• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

Intel Perkuat Lini Laptop Gaming dengan Core Ultra 9 290HX Plus dan Core Ultra 7 270HX Plus

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
Maret 19, 2026
Home Technology
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – Siapa yang tidak kenal dengan raksasa chip asal Amerika Serikat, Intel? Baru-baru ini, mereka secara resmi melempar “senjata” baru ke medan perang laptop gaming. Bukan main-main, mereka memperkenalkan jajaran prosesor (CPU) laptop paling anyar dari keluarga Intel Core Ultra 200HX Plus.

Jadi begini, chip-chip ini sebenarnya adalah versi penyegaran (refresh) dari arsitektur “Arrow Lake” yang memang didesain khusus untuk laptop-laptop bertenaga tinggi. Targetnya jelas: laptop gaming dan workstation yang butuh performa gahar. Sebagai konsumen, kita patut bergembira karena Intel kembali menunjukkan taringnya.

Nah, dalam peluncuran kali ini, ada dua model yang langsung diperkenalkan oleh Intel, yaitu sang kakak, Intel Core Ultra 9 290HX Plus, dan adiknya, Intel Core Ultra 7 270HX Plus. Keduanya hadir dengan segudang peningkatan yang sayang untuk dilewatkan.

Jika kita lihat dari spesifikasinya, Intel Core Ultra 9 290HX Plus jelas berada di puncak hierarki. Prosesor yang menjadi penerus Intel Core Ultra 9 285HX ini hadir dengan konfigurasi inti (core) yang luar biasa. Totalnya mencapai 24 core, yang terdiri dari 8 Performance-cores (P-cores) untuk tugas berat dan 16 Efficient-cores (E-cores) untuk efisiensi daya. Dengan 24 threads, prosesor ini mampu menangani banyak tugas sekaligus tanpa hambatan. Sebagai tambahan, kecepatan clock tertinggi yang bisa disentuhnya adalah 5,5 GHz, sebuah angka yang impresif untuk laptop.

Sementara itu, di sisi lain, Intel Core Ultra 7 270HX Plus juga tidak kalah menarik. Ia hadir dengan 20 core (8 P-cores + 12 E-cores) dan 20 threads. Kecepatan boost clock-nya pun mencapai 5,3 GHz. Meskipun peningkatannya terbilang minor jika dibandingkan dengan pendahulunya, dan Intel sendiri belum merinci klaim performa resmi secara detail untuk semua varian, namun tetap saja ini adalah lompatan yang patut diacungi jempol.

Tapi tunggu dulu, jangan buru-buru menyimpulkan! Meski untuk varian menengah mereka agak tertutup, Intel justru membuka semua kartu untuk varian tertinggi, Intel Core Ultra 9 290HX Plus. Mereka dengan percaya diri mengklaim bahwa performa gaming prosesor ini meningkat hingga 8 persen dibanding generasi sebelumnya. Selain itu, performa single-thread juga naik hingga 7 persen. Angka ini mungkin terdengar biasa, tapi coba kita lihat perbandingannya dengan prosesor yang lebih lawas.

Jika kita bandingkan dengan prosesor gaming lama seperti Intel Core i9-12900HX, peningkatannya jauh lebih mencengangkan. Intel menyebutkan bahwa kinerja gaming bisa melonjak hingga 62 persen, sementara performa single-thread naik hingga 30 persen. Ini berarti, bagi kalian yang masih bertahan dengan laptop lawas, upgrade ke prosesor ini akan terasa seperti ganti mesin mobil balap!

Interkoneksi Chip Ditingkatkan, Latensi Minggat!

Nah, inilah salah satu sorotan utama yang membuat prosesor ini spesial. Pada Intel Core Ultra 9 290HX Plus, Intel melakukan peningkatan signifikan pada frekuensi interkoneksi antar chip, atau yang biasa disebut die-to-die interconnect. Mereka menaikkannya hingga 900 MHz dari generasi sebelumnya.

Apa artinya ini bagi kita? Sederhananya, jalur komunikasi antara CPU dan pengontrol memori menjadi jauh lebih cepat. Akibatnya, latensi (latency) berkurang drastis. Dalam dunia gaming, latensi yang rendah adalah raja. Game akan terasa lebih responsif, tidak ada jeda, dan pengalaman bermain pun menjadi semakin mulus. Ini adalah kabar baik bagi para gamer hardcore yang menginginkan setiap gerakan dalam game terdeteksi secara instan.

Selain peningkatan hardware, Intel juga menyertakan fitur pintar berbasis software. Mereka memperkenalkan teknologi baru bernama Binary Optimization Tool. Fitur ini bekerja di balik layar sebagai lapisan optimasi yang dapat menyusun ulang kode biner aplikasi. Hasilnya, efisiensi eksekusi instruksi prosesor (IPC) meningkat, dan performa keseluruhan sistem ikut terdongkrak. Jadi, selain hardware yang kencang, software pun ikut bekerja cerdas.

Konektivitas Masa Depan, Siap untuk Era Baru

Baik Intel Core Ultra 9 290HX Plus maupun Intel Core Ultra 7 270HX Plus, keduanya sama-sama dibekali dengan dukungan konektivitas paling mutakhir. Mereka sudah mendukung WiFi 7, Bluetooth 5.4, dan yang paling penting, Thunderbolt 5.

Dengan Thunderbolt 5, bandwidth dua arah mencapai hingga 80 Gbps. Kecepatan ini memungkinkan transfer data berkecepatan tinggi dalam sekejap mata, streaming konten 8K tanpa hambatan, hingga penggunaan berbagai perangkat tambahan hanya melalui satu port saja. Tidak perlu repot-repot lagi dengan banyak kabel.

Kapan Bisa Beli?

Sebagaimana dirangkum dari Intel Newsroom, pada Rabu (18/3/2026), laptop gaming dengan prosesor Intel Core Ultra 200HX Plus ini sudah akan mulai tersedia di pasar global mulai pekan ini. Namun, perlu diingat bahwa ketersediaannya akan berlangsung secara bertahap sepanjang tahun. Hal ini tentu tergantung pada masing-masing produsen dan target pasar mereka.

Lantas, produsen mana saja yang akan mengadopsi prosesor gahar ini? Kabar baiknya, hampir semua pemain besar sudah siap. Daftarnya meliputi Asus dengan lini ROG dan TUF Gaming-nya, Acer dengan Predator Helios Neo, Dell dengan Alienware, HP dengan Omen, Lenovo dengan Legion, MSI, hingga Razer. Jadi, bersiaplah untuk melihat gelombang baru laptop gaming super kencang di pasaran!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: Intelteknologi
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
Manus Perkenalkan ‘My Computer’, Agen AI yang Bisa Akses Langsung File di PC Pengguna

Oppo Watch X3 Hadir, Tawarkan Daya Tahan Baterai 16 Hari dan Sertifikasi Militer

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Garmin Bounce 2, Smartwatch dengan Fitur Telepon untuk Generasi Muda

Garmin Bounce 2, Smartwatch dengan Fitur Telepon untuk Generasi Muda

September 20, 2025
Keychron G4 dan G5: Dua Mouse Gaming Nirkabel Ringan dengan Sensor Andalan PixArt 3950

Hadir di Tiongkok, Lenovo Legion GamePad G9 (2026) Bawa Joystick ala Xbox Series X/S

April 20, 2026

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Juli 20, 2026
Apple Akan Luncurkan Aplikasi Gaming Eksklusif? Ini Rinciannya!

Apple Akan Luncurkan Aplikasi Gaming Eksklusif? Ini Rinciannya!

Mei 29, 2025
Layar 144 Hz dan Chip Grafis Khusus Jadi Andalan Realme P4s, HP Gaming Terbaru dari Realme

Layar 144 Hz dan Chip Grafis Khusus Jadi Andalan Realme P4s, HP Gaming Terbaru dari Realme

Agustus 30, 2026
Intel Perkenalkan Core Ultra 7 270K Plus dan Core Ultra 5 250K Plus, Penerus Arrow Lake untuk Gaming

Intel Perkenalkan Core Ultra 7 270K Plus dan Core Ultra 5 250K Plus, Penerus Arrow Lake untuk Gaming

Maret 14, 2026

Follow Us

slot777 Mengenal PG Soft Provider Game Digital dengan Visual Kelas Dunia 10 Game PG Soft Paling Ikonik dan Alasan Mereka Begitu Populer Di Balik Layar Rahasia Desain dan Mekanisme Game PG Soft Panduan Memahami RTP Volatilitas dan Fitur Bonus di Game PG Soft PG Soft vs Provider Lain Apa yang Membuatnya Berbeda Tren Desain Game PG Soft Grafis 3D Animasi Halus dan Mobile First 7 Fitur Khas PG Soft yang Sering Muncul di Setiap Game Review Objektif Kelebihan dan Kekurangan Game PG Soft Masa Depan PG Soft Inovasi Game Casual hingga Elemen Sosial PG Soft dan Seni Memikat Mata Ketika Game Digital Jadi Pengalaman Estetik Rahasia Ketenaran PG Soft Bukan Hanya Tema Tapi Cara Bercerita Menelusuri Jejak Kreatif PG Soft Ide Inspirasi dan Simbol yang Dipakai PG Soft dari Kacamata Pemain Baru Apa yang Pertama Kali Terlihat 5 Pertanyaan yang Sering Muncul Saat Membahas Game PG Soft PG Soft dan Revolusi Layar Sentuh Desain yang Mengikuti Ibu Jari Mengapa Efek Suara PG Soft Sulit Dilupakan Ini Rahasianya PG Soft Ketika Animasi Kecil Mampu Mengubah Suasana Bermain Antara Tren dan Karakter Cara PG Soft Menjaga Identitas di Pasar Global PG Soft vs Rasa Nostalgia Bagaimana Game Modern Menghidupkan Masa Lalu Mahjong Ways Jadi Puzzle Bertema Tiongkok Disorot Wild West Gold Hadir Permainan Bertema Koboi Gates of Olympus Permainan Multiplier Bertema Mitologi Sweet Bonanza x1000 Game Match Bertema Permen Starlight Princess Permainan Multiplier Bernuansa Fantasi Mahjong Wins 3 Puzzle Modern Simbol Dinamis Lucky Neko Game Bertema Kucing Visual Cerah Sugar Rush 1000 Konsep Match Bertema Manisan Sweet Bonanza Xmas Permainan Match Bernuansa Musiman Wild Bounty Showdown Game Bertema Koboi Bonus Mahjong Ways 2 Puzzle Digital Pola Simbol Baccarat Online Permainan Kartu Mekanisme Probabilitas PG 02 Koleksi Permainan Digital Interaktif Permainan Pragmatic Play Semakin Variatif Game Multiplier Mahjong Ways Puzzle Digital Kredit Permainan Gates of Olympus Mekanisme Multiplier Game Digital Starlight Princess Tema Fantasi Fitur Multiplier Wild West Gold Petualangan Koboi Permainan Interaktif Sweet Bonanza Game Match Visual Warna-Warni Mahjong Wins 3 Puzzle Modern Kombinasi Simbol Strategi Analisis Volatilitas Pragmatic Play pada Evaluasi Sistem Probabilitas PG Soft pada Penerapan Model Stochastic Habanero pada Game Pendekatan Algoritma Adaptif Spadegaming pada Game Riset Dinamika Tumbling Pragmatic Play pada Kajian Struktur Probabilistik Microgaming pada Game Penggunaan Sistem Entropi PG Soft pada Analisis Pola Asimetris Pragmatic Play pada Formulasi Model Probabilitas Nol-Sum Evolution Metodologi Sliding Window PG Soft pada Optimasi Algoritma Randomness Pragmatic Play pada Uji Komparatif Kinerja Spadegaming pada Game Peta Distributif RTP Live Playstar pada Studi Recurrence Plot Pragmatic Play pada Eksplorasi Systemic Reward PG Soft pada Inovasi Machine Learning JDB Gaming pada Skema Bayesian Inference Pragmatic Play pada Analisis Dynamic Volatility CQ9 pada Game Pemetaan Wave Mechanics Play'n GO pada Pendekatan Chaos Theory NetEnt pada Game RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE PGSoft di Balik Layar Rahasia Desain Game yang Bikin Betah Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Evolusi Visual PGSoft Mengenal Mekanik Slot PGSoft Reel Payline dan Fitur Bonus PGSoft dan Revolusi Mobile Gaming Kenapa Cocok Dimainkan di HP 5 Alasan Game PGSoft Punya Daya Tarik Grafis yang Kuat Mitos vs Fakta Seputar PGSoft yang Sering Salah Dipahami Panduan Literasi RTP dan Volatilitas di Game PGSoft PGSoft vs Provider Global Siapa Unggul di Inovasi Fitur Tren PGSoft 2026 Tema Lokal Gamifikasi dan Pengalaman Imersif Bermain Bijak Membangun Batas Waktu dan Biaya di Game PGSoft PGSoft di Balik Layar Rahasia Desain Game yang Bikin Betah Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Evolusi Visual PGSoft Mengenal Mekanik Slot PGSoft Reel Payline dan Fitur Bonus PGSoft dan Revolusi Mobile Gaming Kenapa Cocok Dimainkan di HP 5 Alasan Game PGSoft Punya Daya Tarik Grafis yang Kuat Mitos vs Fakta Seputar PGSoft yang Sering Salah Dipahami Panduan Literasi RTP dan Volatilitas di Game PGSoft PGSoft vs Provider Global Siapa Unggul di Inovasi Fitur Tren PGSoft 2026 Tema Lokal Gamifikasi dan Pengalaman Imersif Bermain Bijak Membangun Batas Waktu dan Biaya di Game PGSoft Bukan Cuma Grafis 7 Rahasia PGSoft yang Bikin Pemain Betah Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Perjalanan Visual PGSoft yang Viral Reel Payline dan Bonus Cara Kerja Mekanik PGSoft yang Sering Ditanya Kenapa PGSoft Cocok di HP Rahasia Desain Mobile First yang Bikin Nyaman 5 Rahasia Grafis PGSoft yang Bikin Mata Betah Lebih Lama PGSoft Mitos Populer vs Fakta yang Sering Salah Dipahami RTP dan Volatilitas PGSoft Panduan Singkat Biar Tidak Salah Paham PGSoft vs Provider Global Siapa Raja Inovasi Fitur Slot Modern Tren PGSoft 2026 Tema Lokal Gamifikasi dan Imersi Masa Depan Main PGSoft Tanpa Kehilangan Kendali Atur Waktu Biaya dan Ekspektasi Strategi Adaptif Pragmatic Play: Membaca Algoritma Wild West Gold Evaluasi Keamanan Sistem PG Soft: Trik Membaca Momentum Mahjong Ways Analisis Model Probabilistik Sweet Bonanza Arcade Game: Cara Cerdas Memicu Fitur Multiplier Metodologi Sliding Window pada Gates of Olympus Video Game: Menghitung Ritme Kemenangan Inovasi Algoritma Spadegaming: Membaca Pergerakan Pola Caishen Wins Integrasi Data Live RTP Starlight Princess Arcade Game: Strategi Mengatur Jeda Spin Model Evaluasi Risiko Harian Sugar Rush 1000 Video Game: Rahasia Kombinasi Pola Gacor Pendekatan Probabilistik Modern Lucky Neko Casual Game: Trik Menghindari Spin Kosong Kajian Grafik Volatilitas Wild Bounty Showdown Arcade Game: Membaca Sinyal Momentum Menang Teknik Bayesian Filtering Mahjong Wins 3 Video Game: Menentukan Batas Stop Ideal Analisis Entropi Adaptif Spaceman Crash Game: Cara Mengukur Grafik Naik Turun Pendekatan Chaos Theory pada Aviator Crash Game: Trik Menjaga Emosi dan Membaca Timing Keluar Penggunaan Machine Learning PG Soft pada Speed Winner Racing Game: Strategi Pola Santai Strategi Non-Linier Koi Gate Casual Game: Menghindari Dead Spin Berkepanjangan Eksplorasi Algoritma Hibrida Mahjong Ways 2 Video Game: Menentukan Ritme Bermain Efektif Pemetaan Live RTP Asimetris Gates of Gatot Kaca Arcade Game: Teknik Membaca Sinyal Dingin ke Panas Optimasi Arsitektur Probabilitas Aztec Gems Casual Game: Pengelolaan Risiko Konsisten Pola Dormansi Berjenjang Roma Action Game: Membaca Momentum Perkembangan Tren Permainan Deteksi Anomali Probabilistik Dragon Hatch Video Game: Mengatur Volatilitas Sesi Bermain Teknik Self-Learning System Great Rhino Megaways Arcade Game: Membaca Pola Awal Hangat

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version