Newtechclub.com – Siapa yang tidak kenal dengan raksasa chip asal Amerika Serikat, Intel? Baru-baru ini, mereka secara resmi melempar “senjata” baru ke medan perang laptop gaming. Bukan main-main, mereka memperkenalkan jajaran prosesor (CPU) laptop paling anyar dari keluarga Intel Core Ultra 200HX Plus.
Jadi begini, chip-chip ini sebenarnya adalah versi penyegaran (refresh) dari arsitektur “Arrow Lake” yang memang didesain khusus untuk laptop-laptop bertenaga tinggi. Targetnya jelas: laptop gaming dan workstation yang butuh performa gahar. Sebagai konsumen, kita patut bergembira karena Intel kembali menunjukkan taringnya.
Nah, dalam peluncuran kali ini, ada dua model yang langsung diperkenalkan oleh Intel, yaitu sang kakak, Intel Core Ultra 9 290HX Plus, dan adiknya, Intel Core Ultra 7 270HX Plus. Keduanya hadir dengan segudang peningkatan yang sayang untuk dilewatkan.
Jika kita lihat dari spesifikasinya, Intel Core Ultra 9 290HX Plus jelas berada di puncak hierarki. Prosesor yang menjadi penerus Intel Core Ultra 9 285HX ini hadir dengan konfigurasi inti (core) yang luar biasa. Totalnya mencapai 24 core, yang terdiri dari 8 Performance-cores (P-cores) untuk tugas berat dan 16 Efficient-cores (E-cores) untuk efisiensi daya. Dengan 24 threads, prosesor ini mampu menangani banyak tugas sekaligus tanpa hambatan. Sebagai tambahan, kecepatan clock tertinggi yang bisa disentuhnya adalah 5,5 GHz, sebuah angka yang impresif untuk laptop.
Sementara itu, di sisi lain, Intel Core Ultra 7 270HX Plus juga tidak kalah menarik. Ia hadir dengan 20 core (8 P-cores + 12 E-cores) dan 20 threads. Kecepatan boost clock-nya pun mencapai 5,3 GHz. Meskipun peningkatannya terbilang minor jika dibandingkan dengan pendahulunya, dan Intel sendiri belum merinci klaim performa resmi secara detail untuk semua varian, namun tetap saja ini adalah lompatan yang patut diacungi jempol.
Tapi tunggu dulu, jangan buru-buru menyimpulkan! Meski untuk varian menengah mereka agak tertutup, Intel justru membuka semua kartu untuk varian tertinggi, Intel Core Ultra 9 290HX Plus. Mereka dengan percaya diri mengklaim bahwa performa gaming prosesor ini meningkat hingga 8 persen dibanding generasi sebelumnya. Selain itu, performa single-thread juga naik hingga 7 persen. Angka ini mungkin terdengar biasa, tapi coba kita lihat perbandingannya dengan prosesor yang lebih lawas.
Jika kita bandingkan dengan prosesor gaming lama seperti Intel Core i9-12900HX, peningkatannya jauh lebih mencengangkan. Intel menyebutkan bahwa kinerja gaming bisa melonjak hingga 62 persen, sementara performa single-thread naik hingga 30 persen. Ini berarti, bagi kalian yang masih bertahan dengan laptop lawas, upgrade ke prosesor ini akan terasa seperti ganti mesin mobil balap!
Interkoneksi Chip Ditingkatkan, Latensi Minggat!
Nah, inilah salah satu sorotan utama yang membuat prosesor ini spesial. Pada Intel Core Ultra 9 290HX Plus, Intel melakukan peningkatan signifikan pada frekuensi interkoneksi antar chip, atau yang biasa disebut die-to-die interconnect. Mereka menaikkannya hingga 900 MHz dari generasi sebelumnya.
Apa artinya ini bagi kita? Sederhananya, jalur komunikasi antara CPU dan pengontrol memori menjadi jauh lebih cepat. Akibatnya, latensi (latency) berkurang drastis. Dalam dunia gaming, latensi yang rendah adalah raja. Game akan terasa lebih responsif, tidak ada jeda, dan pengalaman bermain pun menjadi semakin mulus. Ini adalah kabar baik bagi para gamer hardcore yang menginginkan setiap gerakan dalam game terdeteksi secara instan.
Selain peningkatan hardware, Intel juga menyertakan fitur pintar berbasis software. Mereka memperkenalkan teknologi baru bernama Binary Optimization Tool. Fitur ini bekerja di balik layar sebagai lapisan optimasi yang dapat menyusun ulang kode biner aplikasi. Hasilnya, efisiensi eksekusi instruksi prosesor (IPC) meningkat, dan performa keseluruhan sistem ikut terdongkrak. Jadi, selain hardware yang kencang, software pun ikut bekerja cerdas.
Konektivitas Masa Depan, Siap untuk Era Baru
Baik Intel Core Ultra 9 290HX Plus maupun Intel Core Ultra 7 270HX Plus, keduanya sama-sama dibekali dengan dukungan konektivitas paling mutakhir. Mereka sudah mendukung WiFi 7, Bluetooth 5.4, dan yang paling penting, Thunderbolt 5.
Dengan Thunderbolt 5, bandwidth dua arah mencapai hingga 80 Gbps. Kecepatan ini memungkinkan transfer data berkecepatan tinggi dalam sekejap mata, streaming konten 8K tanpa hambatan, hingga penggunaan berbagai perangkat tambahan hanya melalui satu port saja. Tidak perlu repot-repot lagi dengan banyak kabel.
Kapan Bisa Beli?
Sebagaimana dirangkum dari Intel Newsroom, pada Rabu (18/3/2026), laptop gaming dengan prosesor Intel Core Ultra 200HX Plus ini sudah akan mulai tersedia di pasar global mulai pekan ini. Namun, perlu diingat bahwa ketersediaannya akan berlangsung secara bertahap sepanjang tahun. Hal ini tentu tergantung pada masing-masing produsen dan target pasar mereka.
Lantas, produsen mana saja yang akan mengadopsi prosesor gahar ini? Kabar baiknya, hampir semua pemain besar sudah siap. Daftarnya meliputi Asus dengan lini ROG dan TUF Gaming-nya, Acer dengan Predator Helios Neo, Dell dengan Alienware, HP dengan Omen, Lenovo dengan Legion, MSI, hingga Razer. Jadi, bersiaplah untuk melihat gelombang baru laptop gaming super kencang di pasaran!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

