar menggembirakan ini disampaikan langsung oleh pimpinan tertinggi Instagram, Adam Mosseri, melalui akun resminya di IG, @mosseri. Jadi, jangan ragu lagi, karena ini bocoran dari petingginya sendiri!
Dalam unggahannya yang langsung viral, Mosseri dengan antusias menjelaskan, “Anda kini dapat menggunakan tautan afiliasi dengan mudah, yaitu cara menandai atau tagging produk ke dalam konten Reels favorit Anda. Hasilnya, Anda berpotensi mendapatkan komisi menarik, apalagi jika pengguna lain berbelanja produk tersebut melalui konten yang Anda buat.” Wah, menarik sekali, bukan?
Lantas, bagaimana cara praktisnya? Fitur canggih ini akan muncul secara otomatis sesaat sebelum pengguna mengunggah konten Reels Instagram. Tepat di bawah kolom takarir (caption) dan opsi Tag People, Anda akan mendapati menu baru bertuliskan “Add Product”. Prosesnya sangat sederhana!
Ketika Anda mengklik menu tersebut, Instagram langsung mengizinkan Anda menempelkan tautan produk yang muncul atau relevan dengan video. Dengan demikian, tautan ini bisa Anda manfaatkan untuk berbagai tujuan, mulai dari memberi rekomendasi jujur hingga promosi produk secara lebih profesional. Hasil akhirnya, tautan yang sudah disematkan itu akan tampak persis di atas nama profil Anda pada konten Reels sang kreator.
Selanjutnya, tautan dengan ikon kantong belanja yang menarik itu dapat diklik oleh siapa pun. Begitu diklik, tautan akan mengantarkan pengguna langsung ke situs belanja tempat produk tersebut dibeli oleh kreator. Sistemnya praktis dan menguntungkan semua pihak!
Sayangnya, informasi mengenai jadwal peluncuran fitur ini ke pengguna yang lebih luas masih belum diketahui secara pasti. Begitu pula daftar negara mana saja yang akan kebagian lebih dulu. Namun, Mosseri memberikan petunjuk menggoda bahwa fitur ini akan segera digulirkan secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan.
Berdasarkan pantauan pada Selasa (7/4/2026) pagi, fitur ini memang belum tersedia di Indonesia, baik untuk perangkat Android maupun iOS. Jadi, kita masih harus bersabar sedikit lagi, ya!
Mirip YouTube & TikTok Shop, Tapi Lebih Spesial?
Kehadiran fitur ini jelas membawa angin segar sekaligus membuka peluang cuan baru yang luar biasa bagi para pengguna Instagram setia. Layaknya fitur serupa di YouTube Shorts dan TikTok Shop, fitur baru di Instagram ini juga menawarkan mekanisme kerja yang serupa namun dengan sentuhan khas Instagram.
Kemampuan baru di Instagram ini memungkinkan pengguna membuat konten Reels dengan format afiliasi yang lebih fleksibel. Setelah itu, produk yang digunakan atau muncul dalam konten dapat Anda tandai dengan mudah, yaitu menyematkan tautan produk secara langsung. Hasilnya, kreator bisa mendapatkan komisi dari setiap aktivitas penjualan yang berasal dari tautan tersebut. Keren, kan?
Namun, yang membedakan Instagram dari kedua platform pesaingnya, pihak Instagram belum merinci secara gamblang syarat apa saja yang diperlukan untuk bisa menautkan link produk ke dalam konten. Jadi, kita masih perlu menunggu informasi lebih lanjut dari mereka.
Sebagai perbandingan, jika melihat YouTube, para kreator perlu memastikan jumlah subscriber mereka mencapai minimal 500 akun terlebih dahulu agar bisa menyematkan link afiliasi. Sementara itu, TikTok Shop memberlakukan aturan yang berbeda untuk akun pribadi, kreator, dan penjual. Untuk akun pribadi atau kreator, mereka perlu memiliki setidaknya 600 followers, sedangkan akun penjual tidak dibatasi jumlah minimal followers. Menarik untuk membandingkan kebijakan Instagram nantinya!
Sebagaimana dikutip dari Marketing4Ecommerce, perluasan fitur yang kerap dihadirkan oleh Instagram tampaknya tidak lagi berfokus pada konten foto seperti sedia kala. Meta, sebagai induk perusahaan Instagram, tampak lebih gencar mengubah platform media sosialnya menjadi sebuah superapp—sebuah aplikasi super yang menawarkan solusi serba ada bagi para penggunanya. Jadi, bersiaplah untuk lebih banyak kejutan menarik ke depannya!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

