Site icon New Tech Club

Investasi Sektor TIK Jadi Pengungkit Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta (Newtechclub) – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menegaskan bahwa lonjakan investasi di sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjadi fondasi kunci untuk mendorong transformasi digital sekaligus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, sektor TIK kini jadi tulang punggung inovasi yang membuka peluang besar di berbagai bidang strategis, mulai dari kesehatan, pendidikan, logistik, energi, hingga pemerintahan.

Dalam pembukaan *Digital Transformation Indonesia Conference and Expo (DTI-CX) 2025* di Jakarta International Convention Center (JICC), Nezar menekankan bahwa pemanfaatan teknologi digital bukan lagi sekadar opsi, melainkan kebutuhan mutlak. ” Transformasi digital sekarang adalah mesin utama pembangunan,” tegasnya.

. “Riset membuktikan, peningkatan belanja TIK bisa menyumbang 1% terhadap PDB. Ini peluang besar yang tidak boleh kita lewatkan,” ujarnya.

baca juga: AI Jadi Ujian Profesi Medis: Kolaborasi atau Tergantikan?

Tak hanya dari sisi makro, Nezar juga menyoroti peran kecerdasan artifisial (AI) dalam mendongkrak efisiensi tenaga kerja. “Dengan strategi tepat, AI bisa mendorong produktivitas pekerja naik 3,5% per tahun. Ini bukan sekadar angka, tapi bukti nyata dampak TIK bagi industri,” jelasnya.

Untuk menciptakan ekosistem digital yang sehat, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) fokus pada pemerataan infrastruktur dan pengembangan teknologi masa depan. Program seperti 10.000 Desa Digital, perluasan jaringan Palapa Ring, dan BTS 4G di daerah 3T (terdepan, tertinggal, terluar) terus .

Bersamaan dengan itu, pembangunan Pusat Data Nasional dan persiapan ekosistem 5G juga .

kunjungi juga laman berita terbaru di Exposenews.id

Kami tak hanya mengejar ketertinggalan, tapi juga memastikan akses digital merata sampai ke pelosok,” papar Nezar.

Sebagai bagian dari rencana jangka panjang, Kemkomdigi meluncurkan Visi Indonesia Digital 2045 untuk membentuk ekosistem digital tangguh dan adaptif. Visi ini bertumpu pada tiga pilar utama: tata kelola digital, ekonomi digital, dan masyarakat digital. “Inisiatif ini akan mengantarkan kita menuju Indonesia Emas 2045, di mana digitalisasi menjadi nafas pembangunan,” pungkas Nezar.

Exit mobile version