Newtechclub.com — Sinyal kehadiran duo smartphone gahar dari lini A-Series garapan Oppo makin menguat di pasar gadget Tanah Air. Pasalnya, produsen raksasa asal Tiongkok ini terlihat tengah bersiap meluncurkan dua amunisi terbarunya secara resmi untuk memanjakan para pencinta teknologi di Indonesia, yakni Oppo A7 Pro dan Oppo A7 Pro Max.
Bukti konkret mengenai kehadiran calon raja baru kelas menengah ini mencuat setelah kedua perangkat sukses menampakkan diri di situs Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) milik Kementerian Perindustrian. Selain itu, otoritas terkait juga telah meloloskan keduanya melalui sertifikasi Pos dan Telekomunikasi (Postel) dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi).
Berdasarkan pantauan mendalam tim kami pada database TKDN, pihak penilai menemukan dua unit misterius berlabel nomor model CPH2909 dan CPH2931. Selanjutnya, PT Bright Mobile Telecommunication bertindak sebagai pihak yang memprakarsai pendaftaran tersebut hingga keduanya berhasil menyabet sertifikat dengan raihan nilai TKDN mencapai 35,50 persen.
Jika kita menelusuri riwayat sertifikasi global, nomor model CPH2909 sebenarnya merujuk langsung pada varian tertinggi Oppo A7 Pro Max 5G. Sementara itu, nomor model CPH2931 menandai identitas resmi bagi saudaranya, yaitu Oppo A7 Pro versi standar.
Tak berhenti di situ, jejak legalitas duo ponsel ini juga terekam jelas dalam sistem data sertifikasi Postel. Dalam dokumen resmi tersebut, Kemkomdigi menerbitkan sertifikat bernomor 125889/DJID/2026 untuk tipe CPH2931 tepat pada tanggal 28 Agustus 2026.
Sementara untuk varian CPH2909, otoritas pemerintah mengesahkan sertifikat bernomor 126142/DJID/2026 beberapa hari setelahnya, yakni pada tanggal 4 September 2026.
Secara regulasi teknis, pemenuhan standar TKDN serta kepemilikan izin Postel merupakan dua syarat mutlak yang wajib dipenuhi oleh setiap produsen. Oleh sebab itu, tanpa kelengkapan dua dokumen vital ini, vendor mana pun tidak akan mampu menjual perangkat telekomunikasi secara sah di Indonesia.
Kemunculan berkas legalitas dari dua instansi pemerintah ini tentu menjadi pertanda yang sangat kuat bagi konsumen. Akibatnya, publik makin yakin bahwa produsen memang menyiapkannya untuk menggebrak pasar smartphone dalam negeri dalam waktu dekat.
Kendati demikian, pihak Oppo Indonesia hingga saat ini masih memilih untuk bungkam dan enggan membeberkan tanggal pasti rilisnya. Bahkan, mereka juga belum merilis bocoran estimasi harga jual resmi kedua HP tersebut di Tanah Air.
Menariknya, status kedua perangkat ini di pasar global tergolong masih sangat gres. Pihak vendor lebih dulu memperkenalkan Oppo A7 Pro Max ke publik China pada 5 Agustus 2026, lalu meluncurkan varian Oppo A7 Pro pada 8 September 2026.
Sambil menanti kepastian pengumuman resmi dari manajemen Oppo Indonesia, pengguna dapat membedah ketangguhan spesifikasi teknis dari Oppo A7 Pro dan A7 Pro Max versi China sebagai bahan komparasi awal.
Spesifikasi Oppo A7 Pro Max di China
Oppo A7 Pro Max mendadak menjadi sorotan utama penggemar gadget karena membawa daya tarik luar biasa berupa baterai raksasa berkapasitas 10.000 mAh. Bahkan, ukuran daya ini tercatat sebagai kapasitas baterai paling spektakuler yang pernah diproduksi Oppo untuk jajaran HP komersialnya. Menariknya lagi, pabrikan merancang baterai jumbo tersebut menggunakan inovasi teknologi Glacier Battery berbasis silicon-carbon. Berkat penggunaan struktur canggih ini, insinyur Oppo mampu mengemas kapasitas energi monster tanpa perlu mengorbankan ketebalan bodi ponsel agar tetap nyaman digenggam.
Selain menawarkan daya tahan ekstra lama, Oppo menjamin keawetan komponen energi ini untuk pemakaian jangka panjang. Bahkan, penguji mengeklaim bahwa kesehatan baterai ini masih sanggup bertahan di atas 80 persen meskipun pengguna telah melakukan pengisian daya hingga 1.500 siklus secara berulang.
Untuk menyokong baterai 10.000 mAh tersebut, Oppo membekalinya dengan teknologi pengisian cepat SuperVOOC berdaya 80 watt. Di samping itu, pengembang juga menyematkan fitur reverse wired charging 27 watt. Alhasil, pengguna bisa memanfaatkan ponsel ini sebagai penyuplai daya alternatif atau powerbank darurat bagi gadget lainnya lewat sambungan kabel.
Dari segi dapur pacu, Oppo A7 Pro Max mencetak rekor baru sebagai smartphone perdana yang mengadopsi chipset Snapdragon 4 Gen 5. Komponen prosesor 5G berbasis fabrikasi 4 nm buatan Qualcomm ini baru saja diperkenalkan pada Mei lalu. Produsen kemudian memadukan chip kencang tersebut dengan opsi RAM LPDDR4X hingga 12 GB serta media penyimpanan UFS 3.1 berkapasitas mencapai 512 GB.
Pada bagian depan, ponsel ini menyuguhkan pengalaman visual memanjakan mata melalui panel layar AMOLED seluas 6,78 inci. Layar mewah ini mengusung resolusi tajam 2.772 x 1.272 piksel, didukung refresh rate adaptif mencapai 120 Hz, serta tingkat kecerahan puncak mencapai 1.800 nits. Tak hanya itu, perancang ponsel juga sudah menanamkan sensor pemindai sidik jari secara modern di dalam layar.
Beralih ke sektor fotografi, Oppo membenamkan kamera utama beresolusi 50 MP yang sudah dilengkapi penstabil gambar optik (OIS) serta pendamping sensor monokrom 2 MP. Sementara itu, pengguna dapat memanfaatkan kamera depan 50 MP yang tangguh karena telah dilengkapi fitur autofocus presisi untuk keperluan swafoto.
Di samping urusan performa visual dan kamera, produsen juga merancang smartphone ini dengan sistem ketahanan fisik luar biasa. Buktinya, Oppo A7 Pro Max mengantongi paket lengkap sertifikasi ketahanan debu dan air berupa IP66, IP68, IP69, hingga IP69K.
Selain keunggulan di atas, pabrikan melengkapi perangkat ini dengan deretan fitur canggih seperti NFC, infrared blaster, Wi-Fi 5, serta speaker stereo yang mampu menyemburkan suara menggelegar hingga volume 300 persen. Seluruh sistem operasi ini berjalan di atas Android 16 dengan tampilan antarmuka ColorOS 16 terkini.
Spesifikasi Oppo A7 Pro di China
Sementara itu, varian Oppo A7 Pro tampil menawarkan estetika visual yang cukup kontras jika kita bandingkan dengan saudaranya. Pada bagian punggung, pabrikan merancang modul kamera berbentuk kapsul horizontal yang membentang secara elegan di area atas ponsel.
Jika kita mengamati bentuknya secara sekilas, bahasa desain rumah kamera ini langsung mengingatkan kita pada gaya khas modul kamera iPhone Air maupun deretan smartphone ternama Google Pixel.
Di dalam rumah kamera tersebut, insinyur memasang kamera utama 50 MP dengan bukaan lensa f/1.9. Selain itu, produsen menyematkan sensor inframerah agar HP bisa berfungsi sebagai remote control elektronik, lengkap dengan dukungan lampu LED flash.
Untuk urusan pemanja mata, Oppo A7 Pro mengandalkan panel layar OLED berukuran 6,57 inci dengan resolusi tajam 2.372 x 1.080 piksel. Layar ini sanggup menyajikan pergerakan mulus berkat refresh rate 120 Hz, touch sampling rate 240 Hz, serta mampu memancarkan kecerahan hingga 1.400 nits.
Di bagian tengah atas layar, perancang menyematkan lubang punch hole kecil yang berfungsi menampung kamera swafoto beresolusi 8 MP.
Bergeser ke sektor pemrosesan data, smartphone ini mengandalkan ketangguhan chipset MediaTek Dimensity 6360 Max. Pihak vendor lantas mengombinasikan dapur pacu tersebut dengan pilihan RAM LPDDR4X sebesar 6 GB atau 8 GB, serta ruang penyimpanan internal UFS 2.2 berkapasitas 256 GB.
Berbeda dari model Pro Max yang membawa baterai raksasa, Oppo A7 Pro dibekali pasokan daya berkapasitas 8.000 mAh. Meskipun demikian, produsen tetap melengkapinya dengan fitur pengisian daya cepat berdaya 45 watt.
Mengenai aspek perangkat lunak, ponsel ini juga mengadopsi sistem operasi Android 16 dengan antarmuka ColorOS 16. Di dalamnya, insinyur menyelipkan beragam fitur kecerdasan buatan (AI) menarik, seperti pendeteksi manipulasi wajah berbasis AI, sistem peringatan panggilan penipuan, serta fitur perlindungan keamanaan lintas aplikasi.
Tak kalah lengkap, perangkat ini menyertakan dukungan konektivitas 5G, Wi-Fi 5, Bluetooth 5.4, NFC, port USB-C, GPS, pengeras suara dengan dorongan volume hingga 300 persen, serta mengantongi sertifikasi ketahanan air dan debu IP69K.
Harga Oppo A7 Pro Series di China
Di pasar China, produsen menghadirkan Oppo A7 Pro Max dalam tiga pilihan warna menarik, yaitu Wave Rider, Orange Glow, dan Mountain Black. Sedangkan untuk adiknya, Oppo A7 Pro menyapa konsumen lewat opsi warna Riding the Waves, Every Step Blossoms, dan Desert Brown.
Pihak vendor menguji pasar dengan melepas Oppo A7 Pro Max di China pada kisaran harga berikut:
- Oppo A7 Pro Max 8 GB/128 GB: 2.199 yuan (sekitar Rp 5,8 juta)
- Oppo A7 Pro Max 12 GB/256 GB: 2.699 yuan (sekitar Rp 7,1 juta)
- Oppo A7 Pro Max 12 GB/512 GB: 2.999 yuan (sekitar Rp 7,9 juta)
Sementara itu, pelanggan dapat memboyong varian Oppo A7 Pro di China dengan rincian harga sebagai berikut:
- Oppo A7 Pro 6 GB/256 GB: 2.199 yuan (sekitar Rp 5,7 juta)
- Oppo A7 Pro 8 GB/256 GB: 2.499 yuan (sekitar Rp 6,5 juta)
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.







