Site icon New Tech Club

Satu Mobil Setiap 76 Detik, Robot Humanoid Xiaomi Buktikan Mampu Ikuti Kecepatan Pabrik

Newtechclub.com – Robot mirip manusia itu ternyata sudah mulai beraksi di lini produksi kendaraan listrik Xiaomi. Presiden Xiaomi, Liu Weibing, membocorkannya langsung dalam wawancara di sela ajang Mobile World Congress (MWC) yang digelar di Barcelona baru-baru ini. Pabrik Xiaomi kini mengerahkan dua robot humanoid canggih yang diklaim mampu mengimbangi ritme produksi yang luar biasa cepat tersebut. “Di pabrik mobil Xiaomi, setiap 76 detik, satu mobil baru keluar dari jalur perakitan. Kedua robot humanoid itu mampu mengikuti kecepatan kerja kami,” tegas bos Xiaomi itu dengan percaya diri.

Lantas, apa saja yang dilakukan robot-robot canggih ini? Mereka ternyata bukan sekadar pajangan! Kedua robot tersebut mengambil peran penting dalam tugas-tugas presisi, seperti memasang mur dengan akurat hingga memindahkan komponen dari satu titik ke titik lain.

Yang bikin makin kagum, mereka mampu menuntaskan tugas dengan persentase keberhasilan mencapai 90 persen, dan semua itu hanya dalam waktu tiga jam!

Weibing mengakui bahwa mengintegrasikan robot ke dalam lini produksi bukan tanpa tantangan. “Untuk mengintegrasikan robot ke dalam lini produksi kami, tantangan terbesarnya adalah agar mereka dapat mengikuti kecepatan kerja,” ungkap Lu Weibing kepada CNBC. Namun, terobosan ini membuktikan bahwa teknologi robotik sudah semakin matang.

Xiaomi tidak main-main dengan strategi ini. Perusahaan menggunakan robot tersebut untuk mendongkrak produktivitas secara signifikan. Lagi pula, robot humanoid dinilai mampu mengambil alih peran manusia untuk pekerjaan-pekerjaan tertentu, bahkan bisa “menyelesaikan pekerjaan yang tidak bisa dilakukan manusia.” Artinya, efisiensi pun meningkat drastis!

Namun, jangan buru-buru membayangkan pabrik otomatis penuh robot ya! Penggunaan robot ini ternyata masih dalam tahap uji coba awal. Weibing menyebutkan, “Robot di lini produksi kami tidak melakukan pekerjaan resmi, lebih seperti para pekerja magang saja.” Jadi, mereka masih dalam masa belajar dan adaptasi.

Terlepas dari status ‘magang’ tersebut, langkah Xiaomi ini menyoroti satu fakta mencolok: perusahaan-perusahaan China bergerak super cepat dalam berinvestasi dan meningkatkan kemampuan di bidang robotik!

China memang sedang gencar mengembangkan teknologi robot humanoid. Bahkan, beberapa perusahaan seperti Deep Robotics baru saja melakukan penawaran umum perdana (IPO). Para analis di RBC Capital Market juga membuat prediksi yang mencengangkan: pasar robot humanoid global diproyeksikan mencapai 9 triliun dollar AS pada tahun 2050, dan 60 persen di antaranya bakal dikuasai China!

Weibing sendiri mengaku masih hati-hati dalam memproyeksikan pasar robot humanoid, meskipun dirinya optimistis terhadap bisnis ini.

Perjalanan Xiaomi di dunia robot humanoid sebenarnya sudah dimulai sejak 2022, ketika mereka memperkenalkan robot bernama CyberOne. Sayangnya, hingga kini robot tersebut belum dijual secara komersial, dihimpun dari CNBC, Jumat (6/3/2026).

BUKAN Cuma Ngerakit Mobil! Robot China Sekarang Jago Salto, Main Pedang, hingga Kungfu!

Nah, kalau kamu pikir robot cuma bisa ngerakit mobil, kamu salah besar! Robot humanoid buatan China sekarang naik level dengan kemampuan yang bikin merinding!

Dulu kita lihat robot-robot ini viral karena ikut marathon atau berenang. Sekarang? Mereka bisa menari pedang, melakukan gerakan kungfu yang memukau, bahkan salto dengan luwes! Aksi spektakuler ini ditampilkan dalam acara tahunan CCTV Spring Festival Gala, program televisi paling ditonton di China saat perayaan Tahun Baru Imlek.

Siapa dalang di balik gerakan-gerakan gila ini? Empat perusahaan robotik asal China—Unitree Robotics, Galbot, Noetix, dan MagicLab—memamerkan teknologi canggih mereka.

Begitu naik panggung, lebih dari selusin robot bikinan Unitree langsung memukau penonton. Mereka memperagakan rangkaian gerakan kungfu berpasangan dengan manusia secara natural dan luwes! Bayangkan, robot-robot ini melakukan adegan pertarungan, kuda-kuda kokoh, lengkap dengan ayunan tongkat dan nunchaku yang mematikan!

Bagian yang paling mencuri perhatian? Beberapa robot mampu melakukan salto berulang kali dengan stabil!

Bahkan setelah terjatuh, mereka bangkit kembali dengan cepat. Ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam sistem keseimbangan mereka. Bukan cuma itu, dari video yang ditayangkan oleh outlet media Al Jazeera dan NBC News, robot-robot humanoid ini juga mampu menggenggam pedang dengan kuat tanpa terjatuh.

Mereka mengayunkan pedang dalam gerakan yang menyerupai tari pedang tradisional. Gerakan tangannya terlihat semakin menyerupai tangan manusia karena sudah bisa bergerak ke berbagai arah dengan alami dan luwes. Padahal selama ini, robot humanoid kerap dicap kaku dan kurang fleksibel dalam gerakan dinamis.

Sementara itu, empat robot humanoid dari Noetix tampil berdampingan dengan aktor manusia dalam segmen komedi yang lucu. Kemudian, robot MagicLab membawakan tarian sinkron bersama penampil manusia saat lagu “We Are Made in China” dimainkan. Seru banget!

Tapi tunggu dulu, di balik aksi salto dan kungfu yang spektakuler ini, ada misi besar yang lebih serius!

Pengembangan robot humanoid ini sejatinya diarahkan untuk kebutuhan industri dan manufaktur. Kemampuan kontrol gerak yang luwes, koordinasi banyak robot sekaligus, hingga kontrol pada objek kecil menjadi fondasi penting untuk aplikasi nyata di pabrik dan pusat logistik.

Jadi, jangan kaget kalau suatu hari nanti robot-robot ini benar-benar mengambil alih lini produksi dengan kelincahan yang luar biasa. Sejauh ini, penerapan di dunia nyata masih terbatas pada proyek percontohan yang umumnya didukung kontrak atau kerja sama khusus. Tapi masa depan sudah di depan mata—dan China memegang kendalinya!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Exit mobile version