• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

Alibaba Perkenalkan Qwen 3.8 Max, Langsung Raih Posisi Tertinggi di Antara Model AI China

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
Agustus 5, 2026
Home AI
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – Dunia kecerdasan buatan kembali diguncang! Raksasa teknologi asal Tiongkok, Alibaba, baru saja meluncurkan senjata api terbarunya di medan perang AI: model Qwen 3.8 Max. Tanpa basa-basi, perusahaan menyatakan bahwa ini adalah model AI terbesar dan tercanggih yang pernah mereka ciptakan sepanjang sejarah. Sorak-sorai pun terdengar dari kalangan pegiat teknologi, karena kehadiran Qwen 3.8 Max seolah menjadi penanda bahwa persaingan di ranah AI kian memanas dan seru untuk diikuti.

Yang membuat publik terperangah, Qwen 3.8 Max dibekali dengan 2,4 triliun parameter. Bagi yang awam, parameter ini ibarat “otak” dari model AI—komponen yang dipelajari selama proses latihan dan digunakan untuk mengenali pola rumit serta meracik respons yang cerdas. Meskipun jumlah parameter bukanlah segalanya, angka fantastis tersebut otomatis mengantarkan Qwen 3.8 Max ke jajaran model AI superbesar yang pernah diperkenalkan Alibaba. Bayangkan, pendahulunya, Qwen 3.5 yang rilis pada Februari 2026, hanya “bernyawa” 397 miliar parameter. Lonjakan ini begitu drastis, nyaris menyamai gurita AI Kimi K3 besutan Moonshot AI yang mengusung 2,8 triliun parameter.

Namun, perlu digarisbawahi bahwa parameter bukan satu-satunya tolok ukur kualitas. Walau sering dijadikan barometer kemampuan komputasi dan besarnya data yang diolah, kecerdasan sebuah model tetap ditentukan oleh banyak faktor lain, termasuk arsitektur dan efisiensi algoritmanya.

Langsung Juara di Arena Benchmark!

Hebohnya, tak butuh waktu lama bagi Qwen 3.8 Max untuk menunjukkan taringnya. Tak lama setelah debut resmi, model ini langsung menempati posisi puncak sebagai model AI asal China dengan skor tertinggi di platform pembanding model AI ternama, Arena.AI. Prestasi gemilang ini khususnya diraih dalam kategori model teks, yang menjadi lomba utama bagi para raksasa teknologi.

Tak hanya jago merangkai kata, Qwen 3.8 Max juga piawai membaca gambar dan konten visual. Pada kategori analisis gambar, model ini bertengger di peringkat kedua, hanya kalah satu langkah dari varian Claude Fable 5 garapan Anthropic. Posisi ini menunjukkan bahwa Alibaba tak main-main dalam menggarap kemampuan multimodal AI-nya.

Bahkan, Alibaba dengan penuh percaya diri mengklaim bahwa model ini berhasil menuntaskan proyek software engineering yang berlangsung selama 16 hari penuh. Sayangnya, perusahaan masih tutup mulut terkait rincian proyek tersebut, sehingga publik hanya bisa berspekulasi tentang kompleksitas tugas yang berhasil ditaklukkan oleh Qwen 3.8 Max.

Sejalan dengan saudara kembarnya, Kimi K3, Qwen 3.8 Max mendukung pemrosesan teks, gambar, dan video dengan konteks hingga satu juta token. Kapasitas luar biasa ini memungkinkan model untuk menangani dokumen panjang, basis kode (codebase) yang kompleks, bahkan ratusan halaman dokumen dalam satu kali proses. Ini kabar baik bagi para developer dan peneliti yang kerap bergulat dengan data masif.

Efisiensi Ala Mixture-of-Experts

Di balik kecanggihannya, Alibaba menerapkan arsitektur mixture-of-experts pada Qwen 3.8 Max. Pendekatan ini cerdik karena hanya mengaktifkan 95 miliar parameter untuk setiap permintaan pengguna. Dengan kata lain, meskipun memiliki 2,4 triliun parameter, model ini tak selalu “bekerja keras” penuh. Strategi ini diklaim ampuh menekan biaya komputasi sekaligus mempercepat respons AI, sehingga pengguna bisa mendapatkan jawaban lebih kilat tanpa menguras kantong.

Kejutan dari Kampus Startup: DeepSeek V4-Flash

Di sisi lain, geliat AI China tak hanya didominasi oleh raksasa seperti Alibaba. Startup AI bernama DeepSeek turut memeriahkan panggung dengan memperkenalkan model AI V4-Flash. Yang menjadi daya tarik utama V4-Flash bukanlah jumlah parameternya, melainkan efisiensi biaya operasional yang lebih murah dibandingkan para pesaingnya.

DeepSeek berani mematok harga 0,14 dolar AS (sekitar Rp 2.524) per satu juta input token dan 0,28 dolar AS (sekitar Rp 5.048) per satu juta output token. Angka ini nyaris membuat pesaing geleng-geleng kepala. Perusahaan riset Artificial Analysis bahkan memperkirakan biaya rata-rata penggunaan V4-Flash hanya sekitar 3 sen dolar AS (sekitar Rp 541) per pengujian.

Bayangkan, untuk tugas serupa, biaya rata-rata yang harus dikeluarkan mencapai 86 sen dolar AS (sekitar Rp 15.506) pada Kimi K3, melonjak ke 1,86 dolar AS (sekitar Rp 33.535) pada GPT-5.6 Sol milik OpenAI, dan bahkan menyentuh 3,15 dolar AS (sekitar Rp 56.793) pada Claude Fable 5 dari Anthropic. Perbedaan harga ini sangat kontras!

Menurut Artificial Analysis, pengukuran tersebut memberikan gambaran biaya yang lebih realistis karena memperhitungkan jumlah token yang diproses model untuk menyelesaikan suatu tugas. Dengan kata lain, model yang terlihat murah berdasarkan tarif per token belum tentu lebih hemat apabila membutuhkan lebih banyak proses untuk menghasilkan jawaban. Namun, dengan prediksi biaya serendah itu, V4-Flash jelas menjadi pilihan menarik bagi para pengembang yang ingin mengadopsi AI canggih tanpa merogoh kocek terlalu dalam.

Persaingan Semakin Panas

Dengan peluncuran Qwen 3.8 Max dan DeepSeek V4-Flash, peta persaingan AI di China kian menarik untuk disimak. Di satu sisi, Alibaba menunjukkan superioritas teknologi dengan model raksasa yang serba bisa. Di sisi lain, DeepSeek mengusung strategi disruptif dengan efisiensi biaya yang menggoda.

Kedua pendekatan ini sama-sama memiliki pasar dan penggemarnya masing-masing. Bagi perusahaan besar dengan kebutuhan komputasi kompleks, Qwen 3.8 Max bisa menjadi andalan. Namun, bagi startup atau individu dengan anggaran terbatas, V4-Flash menawarkan jalan masuk yang lebih mulus ke dunia AI canggih.

Yang jelas, persaingan ini pada akhirnya menguntungkan kita sebagai pengguna. Inovasi terus bermunculan, harga semakin kompetitif, dan kualitas layanan pun terdongkrak. Dunia AI memang sedang panas-panasnya, dan China membuktikan diri sebagai salah satu pusat gravitasi utama dalam revolusi teknologi ini. Nantikan terus kejutan selanjutnya!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: AiQwen
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
OPPO Reno 16F 5G Eco Pack Hadir di Tanah Air, Harga Terjun Berkat Kemasan Tanpa Adaptor

OPPO Reno 16F 5G Eco Pack Hadir di Tanah Air, Harga Terjun Berkat Kemasan Tanpa Adaptor

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

IDTUG Usulkan Skema Kreatif untuk Manfaatkan Sisa Kuota

IDTUG Usulkan Skema Kreatif untuk Manfaatkan Sisa Kuota

Agustus 2, 2025
Foto Jalanan Pakai HP? Trik Simpel Jago Street Photography!

Foto Jalanan Pakai HP? Trik Simpel Jago Street Photography!

Juni 9, 2025

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Apple Akan Luncurkan Aplikasi Gaming Eksklusif? Ini Rinciannya!

Apple Akan Luncurkan Aplikasi Gaming Eksklusif? Ini Rinciannya!

Mei 29, 2025
Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Juli 20, 2026
Layar 144 Hz dan Chip Grafis Khusus Jadi Andalan Realme P4s, HP Gaming Terbaru dari Realme

Layar 144 Hz dan Chip Grafis Khusus Jadi Andalan Realme P4s, HP Gaming Terbaru dari Realme

Agustus 30, 2026
Keychron G4 dan G5: Dua Mouse Gaming Nirkabel Ringan dengan Sensor Andalan PixArt 3950

Hadir di Tiongkok, Lenovo Legion GamePad G9 (2026) Bawa Joystick ala Xbox Series X/S

April 20, 2026

Follow Us

slot gacor interents-expents Mengenal PG Soft Provider Game Digital dengan Visual Kelas Dunia 10 Game PG Soft Paling Ikonik dan Alasan Mereka Begitu Populer Di Balik Layar Rahasia Desain dan Mekanisme Game PG Soft Panduan Memahami RTP Volatilitas dan Fitur Bonus di Game PG Soft PG Soft vs Provider Lain Apa yang Membuatnya Berbeda Tren Desain Game PG Soft Grafis 3D Animasi Halus dan Mobile First 7 Fitur Khas PG Soft yang Sering Muncul di Setiap Game Review Objektif Kelebihan dan Kekurangan Game PG Soft Masa Depan PG Soft Inovasi Game Casual hingga Elemen Sosial PG Soft dan Seni Memikat Mata Ketika Game Digital Jadi Pengalaman Estetik Rahasia Ketenaran PG Soft Bukan Hanya Tema Tapi Cara Bercerita Menelusuri Jejak Kreatif PG Soft Ide Inspirasi dan Simbol yang Dipakai PG Soft dari Kacamata Pemain Baru Apa yang Pertama Kali Terlihat 5 Pertanyaan yang Sering Muncul Saat Membahas Game PG Soft PG Soft dan Revolusi Layar Sentuh Desain yang Mengikuti Ibu Jari Mengapa Efek Suara PG Soft Sulit Dilupakan Ini Rahasianya PG Soft Ketika Animasi Kecil Mampu Mengubah Suasana Bermain Antara Tren dan Karakter Cara PG Soft Menjaga Identitas di Pasar Global PG Soft vs Rasa Nostalgia Bagaimana Game Modern Menghidupkan Masa Lalu Mahjong Ways Jadi Puzzle Bertema Tiongkok Disorot Wild West Gold Hadir Permainan Bertema Koboi Gates of Olympus Permainan Multiplier Bertema Mitologi Sweet Bonanza x1000 Game Match Bertema Permen Starlight Princess Permainan Multiplier Bernuansa Fantasi Mahjong Wins 3 Puzzle Modern Simbol Dinamis Lucky Neko Game Bertema Kucing Visual Cerah Sugar Rush 1000 Konsep Match Bertema Manisan Sweet Bonanza Xmas Permainan Match Bernuansa Musiman Wild Bounty Showdown Game Bertema Koboi Bonus Mahjong Ways 2 Puzzle Digital Pola Simbol Baccarat Online Permainan Kartu Mekanisme Probabilitas PG 02 Koleksi Permainan Digital Interaktif Permainan Pragmatic Play Semakin Variatif Game Multiplier Mahjong Ways Puzzle Digital Kredit Permainan Gates of Olympus Mekanisme Multiplier Game Digital Starlight Princess Tema Fantasi Fitur Multiplier Wild West Gold Petualangan Koboi Permainan Interaktif Sweet Bonanza Game Match Visual Warna-Warni Mahjong Wins 3 Puzzle Modern Kombinasi Simbol

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version