• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

AI Seedance 2.0 Resmi Terintegrasi ke CapCut, Kreator Tanah Air Bisa Bikin Video dengan Gerak Lebih Natural

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
Maret 29, 2026
Home AI
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – Siapa sih yang gak kenal CapCut? Aplikasi edit video andalan anak muda ini kembali bikin heboh! Baru-baru ini, ByteDance selaku pemiliknya, secara resmi menghadirkan kecanggihan terbaru bertajuk Dreamina Seedance 2.0 langsung ke dalam platform CapCut. Bukan cuma sekadar update biasa, model AI canggih ini diklaim bakal merevolusi cara kita bikin video. Kenapa? Karena hasilnya disebut-sebut jauh lebih realistis dan sinematik, plus dilengkapi dengan audio yang mulus dan natural bak film layar lebar. Wah, siap-siap konten kamu makin kece!

Peluncuran teknologi secanggih ini tidak dilakukan sembarangan. Menurut pantauan langsung pada Jumat (27/3/2026), fitur Dreamina Seedance 2.0 sudah mulai digulirkan secara bertahap. Namun, perlu dicatat bahwa prioritas pertama diberikan untuk pengguna berbayar alias langganan CapCut Pro. Kabar baiknya, Indonesia termasuk dalam daftar negara yang kebagian jatah uji coba, bersama dengan Filipina, Thailand, Vietnam, dan Malaysia. Jadi, buat kamu yang sudah berlangganan Pro, langsung saja cek aplikasinya!

Lantas, bagaimana cara menjajal kecanggihan AI ini? Caranya sangat mudah! Pengguna cukup membuka tab “AI Lab” yang tersedia di dalam aplikasi CapCut. Di sana, kamu bisa langsung bereksperimen dengan Seedance 2.0. Kamu tidak perlu ribet-ribet, tinggal pilih prompt template yang sudah disediakan, atau bahkan memasukkan ide dan perintah sendiri. Mau pakai modal teks, gambar, atau referensi video pribadi? Semua opsi tersedia untuk memicu imajinasi AI ini.

Proses kreatif semakin leluasa karena Seedance 2.0 memberikan fleksibilitas penuh pada durasi video. Kamu bisa menentukan sendiri berapa lama video yang ingin dibuat. Tersedia tiga opsi durasi menarik, yakni 5 detik untuk cuplikan singkat, 10 detik untuk konten medium, hingga maksimal 15 detik untuk adegan yang lebih panjang. Tentunya, durasi ini sangat ideal untuk kebutuhan konten media sosial saat ini.

Selanjutnya, pengguna juga diberikan kebebasan memilih rasio aspek video. Pilihannya pun lengkap dan siap menyesuaikan dengan kebutuhan platform. Ada format 9:16 yang ikonik untuk TikTok dan Instagram Stories, lalu 3:4 dan 1:1 untuk Instagram Feed, hingga 4:3 dan 16:9 yang lebih lebar untuk YouTube. Dengan opsi sekaya ini, kamu tidak perlu repot mengedit ulang ukuran video secara manual. Semua sudah disesuaikan dengan mudah hanya dalam satu kali proses generate.

Dari segi resolusi, jangan khawatir! Seedance 2.0 tetap menghadirkan kualitas visual yang mumpuni. Model AI ini mampu menghasilkan video dengan resolusi minimal 480p dan maksimal 720p. Setelah semua parameter seperti durasi, rasio, dan ide konten siap, pengguna tinggal menekan tombol generate. Setelah itu, AI Dreamina Seedance 2.0 akan segera memproses perintah dan menyajikan hasil videonya dalam waktu singkat. Prosesnya cepat dan hasilnya bikin penasaran!

Lalu, apa yang membuat Seedance 2.0 berbeda dari model AI video sebelumnya? Jawabannya ada pada kualitas visual yang luar biasa. AI ini disebut-sebut mampu menghasilkan visual dengan tekstur, pencahayaan, dan gerakan yang jauh lebih realistis. Kamu akan melihat detail yang lebih hidup, seperti pantulan cahaya yang akurat atau tekstur kain yang terlihat nyata, bukan sekadar rekayasa digital.

Bahkan, yang lebih mencengangkan adalah kemampuannya dalam memahami fisika dan pergerakan. Model ini tidak lagi menghasilkan gerakan yang kaku atau aneh. Sebaliknya, Seedance 2.0 piawai menciptakan alur gerakan yang natural. Hal ini membuatnya sangat cocok digunakan untuk membuat konten dengan banyak aksi, adegan dinamis, atau gerakan cepat yang biasanya sulit ditiru oleh AI generatif lainnya. Semua mengalir dengan mulus!

Selain aspek visual, audio juga menjadi nilai jual utama dari pembaruan ini. Seedance 2.0 kini mendukung sinkronisasi audio yang lebih mulus. Artinya, efek suara dan latar musik yang dihasilkan atau dipasangkan terasa lebih menyatu dengan gambar. Hasil akhirnya pun terasa lebih hidup, bukan sekadar tempelan visual dan suara seperti video pada umumnya. Dari hasil yang ada, video bikinan Seedance 2.0 memang terlihat rapi, mulus, realistis, dengan dukungan efek suara yang natural.

Kemampuan Seedance 2.0 ternyata tidak hanya sebatas membuat video dari nol, lho! Fitur ini juga hadir sebagai asisten pintar untuk mengedit footage yang sudah ada. Pengguna bisa memanfaatkan AI untuk memperbaiki detail video, menyesuaikan visual, hingga meningkatkan kualitas klip secara otomatis. Bayangkan, kamu bisa mengubah video lama yang kurang tajam menjadi lebih halus dan profesional hanya dengan bantuan AI. Kemampuan ini benar-benar membuka peluang bagi kreator untuk memoles ulang karya mereka dengan lebih efisien.

Tak berhenti di situ, AI ini juga menjadi alat yang ampuh untuk menguji ide konten sejak tahap awal. Kreator dapat memanfaatkan Seedance 2.0 untuk membuat visual dari konsep sederhana atau bahkan sketsa kasar sebelum benar-benar melakukan proses shooting yang sebenarnya. Dengan begitu, eksperimen ide bisa dilakukan dengan cepat dan murah. Penggunaan model ini pun cukup luas, mulai dari membuat video resep masakan yang menggugah selera, tutorial kebugaran yang detail, hingga konten bisnis atau ulasan produk yang informatif.

Kedepannya, kecanggihan Seedance 2.0 tidak akan berhenti di sini. Rencananya, model AI ini akan diintegrasikan secara lebih mendalam ke berbagai fitur unggulan CapCut, termasuk AI Video dan Video Studio. Bahkan, integrasi juga akan merambah ke platform lain seperti Dreamina dan Pippit. Ini menandakan bahwa ByteDance serius membangun ekosistem AI yang terhubung untuk memudahkan para kreator di seluruh dunia.

Di tengah kecanggihan yang ditawarkan, CapCut tetap menjalankan prinsip keamanan yang bertanggung jawab. Karena hasil video yang dihasilkan semakin realistis, CapCut membekali Seedance 2.0 dengan sejumlah sistem keamanan yang ketat. Salah satunya adalah pembatasan penggunaan wajah asli pada tahap awal peluncuran. Langkah ini diambil untuk meminimalisir potensi penyalahgunaan. Selain itu, teknologi canggih juga diterapkan untuk mencegah pelanggaran hak cipta.

Untuk menjaga transparansi, setiap konten yang dibuat dengan AI CapCut akan diberi watermark khusus. Bukan hanya watermark visual yang kasat mata, tetapi juga terdapat watermark “tak terlihat” yang bisa digunakan untuk melacak konten jika suatu saat disalahgunakan. Langkah ini menjadi bentuk komitmen nyata dari CapCut. CapCut juga menegaskan bahwa mereka akan terus bekerja sama dengan komunitas kreator dan para pakar untuk memastikan teknologi ini digunakan secara aman dan bertanggung jawab.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: AiSeedance
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
Tecno Spark 50 5G Hadir dengan Baterai 6.500 mAh dan Desain Kamera Ala Google Pixel

4 Fitur Keamanan WhatsApp yang Jarang Disadari, Cek Sekarang!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Keychron G4 dan G5: Dua Mouse Gaming Nirkabel Ringan dengan Sensor Andalan PixArt 3950

Gadhouse Miko Buktikan Kaset Tak Mati: Kini Pakai USB-C dan Bisa Pairing Bluetooth

April 20, 2026
Motorola G06 Power Resmi Dirilis, Baterai Besar 7.000 mAh dan Harga Terjangkau

Motorola G06 Power Resmi Dirilis, Baterai Besar 7.000 mAh dan Harga Terjangkau

Oktober 10, 2025

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Juli 20, 2026
Sennheiser Spectera Resmi Meluncur di Indonesia, Satu Base Station Kendalikan 64 Link Audio

Sennheiser Spectera Resmi Meluncur di Indonesia, Satu Base Station Kendalikan 64 Link Audio

September 19, 2026
Motorola Edge 70 Plus Resmi Meluncur di IFA 2026, Bawa Kamera 200 MP dan Layar 144 Hz

TCL Perkenalkan Dua Tablet NxtPaper dan Smartwatch Anak dengan Fitur Robot Meja di IFA 2026

September 6, 2026
Keychron G4 dan G5: Dua Mouse Gaming Nirkabel Ringan dengan Sensor Andalan PixArt 3950

Hadir di Tiongkok, Lenovo Legion GamePad G9 (2026) Bawa Joystick ala Xbox Series X/S

April 20, 2026

Follow Us

slot777 Mengupas Rahasia RTP dan Volatilitas di Game PG Soft Dari Mahjong Ways sampai Wild Bandito Evolusi Mekanik Slot PG Soft Kenapa PG Soft sering Pakai Tema Asia Analisis Desain DAN Budaya Anatomi Slot PG Soft Simbol Payline dan Cara Membaca Paytable Fitur Buy FREE Spins Untung Risiko dan Matematika Di Baliknya PG Soft vs Pengembang Lain Kelebihan dan Kekurangan dari Sisi UIUX Mitos vs Fakta Pola Gacor Jam Hoki dan RNG di Game PG Soft Desain Audio Visual PG Soft Kenapa Game Mereka Terasa Lebih Hidup Tren Slot 2025 Pelajaran dari Rilis Terbaru PG Soft Dampak PG Soft bagi Industri Kreatif Digital dan Ekosistem Game Membaca Bahasa Visual PG Soft Warna Tipografi dan Ikon yang Jadi Identitas Psikologi Tombol Spin Rahasia UX PG Soft dalam Menjaga Rasa Penasaran Lebih dari Sekadar Slot Worldbuilding dan Narasi Karakter di Game PG Soft Strategi sekuel Dan Spin Off mengapa PG Soft rajin Merilis VERSI Baru Slot di Layar Kecil Optimasi Mobile dan Performa Teknis PG Soft Di Balik Layar Produksi Riset Prototyping dan Quality Control Game PG Soft Branding PG Soft Membangun Identitas di Tengah Persaingan Developer Slot Regulasi vs Kreativitas Bagaimana Aturan Tiap Negara Membentuk Desain PG Soft Ekosistem Fitur Scatter Multiplier dan Mekanik Bertingkat ala PG Soft Masa Depan PG Soft AI Personalisasi dan Inovasi Slot Generasi Berikutnya Mengenal PG Soft Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Apa yang Bikin Populer 10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran Mahjong Ways vs Wild Bandito Duel Slot PG Soft Paling Ikonik Di Balik layar PG Soft Rahasia Animasi HALUS Dan Fitur Bonusnya Daftar Game pg SOFT Bertema Asia Yang WAJIB Diketahui Penggemar Slot Fortune Tiger Lucky Neko Caishen Wins Deretan Slot PG Soft Bernuansa Keberuntungan Kenapa PG Soft Banyak Diminati 5 Alasan Dari GRAFIS Fitur Sampai Mekanisme Treasures of Aztec hingga Ganesha Fortune Jelajah Tema Budaya di Game PG Soft Panduan Santai Memahami Fitur Free Spin dan Multiplier di Game PG Soft PG Soft Paling Legendaris 7 Judul yang Punya tempat Di HATI Pemain PG Soft dan Seni Bikin Slot Nagih Rahasia di Balik Spin yang Susah Dihentikan Dari Layar HP ke Dunia Fantasi Kenapa Slot PG Soft Terasa Seperti Main Game Premium Membedah Pola Visual PG Soft Warna Simbol dan Efek yang Bikin Mata Betah Slot PG Soft untuk Pemula 8 Judul Ramah Dimainkan dengan Tampilan Friendly Ketika Tradisi Bertemu Teknologi Cara PG Soft Mengangkat Cerita Rakyat ke Slot Modern PG Soft vs Slot Klasik Apa yang Membuat Generasi Baru Lebih Pilih Slot 3D 7 Slot PG Soft dengan Sound Effect Paling Epik Bikin Suasana Makin Tegang Bukan Cuma Jackpot Daya Tarik Cerita dan Karakter di Game PG Soft PG Soft dan Tren Slot Mobile Judul Judul Ringan yang Cocok Dimainkan Santai Jejak Inovasi PG Soft Dari Mekanisme Sederhana ke Fitur Bonus Super Kompleks Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Mengintip Peluang Jackpot di Fortune Tiger Simbol Keberuntungan Mahjong Ways 2 jalan Ninja Menuju Jackpot 25000 Treasures of Aztec Berburu Jackpot di Reruntuhan Suku Maya Lucky Neko Jackpot Menggemaskan dari Kucing Keberuntungan Jepang Wild Bandito Jackpot 10000 dalam Balutan Aksi Koboi Meksiko Midas Fortune Sentuhan Emas yang Membuka Jackpot Progresif Ways of the Qilin Jackpot dari Mitologi Tiongkok Kuno Wild bounty showdown Jackpot 25000 di Dunia Barat Liar Ganesha Fortune Jackpot Berkah dari Dewa Ganesha Heist Stakes Merampok Jackpot di Balik Brankas Vegas Dragon Tiger Luck Tarung Duel Naga vs Macan Demi Jackpot 5000 Candy Village Ledakan Manis Jackpot di Negeri Permen Pinata Wins Pesta Pukul Pinata berhadiah Jackpot Melimpah Fortune Ox Keberuntungan Sapi Emas di Ladang Jackpot Phoenix Rises Bangkit dari Abu dan Raih Jackpot 20000 The Great Icescape petualangan Beku menuju Jackpot Di ANTARTIKA Diner Delights Santapan Lezat Jackpot di Restoran Retro Mystic Potion Ramuan Sihir Yang membuka Gerbang Jackpot Legend Of Perseus Misi Heroik memburu Jackpot Medusa Rise of Apollo Terbang ke Olympus dan Raih Jackpot 15000 PG soft Vs Pragmatic play Siapa raja Slot Online SEBENARNYA 7 Game PG Soft Paling Populer yang Wajib Dicoba di 2024 Duel Sengit 5 Slot PG Soft vs 5 Slot Pragmatic dengan RTP Tertinggi Rahasia di Balik Grafis Memukau Slot Pragmatic Play Dari Mahjong Ways hingga Gates of Olympus Fenomena Slot yang Mengguncang Dunia Panduan Lengkap Memilih Game PG Soft Pragmatic Sesuai Gaya Bermainmu Mengapa Slot Pragmatic Play Selalu Jadi Favorit Ini Alasannya 5 Game PG Soft Dengan Fitur Bonus Paling Menguntungkan Pragmatic Play vs PG Soft Perbandingan Volatilitas RTP dan Potensi Maxwin Top 10 Slot PG Soft Pragmatic Paling Dicari Sepanjang Masa

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version