Newtechclub.com – Meta, Tanpa banyak gembar-gembor, mereka baru saja merilis aplikasi mandiri bernama Forum. Jangan salah, aplikasi ini bukan sembarang produk. Meta sengaja menyiapkannya sebagai ruang diskusi online yang secara garis besar akan menyerupai Reddit. Wah, siap-siap ya, para pengguna Reddit!
Lantas, siapa yang pertama kali membongkar rahasia ini? Jurnalis konsultan media sosial kenamaan, Matt Navara, yang pertama kali mengetahui kemunculan aplikasi misterius ini. Setelah ditelusuri, ternyata Forum merupakan sempalan dari fitur Facebook Groups yang sudah populer. Karena masih satu induk, Meta mewajibkan pengguna login ke Forum menggunakan akun Facebook mereka. Praktis banget, kan?
Setelah berhasil login, aplikasi ini akan secara otomatis membuat grup, profil, dan mencatat semua aktivitas pengguna. Yang lebih menarik, Forum memungkinkan Anda membuat unggahan menggunakan nama samaran. Mirip seperti fitur anonim di aplikasi Facebook biasa. Jadi buat Anda yang suka berpendapat tanpa harus memamerkan identitas asli, ini tempat yang pas!
Pihak Meta dengan tegas menjelaskan bahwa meski Forum sudah menjadi aplikasi terpisah, fitur Grup di Facebook tetap akan tersedia seperti biasa. Artinya, apa pun yang Anda bagikan di Forum nantinya juga akan terlihat secara otomatis di Grup Facebook pengguna. Sistemnya terintegrasi penuh, jadi tidak ada yang terlewat.
Yang bikin Forum makin keren adalah cara kerja feed-nya. Meta menyatakan bahwa feed di Forum akan lebih fokus pada percakapan yang hidup di dalam grup. Dengan pendekatan ini, pengguna bisa melihat topik apa yang benar-benar sedang hangat dibicarakan orang, bukan cuma apa yang sedang tren di permukaan. Cara kerjanya sangat berbeda dengan algoritma media sosial saat ini yang seringkali hanya mengejar popularitas sesaat. Nah, ini baru namanya diskusi yang mendalam!
Satu lagi fitur canggih yang membuat Forum layak diacungi jempol: tab “Ask” berbasis AI. Fitur ini memungkinkan pengguna mengajukan berbagai pertanyaan dan langsung menerima jawaban yang telah dirangkum secara pintar dari diskusi di berbagai grup. Bayangkan, Anda tidak perlu scroll panjang-panjang; AI akan meracik jawaban terbaik untuk Anda.
Tidak hanya untuk pengguna biasa, para admin grup juga dimanjakan. Meta telah menyematkan asisten AI yang bisa digunakan oleh admin untuk mengelola komunitas dan memoderasi konten dengan lebih efisien. Jadi, para admin tidak perlu kewalahan lagi menghadapi ribuan postingan setiap hari; AI siap membantu.
Berdasarkan penelusuran tim, aplikasi Forum ini baru bisa diunduh di toko aplikasi iOS, tepatnya di App Store. Sementara untuk pengguna Android, Anda harus sedikit bersabar karena hingga kini Forum belum muncul di Play Store. Semoga segera menyusul, ya!
Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya Meta (yang dulu masih bernama Facebook Inc.) merilis aplikasi semacam ini. Tahu tidak? Mereka pernah meluncurkan aplikasi serupa bernama Groups pada tahun 2014 lalu. Tujuan peluncuran Groups dulu sama, yaitu untuk mempermudah pengguna berbagi konten lintas grup. Namun sayang, usia Groups hanya bertahan sekitar tiga tahun dan akhirnya ditutup pada tahun 2017, sebagaimana dirangkum dari laporan Tech Crunch. Jadi, akankah Forum bernasib sama? Kita tunggu saja.
Sebelum Meluncurkan Forum, Meta Juga Rilis Instants yang Mirip BeReal
Nah, sebelum merilis Forum, Meta juga sempat meluncurkan aplikasi lain yang konsepnya mirip dengan BeReal, yaitu Instants. Kabar baiknya, aplikasi Instants ini bisa diakses langsung melalui menu Direct Message Instagram. Praktis sekali, bukan?
Di Instants, pengguna dengan leluasa bisa membagikan foto paling otentik dan apa adanya. Meta dengan sengaja merancang fitur ini dengan minim alat editing. Mengapa? Tujuannya jelas: demi mendorong pengguna agar mengunggah konten mentah atau “raw”. Tidak ada filter, tidak ada polesan. Apa adanya itulah keindahannya.
Fitur Instants ini ternyata sudah tersedia di Indonesia. Namun, responsnya cukup unik. Sebagian pengguna di Indonesia justru ingin menyembunyikan fitur ini dari aplikasi mereka. Lho, kenapa? Musababnya sederhana: fitur ini langsung mengunggah foto apa adanya sesaat setelah tombol shutter dipencet. Tanpa konfirmasi ulang, tanpa preview yang lama. Akibatnya, pengguna yang belum paham cara kerjanya sangat berpotensi tidak sengaja mengunggah foto sensitif atau privat yang seharusnya tidak dibagikan ke publik. Jadi hati-hati ya, pengguna Instagram di Tanah Air!
Terlepas dari pro-kontra Instants di Indonesia, Meta memang tampaknya sedang dalam mode ekspansi besar-besaran. Mereka serius ingin merilis lebih banyak aplikasi baru dalam waktu dekat.
Outlet media bergengsi Wall Street Journal sebelumnya sudah melaporkan bahwa CEO Meta, Mark Zuckerberg, secara blak-blakan mengatakan kepada para pegawainya bahwa efisiensi berbasis AI kini memungkinkan perusahaannya mengembangkan lebih banyak aplikasi dibanding sebelumnya. Pernyataan ini tentu membuat publik penasaran.
Lebih lanjut, Zuck dengan percaya diri berkata, “Chris dan saya berdiskusi, ‘baiklah, apakah kita bisa membuat 50 aplikasi baru?’ Ya, mungkin saja. Tapi sebaiknya kami mulai dari beberapa aplikasi dulu sebelum langsung mencoba membuat 50 aplikasi sekaligus.” Dalam pernyataan itu, ia mencatut nama Chief Product Officer, Chris Cox. Jadi, saksikanlah bagaimana Meta perlahan meracik portofolio aplikasi masa depan yang didorong kecerdasan buatan. Mulai dari Forum hingga Instants, semuanya dibuat dengan strategi yang lebih efisien dan agresif. Jangan sampai ketinggalan, ya!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

