• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

Bukan Emas, Tapi “AI.com”, Domain Ini Laku 70 Juta Dolar, Alasannya Bikin Tercengang!

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
Februari 9, 2026
Home Budaya Digital
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – CEO sekaligus co-founder Crypto.com, Kris Marszalek, baru saja mengguncang dunia teknologi dengan membeli domain internet legendaris “AI.com“. Percayalah, nilai transaksinya benar-benar fantastis, yaitu 70 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,17 triliun! Bayangkan, uang sebanyak itu dikeluarkan hanya untuk sebuah alamat website. Kemudian, tahukah kamu? Sebenarnya, domain internet adalah alamat unik yang kita gunakan untuk mengakses situs web di internet, misalnya “Newtechclub.com” atau “google.com”. Fungsi utamanya ialah menggantikan alamat IP yang rumit berupa deretan angka, sehingga menjadi jauh lebih mudah diingat oleh pengguna. Lebih detail lagi, nama domain selalu terdiri dari dua bagian utama, yakni nama (seperti “Newtechclub”) dan ekstensi atau TLD (seperti .com, .id, .org).

Hebatnya, transaksi pembelian AI.com ini langsung disebut-sebut sebagai salah satu pembelian domain termahal sepanjang sejarah! Sebagai perbandingan, mari kita lihat domain Cars.com yang sebelumnya memegang rekor. Perlu kamu ketahui, domain tersebut pernah memiliki estimasi nilai aset tidak berwujud mencapai 872,3 juta dollar AS pada tahun 2014. Namun, menariknya, pembelian mahal ini sama sekali tidak dimaksudkan untuk menggantikan domain utama Crypto.com. Kris Marszalek sendiri dengan tegas mengungkapkan bahwa ia akan memimpin dua entitas yang benar-benar berbeda, yaitu Crypto.com dan AI.com.

Lalu, apa rencananya? Crypto.com akan tetap berfokus sebagai platform pertukaran mata uang kripto (crypto exchange). Sementara itu, AI.com akan ia kembangkan secara terpisah menjadi perusahaan raksasa baru yang bergerak di bidang agen kecerdasan buatan (AI agents). Bahkan, untuk menunjukkan keseriusannya, peluncuran AI.com sengaja dilakukan bertepatan dengan penayangan iklan mahal dalam ajang Super Bowl LX di Amerika Serikat, yang terkenal sebagai panggung iklan termewah di dunia.

Sekarang, pasti kamu penasaran, sebenarnya apa sih AI.com itu? Menurut Kris, AI.com akan menjadi platform revolusioner yang menampung agen-agen AI otonom berbasis perangkat lunak. Agen-agen cerdas ini tidak hanya akan merespons perintah pengguna, tetapi juga mampu menjalankan berbagai tindakan secara mandiri atas nama penggunanya. Lebih jauh, fungsi platform ini akan mencakup banyak hal, mulai dari pengelolaan tugas harian, pengiriman pesan otomatis, penjalanan alur kerja lintas aplikasi, pembangunan proyek, pelaksanaan transaksi jual-beli saham, hingga hal-hal personal seperti memperbarui profil di aplikasi kencan daring! Kris juga mengklaim bahwa seluruh agen AI dalam platform ini akan beroperasi dalam sistem super aman dengan enkripsi berbasis kunci milik pribadi pengguna. Mekanisme canggih ini disebut-sebut dapat memberikan perlindungan data dan privasi yang jauh lebih kuat dibandingkan platform lain. “Kita sedang berada pada pergeseran fundamental dalam evolusi AI,” ujar Kris dengan penuh keyakinan, “karena kita kini bergerak cepat melampaui fungsi AI yang hanya sekadar menjawab, menuju agen AI yang benar-benar bisa melakukan berbagai hal untuk manusia.”

Tidak berhenti di situ, Kris ternyata memiliki visi yang jauh lebih besar dan ambisius. Ia bercita-cita untuk membangun sebuah jaringan terdesentralisasi yang terdiri dari miliaran agen AI! Bayangkan, agen-agen cerdas ini nantinya dapat saling berbagi peningkatan kemampuan dan pengetahuan satu sama lain, sehingga secara kolektif akan mempercepat perkembangan kecerdasan buatan secara eksponensial. “(Upaya ini) jelas dapat memperluas kemampuan agen secara besar-besaran dan cepat,” tambahnya dengan semangat, “dan pada akhirnya, semua ini akan mempercepat kemuncuran AGI atau Artificial General Intelligence.”

Nah, AGI ini adalah holy grail atau tujuan utama dalam dunia AI. Secara teoretis, AGI merupakan bentuk kecerdasan buatan yang memiliki kemampuan kognitif setara atau bahkan melampaui manusia dalam berbagai bidang. Berbeda dari AI sempit yang kita gunakan saat ini, AGI dirancang untuk mampu belajar secara mandiri, beradaptasi dengan situasi baru, serta memecahkan persoalan kompleks yang belum pernah diajarkan sebelumnya. Meskipun ambisius, kabar baiknya adalah platform ai.com akan tersedia secara gratis untuk publik. Namun, perusahaan tetap berencana menawarkan paket langganan berbayar dengan fitur tambahan eksklusif, seperti batas input yang lebih tinggi dan kemampuan lanjutan lainnya yang lebih powerful. Dikutip dari Bitcoin.com News, peluncuran ai.com ini jelas menandai langkah strategis baru Kris dan Crypto.com dalam persaingan global yang semakin sengit untuk mengomersialkan teknologi agen AI. Jadi, bersiaplah menyambut era di mana asisten digitalmu tidak lagi hanya sekadar menjawab, tetapi benar-benar bertindak untukmu!

Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id

Tags: domain
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
Canon Persembahkan Edisi Spesial G7 X Mark III, Rayakan Tiga Dekade PowerShot

Canon Persembahkan Edisi Spesial G7 X Mark III, Rayakan Tiga Dekade PowerShot

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Huawei Perkenalkan Watch Fit 5 & 5 Pro secara Global: Layar Lebih Luas, Sensor Detak Jantung Makin Akurat

OnePlus Nord CE6 Lite Resmi Rilis di India: Baterai 7.000 mAh, Isi Daya 45 Watt, Harga Mulai Rp 3,9 Juta

Mei 9, 2026
GIGABYTE AERO X16 Resmi Hadir di Indonesia: Laptop AI Slim untuk Gaming dan Kreator

GIGABYTE AERO X16 Resmi Hadir di Indonesia: Laptop AI Slim untuk Gaming dan Kreator

September 22, 2026

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

September 29, 2026
KEF Meluncurkan LS LUXE: Speaker Wireless Hi-Fi Aktif Premium Sentuhan Ross Lovegrove

KEF Meluncurkan LS LUXE: Speaker Wireless Hi-Fi Aktif Premium Sentuhan Ross Lovegrove

September 29, 2026
NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

Oktober 11, 2026
Bose Rilis Earbuds Kabel USB-C Berteknologi ANC dan Dukungan Audio Lossless

Bose Rilis Earbuds Kabel USB-C Berteknologi ANC dan Dukungan Audio Lossless

Oktober 4, 2026
slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 Mengenal Jam Gacor Pragmatic Play Antara Mitos dan Fakta Ilmiah Bocoran Jam Gacor MPO Slot Jadwal Lengkap Pragmatic Play dan PGSoft Pola Gacor Mahjong Ways 2 Rahasia Maxwin di Jam Jam Tertentu Gates of Olympus Jam Hoki dan Pola Spin untuk Raih Kemenangan Besar Studi Terbaru Jam Gacor Pragmatic Play dan Lonjakan RTP di Atas Panduan Jam Gacor PGSoft Kapan Waktu Terbaik untuk Main Slot Misteri Jam Gacor Mengapa Banyak Pemain Percaya Waktu Tertentu Lebih Royal Daftar Slot Gacor Hari Ini Rekomendasi Game Pragmatic Strategi Jeda Meningkatkan Peluang Menang di Slot Pragmatic Antara Mitos dan Realita Benarkah Jam Gacor Bisa Diprediksi Mengapa Otak Mudah Percaya Jam Hoki Psikologi di Balik Mitos Slot RTP Volatilitas dan Pola Spin Apa yang Bisa dan Tidak Bisa Diprediksi Jam Gacor Itu Nyata atau Ilusi Bedah Klaim RTP dengan Logika Data Dari Mahjong Ways 2 sampai Gates of Olympus Membongkar Narasi Maxwin di Jam Tertentu Jam Sibuk vs Jam Sepi Apakah Strategi Jeda Benar Benar Mengubah Peluang Mitos Royal Slot Kenapa Cerita Kemenangan Viral Lebih Kuat dari Data Pragmatic Play vs PGSoft Benarkah Ada Jadwal Gacor yang Bisa Dipetakan Literasi Digital untuk Pemain Slot Membedakan Analisis Kebetulan dan Klaim Bocoran Efek Survivorship Bias Mengapa Banyak Bocoran Jam Gacor Terlihat Berhasil Sebelum Percaya Jadwal Gacor 5 Pertanyaan Kritis yang Perlu Diajukan terobosan OpenAI Q industri hiburan simulasi pola multiplier integrasi generative diffusion model anthropic mentransformasi mekanisme studi komparasi gemini 1.5 pro menelaah pergeseran penerapan arsitektur meta llama 3 mengurai fluktuasi riset algoritma sora ai menginspirasi sistem rekognisi model peramalan temporal deepmind menguak dinamika volatilitas implementasi neuro symbolic ai terkini menakar kecepatan evolusi transformer multimodal nvidia menghubungkan tren komputasi analisis predictive maintenance berbasis mistral large memetakan eksplorasi algoritma self play alphazero membuka wawasan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan Jam Gacor atau Jam Marketing Anatomi Klaim yang Viral di Grup Telegram Volatilitas Itu Bukan Jadwal Kenapa Spin Cepat vs Lambat Tak Mengubah Peluang Maxwin di Jam Sepi Ilusi Pola dari Data yang Dipilih pilih Bocoran Pola Slot Antara Analisis Statistik Kebetulan dan Confirmation Bias Survivorship Bias di Dunia Slot Kenapa Screenshot Menang Lebih Berisik daripada Kalah Demo Slot dan RTP Apa yang Bisa Dipelajari Apa yang Cuma Ilusi Dari Mahjong Ways ke Gates of Olympus Kenapa Nama Game Tak Menjamin Pola Tertentu Jeda Spin Ganti Mesin Ganti Jam Mana yang Mitos Mana yang Matematis 5 Tanda Jadwal Gacor Cuma Jualan Harapan Panduan Literasi Digital untuk Pemain RTP Bukan Janji Cara Membaca Angka Pengembalian Slot Tanpa Tertipu Angka RTP di Balik Layar Apa yang Diukur Apa yang Sering Disalahartikan Telegram Gacor Anatomi Broadcast yang Menjual Jam Bukan Data Mesin Panas vs Dingin Mitos Suhu Slot yang Tak Punya Alat Ukur Ritual Spin Cepat Lambat Kenapa Tubuh Bisa Merasa Punya Kontrol Screenshot Maxwin dan Kekalahan yang Hilang Cara Data Dipilih Pilih Demo Slot Latihan Membaca Probabilitas atau Panggung Ilusi Kendali Nama Game Beda Matematika Bisa Sama Kenapa Tema Tak Menjamin Pola Ganti Mesin Ganti Jam Ganti Nasib Variabel yang Tidak Pernah Dikontrol RTP Live Bergerak Kenapa Angka Real Time Tak Sama dengan Peluang Anda Lima Pertanyaan Sebelum Percaya Bocoran Uji Klaim Sebelum Uji Keberuntungan riset ai multimodal google deepmind menginspirasi pembacaan dinamika implementasi penalaran ai generatif openai o3 menyingkap kompleksitas arsitektur model bahasa meta llama 4 menjadi landasan baru terobosan chip ai blackwell nvidia mentransformasi cara komunitas penerapan algoritma q star pada sektor komputasi membuka integrasi ai agen otonom microsoft copilot memicu diskusi studi komputasi kuantum terintegrasi ai ibm menakar stabilitas efisiensi algoritma penglihatan komputer claude 3 7 sonnet adopsi machine learning prediktif aws membantu pemodelan pola lonjakan kapasitas neuro simbolik ai apple intelligence mendorong eksplorasi jaringan saraf tiruan deepseek v3 menjelaskan fenomena riset penyesuaian bobot ai perplexity memicu sudut pandang skema pembelajaran penguatan tanpa model mit ai lab pemanfaatan kerangka kerja transformer hugging face mengungkap terobosan ai berkecepatan tinggi groq lpus memberi gambaran analisis data deret waktu menggunakan gemini flash memperjelas perkembangan ai berbasis graf stanford university menguak sistem simulasi stokastik anthropic ai mendorong kajian baru evolusi jaringan adversarial generatif nvidia omniverse membuka metode inferensi probabilistik berbasis ai cambridge university membedah

Follow Us

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version