Newtechclub.com – GoPro, sang raja kamera aksi, baru saja mengguncang industri dengan meluncurkan stabilizer revolusioner, Fluid Pro AI, pada Rabu (23/9/2025). Gimbal cerdas ini sengaja dirilis berbarengan dengan dua produk andalan lainnya: kamera 360 resolusi tinggi Max2 dan kamera aksi yang penuh gaya, Lit Hero. GoPro jelas-jelas ingin memberikan paket lengkap untuk setiap kreator konten.
Fluid Pro AI: Satu Gimbal untuk Segala Jenis Kamera
Pertama, yang paling menarik perhatian adalah Fluid Pro AI. Gimbal ini didesain dengan fleksibilitas tertinggi karena Anda bisa memasangkannya dengan berbagai perangkat. Mulai dari kamera aksi GoPro, beberapa kamera pocket, hingga smartphone biasa selama beratnya tidak melebihi 400 gram. Dengan begitu, Anda tidak perlu lagi repot mengganti gimbal saat beralih dari satu kamera ke kamera lainnya.
Nicholas Woodman, CEO GoPro, dengan bangga menyatakan, “Gimbal Fluid Pro AI terbaru kami memungkinkan kreator yang punya banyak kamera untuk memiliki gimbal yang tangguh tetapi mudah dipakai untuk semua kamera GoPro, smartphone, atau kamera digital hingga 400 gram.” Kehadiran AI menjadi pembeda utama yang membedakannya dari gimbal GoPro sebelumnya, Karma Grip, yang hanya mendukung kamera aksi.
Kecerdasan Buatan yang Benar-Benar Pintar
Lalu, di mana peran kecerdasan buatannya? Fluid Pro AI menanamkan AI pada modul pelacakan perangkatnya. Modul cerdas ini secara otomatis mengenali gerakan tangan pengguna dan yang lebih keren lagi, ia mampu menjaga subyek agar tetap berada dalam bingkai kamera dengan cara “mengunci” wajah atau tubuh subyek. Fitur pelacakan ini bahkan tetap bekerja dengan sempurna baik saat Anda menghadap maupun membelakangi kamera.
Selain itu, Anda juga bisa menentukan subyek yang ingin dilacak secara manual melalui aplikasi mobile yang terhubung ke gimbal. Melalui aplikasi yang sama, Anda bisa dengan mudah mengambil gambar dalam mode panorama atau time-lapse hanya dengan beberapa ketukan.
Desain Fleksibel dan Daya Tahan Baterai yang Gila-Gilaan
Berkat desainnya yang fleksibel, Fluid Pro AI dengan lincah menggerakkan kamera yang terpasang hingga 360 derajat penuh dan memiringkannya sampai 320 derajat. Gimbal ini juga dilengkapi dengan lampu LED bawaan serta braket yang bisa digonta-ganti, termasuk komponen penjepitnya, sehingga mampu mengakomodasi berbagai ukuran smartphone.
Yang tak kalah mengesankan adalah aspek dayanya. Fluid Pro AI dibekali baterai besar yang diklaim dapat menunjang penggunaan marathon hingga 18 jam! Bahkan dengan fitur pelacak AI yang aktif dan lampu LED menyala, daya tahannya masih mencapai enam jam. Sebagai perbandingan, gimbal sejenis dari pesaing seperti DJI dan Insta360 biasanya hanya bertahan sekitar 10 jam.
GoPro membanderol Fluid Pro AI seharga 229,99 dollar AS atau sekitar Rp 3,8 juta. Sayangnya, kita masih harus menunggu kabar apakah aksesori keren ini akan diboyong ke pasar Indonesia atau tidak.
GoPro Lit Hero: Kamera Aksi dengan Lampu Bawaan dan Nuansa Retro yang Viral
Selain Fluid Pro AI, GoPro juga mendadak menghadirkan kejutan lain: kamera aksi Lit Hero. Yang membedakannya dari seri Hero lainnya adalah kehadiran lampu LED bawaan yang memungkinkannya merekam dalam kondisi minim cahaya sekaligus memberikan sentuhan visual “retro vibes” yang sedang tren di kalangan Gen Z.
Sentuhan visual retro yang dimaksud GoPro ini sengaja menghadirkan nuansa nostalgia, mirip seperti hasil jepretan kamera digital atau smartphone jadul dengan lampu flash menyala. Hasilnya seringkali menampilkan cahaya yang agak keras dengan sedikit blur dari goyangan tangan, sebuah estetika yang justru sedang digemari. Dengan bantuan lampu LED, GoPro Lit Hero langsung bisa menghasilkan foto dengan nuansa tersebut, baik di dalam ruangan gelap maupun saat aktivitas outdoor.
“Lit Hero adalah kamera ultra-kompak dengan lampu bawaan yang memungkinkan pengambilan gambar ‘Whatever, Whenever’ dalam berbagai situasi. Desain ini membuka opsi kreatif baru dengan hasil foto dan video yang lebih fun dibandingkan smartphone,” jelas GoPro.
Desain Unik dan Fitur yang Tetap Tangguh
Secara bentuk, GoPro Lit Hero masih mempertahankan kemiripan dengan kamera Hero standar, namun bagian layar depannya digantikan oleh modul lampu LED. Artinya, Anda tidak bisa melihat preview saat merekam diri sendiri. Namun, dalam video demo resmi, terlihat bahwa tingkat pencahayaan lampu LED ini bisa diatur, dari normal hingga sangat terang, dengan menekan tombol di bawah panel LED.
Untuk melihat hasil jepretan dan mengatur mode, Anda dapat menggunakan layar sentuh di sisi belakang. Jangan khawatir dengan goyangan, karena Lit Hero sudah dibekali fitur HyperSmooth yang menjamin rekaman tetap stabil bahkan dalam kondisi ekstrem. Kamera ini juga mendukung bitrate hingga 60 Mbps dengan pilihan rasio 16:9 atau 4:3, sehingga sangat fleksibel untuk konten YouTube, Instagram Reels, atau TikTok. Lensanya bahkan dilengkapi penutup yang mudah diganti jika rusak.
Dibuat untuk Petualangan, Siap untuk Segala Cuaca
Baterai Enduro berkapasitas 1.255 mAh yang tersemat di dalamnya diklaim mampu merekam lebih dari 100 menit nonstop pada pengaturan tertinggi. Kamera mungil dengan bobot hanya 93 gram ini juga terhubung dengan aplikasi GoPro Quik untuk memudahkan transfer, editing, dan berbagi hasil rekaman ke media sosial. Berkat dukungan mount GoPro yang lengkap, Anda bisa dengan mudah memasangnya di helm, stang sepeda, atau tongkat selfie.
Meski berukuran kecil (56,6 x 48.4 x 29,45 mm), Lit Hero tetap mewarisi DNA tangguh GoPro. Bodinya tahan banting dan memiliki ketahanan air hingga kedalaman 5 meter tanpa perlu housing tambahan, sehingga siap menemani Anda menyelam atau hiking under the rain. Fitur lainnya yang tak kalah penting meliputi port USB-C, 2 mikrofon, Bluetooth 5.2, serta slot microSD. Sama seperti Fluid Pro AI, kita masih menanti kepastian kapan Lit Hero akan resmi memasuki pasar Indonesia.
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Exposenews.id







