Site icon New Tech Club

Jangan Percaya Google AI Overview! simak lengkapnya

Newtechclub.com – Hati-hati! Jangan mudah percaya informasi yang ditampilkan oleh fitur Google AI Overview. Faktanya, seorang pria di Amerika Serikat justru mengalami kerugian finansial karena terlalu mengandalkan fitur berbasis kecerdasan buatan ini.

Kasus ini berawal ketika Alex Rivlin, seorang pengusaha real estate dari Las Vegas, sedang merencanakan sebuah liburan. Kemudian, ia pun berinisiatif untuk mencari informasi tentang perjalanan kapal pesiar melalui mesin pencari Google.

Selanjutnya, Google AI Overview langsung menampilkan jawaban yang terlihat lengkap, termasuk nomor layanan pelanggan Royal Caribbean Cruises. Fitur ini secara khusus memang dirancang untuk merangkum berbagai informasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan.

Nomor telepon yang muncul di AI Overview Google terlihat sangat meyakinkan karena juga dilengkapi dengan detail harga serta lokasi penjemputan. Tanpa pikir panjang, Alex pun segera menelepon nomor yang tercantum tersebut.

Di sisi lain, orang yang menerima telepon di balik nomor itu juga terdengar sangat profesional dan bahkan mengetahui detail layanan antar-jemput Royal Caribbean di Venesia. Hal ini semakin membuat Alex yakin bahwa ia sedang berkomunikasi dengan pihak yang benar.

baca juga: Apple Gugat Jaringan Bioskop Apple Cinemas di AS

Alex bahkan sempat berbicara dengan seseorang yang mengaku sebagai staf resmi perusahaan.

Korban yang sudah percaya akhirnya memberikan informasi kartu kreditnya tanpa curiga. Akibatnya, banyak orang yang tidak menyadari bahwa informasi tersebut sebenarnya tidak valid.

Modus seperti ini sebenarnya sudah lama digunakan oleh para penipu. Mereka dengan sengaja menuliskan nomor-nomor palsu tersebut di berbagai platform online. Apabila nomor itu sering muncul di internet, algoritma Google bisa menganggapnya sebagai informasi yang valid dan kemudian menampilkannya kepada pengguna.

baca juga: Cara Nonaktifkan WA Sementara & Permanen Di Android & iOS!

Akhirnya, banyak orang yang langsung mempercayai informasi tersebut tanpa melakukan pengecekan lebih lanjut.

Dengan memanfaatkan teknik ini, para scammer berhasil memanfaatkan kepercayaan pengguna terhadap teknologi modern untuk membuat jebakan yang sulit terdeteksi.

Respons Google dan OpenAI

Di satu sisi, juru bicara Google secara terbuka mengakui bahwa mereka telah menemukan sejumlah nomor palsu dan telah menghapusnya dari hasil pencarian. Meskipun demikian, mereka menyadari bahwa masih terdapat ruang untuk perbaikan pada sistemnya agar kasus serupa tidak terulang di masa depan.

kunjungi laman berita terbaru di Exposenews.id

Sementara itu, OpenAI sebagai pengembang ChatGPT juga menegaskan bahwa sebagian besar situs yang memuat nomor palsu telah mereka hapus. Akan tetapi, proses pembaruan informasi memerlukan waktu sampai sistem mereka benar-benar dapat menampilkan data yang akurat dan terpercaya.

Peringatan dari Pakar Keamanan Digital

Para pakar keamanan digital terus mengingatkan agar masyarakat selalu berhati-hati saat mencari informasi layanan pelanggan melalui mesin pencari atau chatbot.

Pasalnya, informasi tersebut bisa saja merupakan hasil manipulasi dari para scammer yang ingin mengambil keuntungan secara tidak sah.

Oleh karena itu, selalu lakukan pengecekan ulang melalui sumber resmi untuk memastikan keamanan dan keakuratan informasi yang Anda terima.

Exit mobile version