• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

Apple Perkenalkan A20 Pro, Chip 2 Nm Pertama yang Tenagai iPhone 18 Pro

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
September 12, 2026
Home Technology
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – Apple akhirnya resmi memperkenalkan chipset terbarunya, A20 Pro, dalam acara Apple Event yang digelar Rabu (9/9/2026) waktu Amerika Serikat. Tentu saja, momen ini langsung mencuri perhatian dunia teknologi karena Apple tidak main-main dalam menghadirkan inovasi terbarunya.

Chip ini langsung “mengotaki” deretan ponsel terbaru Apple yang dirilis dalam acara yang sama, meliputi iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan ponsel lipat iPhone Duo. Jadi, bisa dibilang A20 Pro adalah jantung dari seluruh lini flagship Apple tahun ini.

Bagi Apple, A20 Pro merupakan chip pertama yang diproduksi dengan fabrikasi 2 nanometer (2 nm), meningkat dari pendahulunya A19 Pro yang menenagai iPhone 17 Pro dengan teknologi fabrikasi 3 nm. Lompatan ini tentu bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan bukti nyata bahwa Apple serius dalam mendorong batas teknologi semikonduktor.

Berkat proses 2nm, transistor pada A20 Pro dibuat lebih kecil dan lebih rapat. Menurut Apple, hal tersebut memungkinkan chip ini membawa peningkatan performa secara menyeluruh, baik pada aspek CPU, GPU, dan kecerdasan buatan (AI). Dengan kata lain, pengguna bakal merasakan pengalaman yang jauh lebih responsif dan cerdas di berbagai skenario penggunaan.

Chip A20 Pro tetap mempertahankan konfigurasi CPU enam inti (core), mencakup dua inti performa tinggi (supercore) yang diklaim 20 persen lebih cepat dibanding generasi sebelumnya, didampingi empat inti hemat daya. Kombinasi ini menjanjikan keseimbangan sempurna antara tenaga maksimal dan efisiensi baterai.

Semua inti ini kini dilengkapi Neural Accelerator masing-masing untuk mempercepat pemrosesan AI dengan latensi rendah. Alhasil, setiap tugas berbasis kecerdasan buatan bisa dieksekusi hampir tanpa jeda.

Apple juga mengeklaim bahwa CPU iPhone 18 Pro merupakan yang tercepat dibanding smartphone lainnya. Klaim ini tentu menjadi tantangan besar bagi para kompetitornya di pasar ponsel flagship.

Untuk GPU-nya, A20 Pro kini mengusung desain 7-core, dengan peningkatan performa grafis hingga 40 persen dibanding pendahulunya. Peningkatan ini bakal terasa nyata saat bermain game berat atau mengedit video resolusi tinggi.

Sementara untuk mengakomodasi AI, Apple menghadirkan generasi baru Neural Accelerator dengan kemampuan komputasi floating-point 8-bit dua kali lebih cepat. Dukungan ini memungkinkan perangkat menjalankan model bahasa besar (LLM) pihak ketiga langsung di perangkat. Jadi, pengguna tidak perlu lagi mengandalkan koneksi internet untuk menjalankan fitur AI canggih.

Tak hanya itu, Apple juga menggandakan jumlah Neural Engine dari satu menjadi dua unit, sehingga totalnya mencapai 32 inti dan mampu memberikan performa komputasi dua kali lipat dari sebelumnya. Langkah ini menegaskan posisi Apple sebagai pemain utama di arena AI on-device.

Dengan seluruh peningkatan pada CPU, GPU, dan dua unit Neural Engine tersebut, Apple mengeklaim bandwidth memori A20 Pro naik hingga 50 persen, didukung antarmuka memori terlebar yang pernah dipasang di sebuah iPhone. Ini berarti transfer data antar komponen berlangsung jauh lebih cepat dan lancar.

Khusus untuk mendukung desain layar ganda iPhone Duo, A20 Pro turut dibekali display engine baru yang mampu menjalankan kedua layar secara bersamaan, sekaligus menghasilkan transisi yang mulus antar layar. Pengalaman multitasking di perangkat lipat pun bakal terasa semakin natural.

Apple juga menyebut telah menyempurnakan tata letak piksel unik di sekitar area kamera bawah layar pada iPhone Duo, demi menjaga konsistensi tampilan visual secara keseluruhan. Detail kecil ini menunjukkan perhatian Apple terhadap pengalaman pengguna secara menyeluruh.

Pakai desain chip Mac

Salah satu perubahan paling mendasar pada A20 Pro yaitu desain fisik kemasan chip. Apple meninggalkan teknologi pengemasan lama InFO_PoP, dan beralih ke pendekatan baru bernama WMCM (Wafer-Level Multi-Chip Module), terinspirasi dari chip M series yang digunakan di Mac atau MacBook. Pendekatan ini membawa angin segar bagi efisiensi termal chip.

Jika sebelumnya modul DRAM ditumpuk langsung di atas SoC, kini posisinya diletakkan berdampingan dengan chip utama. Perubahan ini membuat memori tidak lagi berada di jalur panas SoC, sehingga silikon dapat terhubung langsung dengan vapor chamber generasi terbaru milik Apple. Hasilnya, performa termal meningkat signifikan, memberi keleluasaan lebih bagi chip untuk mempertahankan performa dalam penggunaan jangka panjang tanpa risiko modul DRAM ikut memanaskan SoC secara berlebihan.

Rincian lainnya termasuk soal spesifikasi teknis A20 Pro tidak dijabarkan dalam Apple Event. Namun, sejumlah bocoran yang beredar menyebut bahwa inti supercore pada chip ini beroperasi pada frekuensi sekitar 4,90 GHz, dengan bandwidth memori terpadu yang disebut-sebut melampaui chip M3 milik Apple sendiri, dihimpun dari Wccftech. Jika bocoran ini benar, maka A20 Pro bukan hanya sekadar peningkatan biasa, melainkan sebuah lompatan besar yang bakal mengubah lanskap industri smartphone secara keseluruhan.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: teknologi
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
Lenovo Tab Plus Gen 2 Meluncur di Indonesia, Tablet dengan 9 Speaker JBL dan Layar 2,5K

Baru! Apple Watch Series 12 dan Ultra 4 Pantau Jantung dan Tidur Lebih Detail

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Acer Luncurkan Monitor Gaming 500Hz yang Bikin Gamer Ternganga di COMPUTEX 2025!

Acer Luncurkan Monitor Gaming 500Hz yang Bikin Gamer Ternganga di COMPUTEX 2025!

Mei 20, 2025
Motorola Luncurkan Edge 70, Ponsel Super Tipis Versi Global dari X70 Air

Motorola Luncurkan Edge 70, Ponsel Super Tipis Versi Global dari X70 Air

Oktober 31, 2025

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

September 29, 2026
KEF Meluncurkan LS LUXE: Speaker Wireless Hi-Fi Aktif Premium Sentuhan Ross Lovegrove

KEF Meluncurkan LS LUXE: Speaker Wireless Hi-Fi Aktif Premium Sentuhan Ross Lovegrove

September 29, 2026
NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

Oktober 11, 2026
Bose Rilis Earbuds Kabel USB-C Berteknologi ANC dan Dukungan Audio Lossless

Bose Rilis Earbuds Kabel USB-C Berteknologi ANC dan Dukungan Audio Lossless

Oktober 4, 2026
slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 Mengenal Jam Gacor Pragmatic Play Antara Mitos dan Fakta Ilmiah Bocoran Jam Gacor MPO Slot Jadwal Lengkap Pragmatic Play dan PGSoft Pola Gacor Mahjong Ways 2 Rahasia Maxwin di Jam Jam Tertentu Gates of Olympus Jam Hoki dan Pola Spin untuk Raih Kemenangan Besar Studi Terbaru Jam Gacor Pragmatic Play dan Lonjakan RTP di Atas Panduan Jam Gacor PGSoft Kapan Waktu Terbaik untuk Main Slot Misteri Jam Gacor Mengapa Banyak Pemain Percaya Waktu Tertentu Lebih Royal Daftar Slot Gacor Hari Ini Rekomendasi Game Pragmatic Strategi Jeda Meningkatkan Peluang Menang di Slot Pragmatic Antara Mitos dan Realita Benarkah Jam Gacor Bisa Diprediksi Mengapa Otak Mudah Percaya Jam Hoki Psikologi di Balik Mitos Slot RTP Volatilitas dan Pola Spin Apa yang Bisa dan Tidak Bisa Diprediksi Jam Gacor Itu Nyata atau Ilusi Bedah Klaim RTP dengan Logika Data Dari Mahjong Ways 2 sampai Gates of Olympus Membongkar Narasi Maxwin di Jam Tertentu Jam Sibuk vs Jam Sepi Apakah Strategi Jeda Benar Benar Mengubah Peluang Mitos Royal Slot Kenapa Cerita Kemenangan Viral Lebih Kuat dari Data Pragmatic Play vs PGSoft Benarkah Ada Jadwal Gacor yang Bisa Dipetakan Literasi Digital untuk Pemain Slot Membedakan Analisis Kebetulan dan Klaim Bocoran Efek Survivorship Bias Mengapa Banyak Bocoran Jam Gacor Terlihat Berhasil Sebelum Percaya Jadwal Gacor 5 Pertanyaan Kritis yang Perlu Diajukan terobosan OpenAI Q industri hiburan simulasi pola multiplier integrasi generative diffusion model anthropic mentransformasi mekanisme studi komparasi gemini 1.5 pro menelaah pergeseran penerapan arsitektur meta llama 3 mengurai fluktuasi riset algoritma sora ai menginspirasi sistem rekognisi model peramalan temporal deepmind menguak dinamika volatilitas implementasi neuro symbolic ai terkini menakar kecepatan evolusi transformer multimodal nvidia menghubungkan tren komputasi analisis predictive maintenance berbasis mistral large memetakan eksplorasi algoritma self play alphazero membuka wawasan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan Jam Gacor atau Jam Marketing Anatomi Klaim yang Viral di Grup Telegram Volatilitas Itu Bukan Jadwal Kenapa Spin Cepat vs Lambat Tak Mengubah Peluang Maxwin di Jam Sepi Ilusi Pola dari Data yang Dipilih pilih Bocoran Pola Slot Antara Analisis Statistik Kebetulan dan Confirmation Bias Survivorship Bias di Dunia Slot Kenapa Screenshot Menang Lebih Berisik daripada Kalah Demo Slot dan RTP Apa yang Bisa Dipelajari Apa yang Cuma Ilusi Dari Mahjong Ways ke Gates of Olympus Kenapa Nama Game Tak Menjamin Pola Tertentu Jeda Spin Ganti Mesin Ganti Jam Mana yang Mitos Mana yang Matematis 5 Tanda Jadwal Gacor Cuma Jualan Harapan Panduan Literasi Digital untuk Pemain RTP Bukan Janji Cara Membaca Angka Pengembalian Slot Tanpa Tertipu Angka RTP di Balik Layar Apa yang Diukur Apa yang Sering Disalahartikan Telegram Gacor Anatomi Broadcast yang Menjual Jam Bukan Data Mesin Panas vs Dingin Mitos Suhu Slot yang Tak Punya Alat Ukur Ritual Spin Cepat Lambat Kenapa Tubuh Bisa Merasa Punya Kontrol Screenshot Maxwin dan Kekalahan yang Hilang Cara Data Dipilih Pilih Demo Slot Latihan Membaca Probabilitas atau Panggung Ilusi Kendali Nama Game Beda Matematika Bisa Sama Kenapa Tema Tak Menjamin Pola Ganti Mesin Ganti Jam Ganti Nasib Variabel yang Tidak Pernah Dikontrol RTP Live Bergerak Kenapa Angka Real Time Tak Sama dengan Peluang Anda Lima Pertanyaan Sebelum Percaya Bocoran Uji Klaim Sebelum Uji Keberuntungan riset ai multimodal google deepmind menginspirasi pembacaan dinamika implementasi penalaran ai generatif openai o3 menyingkap kompleksitas arsitektur model bahasa meta llama 4 menjadi landasan baru terobosan chip ai blackwell nvidia mentransformasi cara komunitas penerapan algoritma q star pada sektor komputasi membuka integrasi ai agen otonom microsoft copilot memicu diskusi studi komputasi kuantum terintegrasi ai ibm menakar stabilitas efisiensi algoritma penglihatan komputer claude 3 7 sonnet adopsi machine learning prediktif aws membantu pemodelan pola lonjakan kapasitas neuro simbolik ai apple intelligence mendorong eksplorasi jaringan saraf tiruan deepseek v3 menjelaskan fenomena riset penyesuaian bobot ai perplexity memicu sudut pandang skema pembelajaran penguatan tanpa model mit ai lab pemanfaatan kerangka kerja transformer hugging face mengungkap terobosan ai berkecepatan tinggi groq lpus memberi gambaran analisis data deret waktu menggunakan gemini flash memperjelas perkembangan ai berbasis graf stanford university menguak sistem simulasi stokastik anthropic ai mendorong kajian baru evolusi jaringan adversarial generatif nvidia omniverse membuka metode inferensi probabilistik berbasis ai cambridge university membedah

Follow Us

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version