Site icon New Tech Club

JBL Luncurkan Tour ONE M3 dan Tour PRO 3 dengan Sound Curve Terbaru

Newtechclub.com – JBL Indonesia baru saja meluncurkan dua senjata audio pamungkas dari jajaran Tour Series, yakni headphone premium JBL Tour ONE M3 dan earbud canggih Tour PRO 3. Kedua perangkat ini hadir membawa peningkatan performa audio yang signifikan dan menjanjikan pengalaman mendengar yang benar-benar baru bagi para pecinta musik di tanah air.

Raksasa audio asal Amerika itu tidak main-main. Mereka menyematkan teknologi sound curve teranyar yang diklaim mampu menyajikan nuansa suara lebih natural dan jernih dari sebelumnya. Dengan kehadiran produk ini, JBL seolah ingin menegaskan kembali posisinya sebagai kiblat kualitas audio premium di pasar global.

“Di JBL, kami terus mencari peluang untuk meningkatkan kualitas audio, dan kami menilai inilah saat yang tepat untuk kembali menyempurnakan sound curve JBL pada jajaran headphone premium kami,” ujar Grace Koh selaku General Manager and Vice President Consumer Audio HARMAN Asia Pacific.

Pernyataan ini sekaligus menjadi penanda bahwa JBL serius menghadirkan inovasi yang tidak sekadar gimmick, tapi benar-benar menyentuh ranah substansial dalam reproduksi suara.

JBL Tour ONE M3: Sound Curve Lebih Natural, Bass Makin Terkendali

JBL Tour ONE M3 hadir sebagai headphone premium unggulan yang pertama kali mengadopsi sound curve versi terbaru. Perlu diketahui, sound curve dalam dunia audio itu ibarat “sidik jari” suara—grafik yang menggambarkan respons frekuensi, karakter tuning, hingga tingkat kenyaringan yang menjadi ciri khas sebuah perangkat.

Grace menegaskan bahwa JBL Tour ONE M3 menjadi yang pertama menghadirkan sound curve terbaru ini, yang dirancang untuk menghasilkan pengalaman audio ternatural dan terjernih yang pernah mereka capai hingga saat ini. Artinya, pengguna akan mendengar detail musik yang sebelumnya mungkin tersamarkan oleh warna suara buatan yang terlalu dominan.

Sound curve baru pada JBL Tour ONE M3 ternyata berbasis pada Harman Curve yang sudah menjadi acuan emas di industri audio. Untuk memastikan ketajaman tuning-nya, JBL melibatkan jajaran “Golden Ears”—para pendengar dengan kepekaan audio tingkat tinggi—serta panel uji dengar terkontrol. Tak berhenti di situ, penyempurnaan tuning ini bahkan divalidasi secara independen oleh SenseLab dari Force Technology, lembaga yang kredibel di bidang pengujian audio.

Yang menarik, sound curve JBL terbaru ini tidak hanya dinikmati oleh pembeli baru, tetapi juga bisa diakses melalui pembaruan over-the-air (OTA) untuk model Tour ONE M3 yang sudah beredar di pasaran. Dengan pembaruan ini, pendengar akan merasakan bass yang lebih terkendali dan natural, disertai penyempurnaan halus pada frekuensi menengah dan tinggi. Hasil akhirnya adalah suara yang lebih jernih dan lebih seimbang, tanpa mengorbankan karakter dinamis yang menjadi ciri khas JBL.

Bukan Cuma Suara: Antarmuka Smart Charging Case Juga Dipermak Total

Selain menata ulang sound curve, JBL juga menghadirkan pembaruan antarmuka pengguna yang cukup revolusioner. Perubahan ini mengubah cara pengguna berinteraksi dengan Smart Charging Case dan JBL SMART Tx, terutama bagi pengguna earbud TWS.

Pembaruan antarmuka pada Smart Charging Case menghadirkan sistem menu gabungan horizontal dan vertikal yang membuat akses ke menu tile favorit jadi lebih cepat dan mudah. Bayangkan, Anda tidak perlu lagi menelusuri menu berlapis-lapis hanya untuk mengganti sumber suara atau mengaktifkan fitur tertentu. Semua terpampang jelas dengan grafis yang ditingkatkan, ikon yang lebih besar, dan tipografi yang diperbarui.

Dengan pembaruan ini, pendengar akan mendapatkan akses yang lebih mulus ke berbagai fitur canggih, mulai dari berpindah sumber suara hingga bergabung atau membuat siaran Auracast. Auracast sendiri adalah teknologi broadcast audio berbasis Bluetooth LE yang memungkinkan pengguna berbagi audio ke banyak perangkat secara bersamaan—cocok untuk mendengarkan musik bersama teman atau mengikuti siaran langsung di tempat umum.

JBL menjelaskan bahwa pembaruan utama mencakup ikon, skema warna, tata letak, dan hierarki visual yang semuanya dirancang untuk membuat interaksi menjadi lebih cepat, lebih jelas, dan lebih intuitif. Ini bukan sekadar ganti tampilan, tapi benar-benar perubahan filosofi cara pengguna “berbicara” dengan perangkat audio mereka.

OTA untuk Semua: Pembaruan Langsung Tanpa Ribet

Salah satu kabar baiknya, semua pembaruan ini—baik sound curve maupun antarmuka pengguna—akan didistribusikan secara OTA ke seluruh perangkat JBL Tour yang telah beredar di pasaran. Jadi, bagi Anda yang sudah memiliki JBL Tour ONE M3 atau Tour PRO 3, tidak perlu membeli unit baru untuk menikmati pengalaman audio dan antarmuka terbaru ini.

Saat ini, firmware sound curve versi 4.8.0 untuk JBL Tour ONE M3 sudah tersedia. Sementara itu, firmware antarmuka pengguna JBL SMART Tx versi 7.7.0 dan firmware antarmuka Smart Charging Case untuk JBL Tour PRO 3 juga sudah bisa diunduh. Cukup sambungkan perangkat ke aplikasi JBL Headphones, dan pembaruan akan berjalan otomatis. Praktis, bukan?

JBL Kembali Buktikan Diri sebagai Penguasa Audio Premium

Dengan peluncuran JBL Tour ONE M3 dan Tour PRO 3, JBL tidak hanya menambah portofolio produk, tetapi juga menghadirkan filosofi baru dalam mendengar. Sound curve yang lebih natural, bass yang lebih terkendali, dan antarmuka yang lebih intuitif adalah bukti nyata bahwa JBL mendengarkan keinginan pasar dan bergerak cepat untuk mewujudkannya.

Grace Koh menutup dengan optimisme bahwa langkah ini akan membawa pengalaman audio ke level yang belum pernah dicapai sebelumnya. Jadi, bagi para audiophile dan pecinta musik sejati, inilah saatnya merasakan sendiri bagaimana JBL Tour ONE M3 dan Tour PRO 3 mengubah cara Anda menikmati setiap nada dan lirik. Apakah Anda siap untuk melayang bersama suara yang lebih jernih dan natural?

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Exit mobile version