• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

ASUS Luncurkan ExpertBook P3 G1: Laptop Bisnis Core Ultra H dengan Garansi Tiga Tahun

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
September 28, 2026
Home Gear Laptop
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – Dunia laptop bisnis mendadak gempar setelah ASUS resmi merilis lini monster terbarunya, yaitu ASUS ExpertBook P3 G1 (P3406CCAP). Langkah berani ini langsung memikat perhatian para bos korporat hingga pemilik UMKM yang mendambakan mesin kerja berperforma tinggi. Oleh sebab itu, produsen asal Taiwan ini membekali laptop canggih tersebut dengan dapur pacu hingga Intel® Core™ Ultra 7, dukungan RAM DDR5 ganda hingga 64GB, serta penyimpanan ganda SSD PCIe® 4.0 hingga 2TB. Menariknya lagi, meskipun menyimpan tenaga buas, bobot bodinya sangat ringkas mulai dari 1,43 kg saja. Tak pelak, kehadiran seri P3 G1 ini berhasil melengkapi portofolio ASUS dalam memanjakan para profesional modern yang menuntut efisiensi kerja maksimal tanpa kompromi.

Spesifikasi Resmi ASUS ExpertBook P3 G1 (14 Inci / P3406)

Sektor SpesifikasiRincian ASUS ExpertBook P3 G1 (14 Inci)
ProsesorIntel Core Ultra 5 225H (14 core, hingga 4,9 GHz) atau Intel Core Ultra 7 255H (16 core, hingga 5,1 GHz)
NPUIntel AI Boost, hingga 13 TOPS
GrafisIntel Graphics (terintegrasi)
Layar14 inci 16:10 anti-glare: WUXGA (1920 x 1200, 300 nits, 45% NTSC) atau WQXGA (2560 x 1600, 400 nits, 100% sRGB)
RAMDDR5, 2 slot SO-DIMM
PenyimpananSSD NVMe PCIe 4.0; slot M.2 2280 dan M.2 2230
Port1x Thunderbolt 4, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C, 2x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x HDMI 2.1, 1x RJ45 Gigabit Ethernet, 1x audio 3,5 mm
KonektivitasWi-Fi 6 atau Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4
Kamera720p, 1080p dengan privacy shutter, atau 1080p IR untuk Windows Hello
KeyboardKey travel 1,5 mm, tahan tumpahan air, opsi lampu latar (backlight)
Baterai70Wh atau 50Wh; adaptor USB-C 65W
KeamananASUS ExpertGuardian (BIOS NIST SP 800-155), TPM, Microsoft Security Level 3, sensor sidik jari, slot Kensington Nano
KetahananSertifikasi Standar Militer MIL-STD-810H (24 prosedur uji)
Bobot & DimensiMulai 1,43 kg; 31,60 x 22,78 x 1,07 ~ 1,99 cm
Harga IndonesiaRp14.699.000 sampai Rp20.099.000

Dua Slot RAM dan Dua Slot SSD yang Bisa Di-upgrade

Rahasia utama yang membuat ASUS ExpertBook P3 G1 langsung menjadi incaran utama divisi IT perusahaan terletak pada fleksibilitas upgrade-nya yang tiada tanding. Alih-alih mengikuti tren laptop modern yang menyolder komponen ke motherboard, ASUS justru menyediakan dua slot RAM SO-DIMM yang bebas dipasang gonta-ganti. Lebih dari itu, ruang penyimpanannya juga dibekali dua slot SSD M.2 PCIe 4.0 yang sangat fleksibel, yakni satu slot ukuran 2280 dan satu slot ukuran 2230.

Akibat strategi desain yang jenius ini, perusahaan dapat menghemat anggaran dengan membeli varian RAM 8GB yang harganya jauh lebih murah terlebih dahulu. Kemudian, seiring bertambahnya beban kerja karyawan, tim teknis bisa menambah kapasitas RAM kapan saja tanpa perlu membuang laptop lama. Selain itu, Anda dapat memanfaatkan slot SSD kedua untuk menjalankan fitur SafeGuard Backup pada aplikasi ASUS MyExpert guna mengamankan dokumen vital ke media penyimpanan terpisah. Namun ingat, ASUS menegaskan bahwa fitur proteksi khusus ini wajib Anda pesan sebelum unit laptop dikirim dari pabrik.

Kendati demikian, kami menemukan satu catatan kritis yang wajib Anda cermati sebelum tergiur membeli. Dokumentasi resmi ASUS mengungkapkan bahwa paket aplikasi pintar ASUS MyExpert—termasuk fitur kecerdasan buatan ExpertMeet untuk merangkum serta menerjemahkan rapat otomatis—membutuhkan RAM minimal 16GB agar dapat berjalan mulus. Padahal, dari empat opsi yang masuk ke pasar Indonesia, hanya varian tertinggi seharga Rp20,099 juta yang menyajikan RAM 16GB bawaan. Akibatnya, jika Anda meminang tiga varian RAM 8GB yang lebih murah, Anda terpaksa harus membeli modul RAM tambahan agar bisa menikmati keajaiban AI tersebut. Terlebih lagi, kapasitas RAM 8GB di zaman sekarang jelas terasa amat pas-pasan ketika harus menjalankan sistem operasi Windows 11 bersama aplikasi rapat Microsoft Teams, puluhan tab browser, serta lembar kerja Excel berukuran raksasa secara bersamaan.

Prosesor Core Ultra H dengan NPU 13 TOPS

Sektor dapur pacu laptop ini benar-benar tidak main-main karena ASUS memilih lini Intel Core Ultra seri H yang jauh lebih bertenaga. Seperti yang kita ketahui bersama, prosesor kelas H menyajikan performa daya tinggi yang melompati efisiensi seri U pada laptop kantor tipis biasa. Pengguna dapat memilih opsi Intel Core Ultra 5 225H yang mengemas 14 core berkecepatan 4,9 GHz, atau melompat ke Intel Core Ultra 7 255H yang membawa 16 core berkecepatan dahsyat hingga 5,1 GHz. Hasilnya, saat Anda mengolah data raksasa atau membuka belasan aplikasi berat sekaligus, kombinasi core melimpah ini sanggup mengeksekusi semua perintah tanpa kendala sedikit pun.

Tidak hanya mengandalkan otot CPU, kedua chip canggih ini juga mengusung pemrosesan kecerdasan buatan terdedikasi berupa NPU Intel AI Boost berdaya komputasi 13 TOPS. Bagi yang belum awam, TOPS merupakan tolok ukur standar untuk mengukur seberapa cepat chip mengolah instruksi AI. Meskipun performa 13 TOPS ini sudah sangat mumpuni untuk melahap pemrosesan AI lokal ringan seperti menyaring kebisingan latar saat panggilan video, angka tersebut ternyata belum memenuhi ambang batas 40 TOPS yang disyaratkan Microsoft untuk standar Copilot+ PC. Oleh karena itu, pengguna harus merelakan beberapa fitur eksklusif Microsoft Copilot+ PC absen dari laptop bisnis ini.

Jika kita bandingkan dengan generasi pendahulunya, yaitu ExpertBook P3405CVA yang pernah kami uji sebelumnya, lonjakan arsitektur ke Intel Core Ultra inilah yang menjadi kunci utama hadirnya unit NPU terintegrasi. Selanjutnya, demi menjaga kestabilan performa agar tidak loyo saat Anda geber bekerja maraton seharian, ASUS menyematkan sistem pendingin canggih bernama ExpertCool yang mampu membuang panas secara optimal.

Keamanan ExpertGuardian dan Ketahanan MIL-STD-810H

Mengenai sektor pertahanan data digital, ASUS membentengi laptop ini dengan ekosistem keamanan berlapis bertajuk ExpertGuardian. Pabrikan menyetel BIOS laptop agar secara ketat mematuhi standar NIST SP 800-155 demi memverifikasi keaslian serta integritas sistem dari peretasan tingkat tinggi. Ditambah lagi, perangkat ini telah mengantongi sertifikasi Microsoft Security Level 3 untuk kategori Secured-core PC. Untuk proses masuk ke sistem, pengguna dapat memilih pemindai sidik jari praktis pada tombol daya atau mengandalkan kamera IR dengan sistem Windows Hello pada varian tertentu.

Dari segi ketahanan fisik, sasis elegan berwarna Misty Grey ini terbukti tangguh karena berhasil melahap 24 prosedur pengujian ekstrem berstandar militer AS, yaitu MIL-STD-810H. Walaupun demikian, pihak ASUS tetap mengingatkan secara jujur bahwa sertifikasi ketat ini bukan berarti membuat laptop kebal terhadap segala bentuk kerusakan fatal, serta klaim garansi standar tetap tidak mencakup kerusakan akibat kelalaian penggunaan. Namun untuk para pejuang lapangan yang setiap hari menembus kemacetan membawa laptop menggunakan sepeda motor atau KRL, jaminan pengujian ketat ini memberikan ketenangan ekstra bahwa bodi laptop sangat siap menghadapi benturan maupun guncangan harian.

Harga ASUS ExpertBook P3 G1 di Indonesia

Setelah mengupas habis keunggulannya, berapa investasi yang harus Anda siapkan? ASUS melempar ExpertBook P3 G1 (P3406CCAP) ke pasar Indonesia dengan harga mulai dari Rp14.699.000 saja. Dengan nominal tersebut, Anda sudah mendapatkan laptop bisnis 14 inci berotak Intel Core Ultra seri H, kemudahan upgrade RAM DDR5 serta SSD ganda, plus bodi tangguh berstandar militer MIL-STD-810H. Lebih lanjut, ASUS Indonesia menghadirkan total empat varian fleksibel yang dapat Anda sesuaikan dengan bujet perusahaan hingga puncak harga Rp20.099.000.

Varian Konfigurasi ASUS ExpertBook P3 G1Harga Resmi Indonesia
Core Ultra 5 225H / RAM 8GB / SSD 256GBRp14.699.000
Core Ultra 5 225H / RAM 8GB / SSD 512GBRp15.799.000
Core Ultra 7 255H / RAM 8GB / SSD 512GBRp18.099.000
Core Ultra 7 255H / RAM 16GB / SSD 512GBRp20.099.000

Untuk mempermudah kepemilikan, Anda bisa langsung memboyong laptop tangguh ini melalui jaringan toko resmi ASUS Commercial yang tersebar luas di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, bagi perusahaan yang ingin melakukan pengadaan armada laptop dalam skala besar, Anda dapat memanfaatkan program khusus ASUS Business Volume Purchase untuk mendapatkan penawaran harga terbaik. Lebih tenang lagi, setiap unit pembelian secara otomatis mendapatkan jaminan ASUS Business Support dengan cakupan garansi hingga tiga tahun penuh—termasuk perlindungan untuk baterai dan adaptor—serta fasilitas perbaikan langsung di lokasi (on-site service) dan layanan bantuan teknis 24 jam nonstop.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: GadgetLaptop
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
Toyota Garap EREV Pertama di China, Siap Diproduksi Massal Mulai 2027

Toyota Garap EREV Pertama di China, Siap Diproduksi Massal Mulai 2027

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Kaspersky Ungkap Lonjakan Serangan Siber 132% di Asia Pasifik, Ini yang Harus Diwaspadai

Kaspersky Ungkap Lonjakan Serangan Siber 132% di Asia Pasifik, Ini yang Harus Diwaspadai

Maret 16, 2026
Threads Uji Fitur Baru Bikin “Curhat” Panjang Jadi Lebih Seru dan Mudah!

Threads Uji Fitur Baru Bikin “Curhat” Panjang Jadi Lebih Seru dan Mudah!

Agustus 29, 2025

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Juli 20, 2026
Layar 144 Hz dan Chip Grafis Khusus Jadi Andalan Realme P4s, HP Gaming Terbaru dari Realme

Layar 144 Hz dan Chip Grafis Khusus Jadi Andalan Realme P4s, HP Gaming Terbaru dari Realme

Agustus 30, 2026
Keychron G4 dan G5: Dua Mouse Gaming Nirkabel Ringan dengan Sensor Andalan PixArt 3950

Hadir di Tiongkok, Lenovo Legion GamePad G9 (2026) Bawa Joystick ala Xbox Series X/S

April 20, 2026
Intel Perkenalkan Core Ultra 7 270K Plus dan Core Ultra 5 250K Plus, Penerus Arrow Lake untuk Gaming

Intel Perkenalkan Core Ultra 7 270K Plus dan Core Ultra 5 250K Plus, Penerus Arrow Lake untuk Gaming

Maret 14, 2026

Follow Us

slot777 Strategi Adaptif Dragon Hatch Produk PG Soft Mendorong Saldo Dana Cair Evaluasi Komprehensif 5 Lions Megaways dari Pragmatic Play Buat Saldo Riset Algoritma Caishen Wins Besutan PG Soft Bikin Saldo Dana Observasi Probabilitas Buffalo King Megaways dari Pragmatic Play Mendorong Saldo Teknik Membaca Fluktuasi Ganesha Fortune Karya PG Soft Buat Saldo Analisis Kejutan Sugar Rush Xmas Milik Pragmatic Play Bikin Saldo Strategi Riset Treasures of Aztec Produk PG Soft Mendorong Saldo Menyelami Desain Visual PGSoft Rahasia Grafis 3D yang Memikat Pemain 7 Game PGSoft dengan Tema Nusantara yang Wajib Dicoba PANDUAN Memilih Slot pgsoft Berdasarkan Volatilitas dan Gaya Bermain Inovasi Fitur Megaways dan Cluster di Game PGSoft Apa Bedanya PGSoft Di Era mobile Mengapa tampilannya Semakin Ringan Dan Cepat Dari Aztec Hingga samurai Perjalanan tema Legendaris Dalam Slot PGSoft Tips Mengenali Game pgsoft Berkualitas dari Animasi Suara Dan Simbol Rahasia Di Balik simbol Scatter dan Bonus Buy Di PGSoft Tren Slot 2026 judul PGSoft yang Diprediksi Paling Banyak Dicari Bermain PGSoft SECARA bertanggung Jawab batasan Waktu Budget Dan Hiburan Mahjong Ways dari PG Soft Analisis Game Puzzle Wild West Gold Pragmatic Play Nuansa Game Koboi Gates of Olympus Game Multiplier Mekanisme Permainan Sweet Bonanza Game Match Style Penuh Warna Starlight Princess Pragmatic Play Game Fantasi Mahjong Wins 3 PG Soft Game Puzzle Modern Lucky Neko Game Arcade dan Puzzle Sugar Rush 1000 Konsep Match Style Dinamis Sweet Bonanza Xmas Tema Musiman Match Style Wild Bounty Showdown Tema Wild West Multiplier Mahjong Ways 2 PG Soft Struktur Game Puzzle Baccarat Online Game Kartu Klasik Ragam Game Digital PG Soft Pragmatic Play Dari Mahjong Hingga Game Multiplier Tren Permainan PG Soft Pragmatic Play Beragam Genre Game Online Perbedaan Game Puzzle Match Style Kartu Multiplier Mahjong Ways Lucky Neko Sweet Bonanza Tren Game Online 2026 Wild West Gold Starlight Princess Analisis Sistem Transaksi Game PG Soft Pragmatic Play Puzzle Arcade Match Style Hingga Game Kartu Di Balik Layar PGSoft Rahasia Animasi UX yang Bikin Game Terasa Hidup Membedah Formula Kreatif PGSoft Tema Karakter dan Narasi yang Menonjol PGSoft Dan Revolusi Mobile First Kenapa tampilannya Ringan di HP Anatomi Game PGSoft Memahami RTP Volatilitas dan Fitur Bonus dari Sisi Desain Dari Mahjong Ways ke Wild Bandito Evolusi Tema Populer di PGSoft PGSoft Vs Provider global Siapa Lebih Inovatif Dalam Grafis dan Mekanisme Tren Mekanik Di pgsoft Cluster Pays Megaways Dan Fitur interaktif Lainnya Psikologi Gamifikasi PGSoft Kenapa Game Mereka Mudah Dipahami Pemain Baru Kelebihan dan Kekurangan PGSoft Ulasan Netral untuk Konten Edukasi Masa Depan PGSoft AI VR dan Personalisasi dalam Industri Game Digital Mengupas Bahasa VISUAL PGSoft Warna Simbol dan Hierarki Informasi Di Layar Kecil Sound Design PGSoft Rahasia Musik dan Efek Suara yang Membuat Game Terasa Imersif Desain UI Mobile PGSoft Navigasi Cepat Tombol Responsif dan Aksesibilitas Pemain Baru Matematika di Balik PGSoft Probabilitas Frekuensi Kemenangan dan Pola Kejutan Lokalisasi Budaya dalam Game PGSoft Strategi Menembus Pasar Asia hingga Global Bedah Fitur Buy Free Spins PGSoft Daya Tarik Instan vs Tantangan Desain Turnamen dan Kompetisi di PGSoft Membangun Interaksi Sosial yang Sehat Dari Sketsa ke Rilis Alur Kerja Desain Game PGSoft di Balik Satu Judul UX Retensi PGSoft Elemen yang Membuat Pemain Ingin Kembali Lagi PGSoft dan Tren Game Vertikal Peluang dan Tantangan di Era Mobile First Animasi dan Timing Seni Membangun Antisipasi di Setiap Putaran PGSoft Psikologi warna PGSoft Membaca Emosi Pemain lewat Palet Dan Kontras Mikrointeraksi dan Haptics Sentuhan Kecil yang Membuat UI PGSoft Terasa Hidup Dari Data ke Desain Analitik Perilaku dan Iterasi Cepat di Game PGSoft Volatilitas sebagai Narasi Mengatur Sensasi Hasil ala PGSoft Maskot dan Dunia Visual Membangun IP yang Mudah Diingat dari Game PGSoft Onboarding Detik Cara PGSoft Mengajarkan Mekanik Tanpa Terasa Menggurui Live Ops dan Event Musiman Strategi PGSoft Menjaga Permainan Tetap Segar RNG Audit dan Transparansi Menjaga Kepercayaan di Balik Layar PGSoft Performa di HP Kelas Bawah Tantangan Optimasi Grafis dan Koneksi PGSoft

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version