Newtechclub.com – OpenAI, sang perusahaan induk dari ChatGPT yang fenomenal, akhirnya meluncurkan fitur revolusioner bernama ChatGPT Pulse. Secara mengejutkan, fitur canggih ini menghadirkan peran baru sebagai asisten AI pribadi yang secara aktif memberikan update informasi harian kepada para penggunanya setiap pagi. Selain itu, jenis informasi yang dibawakan oleh ChatGPT Pulse ternyata sangat beragam dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Mulai dari kelanjutan tugas atau proyek yang sedang kita kerjakan, rekomendasi makan malam yang memanjakan lidah, hingga saran perjalanan yang menawan hati, semua bisa kita dapatkan.
Yang paling keren, semua informasi tersebut tidak disajikan dalam bentuk teks biasa. OpenAI dengan cerdas mengemasnya dalam bentuk kartu visual yang memukau, berisi ringkasan singkat dan padat yang bisa kita perluas lagi dengan sekali tap untuk menampilkan detail informasi yang lebih lengkap. Selanjutnya, OpenAI sendiri dengan percaya diri menyatakan, fungsi ini mereka hadirkan sebagai bentuk “personalized research and timely updates” atau riset yang dipersonalisasi dan pembaruan tepat waktu yang muncul secara berkala. Sederhananya, ini merupakan sebuah lompatan besar di mana ChatGPT kini tidak lagi mereka desain untuk “bekerja” dengan hanya menunggu perintah dari pengguna, melainkan menjadikannya jauh lebih proaktif dengan membiarkan sang asisten AI memilih informasi mana yang paling relevan untuk disajikan kepada kita.
Cara Kerja ChatGPT Pulse yang Bikin Lo Melongo
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, ChatGPT Pulse dengan lihainya mampu memberikan update informasi harian yang super relevan kepada penggunanya. Lebih jauh, informasi personal ini bisa ditampilkan karena Pulse bekerja dengan melakukan riset otomatis secara mendalam dari riwayat percakapan (chat) pengguna atau preferensi yang sudah tersimpan rapi di aplikasi ChatGPT. Bahkan, apabila pengguna dengan leluasa memberikan akses ChatGPT ke aplikasi andalan seperti Gmail dan Google Calendar, maka fitur Pulse akan secara otomatis menambahkan update informasi dengan konteks yang jauh lebih relevan dan spesifik.
Sebagai contoh, pemberitahuan praktis yang akan ditampilkan, yaitu seperti draft agenda rapat yang langsung jadi, pengingat otomatis saat ada acara ulang tahun teman dekat, hingga saran restoran terbaik saat kita sedang berada di kota lain untuk liburan. Kemudian, sang AI akan secara konsisten memberikan update informasi kunci tersebut setiap pagi hari dalam bentuk kartu visual yang menarik, sebagaimana berhasil dihimpun dari media teknologi ternama Arstechnica, Minggu (28/9/2025). Selanjutnya, OpenAI sendiri dengan bangga menyebut mekanisme canggih ini sebagai bentuk “asynchronous research.” Secara sederhana, konsep mutakhir ini menjadikan model AI melakukan riset secara mandiri di latar belakang selama semalam menggunakan metode tradisional yang andal, lalu menyajikan hasil terbaiknya secara otomatis dan siap pakai pada pagi hari.
Tak hanya itu, update yang diberikan Pulse juga secara cermat diatur agar hanya muncul satu kali dan akan menghilang dengan sendirinya setelah 24 jam, kecuali jika pengguna secara sengaja memutuskan untuk menyimpan informasi tersebut karena dianggap penting. Selain itu, jika dari informasi yang disajikan tersebut muncul pertanyaan lanjutan dari kita, maka pemberitahuan tersebut akan secara otomatis berubah menjadi chat standar yang interaktif seperti biasa di dalam aplikasi. Hal lain yang bisa dengan mudah dilakukan pengguna yaitu memberi umpan balik langsung dengan tombol jempol naik atau turun. Di samping itu, tersedia juga tombol “curate” yang praktis untuk meminta AI secara spesifik memberikan topik tertentu yang dirasa lebih sesuai dengan kebutuhan pribadi kita.
Arah ChatGPT ke Depan: Lebih Proaktif dan Terintegrasi!
Tanpa disangka, dirilisnya fitur ChatGPT Pulse disebut-sebut menjadi bagian dari strategi besar OpenAI yang berniat beralih menuju konsep futuristik “Agentic AI”. Sebenarnya, konsep visioner ini merujuk pada suatu kondisi di mana model AI bertindak lebih mandiri dalam batasan tertentu yang wajar, dan tidak lagi hanya pasif menunggu perintah (prompt) dari si pengguna. Perlu kita ketahui, sebelum fitur Pulse hadir dengan gebrakannya, pada awal Januari 2025 lalu OpenAI sebenarnya pernah memperkenalkan fitur dengan fungsi yang mirip yang diberi nama Tasks.
Memang, kedua fitur ini sekilas menawarkan fungsi yang serupa, yaitu sama-sama memungkinkan pelanggan Plus dan Pro untuk dengan leluasa menjadwalkan ChatGPT melakukan tindakan tertentu pada waktu yang telah mereka tentukan sebelumnya. Akan tetapi, keduanya juga memiliki perbedaan mendasar yang crucial, di mana fitur Tasks masih memerlukan instruksi langsung dan eksplisit dari si pengguna, sedangkan ChatGPT Pulse bisa bekerja dengan lancar tanpa memerlukan input arahan manual sama sekali. Oleh karena itu, OpenAI menggambarkan kehadiran fitur ChatGPT Pulse sebagai “langkah awal yang signifikan menuju paradigma baru dalam berinteraksi dengan AI.”
Kemudian, perusahaan juga dengan optimis menyebut, ke depannya, fitur canggih ini diproyeksikan bisa terhubung secara mulus ke lebih banyak aplikasi pihak ketiga. Bahkan, Pulse juga diharapkan mampu memberi update informasi yang akurat berkali-kali dalam sehari, bukan hanya terpaku sekali di pagi hari seperti saat ini. Meski begitu, OpenAI dengan jujur mengakui bahwa fitur Pulse buatannya masih belum bisa dibilang sempurna. Sebagai contoh, tetap ada kemungkinan di mana sistem AI bisa secara tidak sengaja melewatkan informasi dengan topik yang sebenarnya relevan atau justru memberikan update dari kegiatan yang sudah lama selesai kita lakukan.
Sudah Hadir Eksklusif untuk Pelanggan ChatGPT Pro!
Yang paling ditunggu, ChatGPT Pulse sendiri saat ini secara resmi telah tersedia untuk para pelanggan ChatGPT Pro di perangkat mobile, dengan harga berlangganan yang cukup premium yaitu 200 dollar AS (sekitar Rp 3,3 jutaan) per bulan. Kemudian, ke depan, OpenAI sudah berencana matang untuk memperluas ketersediaan fitur Pulse ke pelanggan Plus, dengan harga berlangganan yang lebih terjangkau, yaitu 20 dollar AS per bulan (sekitar Rp 300.000-an) per bulan. Jadi, bersiaplah untuk menyambut asisten pribadi AI yang akan membuat rutinitas pagi lo jauh lebih bermakna dan terorganisir!
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Exposenews.id







