Newtechclub.com – Akhirnya DJI resmi menggebrak pasar kamera aksi dengan meluncurkan Osmo 360 II, penerus dari Osmo 360 yang pertama kali muncul pada Juli 2025 lalu. Kabar ini langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan kreator konten dan pecinta gadget, karena kehadiran perangkat terbaru ini membawa segudang kejutan yang sayang untuk dilewatkan.
Sekilas, tampilan Osmo 360 II masih mempertahankan ciri khas pendahulunya—berbentuk kotak mungil dengan dominasi warna hitam yang elegan. Namun, jangan terkecoh dengan kemiripan desainnya, karena DJI menyelipkan berbagai peningkatan signifikan di dalamnya. Salah satu yang paling mencolok dan bikin heboh adalah pada bagian lensa!
Berbeda dengan generasi sebelumnya yang menyatukan lensa dengan bodi kamera, kini DJI menghadirkan inovasi revolusioner berupa lensa yang dapat dilepas dan dipasang sendiri oleh pengguna. Artinya, ketika lensa tergores atau mengalami kerusakan, Anda tidak perlu pusing mengganti seluruh unit kamera. Cukup ganti lensanya saja, dan kamera siap digunakan kembali. Praktis, hemat, dan sangat ramah di kantong!
Tidak berhenti di situ, DJI juga memanjakan pengguna dengan peningkatan kualitas perekaman yang bikin melongo. Dynamic range kamera dinaikkan dari 13,5 stop menjadi 14,5 stop, sehingga hasil rekaman memiliki detail bayangan dan sorotan yang jauh lebih tajam. Meski pada mode D-Log M masih bertahan di angka 13,5 stop, peningkatan ini tetap terasa signifikan bagi para sineas yang menginginkan hasil visual maksimal.
Sensor yang digunakan masih mengandalkan CMOS 1/1,1 inci—sama seperti pendahulunya. Namun, DJI tidak tinggal diam. Mereka menyematkan fitur AI Super Night View 2.0 yang menjadi andalan baru dalam perekaman malam hari. Dengan fitur ini, pengguna dapat merekam video malam dalam resolusi 8K dengan frame rate mencapai 60 fps. Bayangkan betapa jernih dan halusnya rekaman malam yang dihasilkan!
Peningkatan juga terjadi pada kemampuan perekaman video 360 derajat. Jika generasi pertama mampu merekam 8K pada 50 fps, maka Osmo 360 II sekarang melaju lebih kencang dengan 8K 60 fps. Hasilnya, gerakan dalam video terasa lebih mulus dan memukau.
Bagi Anda yang gemar membuat konten slow motion, kabar gembira datang dari kamera ini. Osmo 360 II mendukung perekaman video 360 derajat hingga 4K dengan frame rate 240 fps. Sementara pada mode single-lens, pengguna masih bisa merekam dengan kecepatan 4K pada 120 fps. Artinya, setiap momen aksi bisa ditangkap dengan detail super halus dan dramatis.
Tak hanya video, DJI juga meningkatkan kemampuan time-lapse secara luar biasa. Osmo 360 II kini menghasilkan time-lapse beresolusi hingga 16K, dua kali lipat dari generasi sebelumnya yang hanya maksimal 8K. Hasilnya? Video akselerasi yang super tajam dan detail tinggi, cocok untuk konten petualangan maupun dokumentasi perjalanan.
Peningkatan bitrate video juga menjadi daya tarik tersendiri. DJI menaikkan bitrate maksimum dari 170 Mbps menjadi 220 Mbps, sehingga kualitas video lebih kaya dan minim artefak. Bahkan, khusus untuk mode time-lapse 16K, bitrate mampu melonjak hingga 600 Mbps. Ini berarti setiap frame menyimpan informasi yang sangat kaya dan detail.
Di luar kemampuan video, Osmo 360 II juga tak main-main dalam urusan fotografi. Kamera ini mampu menangkap foto 360 derajat dengan resolusi menggiurkan, yakni hingga 120 megapiksel lengkap dengan fitur HDR. Hasil jepretan pun terlihat lebih hidup dengan rentang dinamis yang lebar, cocok untuk mengabadikan panorama alam maupun momen seru lainnya.
Beralih ke sektor daya, DJI Osmo 360 II dibekali baterai berkapasitas 2.150 mAh, meningkat cukup signifikan dari generasi sebelumnya yang hanya 1.950 mAh. Dengan baterai sebesar itu, DJI mengklaim pengguna bisa merekam video panoramic berkualitas 8K pada 30 fps selama kurang lebih 100 menit. Durasi yang cukup panjang untuk menangkap berbagai aksi seru tanpa khawatir kehabisan daya di tengah jalan.
Fitur pendukung lain juga turut disematkan, seperti desain magnetic mount dua arah yang memudahkan pemasangan di berbagai sudut. Ada pula fitur NFC Quick Connect untuk konektivitas cepat dengan perangkat lain, serta pembaruan perangkat lunak berupa mode tracking yang memudahkan pengguna melacak objek bergerak secara otomatis.
Media penyimpanan internal yang tersedia mencapai 105 GB, cukup luas untuk menyimpan ribuan foto dan jam-jam video berkualitas tinggi. DJI juga memastikan Osmo 360 II kompatibel dengan berbagai aksesori dan aplikasi pendukung di smartphone, sehingga pengoperasian dan pengaturan kamera menjadi lebih mudah dan menyenangkan.
Tentu saja, semua kecanggihan ini hadir dengan harga yang sepadan. Di pasar China, DJI Osmo 360 II dijual mulai dari 3.300 yuan, atau sekitar Rp 8,7 juta. Harga yang cukup kompetitif mengingat fitur dan teknologi yang ditawarkan sangat mutakhir.
Namun sayangnya, hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan Osmo 360 II di Indonesia. Para penggemar kamera aksi di Tanah Air pun masih harus bersabar menanti kabar selanjutnya. Akankah perangkat canggih ini segera hadir di pasar Indonesia? Kita tunggu saja kejutan berikutnya dari DJI!
Dengan berbagai pembaruan menggoda ini, DJI Osmo 360 II layak dinantikan sebagai kamera aksi andalan bagi para petualang, vlogger, dan kreator konten yang menginginkan kualitas rekaman luar biasa dalam genggaman tangan. Inovasi lensa yang dapat dilepas, peningkatan resolusi dan frame rate, hingga baterai lebih tahan lama, semuanya menjadi bukti bahwa DJI serius menghadirkan perangkat yang tidak hanya canggih, tetapi juga praktis dan solutif bagi penggunanya.
Bagi Anda yang ingin terus update dengan perkembangan gadget terbaru, pastikan untuk selalu mengikuti informasi selanjutnya. Siapa tahu, DJI Osmo 360 II segera mendarat di Indonesia dan menjadi primadona baru di dunia kamera aksi!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

