• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

DJI Luncurkan Dock 4 dengan Sistem Penukaran Baterai Otomatis 45 Detik

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
Oktober 17, 2026
Home Gadget
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – DJI, secara resmi merilis stasiun pangkalan robotik teranyar bernama DJI Dock 4 pada Rabu, 14 Oktober 2026. Bahkan, kehadiran perangkat canggih ini langsung menyedot perhatian publik karena menawarkan lompatan teknologi yang belum pernah ada sebelumnya.

Secara revolusioner, sistem pangkalan otomatis ini menjadi inovasi perdana buatan DJI yang sanggup mengeksekusi mekanisme penggantian baterai drone secara mandiri tanpa campur tangan manusia dalam tempo super singkat.

Padahal, pada generasi sebelumnya, stasiun pangkalan milik DJI hanya bisa melakukan pengisian daya ketika unit drone terparkir diam di dalam sangkar dock.

Namun kini, insinyur DJI menyajikan terobosan luar biasa dengan merancang Dock 4 agar mampu merampungkan proses ganti baterai dalam kurun 25 detik saja setelah penutup dock mengunci rapat. Alhasil, total durasi operasional sejak drone mendarat hingga siap meluncur kembali hanya memakan waktu super kilat sekitar 45 detik.

Secara teknis, pangkalan Dock 4 mengusung empat kompartemen baterai berteknologi tinggi. Meskipun demikian, pangkalan ini hanya menyimpan tiga unit baterai cadangan sebab sistem sengaja mengosongkan satu slot demi melancarkan pergerakan mekanis penukar baterai.

Bahkan, stasiun robotik ini sanggup menyuplai arus listrik ke dua baterai sekaligus secara bersamaan. Akibatnya, daya baterai yang berada di posisi 15 persen sanggup melonjak cepat hingga 95 persen cuma dalam rentang waktu tunggu 27 menit.

Selain itu, setiap unit baterai menyimpan kapasitas daya raksasa sebesar 260 Wh. Menariknya, baterai ini sekaligus bertindak sebagai sumber daya cadangan darurat bagi stasiun dock, sehingga saat pasokan listrik utama gedung terputus total, satu baterai sanggup menopang operasional dock selama 4,5 jam.

Lebih hebatnya lagi, Dock 4 tetap mampu mengeksekusi penggantian baterai saat mengandalkan daya cadangan tersebut, asalkan pangkalan menyimpan minimal dua baterai di dalam slot. Namun, pangkalan menahan proses pengisian daya baterai drone sampai aliran listrik utama kembali menyala.

Dari segi bobot fisik, stasiun ini dirancang memiliki berat bersih 66 kilogram tanpa baterai. Selanjutnya, para ahli merancang pangkalan tangguh ini agar tetap bekerja optimal menghadapi gempuran cuaca ekstrem, mulai dari suhu beku minus 40 derajat Celsius hingga panas terik 50 derajat Celsius.

Dari aspek dimensi, Dock 4 mengadopsi pola pemasangan berukuran 400 x 400 mm yang identik dengan Dock 3. Akan tetapi, pangkalan canggih ini hanya mendukung drone flagship Matrice 5TD, sehingga pengguna armada Matrice 4TD tidak bisa langsung menggunakan dock terbaru ini.

Guna menunjang operasional tempurnya, Dock 4 membutuhkan dukungan DJI O4 Ground Station untuk mengolah transmisi video, memperkuat stasiun basis RTK, serta mengamankan koneksi jaringan internet di lokasi kerja.

Kemunculan Monster Udara Terbaru: DJI Matrice 5TD!

Bersamaan dengan panggung peluncuran tersebut, DJI turut memperkenalkan drone pemantau terbaru bernama Matrice 5TD. Burung besi canggih ini menjadi pasangan sejati yang bekerja berdampingan dengan stasiun Dock 4 di udara.

Secara spesifikasi, pesawat nirawak ini memiliki bobot fisik 2,6 kilogram dengan batas berat lepas landas maksimum (MTOW) mencapai 3,05 kilogram, yakni bobot total drone beserta baterai dan muatan saat siap terbang.

Membahas keunggulan utamanya, peningkatan paling spektakuler berada pada sektor kamera termal yang kini mengusung resolusi tajam 1.280 x 1.024 piksel.

Di mana resolusi gambar panas ini terhitung empat kali lebih padat jika kita membandingkannya dengan kamera termal Matrice 4TD terdahulu yang cuma beresolusi 640 x 512 piksel.

Tidak berhenti di situ, kamera penangkap suhu ini bahkan menyediakan pilihan mode resolusi tinggi super detail mencapai 2.560 x 2.048 piksel.

Di samping kamera termal yang tangguh, Matrice 5TD dibekali tiga modul kamera sinematik beresolusi 50 MP, yang terdiri dari lensa wide, telefoto 70 mm, serta telefoto jarak jauh 252 mm.

Melalui kombinasi lensa tersebut, drone ini sanggup melakukan pembesaran gambar hybrid zoom hingga 176 kali lipat sembari mengandalkan pengukur jarak laser dengan jangkauan tembak hingga 3.000 meter.

Hebatnya lagi, sistem optik drone dapat merekam video malam hari secara berwarna dalam kualitas 4K tanpa bantuan lampu sorot. Sementara itu, dukungan kecerdasan buatan (AI) memungkinkan drone mengenali 17 jenis objek secara otomatis, termasuk mendeteksi mobil, kapal, hingga hewan.

Untuk menjaga konektivitas di area terpencil, Matrice 5TD memboyong dua modul 4G sebagai cadangan transmisi video. Ditambah lagi, pakar DJI menanamkan sensor LiDAR serta radar gelombang milimeter (mmWave) yang menyatu pada badan drone.

Mengenai fleksibilitas muatan, Matrice 5TD sanggup membawa aksesori tambahan hingga beban maksimal 450 gram melalui tiga titik pemasangan. Adapun aksesori yang tersedia mencakup modul pengeras suara, lampu sorot daya tinggi, hingga parasut keselamatan.

Berdasarkan klaim internal DJI, burung besi ini dapat melayang mengangkasa hingga durasi 59 menit dalam sekali isi daya tanpa membawa muatan tambahan.

Saat mengejar misi khusus, kecepatan maksimum drone ini mampu menembus angka 21 meter per detik atau sekitar 75,6 km/jam untuk tugas FlyTo.

Namun, saat pilot berpindah ke mode penerbangan lain, kecepatannya dibatasi hingga 15 meter per detik atau sekitar 54 km/jam demi menjaga kestabilan penerbangan.

Kendati demikian, pihak DJI belum mengumumkan harga resmi untuk Dock 4 maupun Matrice 5TD. Namun, kabar terkini dari DroneXL pada Jumat (16/10/2026) memastikan bahwa kedua produk revolusioner ini dijual melalui jaringan dealer resmi DJI Enterprise.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: DJI
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
Nubia Redmagic 12 Pro Plus Dirilis: Bisa Jalankan Game PC Steam dan Layar 185 Hz

Nubia Redmagic 12 Pro Plus Dirilis: Bisa Jalankan Game PC Steam dan Layar 185 Hz

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Survey APJII Bocorin Pengeluaran Kuota Orang Indonesia

Survey APJII Bocorin Pengeluaran Kuota Orang Indonesia

September 4, 2025
NVIDIA Umumkan GPU Monster 128 GB, Khusus Didedikasikan untuk AI!

NVIDIA Umumkan GPU Monster 128 GB, Khusus Didedikasikan untuk AI!

September 12, 2025

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Sennheiser Spectera Resmi Meluncur di Indonesia, Satu Base Station Kendalikan 64 Link Audio

Sennheiser Spectera Resmi Meluncur di Indonesia, Satu Base Station Kendalikan 64 Link Audio

September 19, 2026
Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

September 29, 2026
KEF Meluncurkan LS LUXE: Speaker Wireless Hi-Fi Aktif Premium Sentuhan Ross Lovegrove

KEF Meluncurkan LS LUXE: Speaker Wireless Hi-Fi Aktif Premium Sentuhan Ross Lovegrove

September 29, 2026
Apple Akan Luncurkan Aplikasi Gaming Eksklusif? Ini Rinciannya!

Apple Akan Luncurkan Aplikasi Gaming Eksklusif? Ini Rinciannya!

Mei 29, 2025
slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 PGSoft vs Pragmatic Play Siapa Raja Slot Online Tahun Ini 7 Game PGSoft Paling Populer dari Mahjong Ways hingga Wild Bandito Gate of Olympus vs Mahjong Ways Duel Slot Legendaris yang Wajib Kamu Tahu Rahasia Grafis Mewah PGSoft yang Bikin Pemain Betah Berlama lama 10 Game Pragmatic Play dengan Fitur Bonus Paling Menggila RTP Volatilitas Dan Gaya main Panduan Lengkap PGSoft Pragmatic Sweet Bonanza sampai Starlight Princess Evolusi Game Pragmatic yang Tak Pernah Sepi PGSoft untuk Pemula Cara Memilih Game Sesuai Gaya Main 5 Slot Pragmatic yang Cocok untuk Main Santai Tanpa Ribet Masa Depan Slot Online Inovasi PGSoft dan Pragmatic Play di 2026 Bukan Cuma Jackpot 7 Alasan Slot PGSoft Pragmatic Play Bikin Nagih Dari Scatter ke Free Spin Bedah Mekanisme Bonus PGSoft vs Pragmatic Play 5 Mitos Slot Online yang Sering Bikin Pemain Salah Paham PANDUAN Main Di HP pgsoft Atau Pragmatic Yang Lebih Nyaman Jam RTP atau Keberuntungan Menakar Pola Main di Dua Provider Raksasa 7 Slot Bertema Petualangan Terbaik dari PGSoft dan Pragmatic Play Ketika Grafis Ketemu Matematika Rahasia Slot yang Enak Dimainkan Duel Provider 2026 Inovasi Fitur yang Bakal Jadi Tren Slot Berikutnya Dari Klasik sampai Megaways Evolusi Gaya Slot Pragmatic Play Checklist Sebelum Main 8 Hal Wajib Dilihat di Slot PGSoft Pragmatic TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT Integrasi Vision Transformers OpenAI Akselerasi Simulasi Probabilitas Multi Reel Terobosan Arsitektur Sora Generatif Game Gulungan Daring Starlight Princess Implementasi DeepSeek V3 Mekanisme Paylines Dinamis Gates of Olympus Sinergi Komputasi Kuantum Google Quantum AI Sinyal Pembayaran Sugar Rush 1000 Model Bahasa Penalaran Claude 3 5 Sonnet Struktur Kerapatan Scatter Mahjong Ways Pemrosesan Neural Network NVIDIA Blackwell Dinamika Cascading Lucky Neko Pemanfaatan Model Difusi Runway Gen 3 Sticky Wild Wild West Gold Riset Terapan xAI Grok 2 Lonjakan Frekuensi Multiplier Mahjong Ways 2 Algoritma Deep Reinforcement Learning DeepMind Stabilitas Tumble Sweet Bonanza Penerapan Sistem Inferensi Meta LLaMA 3 3 Paylines Wild Bounty Showdown Transformasi Model Matematika Anthropic Ritme Transisi Starlight Princess 1000 Adopsi Jaringan Sparse Autoencoder MIT Distribusi Gates of Olympus 1000 Terobosan Komputasi Kognitif Microsoft Copilot Anomali Mahjong Wins 3 Analisis Prediktif AI Kausal OpenAI Fluktuasi Simbol Fruit Party Pemanfaatan Framework Qwen 2 5 Alibaba Cloud Titik Jenuh Buffalo King Megaways Eksplorasi Model Prediksi Dinamis Mistral Large Pola Scatter Madame Destiny Megaways Penerapan Vision Language AI Generasi Baru Variasi Simbol Emas Caishen Wins Rekonstruksi Stokastik Arsitektur AI Gemini 1 5 Pro The Dog House Megaways Pemanfaatan Algoritma Self Supervised Learning Stanford Treasures of Aztec Integrasi Edge AI Apple Intelligence Pola Pecahan Rise of Olympus Mengenal PG Soft Profil Pengembang Game Digital Asal Asia Sejarah DAN Perjalanan PG Soft Di Industri Game Online 10 GAME Paling POPULER Buatan PG Soft Dan Karakteristiknya Analisis Grafis dan Animasi dalam Game PG Soft Inovasi Teknologi dan Mekanisme permainan Di PG Soft Memahami RTP Volatilitas dan Fitur Bonus di Game PG Soft Tren Tema dan Desain Visual Game PG Soft dari Tahun ke Tahun PG Soft vs Pengembang Game Lain Perbandingan Kualitas dan Inovasi DAMPAK PG soft Terhadap Industri Hiburan Digital Dan mobile Gaming Prospek dan Tantangan PG Soft di Masa Depan PRAGMATIC play Vs PG Soft Siapa Lebih berani Bereksperimen Dengan Mekanik Bonus Anatomi RTP Hit Frequency dan Volatilitas Kenapa Dua Slot Terasa Beda Meski Angkanya Mirip Rahasia DESAIN Mobile PG soft Portrait Mode One Handed Play Dan Psikologi Layar Sentuh Dari Zeus ke Mahjong Simbolisme yang Menjual Pragmatic PG Soft di Pasar Global Scatter Multiplier dan Ante Bet evolusi Fitur Pragmatic YANG Mengubah cara Orang Main Sound Haptik di Slot PG Soft Membangun Adrenalin Tanpa Harus Menang Turnamen Mission dan Leaderboard CARA Provider Membuat Slot Terasa Seperti Esports Audit Sertifikasi dan Regulasi Apa yang Sebenarnya Diuji dari Game Pragmatic PG Soft Mystery Progressive dan Fixed Jackpot Matematika Harapan di Balik Hadiah Besar Masa Depan Slot Pragmatic PG Soft Cloud VR AI dan Personalisasi Real Time

Follow Us

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version