• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

Amazfit Perkenalkan Balance 3 dan Balance Ultra, Dukung Fitur Hyrox dan HybridCharge Energy

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
Juni 7, 2026
Home Gadget
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – Tepat pada Kamis (4/6/2026), Amazfit secara resmi meluncurkan dua jam tangan pintar terbarunya yang langsung menyita perhatian publik. Pertama, mereka menghadirkan Amazfit Balance 3 sebagai penerus langsung Balance 2 yang baru meluncur tahun lalu. Kedua, Amazfit juga memperkenalkan Balance Ultra, yang merupakan model Ultra pertama dalam jajaran keluarga Balance. Kedua perangkat ini langsung membawa sejumlah peningkatan signifikan, mulai dari layar yang jauh lebih terang, tambahan tombol fisik, hingga sistem canggih bernama HybridCharge Energy Intelligence. Sistem ini memang sengaja mereka rancang untuk membantu pengguna menyeimbangkan jadwal latihan, proses pemulihan tubuh, dan aktivitas padat sehari-hari. Supaya tidak penasaran, mari kita bahas satu per satu secara lebih mendalam!

Spesifikasi Amazfit Balance 3 Reguler – Lebih Tangguh dan Pintar!

Untuk varian reguler, Amazfit Balance 3 langsung menggebrak dengan layar AMOLED 1,5 inci beresolusi 480 x 480 piksel. Yang paling mencengangkan, tingkat kecerahannya mencapai puncak 3.000 nits! Angka ini melonjak hingga 50 persen lebih terang dibandingkan generasi sebelumnya. Akibatnya, pengguna tetap bisa membaca layar dengan sangat jelas meskipun sedang beraktivitas di bawah terik matahari langsung. Sebagai pelindung, Amazfit juga membekalinya dengan kaca safir (sapphire glass) yang terbukti lebih tahan terhadap goresan.

Dari sektor desain, Balance 3 kini dibekali empat tombol fisik yang semuanya fungsional. Konfigurasinya cukup unik: satu crown putar dan satu tombol biasa di sisi kanan, plus dua tombol tambahan di sisi kiri. Bodinya sendiri menggunakan material stainless steel dengan diameter 51,4 mm dan ketebalan 12,5 mm. Kabar baiknya, Amazfit berencana menghadirkan Balance 3 versi titanium dalam waktu dekat. Untuk urusan ketahanan, smartwatch ini sudah mengantongi sertifikasi tahan air 10 ATM. Berkat sertifikasi tersebut, pengguna bisa berenang di perairan terbuka, snorkeling, bahkan melakukan free diving hingga kedalaman 45 meter tanpa rasa khawatir.

Daya Tahan Baterai dan Sensor Kesehatan yang Makin Canggih

Soal daya tahan, Amazfit Balance 3 mengandalkan baterai 658 mAh. Pihak Amazfit mengklaim bahwa smartwatch ini mampu bertahan hingga 21 hari dalam pemakaian normal. Sementara itu, di sektor kesehatan, mereka menyematkan sensor biometrik BioTracker 6.0 PPG yang sangat mumpuni. Sensor ini secara aktif mendukung pemantauan detak jantung, kadar oksigen darah (SpO2), suhu kulit, kualitas tidur, hingga tingkat stres secara 24 jam penuh. Sistem akan langsung memberikan notifikasi jika terdeteksi adanya detak jantung tidak normal atau kadar oksigen darah yang terlalu rendah.

Untuk kebutuhan navigasi dan olahraga luar ruangan, Balance 3 juga dibekali GPS dual-band yang diklaim jauh lebih efisien dibanding generasi sebelumnya. Mode GPS Accuracy-now bahkan mampu bertahan hingga 41 jam, meningkat signifikan dari 33 jam pada Balance 2. Namun, jika fitur Always-On Display (AOD) diaktifkan, daya tahannya otomatis berkurang menjadi sekitar tujuh hari. Fitur pendukung lainnya tidak kalah menarik, meliputi speaker dan mikrofon untuk panggilan Bluetooth, NFC, penyimpanan internal 64 GB untuk peta offline dan musik, lampu senter bawaan, serta navigasi turn-by-turn dengan peta offline yang sangat praktis.

Spesifikasi Amazfit Balance Ultra – Premium dengan Baterai Super Besar!

Selain Balance 3, Amazfit juga memperkenalkan model yang lebih premium, yaitu Balance Ultra. Model ini langsung menggunakan material titanium yang lebih ringan dan kuat, dibekali lima tombol fisik, serta mengemas baterai lebih besar berkapasitas 780 mAh. Berkat baterai sebesar itu, Balance Ultra diklaim mampu bertahan hingga 30 hari dalam penggunaan normal, atau tetap kuat hingga 50 jam saat mode GPS Accuracy aktif. Sebagian besar spesifikasi lainnya tetap sama dengan Balance 3, termasuk layar AMOLED 1,5 inci 3.000 nits, GPS dual-band, sensor BioTracker 6.0, dan penyimpanan internal 64 GB.

Ada Fitur Hyrox dan Sistem HybridCharge Energy – Kunci Keseimbangan Hidup Modern

Nama “Balance” sendiri tidak dipilih secara sembarangan oleh Amazfit. Mereka sengaja merancang smartwatch ini untuk membantu pengguna menjaga keseimbangan antara latihan kekuatan (strength training), latihan ketahanan (endurance), pekerjaan kantor, hingga pengelolaan stres sehari-hari. Untuk mendukung misi besar tersebut, Amazfit menyematkan berbagai fitur pemantauan kebugaran dan pemulihan tubuh yang saling terintegrasi secara cerdas.

Yang menarik, Amazfit juga resmi menjadi mitra Hyrox, yaitu kompetisi kebugaran indoor global yang menggabungkan lari dan latihan fungsional (beban/kekuatan). Olahraga ini memang sedang meledak popularitasnya di seluruh dunia. Oleh karena itu, baik Balance 3 maupun Balance Ultra sudah dibekali berbagai fitur khusus Hyrox. Fitur-fitur tersebut mencakup program latihan terstruktur, simulasi lomba, virtual pace, hingga dukungan latihan yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta kompetisi.

HybridCharge Energy Intelligence – Teknologi yang Baca Kondisi Tubuh Anda

Salah satu fitur baru yang paling menarik perhatian adalah sistem HybridCharge Energy Intelligence. Fitur ini dirancang khusus untuk membantu pengguna menyeimbangkan aktivitas olahraga, pekerjaan, dan pemulihan tubuh. Sistem HybridCharge menggabungkan tiga metrik utama secara simultan. Pertama, BioCharge untuk memantau level energi dan proses pemulihan tubuh. Kedua, LifeLoad yang berfungsi mengukur tingkat stres dan beban aktivitas harian. Ketiga, Training Load untuk menghitung seberapa berat beban latihan yang sedang diterima tubuh. Dengan mengombinasikan ketiganya, smartwatch ini mampu memberikan rekomendasi tepat waktu kapan pengguna perlu beristirahat total, atau kapan tubuh mereka masih siap berolahraga lebih keras. Rekomendasi ini tentu sangat berguna bagi para atlet maupun pekerja kantoran yang sibuk.

Harga Amazfit Balance 3 dan Balance Ultra – Siap-Siap Merogoh Kocek Lebih Dalam!

Di pasar global, Amazfit Balance 3 reguler dijual dengan harga 370 poundsterling, atau jika dikonversi sekitar Rp 8,9 juta. Sementara itu, Balance 3 versi titanium yang akan menyusul kemudian dibanderol 450 poundsterling atau sekitar Rp 10,8 juta. Adapun Amazfit Balance Ultra yang super premium tersebut dijual seharga 600 poundsterling, yang berarti sekitar Rp 14,5 juta, sebagaimana dihimpun dari GSMArena dan GizmoChina. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti apakah smartwatch canggih ini juga akan dipasarkan di Indonesia atau tidak. Yang jelas, para pecinta gadget Tanah Air kini hanya bisa berharap dan menunggu kabar baik selanjutnya!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: Gadget
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
Sony Luncurkan FlexStrike di Indonesia, Controller Fighting Stick untuk PS5 Bernuansa Dingdong

Honor Magic V6 Meluncur ke Pasar Dunia, Tipisnya Menyaingi Ponsel Konvensional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Casio Perkenalkan A1000SP-7: Jam Digital Retro dengan Bodi Full-Metal dan Kaca Safir

Dari Smartphone hingga Laptop, Vivan Siapkan Charger GaN 100W untuk Semua Kebutuhan

Agustus 2, 2026
Razer Hadirkan Controller Game Portabel Bernama Prio, Bobot Ringan dan Kompatibel dengan Android-iOS

Razer Hadirkan Controller Game Portabel Bernama Prio, Bobot Ringan dan Kompatibel dengan Android-iOS

September 5, 2026

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

Oktober 11, 2026
Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

September 29, 2026
KEF Meluncurkan LS LUXE: Speaker Wireless Hi-Fi Aktif Premium Sentuhan Ross Lovegrove

KEF Meluncurkan LS LUXE: Speaker Wireless Hi-Fi Aktif Premium Sentuhan Ross Lovegrove

September 29, 2026
Bose Rilis Earbuds Kabel USB-C Berteknologi ANC dan Dukungan Audio Lossless

Bose Rilis Earbuds Kabel USB-C Berteknologi ANC dan Dukungan Audio Lossless

Oktober 4, 2026
slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 Mengenal Jam Gacor Pragmatic Play Antara Mitos dan Fakta Ilmiah Bocoran Jam Gacor MPO Slot Jadwal Lengkap Pragmatic Play dan PGSoft Pola Gacor Mahjong Ways 2 Rahasia Maxwin di Jam Jam Tertentu Gates of Olympus Jam Hoki dan Pola Spin untuk Raih Kemenangan Besar Studi Terbaru Jam Gacor Pragmatic Play dan Lonjakan RTP di Atas Panduan Jam Gacor PGSoft Kapan Waktu Terbaik untuk Main Slot Misteri Jam Gacor Mengapa Banyak Pemain Percaya Waktu Tertentu Lebih Royal Daftar Slot Gacor Hari Ini Rekomendasi Game Pragmatic Strategi Jeda Meningkatkan Peluang Menang di Slot Pragmatic Antara Mitos dan Realita Benarkah Jam Gacor Bisa Diprediksi Mengapa Otak Mudah Percaya Jam Hoki Psikologi di Balik Mitos Slot RTP Volatilitas dan Pola Spin Apa yang Bisa dan Tidak Bisa Diprediksi Jam Gacor Itu Nyata atau Ilusi Bedah Klaim RTP dengan Logika Data Dari Mahjong Ways 2 sampai Gates of Olympus Membongkar Narasi Maxwin di Jam Tertentu Jam Sibuk vs Jam Sepi Apakah Strategi Jeda Benar Benar Mengubah Peluang Mitos Royal Slot Kenapa Cerita Kemenangan Viral Lebih Kuat dari Data Pragmatic Play vs PGSoft Benarkah Ada Jadwal Gacor yang Bisa Dipetakan Literasi Digital untuk Pemain Slot Membedakan Analisis Kebetulan dan Klaim Bocoran Efek Survivorship Bias Mengapa Banyak Bocoran Jam Gacor Terlihat Berhasil Sebelum Percaya Jadwal Gacor 5 Pertanyaan Kritis yang Perlu Diajukan terobosan OpenAI Q industri hiburan simulasi pola multiplier integrasi generative diffusion model anthropic mentransformasi mekanisme studi komparasi gemini 1.5 pro menelaah pergeseran penerapan arsitektur meta llama 3 mengurai fluktuasi riset algoritma sora ai menginspirasi sistem rekognisi model peramalan temporal deepmind menguak dinamika volatilitas implementasi neuro symbolic ai terkini menakar kecepatan evolusi transformer multimodal nvidia menghubungkan tren komputasi analisis predictive maintenance berbasis mistral large memetakan eksplorasi algoritma self play alphazero membuka wawasan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan Jam Gacor atau Jam Marketing Anatomi Klaim yang Viral di Grup Telegram Volatilitas Itu Bukan Jadwal Kenapa Spin Cepat vs Lambat Tak Mengubah Peluang Maxwin di Jam Sepi Ilusi Pola dari Data yang Dipilih pilih Bocoran Pola Slot Antara Analisis Statistik Kebetulan dan Confirmation Bias Survivorship Bias di Dunia Slot Kenapa Screenshot Menang Lebih Berisik daripada Kalah Demo Slot dan RTP Apa yang Bisa Dipelajari Apa yang Cuma Ilusi Dari Mahjong Ways ke Gates of Olympus Kenapa Nama Game Tak Menjamin Pola Tertentu Jeda Spin Ganti Mesin Ganti Jam Mana yang Mitos Mana yang Matematis 5 Tanda Jadwal Gacor Cuma Jualan Harapan Panduan Literasi Digital untuk Pemain RTP Bukan Janji Cara Membaca Angka Pengembalian Slot Tanpa Tertipu Angka RTP di Balik Layar Apa yang Diukur Apa yang Sering Disalahartikan Telegram Gacor Anatomi Broadcast yang Menjual Jam Bukan Data Mesin Panas vs Dingin Mitos Suhu Slot yang Tak Punya Alat Ukur Ritual Spin Cepat Lambat Kenapa Tubuh Bisa Merasa Punya Kontrol Screenshot Maxwin dan Kekalahan yang Hilang Cara Data Dipilih Pilih Demo Slot Latihan Membaca Probabilitas atau Panggung Ilusi Kendali Nama Game Beda Matematika Bisa Sama Kenapa Tema Tak Menjamin Pola Ganti Mesin Ganti Jam Ganti Nasib Variabel yang Tidak Pernah Dikontrol RTP Live Bergerak Kenapa Angka Real Time Tak Sama dengan Peluang Anda Lima Pertanyaan Sebelum Percaya Bocoran Uji Klaim Sebelum Uji Keberuntungan riset ai multimodal google deepmind menginspirasi pembacaan dinamika implementasi penalaran ai generatif openai o3 menyingkap kompleksitas arsitektur model bahasa meta llama 4 menjadi landasan baru terobosan chip ai blackwell nvidia mentransformasi cara komunitas penerapan algoritma q star pada sektor komputasi membuka integrasi ai agen otonom microsoft copilot memicu diskusi studi komputasi kuantum terintegrasi ai ibm menakar stabilitas efisiensi algoritma penglihatan komputer claude 3 7 sonnet adopsi machine learning prediktif aws membantu pemodelan pola lonjakan kapasitas neuro simbolik ai apple intelligence mendorong eksplorasi jaringan saraf tiruan deepseek v3 menjelaskan fenomena riset penyesuaian bobot ai perplexity memicu sudut pandang skema pembelajaran penguatan tanpa model mit ai lab pemanfaatan kerangka kerja transformer hugging face mengungkap terobosan ai berkecepatan tinggi groq lpus memberi gambaran analisis data deret waktu menggunakan gemini flash memperjelas perkembangan ai berbasis graf stanford university menguak sistem simulasi stokastik anthropic ai mendorong kajian baru evolusi jaringan adversarial generatif nvidia omniverse membuka metode inferensi probabilistik berbasis ai cambridge university membedah

Follow Us

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version