• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

Huawei Perkenalkan Atlas 960E SuperPoD, Solusi Komputasi NPO untuk Model AI Skala Besar

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
September 20, 2026
Home Technology
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – Raksasa teknologi global Huawei baru saja menggebrak panggung teknologi dunia lewat peluncuran perangkat revolusioner bernama Atlas 960E SuperPoD. Langkah besar ini secara resmi mengukuhkan posisi perusahaan sebagai pionir yang menghadirkan infrastruktur komputasi berbasis Near-Packaged Optics (NPO) pertama di industri global. Pengembang merancang teknologi super mutakhir ini secara khusus guna melibas proses pelatihan sekaligus inferensi pada model kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) kelas kakap yang menampung hingga 10 triliun parameter. Oleh karena itu, Deputy Chairman of the Board sekaligus Rotating Chairman Huawei, David Wang, secara langsung memperkenalkan inovasi spektakuler tersebut di hadapan ribuan pasang mata dalam perhelatan bergengsi HUAWEI CONNECT 2026 yang berlangsung meriah di Kota Shanghai.

Saat ini, Huawei dengan sangat berani memfokuskan strategi pengembangan AI mereka pada penguatan daya komputasi serta optimalisasi nilai komersial dari perangkat keras pendukung. Selain itu, dengan memusatkan seluruh daya dan upaya pada pengembangan arsitektur SuperPoD dan SuperCluster, perusahaan berambisi membangun fondasi komputasi semikonduktor yang benar-benar kokoh dan tak tertandingi. Buntut dari langkah progresif tersebut, raksasa teknologi ini juga memegang teguh komitmen untuk terus memajukan ekosistem komputasi global melalui penerapan pendekatan open source (sumber terbuka) serta open system (sistem terbuka) agar seluruh pengembang dapat berkolaborasi secara luas.

Mengingat kemampuan model-model AI mutakhir (foundation models) saat ini terus meroket hingga mendekati angka fantastis 10 triliun parameter, maka infrastruktur SuperPoD pun menjelma menjadi jawaban paling ideal bagi para pelaku industri. Maka dari itu, untuk menyokong kebutuhan raksasa tersebut, Huawei memperkenalkan mesin optik Hi-ONE yang mencatatkan rekor sebagai instrumen NPO pertama di dunia yang berhasil masuk lini produksi massal secara komersial. Tidak hanya itu, mesin super cerdas ini sanggup menyemburkan kapasitas transmisi data yang sangat luar biasa hingga mencapai 7,2 Tbit/s, sekaligus memegang predikat tunggal sebagai instrumen NPO satu-satunya di industri yang membawa sumber cahaya terintegrasi langsung di dalamnya.

Tim insinyur Huawei mentenagai monster komputasi Atlas 960E SuperPoD ini secara maksimal melalui kombinasi harmonis antara teknologi jaringan canggih UnifiedBus dan ketangguhan mesin optik Hi-ONE. Di samping itu, infrastruktur kelas wahid ini mengadopsi arsitektur ortogonal generasi terbaru serta menerapkan desain pendingin yang mengandalkan cairan secara penuh (full liquid cooling) guna menjaga suhu operasi tetap efisien. Berkat penerapan pengalamatan memori terpadu dari UnifiedBus, pengelola sistem sanggup mendongkrak satu unit SuperPoD hingga menampung 4.096 NPU sekaligus, yang mana kombinasi dahsyat ini membuahkan performa luar biasa sebesar 8 EFLOPS pada presisi FP8 serta angka mengagumkan 16 EFLOPS pada presisi FP4.

Efisiensi Daya Fantastis dan Skalabilitas SuperCluster Huawei

Penerapan arsitektur teranyar ini mendatangkan lonjakan efisiensi yang sangat masif bagi pusat data, mengingat integrasi 5.500 unit Hi-ONE sanggup menggantikan peran 48.000 modul optik 800G tradisional yang terkenal boros tempat. Sebagai dampaknya, pemangkasan ribuan komponen perangkat keras tersebut berhasil memotong konsumsi pemakaian daya listrik sistem hingga lebih dari 550 kilowatt secara signifikan. Terlebih lagi, inovasi canggih ini juga sukses menggandakan masa operasional sistem tanpa hambatan (uptime), sehingga ketersediaan operasional infrastruktur tersebut meroket drastis hingga menyentuh angka 99,8% yang hampir sempurna.

Pengembang tidak berhenti di situ saja, sebab mereka juga mengaplikasikan penerapan arsitektur SuperPoD pada sistem komputasi serbaguna melalui kehadiran varian TaiShan 950 SuperPoD yang telah menerima perombakan total. Varian nan tangguh ini dengan sangat mudah mendukung konfigurasi raksasa hingga 4.096 node serta menyajikan kapasitas memori terpadu (unified memory pool) sebesar 256 TB. Sementara itu, guna melengkapi ekosistem penyimpanan data berkecepatan tinggi, Huawei meluncurkan klaster OceanStor M900 yang mengandalkan sokongan UnifiedBus untuk menyediakan daya tampung KV cache berskala petabyte pada lapisan L3.5.

Skalabilitas tanpa batas dari jaringan UnifiedBus maupun RoCE ini memungkinkan pengelola sistem untuk menghubungkan puluhan unit Atlas 960E SuperPoD menjadi sebuah jaringan SuperCluster raksasa yang amat perkasa. Dengan mengandalkan arsitektur Clos dua tingkat dan empat plane, klaster raksasa ini sanggup menyatukan pemrosesan data hingga 512.000 NPU secara bersamaan tanpa mengalami hambatan bandwidth. Bahkan, para pakar dapat terus melejitkan kapasitas fantastis tersebut hingga sanggup menampung satu juta NPU apabila mereka mengombinasikannya dengan topologi jaringan multi-rail yang sangat kompleks.

Guna merangkul potensi besar komunitas pengembang di seluruh belahan bumi, Huawei kini secara resmi mengubah status platform komputasi CANN mereka menjadi open source yang digerakkan sepenuhnya oleh komunitas global. Terkait komitmen besar ini, David Wang secara langsung menegaskan, “Di Huawei, kami berkomitmen membangun infrastruktur AI yang kuat serta menerapkan pendekatan sumber terbuka dan sistem terbuka untuk membangun ekosistem komputasi,”. Buntut dari penyediaan infrastruktur yang jauh lebih mumpuni ini, perusahaan yakin dapat memperkuat dukungan pelatihan secara asli (native) untuk model-model utama pada ekosistem Ascend demi mempercepat terwujudnya dunia yang cerdas.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: teknologi
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
Honor Luncurkan Tiangong AXB35, Workstation Mungil 1,5 Kg dengan Performa Monster

Honor Luncurkan Tiangong AXB35, Workstation Mungil 1,5 Kg dengan Performa Monster

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Samsung Resmi Luncurkan Galaxy S26 FE, Bawa Chip 3 nm dengan Harga Ramah di Kantong

Lenovo Legion Y700 AI Resmi Dirilis, Hadirkan Layar 165 Hz dan Dua Port USB-C untuk Gamer

Agustus 29, 2026
OnePlus Putuskan Kolaborasi dengan Hasselblad, Siap Luncurkan Teknologi DetailMax yang Bikin Penasaran!

OnePlus Putuskan Kolaborasi dengan Hasselblad, Siap Luncurkan Teknologi DetailMax yang Bikin Penasaran!

September 9, 2025

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Apple Akan Luncurkan Aplikasi Gaming Eksklusif? Ini Rinciannya!

Apple Akan Luncurkan Aplikasi Gaming Eksklusif? Ini Rinciannya!

Mei 29, 2025
Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Juli 20, 2026
Layar 144 Hz dan Chip Grafis Khusus Jadi Andalan Realme P4s, HP Gaming Terbaru dari Realme

Layar 144 Hz dan Chip Grafis Khusus Jadi Andalan Realme P4s, HP Gaming Terbaru dari Realme

Agustus 30, 2026
Keychron G4 dan G5: Dua Mouse Gaming Nirkabel Ringan dengan Sensor Andalan PixArt 3950

Hadir di Tiongkok, Lenovo Legion GamePad G9 (2026) Bawa Joystick ala Xbox Series X/S

April 20, 2026

Follow Us

slot gacor interents-expents Mengenal PG Soft Provider Game Digital dengan Visual Kelas Dunia 10 Game PG Soft Paling Ikonik dan Alasan Mereka Begitu Populer Di Balik Layar Rahasia Desain dan Mekanisme Game PG Soft Panduan Memahami RTP Volatilitas dan Fitur Bonus di Game PG Soft PG Soft vs Provider Lain Apa yang Membuatnya Berbeda Tren Desain Game PG Soft Grafis 3D Animasi Halus dan Mobile First 7 Fitur Khas PG Soft yang Sering Muncul di Setiap Game Review Objektif Kelebihan dan Kekurangan Game PG Soft Masa Depan PG Soft Inovasi Game Casual hingga Elemen Sosial PG Soft dan Seni Memikat Mata Ketika Game Digital Jadi Pengalaman Estetik Rahasia Ketenaran PG Soft Bukan Hanya Tema Tapi Cara Bercerita Menelusuri Jejak Kreatif PG Soft Ide Inspirasi dan Simbol yang Dipakai PG Soft dari Kacamata Pemain Baru Apa yang Pertama Kali Terlihat 5 Pertanyaan yang Sering Muncul Saat Membahas Game PG Soft PG Soft dan Revolusi Layar Sentuh Desain yang Mengikuti Ibu Jari Mengapa Efek Suara PG Soft Sulit Dilupakan Ini Rahasianya PG Soft Ketika Animasi Kecil Mampu Mengubah Suasana Bermain Antara Tren dan Karakter Cara PG Soft Menjaga Identitas di Pasar Global PG Soft vs Rasa Nostalgia Bagaimana Game Modern Menghidupkan Masa Lalu Mahjong Ways Jadi Puzzle Bertema Tiongkok Disorot Wild West Gold Hadir Permainan Bertema Koboi Gates of Olympus Permainan Multiplier Bertema Mitologi Sweet Bonanza x1000 Game Match Bertema Permen Starlight Princess Permainan Multiplier Bernuansa Fantasi Mahjong Wins 3 Puzzle Modern Simbol Dinamis Lucky Neko Game Bertema Kucing Visual Cerah Sugar Rush 1000 Konsep Match Bertema Manisan Sweet Bonanza Xmas Permainan Match Bernuansa Musiman Wild Bounty Showdown Game Bertema Koboi Bonus Mahjong Ways 2 Puzzle Digital Pola Simbol Baccarat Online Permainan Kartu Mekanisme Probabilitas PG 02 Koleksi Permainan Digital Interaktif Permainan Pragmatic Play Semakin Variatif Game Multiplier Mahjong Ways Puzzle Digital Kredit Permainan Gates of Olympus Mekanisme Multiplier Game Digital Starlight Princess Tema Fantasi Fitur Multiplier Wild West Gold Petualangan Koboi Permainan Interaktif Sweet Bonanza Game Match Visual Warna-Warni Mahjong Wins 3 Puzzle Modern Kombinasi Simbol

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version