• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

AirTag Kini Punya Musuh, Xiaomi Tag Resmi Rilis, Spek Serupa Harga Lebih Murah

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
Februari 13, 2026
Home Technology
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Newtechclub.com — Xiaomi akhirnya buka suara. Setelah sekian lama hanya menjadi bahan perbincangan di dunia maya, raksasa teknologi asal China ini secara resmi melepas produk pelacak pintar andalannya, Xiaomi Tag. Langkah ini langsung memanaskan persaingan di ranah tracker karena Xiaomi kini berdiri sejajar melawan Apple AirTag dan Samsung Galaxy SmartTag. Namun, apakah produk ini benar-benar bisa menyaingi kualitas sang penguasa pasar? Mari kita bedah bersama.

Desain Berani Beda, Langsung Mencuri Perhatian

Xiaomi Tag datang dengan tampilan yang langsung mencuri perhatian. Alih-alih mengikuti desain bulat seperti AirTag atau kotak seperti SmartTag, Xiaomi justru memilih jalan berbeda. Perangkat ini hadir dengan bentuk elips yang tidak biasa, sehingga genggaman terasa pas di telapak tangan dan dimensinya benar-benar mungil. Anda hampir tidak akan merasa keberatan menyelipkannya di saku atau menggantungnya di gantungan kunci.

Yang lebih mencengangkan, Xiaomi sudah memulai penjualan perangkat ini di sejumlah toko resmi mereka di Eropa. Perancis dan Inggris menjadi dua negara pertama yang kebanjiran stok. Bayangkan, sejak hari pertama peluncuran, para penggemar gadget di sana langsung berebut. Harganya? Jangan ditanya, karena Xiaomi benar-benar bermain di jalur agresif.

Di Perancis, Anda cukup merogoh kocek 17,99 euro atau sekitar Rp359 ribuan untuk satu unit. Namun, jangan buru-buru ambil satu, karena Xiaomi menyiapkan paket spesial. Mereka menawarkan empat unit hanya dengan 59,99 euro atau sekitar Rp1,2 juta. Hitung sendiri, harga per unitnya jatuh menjadi sekitar 15 euro, setara Rp299 ribu. Di sinilah Xiaomi menunjukkan taringnya. Sementara Apple AirTag di pasar yang sama masih bertengger di harga 35 euro per unit, atau sekitar Rp698 ribu. Artinya, Anda bisa membeli dua Xiaomi Tag plus uang kembalian dengan satu harga AirTag. Sungguh fantastis.

Andalkan Bluetooth, UWB Justru Hilang

Tapi tentu ada harga ada rupa. Xiaomi Tag mengandalkan konektivitas Bluetooth 5.4 dan NFC. Ya, Anda tidak salah baca. Teknologi Ultra Wideband atau UWB yang sempat diisukan hadir ternyata tidak ikut dibawa kabur dari pabrik. Padahal, para pengamat gadget sempat heboh ketika potongan kode dalam sistem operasi HyperOS bocor ke publik. Kode itu jelas-jelas menuliskan dukungan UWB untuk perangkat ini, sehingga ekspektasi pun melambung tinggi.

Namun, ketika daftar spesifikasi resmi muncul di etalase ritel Eropa, nama UWB tidak tercantum di mana pun. Xiaomi diam seribu bahasa. Tidak ada penjelasan resmi, tidak ada klarifikasi. Yang ada hanyalah perangkat mungil berbahan plastik putih ini tersenyum polos di balik kemasannya.

Meski begitu, jangan buru-buru kecewa. Untuk kebutuhan sehari-hari, Bluetooth 5.4 sebenarnya sudah sangat mumpuni. Anda tetap bisa melacak kunci motor yang entah terselip di mana, menemukan dompet yang jatuh di sela kursi sofa, atau mencari tas yang tertinggal di kantor teman. Koneksi ini bekerja stabil dan cukup cepat. Hanya saja, jangan harap Anda bisa menemukan benda dengan presisi sentimeter seperti yang ditawarkan AirTag berkat chip UWB-nya.

Dua Kemungkinan di Balik Hilangnya UWB

Lantas, mengapa Xiaomi sengaja membuang fitur yang jelas-jelas lebih unggul ini? Gizchina, media teknologi kenamaan, mencoba membedahnya. Dua kemungkinan muncul ke permukaan. Pertama, ini soal strategi harga. Xiaomi sadar betul bahwa UWB adalah teknologi mahal. Dengan menanggalkannya, biaya produksi langsung anjlok. Alhasil, mereka bisa melemparkan bom harga ke pasar yang selama ini didominasi Apple dan Samsung. Konsumen Eropa yang biasanya terbiasa membayar mahal tiba-tiba dihadapkan pada pilihan yang jauh lebih ramah di kantong.

Kedua, spekulasi liar mulai berembus. Banyak yang menduga Xiaomi tidak akan berhenti di satu model. Mereka diduga kuat sedang menyiapkan varian premium. Versi yang lebih canggih dengan balutan UWB dan tentu saja dengan harga yang lebih tinggi. Strategi seperti ini bukan hal baru di dunia teknologi. Anda beri pasar opsi murah dulu, ukur respons, lalu luncurkan yang mahal belakangan. Namun, sampai hari ini Xiaomi masih bungkam. Tidak ada konfirmasi, tidak ada bantahan. Hanya angin lalu dari ruang rapat di markas mereka.

Kompatibel Dua Ekosistem, Siapa Pun Bisa Pakai

Nah, inilah yang paling menarik. Xiaomi Tag rupanya tidak sok jagoan sendiri. Perangkat ini justru menjadi penengah di antara dua kubu besar yang selama ini berseberangan. Xiaomi Tag kompatibel dengan Apple Find My untuk pengguna iPhone sekaligus dengan Google Find Hub bagi pengguna Android. Ya, Anda tidak perlu pusing memikirkan ekosistem. Mau pakai iPhone? Bisa. Mau pakai Samsung, Oppo, atau Xiaomi sendiri? Juga bisa. Xiaomi dengan cerdas membuka pintu lebar-lebar.

Ini adalah langkah jenius. Bayangkan, Anda tidak lagi terbelenggu oleh satu merek. Tidak perlu beli AirTag hanya karena Anda pengguna MacBook. Tidak perlu beli SmartTag cuma karena Anda memakai tablet Samsung. Xiaomi Tag hadir sebagai opsi universal yang merangkul semua orang. Di tengah perang ekosistem yang semakin panas, Xiaomi justru menawarkan pelukan hangat.

Bodi Plastik Putih, Baterai Tahan Setahun

Secara fisik, Xiaomi Tag hadir dalam balutan warna putih polos. Seluruh bodinya terbuat dari plastik. Tidak ada pilihan warna lain. Sederhana, bahkan mungkin terlalu sederhana. Tapi justru di sinilah daya tariknya. Tidak ada embel-embel, tidak ada gimmick. Fungsinya jelas, harganya murah, dan kompatibilitasnya luas.

Daya tahan baterainya juga patut diacungi jempol. Xiaomi menjejalkan baterai koin CR2032 di dalam tubuh mungil ini. Klaim resminya, baterai itu sanggup bertahan hingga satu tahun pemakaian normal. Jadi, Anda tidak perlu repot-repot mengganti baterai setiap bulan. Pasang, lupakan, dan nikmati ketenangan karena barang-barang Anda selalu bisa dilacak.

Kesimpulannya, Xiaomi Tag adalah bukti nyata bahwa produk berkualitas tidak selalu harus mahal. Xiaomi berani mengambil keputusan sulit dengan membuang fitur canggih demi menekan harga. Hasilnya, masyarakat mendapatkan perangkat pelacak yang fungsional, kompatibel dengan dua ekosistem besar, dan tetap enak dipandang. Memang, ketiadaan UWB terasa seperti sayatan kecil di hati para penggila teknologi. Tapi untuk kebutuhan mayoritas pengguna biasa, Bluetooth 5.4 sudah lebih dari cukup.

Apakah Xiaomi suatu saat akan merilis versi premium? Waktu yang akan menjawab. Namun satu hal yang pasti: pertempuran di pasar tracker pintar tidak lagi sepi. Xiaomi telah menancapkan kukunya, dan kompetitor wajib waspada. AirTag boleh unggul dalam presisi, tetapi Xiaomi Tag menang dalam hati konsumen yang cerdas memilih. Seperti kata pepatah, kadang kemenangan tidak selalu milik yang paling canggih, melainkan milik yang paling dibutuhkan.

Jadi, tunggu apa lagi? Jika Anda selama ini menahan diri karena harga AirTag menguras kantong, inilah saatnya beralih. Xiaomi Tag sudah di sini, lebih murah, lebih ramah, dan siap menemani keseharian Anda.

Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id

Tags: teknologiXiaomi
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
OpenAI Rilis GPT-5.3-Codex-Spark! AI Super Ngebut Buat Coding, Langsung Respons Tanpa Ngelag!

OpenAI Rilis GPT-5.3-Codex-Spark! AI Super Ngebut Buat Coding, Langsung Respons Tanpa Ngelag!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Nothing Resmi Rilis Phone (4a) dan (4a) Pro di MWC 2026

Google Tambah Kemampuan Baru di NotebookLM: Ubah Dokumen Jadi Video Animasi Sinematik

Maret 8, 2026
Telkomsel Rilis Paket Simpati Baru, Ini detailnya

Telkomsel Rilis Paket Simpati Baru, Ini detailnya

Agustus 14, 2025

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Juli 20, 2026
Sennheiser Spectera Resmi Meluncur di Indonesia, Satu Base Station Kendalikan 64 Link Audio

Sennheiser Spectera Resmi Meluncur di Indonesia, Satu Base Station Kendalikan 64 Link Audio

September 19, 2026
Motorola Edge 70 Plus Resmi Meluncur di IFA 2026, Bawa Kamera 200 MP dan Layar 144 Hz

TCL Perkenalkan Dua Tablet NxtPaper dan Smartwatch Anak dengan Fitur Robot Meja di IFA 2026

September 6, 2026
Keychron G4 dan G5: Dua Mouse Gaming Nirkabel Ringan dengan Sensor Andalan PixArt 3950

Hadir di Tiongkok, Lenovo Legion GamePad G9 (2026) Bawa Joystick ala Xbox Series X/S

April 20, 2026

Follow Us

slot777 Mengupas Rahasia RTP dan Volatilitas di Game PG Soft Dari Mahjong Ways sampai Wild Bandito Evolusi Mekanik Slot PG Soft Kenapa PG Soft sering Pakai Tema Asia Analisis Desain DAN Budaya Anatomi Slot PG Soft Simbol Payline dan Cara Membaca Paytable Fitur Buy FREE Spins Untung Risiko dan Matematika Di Baliknya PG Soft vs Pengembang Lain Kelebihan dan Kekurangan dari Sisi UIUX Mitos vs Fakta Pola Gacor Jam Hoki dan RNG di Game PG Soft Desain Audio Visual PG Soft Kenapa Game Mereka Terasa Lebih Hidup Tren Slot 2025 Pelajaran dari Rilis Terbaru PG Soft Dampak PG Soft bagi Industri Kreatif Digital dan Ekosistem Game Membaca Bahasa Visual PG Soft Warna Tipografi dan Ikon yang Jadi Identitas Psikologi Tombol Spin Rahasia UX PG Soft dalam Menjaga Rasa Penasaran Lebih dari Sekadar Slot Worldbuilding dan Narasi Karakter di Game PG Soft Strategi sekuel Dan Spin Off mengapa PG Soft rajin Merilis VERSI Baru Slot di Layar Kecil Optimasi Mobile dan Performa Teknis PG Soft Di Balik Layar Produksi Riset Prototyping dan Quality Control Game PG Soft Branding PG Soft Membangun Identitas di Tengah Persaingan Developer Slot Regulasi vs Kreativitas Bagaimana Aturan Tiap Negara Membentuk Desain PG Soft Ekosistem Fitur Scatter Multiplier dan Mekanik Bertingkat ala PG Soft Masa Depan PG Soft AI Personalisasi dan Inovasi Slot Generasi Berikutnya Mengenal PG Soft Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Apa yang Bikin Populer 10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran Mahjong Ways vs Wild Bandito Duel Slot PG Soft Paling Ikonik Di Balik layar PG Soft Rahasia Animasi HALUS Dan Fitur Bonusnya Daftar Game pg SOFT Bertema Asia Yang WAJIB Diketahui Penggemar Slot Fortune Tiger Lucky Neko Caishen Wins Deretan Slot PG Soft Bernuansa Keberuntungan Kenapa PG Soft Banyak Diminati 5 Alasan Dari GRAFIS Fitur Sampai Mekanisme Treasures of Aztec hingga Ganesha Fortune Jelajah Tema Budaya di Game PG Soft Panduan Santai Memahami Fitur Free Spin dan Multiplier di Game PG Soft PG Soft Paling Legendaris 7 Judul yang Punya tempat Di HATI Pemain PG Soft dan Seni Bikin Slot Nagih Rahasia di Balik Spin yang Susah Dihentikan Dari Layar HP ke Dunia Fantasi Kenapa Slot PG Soft Terasa Seperti Main Game Premium Membedah Pola Visual PG Soft Warna Simbol dan Efek yang Bikin Mata Betah Slot PG Soft untuk Pemula 8 Judul Ramah Dimainkan dengan Tampilan Friendly Ketika Tradisi Bertemu Teknologi Cara PG Soft Mengangkat Cerita Rakyat ke Slot Modern PG Soft vs Slot Klasik Apa yang Membuat Generasi Baru Lebih Pilih Slot 3D 7 Slot PG Soft dengan Sound Effect Paling Epik Bikin Suasana Makin Tegang Bukan Cuma Jackpot Daya Tarik Cerita dan Karakter di Game PG Soft PG Soft dan Tren Slot Mobile Judul Judul Ringan yang Cocok Dimainkan Santai Jejak Inovasi PG Soft Dari Mekanisme Sederhana ke Fitur Bonus Super Kompleks Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Mengintip Peluang Jackpot di Fortune Tiger Simbol Keberuntungan Mahjong Ways 2 jalan Ninja Menuju Jackpot 25000 Treasures of Aztec Berburu Jackpot di Reruntuhan Suku Maya Lucky Neko Jackpot Menggemaskan dari Kucing Keberuntungan Jepang Wild Bandito Jackpot 10000 dalam Balutan Aksi Koboi Meksiko Midas Fortune Sentuhan Emas yang Membuka Jackpot Progresif Ways of the Qilin Jackpot dari Mitologi Tiongkok Kuno Wild bounty showdown Jackpot 25000 di Dunia Barat Liar Ganesha Fortune Jackpot Berkah dari Dewa Ganesha Heist Stakes Merampok Jackpot di Balik Brankas Vegas Dragon Tiger Luck Tarung Duel Naga vs Macan Demi Jackpot 5000 Candy Village Ledakan Manis Jackpot di Negeri Permen Pinata Wins Pesta Pukul Pinata berhadiah Jackpot Melimpah Fortune Ox Keberuntungan Sapi Emas di Ladang Jackpot Phoenix Rises Bangkit dari Abu dan Raih Jackpot 20000 The Great Icescape petualangan Beku menuju Jackpot Di ANTARTIKA Diner Delights Santapan Lezat Jackpot di Restoran Retro Mystic Potion Ramuan Sihir Yang membuka Gerbang Jackpot Legend Of Perseus Misi Heroik memburu Jackpot Medusa Rise of Apollo Terbang ke Olympus dan Raih Jackpot 15000 PG soft Vs Pragmatic play Siapa raja Slot Online SEBENARNYA 7 Game PG Soft Paling Populer yang Wajib Dicoba di 2024 Duel Sengit 5 Slot PG Soft vs 5 Slot Pragmatic dengan RTP Tertinggi Rahasia di Balik Grafis Memukau Slot Pragmatic Play Dari Mahjong Ways hingga Gates of Olympus Fenomena Slot yang Mengguncang Dunia Panduan Lengkap Memilih Game PG Soft Pragmatic Sesuai Gaya Bermainmu Mengapa Slot Pragmatic Play Selalu Jadi Favorit Ini Alasannya 5 Game PG Soft Dengan Fitur Bonus Paling Menguntungkan Pragmatic Play vs PG Soft Perbandingan Volatilitas RTP dan Potensi Maxwin Top 10 Slot PG Soft Pragmatic Paling Dicari Sepanjang Masa

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version